
"Aae, ada apa denganmu.."Tanya Samuel cemas..
"Sam, perutku, huhuhu, "Aaera membuang napas dengan berat merasakan sakit yg luar biasa..
"Ka-kau-kau apa kau mau melahirkan? "Tanya Samuel gemetar.
"Sam, jangan diam saja, "teriak Aaera..
"I-iya..ayo, sini --"Samuel jadi bingung, dia bingung harus melakukan apa..
"Sam, eumm...Sam, aku tidak kuat, "ucap Aaera gemetar menahan sakit..
"Aae.."Samuel tambah panik saat melihat keringat berkucuran di wajah Aaera, dengan wajah yg memucat.. "Ya Tuhan Aae.."lanjutnya.."Samuel langsung menggendong Aaera yg terlihat kelelahaan.
"Bertahanlah Aae..kamu kuat, "lanjut Samuel sambil menggendong Aaera menuju mobilnya..
"Loh tuan ada apa dengan nona Aaera? "tanya Bibi Naom terkejut melihat tuannya panik sambil menggendong Aaera..
"Bik, ikut dengan kami ayo masuk "perintah Samuel..
"Ah, i-iya tuan, baik...
*
*
*
"Dok, bagaimana keadaan Aaera? "tanya Samuel yg menunggu di depan ruang bersalin..
"Selamat ya tuan atas kelahiran putri pertama anda, dia begitu cantik seperti ibunya.."jawab dokter yg menangani Aaera..
"Eh, itu, itu bukan anak saya, "jawab Samuel..
Dokter mengerutkan dahi bingung.."Oh, maaf tuan saya pikir nona Aaera adalah istri anda.."Ujar sang dokter sungkan..
"Tidak masalah dok, sekarang bagaimana keadaan Aaera dok?
"Ibu dan bayi sehat, sekarang nona Aaera dan bayi sedang di bersihkan, jika suster sudah selesai membersihkan ibu dan bayi..mereka akan mengijinkan anda untuk melihat nona Aaera dan bayinya.."jelas Dokter.."Oya tuan kalau begitu saya permisi dulu.."lanjut dokter berpamitan.
"Ah, iya dok..terima kasih..
"Sama-sama. tuan..
*
*
*
"Tuan apa ada masalah? "tanya Frey kepada tuannya..
"Frey, bagaimana keadaan ibuku? "bukan jawaban yg di berikan Dom, namun malah balik memberi pertanyaan.
"Tadi bodyguard yg mengawal nyonya melapor jika nyonya saat ini sedang berlibur di sebuah pulau bersama sahabat-sahabatnya "lapor Frey.
"Syukurlah.."jawab Dom pelan.
Frey diam, hari ini bosnya begitu aneh..
"Ada apa denganku ini, aku merasa resah hatiku tak tenang.."batin Dom..
"Maaf tuan, apa ada hal yg mengganggu pikiran Anda ? "tebak Frey, yg melihat aneh pada tuannya.
"Ntahlah Frey, aku merasa hari ini perasaanku tak tenang..aku merasa gelisah, tapi aku tidak tau gelisah karena apa.."Jawab Dom pelan.
"Istirahatlah dulu tuan, mungkin anda lelah karena belakangan ini terlalu banyak melakukan perjalanan.."
"Ya, kau benar..mungkin aku hanya lelah saja.."jawab Dom..
"Baiklah tuan, hari ini saya akan mengosongkan jadwal anda, agar anda dapat istirahat.."ujar Frey..
"Hmm..thanks Frey.
"Sama-sama tuan, saya permisi dulu.."ujar Frey berpamitan.
*
*
*
*
"Aae, putrimu sangat cantik, apa kau sudah memiliki nama untuknya? "tanya Samuel..
"Ya, aku sudah menyiapkan nama untuknya..
"Siapa? kau jangan asal memberi nama pada putrimu..
"Tidak, ini adalah nama yg aku siapkan setelah aku tau jika didalam perutku ada bayi berjenis perempuan.."jawab Aaera..
Samuel mengidikan bahu, tanda ia tak yakin.."Lalu siapa namanya?.."tanya Samuel penasaran..
"Kiera Ainsley.."jawab Aaera percaya diri.
Samuel tersenyum. "Aku tidak menyangka kau memilih nama yg begitu bagus untuk putrimu.."Puji Samuel.
__ADS_1
"Heii..aku memang pintar dalam hal apapun, kau saja yg selalu mentutup mata.."jawab Aaera sengit..
"Ya Aaera yg pintar.."jawab Samuel, biar cepat selesai..
