
Satu bulan setelah pernikahan tidak ada perubahan dalam pernikahan antara tuan Dom dan juga Aaera, mereka masih terlihat biasa saja, bahkan mereka jarang sekali bertegur sapa satu sama lain, kecuali ada Kiera, baru mereka akan berkomunikasi layaknya pasangan suami istri yg harmonis.
"Selamat pagi putri papi yg cantik, apa kau sudah siap untuk berangkat. "Tanya tuan Dom mengangkat tubuh mungil putrinya.
"Hari ini kalian berdua akan mengantar aku, bukan? "tanya Kiera kepada kedua orang tuanya.
"Tentu saja jika tuan putri menginginkannya, kami berdua akan mengantarkan tuan putri dengan senang hati, "jawab tuan Dom dengan senyuman menawannya.
"Yeah, aku akan di antar papi dan mami. "Ujar Kiera berseru senang.
Tuan Dom dan Aaera mengantar Kiera bersama ke sekolah baru putri mereka, Kiera terlihat bahagia, impiannya selama ini akhirnya terujud, di antar ayah dan ibunya berangkat kesekolah salah satu impiannya sejak lama, dan kali ini tuhan telah memujudkannya.
"Belajarlah yg rajin, papi akan menjemputmu nanti, oya jangan ikut bersama siapapun kecuali papi atau mami ok.
"Siapp papi. "Jawab Kiera cepat.
Setelah mengatakan siap, Kiera pun masuk kedalam kelasnya, tuan Dom dan Aaera langsung meninggalkan tempat dimana Kiera belajar.
"Ayo aku akan mengantarmu pulang, "Ujar Dom mengajak Aaera kembali masuk kedalam mobil miliknya.
Aaera hanya mengangguk sebagai jawaban iya.
Tepat pukul sebelas siang, Kiera sudah menunggu papinya untuk menjemputnya, namun lima belas menit ia menunggu kedua orang tuanya belum juga ada yg datang.
"Hai putri kecil daddy "Panggil Samuel kepada Kiera.
"Daddy, kau ada disini? "Kiera langsung berhambur memeluk pria yg selama ini sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri. "Daddy aku rindu padamu. "ucapnya memeluk erat tubuh Samuel.
"Daddy juga sangat merindukan mu, kamu meninggalkan daddy begitu saja, kau tau daddy sangat kesepian sendirian di kota B, kau juga tidak pernah menghubungi daddy, apa sekarang kau sudah melupakan daddy ? "tanya Samuel sendu.
"Maafkan aku daddy, bukan maksudku melupakan daddy, "Jawab Kiera merasa bersalah.
"Baiklah tidak masalah, sekarang daddy sudah dapat memeluk putri kecil daddy, apa kau ingin makan gulali? daddy akan mengajakmu untuk membeli gulali kesukaannmu, ayo ikut bersama daddy. "ajak Samuel.
"Aku akan ikut bersama daddy, tapi kita tunggu papi datang terlebih dahulu, papi akan mencariku jika aku tidak memberi tahunya terlebih dahulu. "Ujar Kiera menolak ikut sebelum meminta ijin kepada papinya.
__ADS_1
"Oh, itu daddy sudah bicara kepada papimu, jika hari ini kamu yg jemput daddy, daddy juga bilang kepada papi dan mamimu, jika hari ini daddy akan mengajakmu untuk jalan-jalan, dan seperti biasa mamimu mengijinkannya. ayo kita akan membeli banyak gulali, jika kau lama berpikir gulali yg akan kita beli, akan segera habis terjual. "Ujar Samuel tidak ingin berlama-lama lagi.
"Baiklah, kau harus berjanji padaku, jika kau akan membelikannku banyak gulali, "Pinta Kiera semangat.
"Seperti yg kau inginkan, aku akan mengabulkan semua keinginanmu, "Samuel langsung membawa pergi Kiera dengan terburu-buru.
Sementara Dom yg baru selesai mengerjakan pekerjaan terlihat terburu-buru.
"Tuan saya akan mengantar anda "tawar Frey.
"Tidak perlu Frey, kau selesaikan saja pekerjaan yg belum aku selesaikan, dan kirimkan berkas ini kepada Adley, aku ingin dia cepat memahami semuanya, "perintah tuan Dom, setelah itu ia pun pergi meninggalkan kantornya.
Dom berdiri tepat di depan pintu gerbang masuk dimana Kiera menuntut pendidikan.
"Selamat siang tuan, tuan menunggu siapa? "tanya security.
"Saya sedang menunggu putri saya, kira-kira jam berapa pelajarannya akan selesai? "tanya tuan Dom, sambil melihat jam di tangannya yg sudah menunjukan pukul sebelas lewat empat puluh dua menit.
"Maaf tuan, pelajaran telah usai sejak satu jam yg lalu, semua anak-anak juga sudah pulang semua, dan termasuk putri anda, nona Kiera. "jawab security.
