Transmigrasi Sarah

Transmigrasi Sarah
perusahaan el


__ADS_3

"Queen ini semua berkas yang harus anda tanda tangani" ucap Hana.


"keluar" ucap Tiara menyuruh Hana keluar setelah Hana keluar Tiara duduk di kursi menanda tangani berkas.


......................


Tiara menanda tangani berkas dengan serius dan teliti.


tok


tok


terdengar suara ketukan pintu yang membuat Tiara melirik sekilas pintu lalu kembali fokus pada berkas.


"masuk" ucap Tiara menyuruh orang yang mengetuk pintu masuk.


"Queen saya membawakan anda kopi dan cemilan" ucap seorang gadis yang berpakaian rapi.


"sofa" ucap Tiara Tampa melihat wajah gadis tersebut.


"baik Queen" ucap gadis tersebut menaruh kopi dan cemilan di meja sofa.


"queen saya pamit undur diri" ucap gadis tersebut berpamitan kepada Tiara.


"hmm"


setelah mendapatkan izin gadis tersebut langsung keluar dari ruang Tiara.


"queen sangat dingin" batin gadis tersebut.


"seperti masih banyak berkas yang harus aku tanda tangan" gumam Tiara melihat semua berkas.


"lebih baik aku istirahat dulu nanti aku lanjutkan lagi" ucap Tiara duduk di sofa sambil meminum kopi yang di bawahkan oleh gadis tersebut.


Tiara beristirahat sejenak sambil memakan cemilan yang ada di depan. setelah merasa sudah cukup istirahat Tiara melanjutkan menanda tangani berkas.


......................


el company Marsel juga harus menanda tangani berkas yang bertumpukkan.


"ini berkas yang Lo harus tandatangani hari ini juga" ucap daniel menambah berkas.


"Lo mau menyiksa gue dengan berkas sebanyak ini" ucap Marsel kesal.


"itu nasibmu" ucap Daniel meninggal ruangan marsel kembali ke ruangannya di sebelah ruangan marsel.


"sial" gumam Marsel melihat berkas yang ada di depannya.


Marsel membaca dengan teliti berkas-berkas yang harus di tandatangani dengan serius.


.....................


Markas serigala perak Radit dkk sedang berkumpul begitu juga dengan Selena dan Anna yang ikut berkumpul.


"Radit berkenalkan dia Anna sepupu dari ibuku dia selama ini tinggal di Bandung" ucap Selena memperkenalkan Anna.


"halo semua" ucap Anna berdiri di samping selena.


"halo juga Anna berkenalan nama gue Radit dia samping gue harum dan Iqbal mereka itu kembar. farel, Angga, nio, Erlangga dia itu baru saja kembali dari Jogjakarta untuk pertandingan basket antara sekolah disana dan Wisnu Kaka nio" ucap Radit memperkenalkan diri dan juga yang lain.


"halo Anna" ucap mereka serentak.


"Anna Lo tinggal di mana sekarang" ucap Erlangga.


"sekarang aku tinggal bersama dengan selena "ucap Anna.


"oh, orang tua lo" ucap Erlangga.


"mereka masih di Bandung aku kesini untuk sekolah bersama dengan selena" ucap Anna.

__ADS_1


"jadi Lo pindah sekolah kesini" ucap nio menatap Anna.


"iya, kebetulan aku mendapat beasiswa jadi aku bisa pindah kesini sekolah bersama dengan selena" ucap Anna memeluk selena sambil tersenyum.


"ah seperti aku dan Anna tidak bisa lama disini aku ingin pergi ke mall membeli semua kebutuhan sekolah untuk Anna dan sekali membeli makeup yang hampir hampir habis" ucap selena.


"kalo begitu kami ikut" ucap Radit diangguki oleh yang lain.


"baiklah" ucap selena mengambil tasnya keluar dari markas di ikuti oleh Anna dan Radit dkk.


......................


di tempat Serena dkk


"aku kasih kepada pasangan kekasih itu" ucap Raina.


"siapa yang kau maksud Tiara dan marsel" ucap Yuna.


"iya siapa lagi coba kalo bukan mereka" ucap raina.


"memang kenapa dengan mereka" ucap Vita penasaran.


"kalian banyangkan saja semua pasangan kekasih di luar sana pasti jalan-jalan di hari Minggu sedang mereka harus bekerja di hari Minggu" ucap Raina.


"hahahaha kau benar sekali" ucap Jesicca tertawa keras membayangkannya.


"oh iya mumpung hari ini hati Minggu bagiamana kalo kita pergi ke mall belanja kebutuhan stok bahan makanan di kulkas sudah mau habis" ucap fira.


"memangnya stok bahan makanan sudah hampir habis?" tanya Gladis.


"iya sudah hampir habis makanya aku mengajak kalian ke mall belanja kebutuhan sekali belanja baju dan make-up" ucap fira.


