Tuan Dom

Tuan Dom
Apa dia suami yg kau katakan?


__ADS_3

Frey dengan gerakan cepatnya melempar piasu tepat mengenai tangan Jonas dan tuan Frans..


"Kurang ajar kau.."umpat Jonas memegang luka yg masih tertancap oleh piasu..


"Jonas lari.."perintah tuan Frans..


Disaat semua lengah karena sibuk mengejar yg terluka, Fans dan putranya lari,


"Mau kemana kau pembunuh.."Ujar Frey marah, ia kembali melempar piasunya,"Cleeb.."Pisau itu menancap tepat dikaki kiri tuan Frans sehingga membuat ia seketika terjatuh.."Kau mau kabur, tidak akan aku biarkan.."lanjut Frey marah


Dom terbangun, ia menghampiri ibunya, yg sudah terlihat lemas..."Mam, bertahanlah, aku akan membawamu ke rumah sakit....hei kenapa kalian diam saja, ayo angkat ibuku.."perintah Dom di iringi dengan tangisan..


"Dom, "nyonya Feronica menggenggam tangan putranya.."Bahagiakan putrimu, tebus semua kesalahanmu pada Aaera dan Kiera, mereka sudah banyak menderita karenamu..bahagiakan mereka..mami bahagia di waktu terakhir mami, mami dapat melihat cucu mami, bahkan tuhan memberikan kesempatan untuk mami tertawa bersama dengannya..bahagiakan mereka demi mami..jangan sia-siakan mer--"Nyonya Feronica berhenti bicara bersamaan dengan napasnya yg terhenti..


"Mam, mami...mami bangun mam.."Dom menangis saat ibunya menghembuskan napas terakhirnya..Dom bangun napasnya naik turun..ia berbalik melihat Kearah Tuan Frans,


"Kau..berani mengusik keluargaku, kau ingin mati dengan cara mengerikan bukan, akan ku tunjukan cara mati mengerikan seperti apa yg kau katakan padaku tadi.."Dom mengambil pistol dari anak buahnya lalu mengarahkan tepat di pelipis tuan Frans..


Ia tarik pelatuk pistol miliknya..namun sebelum ia menembak tuan Frans, ia melihat kearah Aaera yg sedang memangku jenazah ibunya, dan putrinya yg sedang di gendong oleh Adley.."Aaera..tinggalkan ibuku, bawa putriku pergi dari sini.."perintah Dom..


Aaera ragu, namun kemudian ia menurut..ia ambil alih Kiera dari Adley, dan Adley mengambil alih untuk memangku kepala nyonya Feronica ..


"Tutup telingnya, "Ucap Dom memerintah, sebelum Aaera pergi meninggalkan tempat yg dimana banyak pertumpahan darah.


Aaera langsung lari pergi meninggalkan semuanya, ia dekap putrinya, dengan menutup kedua telinga putrinya...


"Door.."Satu tembakan menggema di telinga Aaera.."Door "kembali suara tembakan berbunyi.


"Mami, kenapa granny tidur disana? kenapa granny tidak mau bangun .."tanya Kiera polos..


*


"Tadi kau mengatakan akan membunuhku dengan cara yg sangat mengerikan bukan, "ucap Dom tajam.."Door.."Dom kembali melepaskan satu tembakan, jika tadi dua tembakan mengenai kedua bahunya..tembakan yg ini tepat mengenai perut sebelah kirinya..


"Kau ingin kematian yg lebih mengerikan lagi, baiklah kita coba tepat di jantung, dan kepalamu, "Ujar Dom kembali menarik pelatuk..


Tuan Frans menggeleng lemah.."Dom tolong ampuni aku.."Pintanya memelas..


"Apa! ampun..hahaha, kau lucu Frans, setelah putramu menghabisi nyawa ibuku, kau bilang ampun! bukankah sudah ku peringatkan padamu jangan pernah berani menyentuh keluargaku. bahkan tadi kau berani menyayat leher putriku..kau sangat berani Frans, kau harus mati, dan ingat setelah kau mati dan bertemu ibuku lagi disana, cobalah meminta maaf padanya..Door-door-door.."Dom menembak tubuh tuan Frans dengan berulang-ulang kali, setelah peluru dalam pistolnya habis ia pun berhenti, tubuhnya lemas ia pun ambruk, ia pandangi wajah ibunya, begitu sakit rasanya melihat ibunya seperti ini..belum satu jam yg lalu ibunya mengatakan bahagian karena telah bertemu dengan cucunya..namun semua itu harus direnggut secara paksa oleh Jonas..