"Aaera, aku ingin bicara dengan Kiera, tolong berikan ponselnya kepada Kiera. "pinta tuan Dom setelah panggilannya terhubung kepada Aaera.
"Apa maksud perkataanmu tuan? bukan kah Kiera sedang bersamamu? bukankah kau yg bilang jika kau yg akan menjemputnya? kenapa sekarang kau bertanya keberadaan Kiera padaku.? "Ujar Aaera membordir beberapa pertanyaan, dibarengi kepanikan.
"Maksudmu, Kiera tidak ada dirumah? bukankah kau yg tadi menjemputnya? "tanya tuan Dom mulai ikut panik.
"Aku tidak menjemputnya, semenjak kembali dari mengantar Kiera tadi pagi, aku tidak pergi kemana-mana lagi-
Tuan Dom yg mengetahui jika Aaera tak menjemput putrinya juga, langsung kembali keluar dari mobilnya. ia kembali menghampiri security yg tadi bicara dengannya. "Security "panggil tuan Dom terlihat panik.
"Iya tuan ada yg bisa saya bantu? "jawab security.
"Apa kau ingat orang yg telah menjemput putriku? apa kau ingat ciri-cirinya? "tanya Dom tak sabaran.
"Maaf tuan, saya tidak terlalu mengingatnya, namun yg pasti orang yg menjemput nona Kiera seorang pria yg mungkin sepantaran dengan tuan, dan nona Kiera juga terlihat sangat akrab dengan pria yg satu jam lalu menjemputnya.
__ADS_1
"Pria? sangat akrab ? apa mungkin Adley ? ya itu mungkin Adley. "gumam Dom. setelah mengingat Adley, tuan Dom pun segera menghubungi Adley.
"Selamat siang tuan, ada yg bisa saya bantu? "jawab Adley di sebrang sana.
"Adley, apa kau menjemput Kiera hari ini? "Tanya tuan Dom tak sabaraan.
"Menjemput Kiera? "ulangnya. "Maksud tuan saya menjemput Kiera kemana? "jawab Adley bingung.
"Apa kau menjemput kiera dari tempat Kiera sekolah? "tanya Dom harap-harap cemas.
"Tidak tuan, sepanjang hari ini saya berada di kantor, "jawab Adley, yg membuat tuan Dom merasakan lemas seketika.
Dengan cepat tuan Dom kembali menghampiri security tadi. "Tunjukan vidio CCTV satu jam yg lalu saat putriku di jemput. "Perintah tuan Dom marah.
"Tuan ada apa? "tanya security bingung.
"Tidak ada keluargaku yg menjemput putriku, putriku pasti ada yg menculik, sekarang perlihatkan vidio CCTV satu jam yg lalu. "Perinta tuan Dom kembali bicara dengan intonasi yg tinggi.
Dengan cepat security itu berjalan membawa tuan Dom masuk kedalam ruangan dimana ruangan CCTV berada.
Setelah sampai tuan Dom langsung mengambil alih, ia langsung mengecek sendiri vidio CCTV satu jam yg lalu, namun sayang penculik itu telah merusak CCTV terlebih dahulu, hingga tidak ada satu hal pun yg terekam oleh CCTV. "Sekolah macam apa ini! "Teriak tuan Dom marah "CCTV disini rusak sejak pagi tapi kalian diam saja, untuk apa aku membayar mahal-mahal jika fasilitas disini tidak ada, sekarang kalian semua harus tanggung jawab atas menghilangnya putriku. "Ucap Dom marah.
"Jika putriku sampai tidak ditemukan hari ini juga, kalian harus bertanggung jawab, kalian semua harus membayar mahal atas menghilangnya putriku, ingat jika dalam waktu dua jam kedepan aku tidak dapat menemukan putriku, kalian semua harus menanggung akibatnya. "Ujar Dom menunjuk satu persatu guru dan penjaga sekolahan yg ada dihadapannya.
"Drrtt...drrtt"
Suara ponsel tuan Dom berdering, terlihat nama yg memanggilnya adalah Aaera. Tuan Dom memejamkan matanya sebelum mengangkat telphone dari Aaera.
"Tuan bagaimana? apa Kiera sudah ditemukan? kemana dia pergi? Adley tadi menghubungiku, jika anda menanyakan keberadaan Kiera. apa anda--
"Tenanglah Aaera, aku akan membawa kiera pulang secepatnya, sekarang aku sedang berusaha untuk mencari keberadaannya . kau tunggulah saja dirumah "jawab tuan Dom setenang mungkin.
"Jadi putriku benar-benar menghilang? "tanya Aaera khawatir di sebrang sana.
"Ada yg membawa Kiera, "jawab tuan Dom
__ADS_1
"Tidak-tidak, tidak mungkin putriku tidak mungkin hilang, sekarang anda dimana tuan, saya akan ikut mencari Kiera. "Ujar Aaera panik.