Transmigrasi Sexy Mafia

Transmigrasi Sexy Mafia
Chapter 57


__ADS_3

Geovano tersenyum lebar saat ia melihat Florencia mengangguk kan kepalanya. Tanpa aba aba Geovano langsung merengkuh Florencia masuk ke dalam dekapan hangat nya. Geovano dan juga Florencia menutup matanya merasakan kenyamanan itu.


Geovano mengurai pelukan nya kemudian ia memegang tangan Florencia lalu ia menyemat kan cincin yang di bawa nya tadi ke jari manis Florencia.


Cup


Geovano mengecup punggung tangan Florencia. "I love you."


"I love you too."


Geovano menangkup wajah Florencia dengan ke dua tangan nya. Netra tajam Geovano menatap fokus pada bibir tipis Florencia lalu menatap manik mata Florencia seolah meminta ijin. Florencia memejam kan mata nya sebagai jawaban.


Perlahan Geovano mengikis jarak antara wajah nya dan wajah Florencia lalu memiring kan kepala nya. Bibir Florencia dan Geovano bertemu. Geovano ******* bibir Florencia lembut menyalur kan rasa cinta dan rasa sayang yang begitu besar.


Geovano merasa sangat senang dan sedikit tidak percaya karena Florencia menerima lamaran nya. Ia pikir Florencia akan menolak nya tapi ternyata Florencia langsung menerimanya.


Jika di tolak pun sebenar nya Geovano tidak akan kecewa. Geovano akan membukti kan cintanya pada Florencia dan menunggu dengan sabar sampai Florencia bisa menerima cinta nya.


**


Hari ini adalah hari pernikahan Geovano dan Florencia. Pernikahan itu berlangsung di sebuah hotel mewah berbintang.


Florencia berdiri di samping Geovano. Mereka sudah sah menjadi suami istri. Pernikahan itu sungguh sangat mewah. Geovano dan Florencia bak raja dan ratu dalam sehari. Para tamu saling bergantian memberikan ucapan selamat.


Orang orang mengetahui jika ini adalah pernikahan ulang antara Geovano dan Nara. Geovano memang mengatakan jika ia akan kembali menikah dengan istrinya tepat di anniversary pernikahan mereka yang pertama dan tepat nya di hari ini.


Geovano juga mengumum kan jika istri nya mengganti namanya. Yang dulu bernama INNARA HAVIKA dan kini menjadi FLORENCIA GRIZELDA.


Semakin malam para tamu semakin banyak berdatangan. Florencia terlihat sudah sangat kelelahan.


"Flo.. Kau baik baik saja?" tanya Geovano khawatir.


"Tidak, aku tidak baik baik saja. Haaahh.. Aku tidak bisa merasakan kaki ku," keluh Florencia.


Geovano berjongkok kemudian membawa kaki Florencia untuk di letak kan di atas pahanya.


"Apa yang kau lakukan?" tanya Florencia.


Geovano tidak menjawab pertanyaan Florencia, laki laki itu malah melepas kan heels Florencia lalu memijat kakinya.


Semua yang melihat keromantisan pasangan itu pun hanya bisa memekik tertahan.


Hari ini sungguh hari yang panjang dan sangat melelahkan untuk Geovano dan juga Florencia. Acara pernikahan itu akhirnya berakhir.


**

__ADS_1


Mansion Geovano..


Semua keluarga Geovano dan Florencia berkumpul di sana termasuk juga Kenand.


"Kak Flo happy aniversary pernikahan yang ke satu tahun dan juga selamat untuk pernihakan kalian yang kedua kalinya," kata Laura seraya memeluk Florencia.


"Iya, terimakasih."


"Selamat ya Flo, Vano," kata Harun.


"Iya pa, terimakasih," kata Geovano.


"Vano, papa hanya minta satu hal pada mu, jangan khianati istri mu untuk yang kedua kalinya. Jaga dia, jika kau berani menyakiti nya lagi, papa tidak akan segan untuk membawa istri mu pergi jauh dari mu," nasihat Harun yang penuh dengan ancaman.