"Jonas, kau harus membayar semua ini, aku akan menghabisimu dengan cara yg lebih mengerikan dari ayahmu, "gumam Dom marah..


*


*


*


*


Dua hari setelah kejadian itu, Dom terlihat diam saja ia tak banyak bicara..kepergian ibunya membawa duka yg begitu dalam untuk dirinya..


"Tuan Dom.."panggil Aaera..


Dom mendongkak, "Hmm.."gumamnya.


"Besok saya akan kembali ke kota A..terima kasih untuk semua kebaikan yg anda berikan pada saya Kiera dan Adley, "Ucap Aaera..


"Bisakah Kiera disini untuk beberapa saat lagi? aku masih sangat merindukannya.."pinta Dom.


"Tuan, Kiera tidak bisa jauh dari saya, jika saya meninggalkannyw saya khawatir dia akan mencari-cari saya..."jawab Aaera.


"Jika begitu, kau tetap disini bersamanya..


"Maaf nona Aaera, didepan ada tamu yg mencari anda.."lapor anak buah Dom..


"Siapa?


"Beliau bernama tuan Samuel, "jawab anak buah Dom..


"Sam, "Aaera tersenyum senang.."Baik terima kasih paman.."Ujar Aaera. langsung keluar menemui Samuel, tanpa berijin terlebih dahulu kepada Dom.


"Sam, "panggil Aaera langsung berhambur memeluk sahabatnya itu.."Sam, aku sangat merindukanmu.."ujar Aaera manja.


"Aku juga sangat merindukanmu Aae, dimana gadis kecilku, "Tanya Samuel.

__ADS_1


"Sebentar aku akan panggilkan dulu, "Aaera berjalan menuju tempat dimana kiera berada, "Kiera "panggil Aaera berteriak.


"Ada apa mami.."jawab Kiera..


"Surprise.."Aaera membawa Samuel pada kiera..


"Daddy.."panggil kiera senang, ia langsung berhambur memeluk Samuel, "kenapa kau baru datang, kau tau, ada orang jahat yg menculiku..dia membentaku hingga aku menangis, jika kau bertemu dengannya, kau harus memarahinya karena dia sudah membentaku.."Lapor Kiera..


"Oya, dimana dia, dady akan mematahkan tangannya dan membungkam mulutnya karena dia sudah berani membentak gadis kecil dady..


"Papi tampan sudah mengikatnya, Papi tampan juga sudah mematahkan kakinya, orang jahat itu tidak bisa berjalan lagi karena papi tampan sudah mematahkan kakinya.."adu Kiera lagi..


"Oya, eum..siapa papi tampan yg kau maksud? "tanya Samuel tak mengenal .


"Papi tampan itu, papi aku yg tinggal di rumah tuhan, sekarang sudah pulang, dan ini rumahnya.."jawab Kiera polos..


Samuel terdiam.."Masksudmu, Papi Dom.."tebak Samuel ragu..


"Ya, Papi Dom..


Aaera yg baru tiba mengambilkan minum menaikan alis.."Sam, ada apa denganmu, "tanya Aaera bingung..


"Aae, apa benar yg dikatakan Kiera? "tanya Samuel meyakinkan dirinya.


"Apa?


"Apa benar kau sudah mengatakan pada Kiera jika Dom adalah Papinya.."tanya Samuel.


"Bukan aku yg memberi tahu Kiera, jika tuan Dom adalah Papinya, penjahat itu yg telah mengatakan semuanya kepada nyonya Feronica. sehingga semua orang tahu jika Kiera adalah putri tuan Dom.."jelas Aaera..


"Kita akan kembali ke kota A sekarang, aku tidak mau dia berbuat hal buruk lagi terhadap kau dan Kiera.."


"Sam, tenanglah, dia tidak sejahat itu, kau tahu ternyata di balik pengejaran yg kami lalui dulu..itu bukan tuan Dom yg melakukannya, itu adalah perbuatan orang lain, yg ingin menculiku, karena waktu itu mereka tahu jika aku sedang mengandung anak dari tuan Dom.."Aaera menceritakan semua kejadian lima tahun yg lalu, tidak ada yg tertinggal semuanya Aaera ceritakan dengan sedetail-detailnya.


