Transmigrasi Sarah

Transmigrasi Sarah
merasa bersalah


__ADS_3

"tidak usah di pikirkan lebih baik kalian kerjakan berkas-berkas penting yang sudah dibawah oleh sekertaris kalian. kita harus menyelesaikan berkas tersebut hari ini juga karena kita hanya izin satu hari saja dan besok kita akan masuk sekolah lagi jadi tidak ada waktu untuk siapa orang yang sedang berkencan dengan putri" ucap Vita kemudian langsung naik menuju ke kamar begitu juga dengan yang lain.


......................


skip sore


"el apa kau tidak ingin mampir dulu" ucap Tiara.


"tidak usah Ara aku langsung pulang saja ini juga sudah sore apa lagi aku harus mengerjakan tugas-tugas kantor" ucap Marsel.


"baiklah hati-hati di jalan el" ucap Tiara kemudian langsung masuk kedalam mansion melihat Tiara masuk Marsel langsung menancap gas mobil meninggalkan mansion Tiara.


"puuuu, untung mereka sibuk dengan urusan penting kantor mereka jika tidak maka mereka akan mengintrogasi aku" ucap Tiara kemudian langsung pergi ke kamarnya.


......................


"davis, daniel" panggil Marsel.


"ada apa Marsel kepada Lo manggil kita" ucap devis yang penasaran.


"gue ingin kalian ikuti menyamar menjadi siswa jadi gue ingin kalian pergi mendaftar aku dan diri kalian sendiri untuk ini" perintah Marsel.


"kenapa tiba-tiba Lo ingin jadi sekolah lagi bukan kau sudah lulus S3 bahkan kau sudah jadi coe dan Kim mafia" tanya Daniel yang penasaran.


"itu karena pacarku menyamar menjadi salah satu siswa di sman ******* jadi gue juga ingin menyamar juga" ucap Marsel kepada deniel dan devis.


"tunggu bukankah kau tidak memiliki pacar sejak kapan kau memilih pacar" ucap devis yang kebingungan.


"itu sebenarnya gue memang memiliki pacar tapi karena kami berdua sepakat untuk tidak memberi tahukan kepada semua orang bahkan keluarga gue saja tidak mengetahuinya" ucap Marsel.


"oh begitu baiklah kami akan mengurus pendaftaran kemungkinan besar kita akan masuk besok" ucap devil kemudian langsung pergi ke bersama dengan Daniel.


......................


"yang sabar Bayu" ucap rendi menenangkan Bayu.

__ADS_1


"bagaimana bisa sabar orang yang gue suka bermesraan dengan orang lain" ucap Bayu menghambur-hamburkan barang yang ada di sekitarnya.


"mungkin pria tersebut adalah pacarnya" ucap Arya yang berasumsi.


flashback


Tiara dan Marsel sedang bermesraan dibawah pohon besar yang ada di taman tidak lama Tiara mencium Marsel dan kemudian lari.


Bayu dan farel yang tidak sengaja ketempat tersebut karena ingin mencari ketenangan. bayu tidak sengaja melihat Tiara berlari tidak lupa dengan senyuman yang mengembang di bibirnya.


"Ara kau mencium aku awas saja nanti aku akan membalas mu" ucap Marsel ke langsung mengejar Tiara.


"tidak akan kau tidak akan bisa mengejar bagaimana bisa membalas ku" ucap Tiara berlari.


Bayu yang ingin menghampiri Tiara langsung mengurungkan niatnya untuk menyapanya.


"tertangkap" ucap Marsel memeluk tubuh Tiara dari belakang kemudian berputar-putar.


"hahahaha" tawa Marsel dan tiara yang sangat bahagia.


"oh ternyata orang yang Bayu suka sedang bermesraan dengan orang lain. mereka sangat bahagia seperti orang yang sudah lama tidak bertemu" ucap randi kemudian langsung pergi ke ngikuti Bayu.


Flashback end


"iya benar apa yang di ucapkan Arya mungkin dia sudah memiliki pacar. apa lagi mereka seperti pasangan yang sudah lama tidak bertemu" ucap rendi.


......................


"s**l aku harus cepat-cepat melancarkan rencana yang sudah gue buat untuk Tiara supaya dia dibenci oleh kedua kakak" ucap Selena.


"sudah tiga hari ini dia sangat susah untuk di ganggu gue harus mencari rencana yang lebih matang lagi" ucap Selena lagi.


"anak ayah sedang memikirkan apa sih" ucap ayah Selena.


"ayah aku sedang memikirkan rencana yang sudah aku buat dengan matang selama 1 hari ini" ucap Selena kemudian langsung mencium bibir Ayahnya.

__ADS_1


"kau ini sangat nakal sayang" ucap ayah Selena.


"ayah sangat menggoda" ucap Selena yang menggoda ayahnya.


Ayah Selena yang mendengar tersebut langsung mencium Selena dengan Rakus dan juga mengangkat Selena menuju ke kamar.


Ayah Selena menurunkan Selena di kasur dengan kencang kemudian langsung membuka bajunya. menindih tubuh Selena kemudian mencium bibir Selena kemudian tangan Ayah Selena menyobek baju yang dipakai Selena.


"ayah kepada kau menyobek bajuku" ucap Selena yang sudah melepas ciumannya.


"nanti kita beli yang baru" ucap ayah Selena kemudian kembali mencium bibir Selena dengan lembut.


sekarang tinggal kain yang yang menutupi bagian tubuh sensitifnya. ayah Selena membuat tanda di Semua bagian tubuh Selena lalu membuka bikini Selena dan membuangnya secara sembarangan.


"ayah aahhh" ******* keluar dari mulut Selena.


"siap-siap Selena ayah akan memulainya" ucap ayah Selena kemudian membuka celana dan juga kain yang menutupi bagian sensitifnya.


dan terjadinya hubungan badan antara ayah dan anaknya.


......................


"Radit apa Lo melihat Selena" ucap Iqbaal mencarinya.


"oh Selena bilang dia ingin bertemu dengan ayahnya" ucap Radit.


"memang Selena tidak takut kali sama ayah bukankah dia suka di pukul orang ayahnya sendiri" ucap harum.


"gue sih tidak tau tentang ini, kenapa dia ingin bertemu dengan ayahnya" ucap Radit.


"btw gue sangat merasa bersalah atas apa yang selama ini gue lakukan terhadapnya. apalagi dia seperti tidak mengenal gue dan harum sama sekali" ucap Iqbal.


"dan sifat sekarang membuat aku yakin bahwa Tiara sangat membenci gue bahkan saat gue dan Iqbal berbicara dengan Tiara dia hanya diam tidak berbicara malah dia langsung pergi" ucap harus yang menambahkan.


......................

__ADS_1


bersambung


__ADS_2