"Iya pa, aku berjanji. Aku akan membahagiakan istri ku, tidak akan aku biarkan dia mengeluar kan setetes air matanya. Walau pun air mata itu keluar, aku pastikan itu adalah air mata kebahagiaan."


Harun menepuk pundak Geovano dua kali. Setelah itu ia dan Laura pergi. Mereka tidak ingin mengganggu pasangan yang tengah di mabuk cinta itu.


"Ingat nasihat papa mu itu Geovano, jika tidak kau akan berurusan dengan Valuenz," tegas Alexa.


"Kau tenang saja Alexa, mana mungkin aku menyakiti wanita yang sangat aku cintai," Geovano merangkul posesif pinggang Florencia.


"Untuk bapak Geovano mohon pengertian nya. Jika ingin bermesra mesraan tolong di kondisikan," kata Kenand yang jengah sekaligus iri. Jiwa jomblo Kenand meronta ronta melihat kemesraan yang di suguhkan oleh sahabat laknat nya itu.


Kenand menatap Alexa. "Kamu mau jadi pacar aku?" tanyanya to the point.


Alexa membelelak kan mata nya. "Hah?"


"Di tolak!!"


Suara Axel menggema di ruangan itu. Axel menatap Kenand sengit sedangkan yang di tatap menelan saliva nya susah payah.


"Tamat sudah riwayat ku," batin Kenand meringis.


"Hentikan Axel, kita pulang sekarang," titah Matteo.


Matteo melihat ke arah Florencia. "Berbahagia lah Flo."


"Pasti uncle."


Matteo, Axel dan Alexa pergi. Kini hanya tinggal Mario dan Kenand saja.


"Flo, kakak juga sebaik nya pamit," Mario berbisik tepat di telinga Florencia. "Cepat lah berikan kakak ponakan yang menggemas kan."


Blus

__ADS_1


Seketika wajah Florencia terasa panas dan pipinya juga memerah seperti kepiting rebus. "Kakak!!" kesal Florencia.


Mario terkekeh dan berlalu pergi, kini hanya tinggal Kenand seorang.


"Kau tidak akan pergi? Kau mau menjadi saksi bagaimana indah nya malam pertama kita?" tanya Geovano seraya menaik turun kan alis nya.


"DASAR GILA!!" sentak Kenand dan berlalu pergi.


Geovano dan Florencia terkekeh melihat wajah kesal Kenand.


"Aaa.."


Pekik Florencia saat Geovano tiba tiba saja menggendong nya ala bridal style kemudian ia melangkah kan kaki nya menaiki tangga menuju kamar.


Geovano menidur kan Florencia di atas tempat tidur king size milik nya kemudian ia merangkak di atas badan Florencia.


Geovano menatap lekat manik mata Florencia. Geovano mengecup kening, kedua mata, kedua pipi dan terakhir hidung Florencia.


"Aku mencinta mu hari ini, besok dan hari hari selanjut nya. Sampai napas terakhir ku aku akan selalu mencintai mu."


Cup


Geovano mengecup sekilas bibir Florencia kemudian menyentuh nya sensual.


"I want you baby," kata Geovano parau.


Florencia mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban.


Geovano bangun dari atas tuhuh Florencia untuk menanggal kan semua kain yang menempel di badan Florencia kemudian ia juga menanggal kan semua kain yang menempel di badan nya. Kini kedua nya dalam keadaan naked.


Geovano ******* bibir Florencia rakus. Florencia membuka mulutnya memberi kan Geovano akses untuk menjelajahi setiap rongga di dalam mulut nya. Setelah puas bertukar saliva kini Geovano mengingin kan hal yang lebih.


"I love you."


"I love you too."


Setelah saling mengucap kan kata cinta, Geovano memposisi kan diri nya untuk memasuki Florencia. Kabut gairah terpancar jelas dari mata kedua nya.


Geovano mulai menggerak kan pinggul nya agar milik nya bisa menggesek pangkal paha Florencia. Geovano menatap Florencia untuk meminta ijin dan setelah mendapat angguk kan dari Florencia dengan perlahan Geovano mendorong milik nya masuk ke dalam lubang senggama milik Florencia.


ARGH..


KAK VANO!!!


EH..

__ADS_1


__ADS_2