*
*
*
*
Empat tahun kemudian..
"Dad, kenapa kau mengambil roti milikiku.."Ujar Kiera kesal..
"Dady masih lapar, kau mintalah lagi saja kepada mamimu.."Jawab Samuel tidak perduli dengan kekesalan Kiera..
"Mamiiii...."Kiera berterik memanggil Aaera.
"Ya tuhan Kiera, apa kamu tidak takut fital suaramu rusak, "Seru Aaera, menghampiri Kiera dan Samuel yg berada di meja makan..
"Kamu tuh kenapa selalu berteriak-teriak sih Kiera, kamu bisa panggil mami tanpa harus berteriak seperti itu.."lanjut Aaera menasehati putrinya..
"Mami, Dady mengambil roti milikiku, Dady menghabiskan semua roti miliku.."Adu Kiera..
"Sam, kenapa kau suka sekali membuat Kiera kesal "tegur Aaera..
"Lagian siapa suruh dia menggemaskan..aku kan jadinya ingin selalu menggodanya ."Jawab Samuel santai.
"Kau itu..
"Baiklah putri mami yg cantik, karena jatah rotimu dirampas oleh Dady, mami akan membuatkan apa pun yg kau mau, katakan apa yg kamu inginkan.."tanya Aaera.
"No mami. aku sudah sangat terlambat untuk berangkat hari ini..
"Tidak masalah sayang, mami akan membuatkan dirimu makanan yg Express
"Ok, tapi jangan lama- lama, because I'm going to school "jawab Kiera.
"Yes sayang..mami tahu itu, tapi kamu harus sarapan terlebih dahulu..
"It's ok mami, aku bekal roti saja..kasih seleinya di mix ok..
"Siap..."Jawab Aaera semangat..
"Tara, this provision for you.."Ujar Aaera setelah selesai membuat satu tangkup roti untuk putrinya.
"Thank you mami..."
"Siap..."jawabnya dengan memperagakan seperti seorang tentara.
"Sam, aku titip Kiera.."ujar Aaera kepada Sam..
Samuel menjawab dengan anggukan dibarengi senyuman.."Kiera let's go.."panggil Samuel..
Setelah kepergian putri dan sahabatnya Aaera segera membereskan rumah, setelah itu ia langsung membersihkan dirinya lalu mengganti pakaian dan berangkat kerja ..Aaera kini telah bekerja ia memilih kerja paruh waktu disebuah perusahaan pecetakan yg cukup besar di kota tempatnya tinggal.
"Selamat pagi..."sapa Aaera kepada rekan kerjanya.
"Selamat pagi juga Aaera..."jawab rekan kerjanya..
*
*
*
*
"Dad..apakah Papiku tampan? "tanya Kiera tiba-tiba.
"Tentu saja, Papimu sangat tampan.."
"Tapi kenapa Papi tidak ingin tinggal bersama aku dan Mami? kenapa papi lebih memilih tinggal dirumah tuhan.. teman-temanku semua tinggal bersama dengan papi dan maminya..kenapa aku tidak?
"Anak pintar, Papimu bukan tidak ingin tinggal bersama dirimu dan mamimu hanya saja--- "Samuel diam ia bingung harus menjawab apa ..
"Ok, anak pintar kita sudah sampai, turunlah, belajar yg rajin berikan nilai yg bagus untuk mamimu.."lanjut Samuel, dalam hati Samuel untung ia segera sampai, jika tidak, anak itu akan selalu bertanya sebelum mendapat jawaban yg memuaskan untuk dirinya..
"Ok..Dady, aku berjanji akan memberikan nilai yg bagus untuk mami dan dady, tapi dady juga harus berjanji akan membawa aku untuk bertemu Papi dirumahnya tuhan.." Kiera memberkan pertukaran nilai bagus dengan ayahnya...
"Ya dedy janji, sekarang masuklah, belajar yg rajin.."Samuel kembali menyuruh Kiera masuk kedalam kelas..
"Ya tuhan kenapa aku menjanjikan Kiera bertemu pria brengsek itu. "Ucap Samuel pelan, ia menyesal sudah menyepakati ucapan Kiera, karena cepat atau lambat Kiera pasti akan menagih janjinya itu.
*
*
*
Malam
"Sam, pekan besok ibuku ulang tahun, aku ingin mengunjungi makamnya sekaligus ingin menemui Adley.."ijin Aaera..
"Aae apa kamu sudah siap kembali ke kota itu, dan besar kemungkinan kau akan bertemu kembali dengan pria brengsek itu.."Ujar Samuel..