"baiklah tunggu di sini kami ganti baju dulu" ucap Serena diangguki oleh yang lain.


"baiklah cepat sana" ucap fira duduk di sofa sambil memakan cemilan yang ada di toples kaca di atas meja sofa.


"ayo aku siap ayo pergi" ucap Serena dkk serempak.


Fira berdiri dari tempat duduknya mengambil tas dan kunci mobilnya lalu keluar dari mansion.


skip mall


Selena dkk memasuki banyak pengunjung yang menatap mereka kagum.


"wah mereka bertujuh sangat cantik" ucap pengunjung A.


"andai saja aku tampan pasti aku akan menyatakan perasaan kepada salah satu dari mereka" ucap pengunjung B.


"sama" ucap pengunjung C.


dan masih banyak lagi yang mengagumi kecantikan serena dkk.


......................


di tempat Tiara.


"akhirnya selesai juga tinggal satu proposal yang harus di perbaiki" ucap tiara meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku.


"sudah jam 12.00 lebih baik aku pergi ke perusahaan marsel" ucap Tiara berencana pergi ke perusahaan marsel.


"Hana" panggil Tiara melalui telpon perusahaan.


tidak lama seorang mengetuk pintu


tok


tok


tok

__ADS_1


"masuk" ucap Tiara membelakangi pintu.


"ada apa Queen memangil saya" ucap Hana Tiara memutar kursi menatap Hana.


"saya ingin keluar kau perbaiki proposal ini ada sedikit kesalahan didalam proposal ini " ucap Tiara menyodokkan berkas.


"baik saya akan memperbaikinya" ucap Hana.


Tiara keluar dari ruang memasuki lift menuju ke lantai bawah setelah sampai di lantai bawah. Tiara keluar dari perusahaan masuk ke dalam Mobilnya melajukan mobilnya ke perusahaan marsel.


skip perusahaan marsel.


Tiara masuk ke perusahaan marsel menuju ke resepsionis perusahaan.


"apa marsel nya ada" ucap Tiara menatap resepsionis.


" siapa kau kenapa kau ingin bertemu dengan coe kami pasti kau mau menggodanya iya kan" ucap resepsionis sinis.


"saya tanya apa marsel ada disini" ucap Tiara lagi.


"apa-apa dia kenapa dia mencari pak marsel pasti dia ingin menggodanya tidak bisa di biarkan pak marsel hanya milikku" batin resepsionis.


Tiara yang mendengar tersebut kesal dengan apa yang di batin kan oleh resepsionis.


"pak marsel ada di ruang kau tidak bisa menemuinya di sedang sibuk" ucap resepsionis.


"bilang kepada marsel aku ingin menemuinya" ucap Tiara.


"mana mau pak marsel menemuimu memang kau siapa" ucap resepsionis sinis.


Daniel yang kebetulan baru keluar dari lift melihat Tiara sedang berdebat dengan resepsionis. Daniel menghampiri mereka dengan tatapan bingung.


"Tiara apa kau ingin menemui marsel" ucap Daniel yang membuat Tiara kaget tapi menutupinya dengan wajah datar.


"iya tapi resepsionis ini mengajak aku untuk berdebat" ucap Tiara menatap tajam ke resepsionis.


"kau dipecat" ucap Daniel menatap tajam kearah resepsionis.


"kenapa saya dipecat pak" ucap resepsionis tidak terima.


"kau tau siapa yang kau ajak berdebat?" tanya Daniel.


"tidak" ucap resepsionis gemetar ketakutan.


"dia kekasih pak marsel" ucap Daniel yang membuat semua karyawan terkejut.


"dan kau gantikan dia jadi resepsionis" ucap Daniel menunjuk ke salah satu karyawan.


"baik" ucap karyawan yang ditunjuk oleh Daniel.


"ayo keruangan marsel" ucap Daniel.


Daniel dan Tiara memasuki lift khusus coe menuju ke lantai lima belas.


lift terbuka Tiara langsung pergi ke ruang marsel tanpa mengetuk pintu Tiara langsung masuk.


"kalo Lo masuk ketuk pintu dulu" ucap marsel marah tanpa melihat kearah pintu.


"kau membentak aku el" ucap Tiara berkaca-kaca.


Marsel yang mendengar suara Tiara menatap ke arah pintu terkejut dia baru saja membentak kekasihnya.


"maaf Ara aku tidak tau kalo itu kau" ucap marsel memeluk Tiara.


"kenapa kau ada disini" ucap marsel penasaran.


"aku ingin bertemu dengan el aku baru saja selesai mengerjakan berkas-berkas perusahaan. aku juga ingin mengajak el ke mall jalan-jalan tapi sepertinya el sedang sibuk" ucap Tiara menatap marsel dengan imut.


"kau ingin jalan-jalan baiklah tunggu sebentar" ucap Marsel mengusap rambut panjang Tiara.

__ADS_1


__ADS_2