"Aae, bisa saja kan dia membohongimu..kau jangan mudah mempercayai orang lain. karena itu akan membahayakan dirimu dan juga Kiera.."Samuel memperingatkan Aaera.


"Kamu tidak perlu khawatir, aku akan berusaha melindungi Kiera dengan sebaik mungkin..


"Baiklah aku percaya padamu..Oya Aae, dimana Adley, aku belum melihatnya sedari tadi.."tanya Samuel.


Dom melihat interaksi Aaera putrinya dan juga pria yg disebut dady oleh putrinya itu..Dom bertanya dalam hati apa iya Aaera sudah menikah? dan apa ini suami yg Aaera katakan waktu itu?.."Khmm.."Dom menghampiri Aaera dan pria yg yg disebut sebagai dady oleh putrinya..


"Papi, apa kau sudah mengenal dadyku.? ."Tanya Kiera polos..


"Tentu saja belum, kau belum mengenalkannya kepada papi.."Jawab Dom, duduk lalu mendudukan putrinya di atas pangkuannya..


"Oh, ya tuhan aku lupa.."Ujar Kiera sambil menepuk keningnya.."Ayo dady sini mendekat..ini Papiku, dia baru kembali dari rumah tuhan, papi, ayo kenalkan ini dadyku, dady yg suka menemani aku bermain dan belajar.."Kiera mengenalkan dadynya kepada Papinya..


"Dom.."Ujar Dom dingin.


"Samuel.."sambut Samuel biasa saja.


"Dady, sekarang aku sudah bertemu dengan papiku, apa boleh aku tinggal bersama papi.."Pinta Kiera penuh harap.


Samuel terdiam, ini yg ia takutkan, dan akhirnya terjadi juga.."Kie, kita harus kembali ke kota A..kamu harus sekolah, dan mamimu juga harus bekerja, jika mamimu libur terlalu lama, bos mamimu akan marah, dan mami tidak akan mendapatkan uang lagi.."Samuel merayu Kiera agar Kiera mau mendengarkannya..


"Tapi aku masih rindu kepada papi, jika aku pergi, nanti papi akan pergi lagi ke rumah tuhan, jika papi pergi, papi pasti tidak akan kembali lagi, aku ingin tetap disini bersama papi, "


"Kie, apa kau tidak ingin pergi kesekolah lagi? jika kau tidak masuk dalam kurun waktu yg lama, gurumu akan mengeluarkanmu dari sekolah, dan kamu tidak boleh masuk kembali.."Samuel terus mencoba membujuk Kiera untuk mau kembali ke kota A..


"Saya janji, setelah kami melepas rindu, saya akan mengantarkan Kiera ke kota A, jika kalian ingin kembali lebih awal, saya akan mengantarnya nanti kesana.."Dom memotong ucapan Samuel.


Samuel tersenyum, "Apa ucapanmu dapat dipercaya.."Tanya Samuel tak yakin.


,


"Ya, aku janji..


"Baiklah, Aaera persiapkan dirimu kita akan kembali besok pagi.."perintah Samuel.


"Eum, Sam..aku, aku minta maaf, sepertinya aku belum bisa ikut kembali ke kota A. aku akan menemani Kiera disini untuk beberapa hari lagi, aku tidak bisa meninggalkan Kiera, aku khawatir dia akan mencariku.."tolak Aaera hati-hati.


"Aae, apa kau yakin? "tanya Samuel.


Aaera mengangguk,

__ADS_1


"Baiklah, aku akan kembali ke hotel sekarang, "pamit Samuel,


"Sam, kenapa kau harus terburu-buru, Kie masih merindukanmu, dan kamu juga belum bertemu dengan Adley.."cegah Aaera..


"Kalian akan kembali dalam beberapa hari lagi bukan? aku akan menunggu kalian disana, aku juga sudah menyiapkan keperluan kita untuk berlibur nanti, katakan pada Adley aku datang kesini, dan katakan juga padanya aku akan menunggu dia untuk datang ke kota A ..Kiera Dady harus kembali ke rumah kita sekarang, setelah Kiera puas bermain disini, cepatlah kembali, karena dady sudah menyiapkan banyak tiket pesawat untuk kita pergi berlibur.."Ujar Samuel .