__ADS_1
"Aku berjanji akan berhati-hati. aku sangat merindukan Adley, Sam. empat tahun aku tidak berjumpa dengannya, dan empat tahun pula aku tidak mengunjungi makam ibuku.."
Samuel menghembuskan napas kasarnya.."Aae saat ini Adley baik-baik saja, aku khawatir jika kau pergi kesana, Adley sudah berpesan padaku untuk menjagamu, dan mencegahmu untuk pergi kesana, aku berjanji akan nenjemput Adley, tapi tidak sekarang, tunggulah sebentar lagi kau akan bertemu dengannya. aku khawatir pria itu menemukanmu dan mengetahui jika Kiera adalah putrinya, dia pasti akan menangkap Kiera dan darimu.."jelas Samuel.
"Tapi Sam---
"Tunggulah beberapa saat lagi Aae.."pinta Samuel..
"Sam, terima kasih untuk semua kebaikanmu terhadapku, tapi maafkan aku untuk kali ini, aku tidak dapat menunggu terlalu lama lagi, aku sudah sangat merindukan adikku, dan di hari ulang tahun ibu kali ini, aku ingin memberinya hadiah spesial, aku ingin membawa Kiera, dulu ibu sangat menginginkan aku untuk segera menikaah dan memiliki anak.Sekarang aku akan membawa Kiera sebagai kado untuknya, dia pasti sangat senang karena aku melahirkan putri yg begitu cantik dan lucu seperti kiera.."
"Aae, sebenarnya aku tidak setuju kau kembali ke kota itu, namun aku juga tidak dapat mencegahmu karena kau mempunyai hak untuk memutuskan sesuatu..jagalah dirimu baik- baik saat disana, maaf aku tidak bisa menemanimu..kau tau bukan akhir pekan aku juga harus pergi keluar megeri, "
"Terima kasih Sam, kau memang sahabat terbaikku.."Ujar Aaera memeluk Samuel.
"Deg,
Samuel diam terpaku.."Aae kenapa kau selalu membuat aku seperti ini.."batin Samuel..
"Aae, maaf.. apa kau tidak ingin memberi ayah untuk putrimu? "tanya Samuel setelah Aaera melepaskan pelukannya.
"Tidak, aku lebih nyaman dengan peranku saat ini sebagai ibu tunggal untuknya..
"Itu menurutmu, Tapi tidak untuk Kiera, dia butuh sosok seorang ayah yg selalu ada untuknya.."
"Kau bagaikan ayah untuk Kiera, dia tidak membutuhkan ayah lagi, kau dadynya, kau selalu ada untuknya, dia tidak butuh ayah lagi..
"Kau salah Aae, dia selalu mempertanyakan sosok ayahnya padaku, dia selalu memintaku menemaninya untuk bertemu dengan ayahnya..apa jawababmu jika dia bertanya kematian seperti apa yg dialami ayahnya? "Tanya Samuel
"Sam, kenapa kita membahas itu sekarang, kita sudah membahas ini sebelumnya,
"Ya, aku tahu itu, tapi kau harus berpikir, Kiera tidak seperti anak kecil pada umumnya, dia adalah anak yg cerdas, dia adalah anak yg pintar, cepat atau lambat dia akan mengetahui semuanya, bahkan tanpa kau memberi tahunya dia akan mencari tahu sendiri, kenapa ayahnya meninggal, dimana ayahnya di makamkan, seperti apa sosok ayahnya, dia akan mencari tahu sendiri, jika kau ingin membohongi dirinya kenapa kau mengatakan ayahnya telah meninggal, kenapa kau tidak mengatakan saja, jika ayahnya masih hidup, tapi pria brengsek itu pergi ntah kemana, "Jelas Samuel.
"Sam, aku tidak punya pilihan lain waktu itu..
"Aku tahu, Aae--"Samuel menggenggam buku tangan milik Aaera.."Menikahlah denganku, kita besarkan Kiera bersama, kita katakan padanya bahwa tidak ada ayah yg lain selain aku, hanya aku dadynya tidak ada papi yg lain, mari jalani hidup bahagia dengan keluarga yg utuh, Aae aku menyukaimu, dan aku juga sangat menyayangi Kiera, maka hiduplah denganku, dengan janji suci pernikahan. "Samuel memberanikan diri mengatakan tentang perasaannya yg selama ini ia pendam.
"Sam, apa yg kau katakan? "Aaera melepaskan genggaman tangan Samuel , ia terkejut dengan ungkapan cinta yg Samuel katakan, "Sam, aku -- "Aaera diam sesaat, "Aku sudah menganggapmu segabai kakakku sendiri, Sam..tolong jangan katakan hal itu lagi, "Aaera menggeleng.."Kau akan menjadi sosok ayah dari putriku sampai kapan pun, kau juga akan menjadi pria terbaik yg pernah aku kenal, tapi bukan sosok seorang pria yg kucintai, namun kau adalah sosok kakak penyelamat hidupku, aku menyayangimu Sam, tapi rasa sayang itu hanya sebatas adik pada kakaknya, aku adalah wanita yg buruk, kau pantas mendapatkan wanita yg baik, bukan wanita sepertiku.."Jawab Aaera hati-hati.
"Kau adalah wanita yg terbaik yg pernah aku temui Aae, aku mencintaimu dengan semua kelebihan dan kekuranganmu, aku ingin memberikan kasih sayang yg utuh terhadap kau dan Kiera, aku tidak butuh sosok wanita baik atau semacamnya diluar sana, karena wanita dihadapanku memiliki itu semua..aku tidak perduli dengan masa lalumu..karena masa lalu mu, milik masa lalu, yg aku ingin sekarang masa depan denganmu..jadilah istriku, mari jalankan bahtra rumah tangga yg utuh dan bahagia.."Pinta Samuel memohon.
"Sam, a-aku. ...Sam, maaf untuk saat ini aku tidak membutuhkan itu, menurutku, pernikahan hanyalah sebuah formalitas, aku lebih nyaman dengan kehidupan yg aku jalani sekarang, Aku tidak butuh pernikahan, aku sudah memiliki kebahagian yg cukup, dengan adanya Kiera dan dirimu, jadi tolong tetap menjadi kakak terbaik untukku.."Tolak Aaera..
*
*
*
*
"Tuan, anak buah saya melihat pria yg tuan cari empat tahun yg lalu di sebuah pasar, menurut informasi yg saya dapat pria itu membantu salah satu warga desa berjualan.."Frey memberikan informasi kepada Dom..
Dom bergeming, disaat ia sudah memasrahkan semuanya, dan mulai melupakan kejadian itu, pria itu malah datang tanpa ia cari.."Tangkap dia, dan jangan lukai dia, tapi jika dia melawan beri dia sedikit saja pelajaran.."perintah Dom..
"Baik Tuan..
*
*
Tempat lain..
"Akhirnya aku dapat menemukanmu, dan menangkapmu "Ujar salah satu anak buah Frey, kini anak buah Frey telah menangkap Adley..
"Lepaskan aku, apa yg kalian inginkan..dan siapa kalin? "tanya Adley berontak.
"Sebaiknya kau tak berulah dan berniat untuk melarikan diri, karena jika itu terjadi, mereka akan membuatmu menyesal, dan mematahkan sebelahmu kaki mu yg masih dapat berjalan itu.."Ujar Frey tiba-tiba.
Adley bergeming, ia terkejut..ternyata anak buah tuan Dom masih mencarinya, bahkan Asistennya sendiri yg kembali mencarinya.
"Bawa dia, dan jangan pernah biarkan dia lepas, jika dia berani untuk melarikan diri , habisi saja nyawanya.."perintah Frey, di barengi dengan ancaman..
"Hai, lepaskan dia, kenapa kalian membawanya..? :"Teriak Paman Harry yg menolong Adley..
"Kau pria tua..."ujar Frey menatap tajam mata paman Harry.."Kau tau konsekuensi seorang pembohong, aku mengenalimu pria tua, kau akan mendapat hukuman karena telah berani membohongiku.."Ujar Frey dingin..
"Bawa pria tua itu, aku akan membuatnya menyesal karena pernah bisa bicara, "Lanjut Frey dingin..
"Tidak, aku mohon lepaskan Paman Herry, jika kalian ingin membawaku, bawa aku saja paman Herry tidak bersalah, dia melakukan itu karena aku yg menyuruhnya.."Pinta Adley memohon..
"Siapa kau? "Ujar Frey tak suka..."Kau hanya sebagian orang tidak berguna yg akan aku lenyapkan, "lanjut Frey sakartis.
Adley pasrah, ia masuk kedalam mobil Frey bersama paman Harry.."Paman maafkan aku, karena diriku, kau harus menanggung semua ini.."Ujar Adley merasa bersalah..
"Tidak masalah Adley, kau sudah kuanggap sebagai putraku sendiri, mari kita hadapi bersama.."jawab Paman Harry .
*
*
*
*
Bersambung..
Jangan lupa tinggalkan jejaknya like dan komentar kalian adalah penyemangat aku. hari ini aku kasih dua Chafter untuk kalian..
__ADS_1