"Betulkah.. dady memang yg terbaik dady selalu menepati janji, aku mau jalan-jalan naik pesawat, tapi dady, waktu aku naik pesawat kepalaku pusing..aku mau meminta bantuan kepada mami, tapi aku tidak terlalu percaya padanya, karena aku lihat waktu itu juga mami memijat-mijat dahinya terus menerus.."Adunya..


Samuel tersenyum, "Bukan kah dady sudah mengatakan, kau harus selalu kuat agar dapat menjaga mamimu.."jawab Samuel .


"Hmm..aku sudah berusaha, tapi pesawat itu membuat kepalaku pusing.."celotehnya polos.


"Tidak masalah, ini adalah pengalaman pertamamu menaiki pesawat, jika kau sering menaiki pesawat, nanti juga kau akan terbiasa..sekarang dady pergi dulu, jaga dirimu baik-baik, dan selalu awasi mamimu.."pesan Samuel.


"Tunggu tuan Samuel.."panggil Dom.


"Ya..


"Terima kasih sudah merawat dan menjaga Kiera, saya tidak akan pernah lupa dengan semua kebaikan anda terhadap putri saya.


"Tuan Dom, bagi saya Kiera bukanlah orang lain, dia sudah saya anggap seperti putri saya sendiri..


"Terima kasih tuan Samuel, "ujar Dom kembali.


"Dady kenapa kau sangat terburu-buru, kau belum memakan masakan mami, apa kau tidak merindukan masakan mami?


"Tentu saja dady sangat merindukannya, semua yg ada pada mamimu dady selalu merindukannya, maka cepatlah kembali, setelah kau melepas rindu terhadap Papimu.."Samuel sengaja mengatakan hal demikian agar Dom tidak berniat untuk mendekati Aaera.


"Sam, betul kata Kiera, kau terlalu terburu-buru aku dan Kiera masih merindukanmu, "timpal Aaera.


Samuel tersenyum lalu membelai rambut Aaera penuh sayang, "Aku juga sangat merindukanmu..kembalilah ke kota A setelah Kiera melepas rindunya.."Ujar Samuel. "Aku pergi, jaga diri kalian baik-baik.."lanjutnya.


Kiera bangun dari pangkuan Dom, lalu berlari pelan menuju Samuel, "Dady, apa kau akan menjemputku lagi nanti? ."Tanya Kiera sambil memeluk Samuel.


"Tidak sayang, kau akan kembali ke kota A, bersama mami dan pamanmu, dady akan menunggumu disana..jaga mamimu, jangan sampai dia menghancurkan rumah milik papimu, "bisik Samuel..


"Ok, dady.."jawab Kiera berbisik..


"Hei, kalian pasti sedang membicarakan aku, apa yg kalian bicarakan? "Tebak Aaera.


"No. mami, kami hanya membicarakan rencana berlibur nanti, "Dusta Kiera, sambil tersenyum.


"Anak nakal, kau pikir kau bisa membohongiku..sekarang katakan apa yg kalian bicarakan?


"Kau selalu ingin ikut campur, ini adalah rahasia antara aku dan dady, jadi mami tidak boleh mengetahuinya."Kiera bicara seakan bersama sahabatnya.


"Ok, baiklah..jangan salahkan aku jika aku juga memiliki rahasia, kalian tidak akan aku beritahu.."Ancam Aaera.


"Oya, aku tidak bercaya.."Seru Kiera tak percaya.


"Kau menyepelekanku..


"Kau, ini bahkan putrimu tidak percaya jika kau dapat menyembunyikan sebuah rahasia, "timpal Samuel mengacak rambut Aaera.


Dom diam, ia memperhatikan interaksi antara Aaera, kiera dan Samuel. rasanya ia tak rela putrinya dekat dengan orang lain, jika Samuel bukan orang yg telah membantu Aaera dan Kiera..Dom sudah mengusirnya sejak tadi..


*


*


"Aaera.."panggil Dom, Aaera kembali setelah mengantar Samuel sampai halaman rumah Dom.


"Ya Tuan.."jawab Aaera.


"Apa dia suami yg kau katakan?


"I-itu.."jawab Aaera terbata.


"Apa dia suamimu? "Dom kembali bertanya.


"Eum--


"Aku tahu kau belum menikah, "potongnya.."hiduplah bersamaku dan juga Kiera..aku berjanji akan membahagiakan kalian, dan aku juga akan menebus lima tahun yg telah kau lewati saat kau berjuang sendiri.."pinta Dom.


"Maafkan saya tuan, saya--

__ADS_1


__ADS_2