
Tuan Dom menggempalkan tangannya dengan sorot mata yg mematikan.. "Berani kau membentak putriku. "Ucap tuan Dom marah.
Samuel yg baru menyadari jika telah membentak Kiera menatap wanita kecil yg ada didalam gendongannya, putri kecil yg sudah ia anggap sebagai putrinya sendiri. " Kiera" ucapnya pelan.
Kiera yg masih ketakutan terlihat menahan air matanya, namun tubuhnya terasa gemetar.
"Sayang maafkan daddy. "Ucap Samuel merasa bersalah .
Kiera tak menanggapi, ia hanya diam dengan tubuh sedikit gemetar. Dom yg mpelihat putrinya ketakutan langsung pergi mendekat. namun sebelum ia sampai kepada putrinya beberapa anak buah Samuel datang menghadangnya..
Dom melirik tajam kepada anak buah Samuel, "Menyingkir kalian dari hadapanku "Ucap tuan Dom dengan sedikit gertakan..namun anak buah Samuel nampak tak menanggapi ucapan bernadakan gertakan itu, karena ucapnya tak di tanggapi, akhirnya Dom pun marah, lalu menghajar satu persatu anak buah Samuel, tidak membutuhkan waktu lama semua anak buah Samuel terkapar lemah tak sadarkan diri.
Samuel yg merasa tersudut, melihat kesekeliling arah, namun tak ada satu pun anak buahnya yg dapat ia lihat.
Dom tersenyum menyeringai, "Kau pikir kau siapa? dengan beraninya kau mengusik keluargaku! "Ucap tuan Dom penuh penekanan, "Kiera sini sayang.."tuan Dom mengulurkan tangannya untuk mengambil Kiera, namun Kiera tetap diam, situasi yg ia lihat saat ini membuatnya takut.. "Kiera. "panggil Dom kembali..
"Hiks-hiks..Huwaaaa.. "Kiera pun menangis kencang saat kesadarannya telah kembali.. "Mami aku ingin bersama mami. "tangis Kiera keras.
Mendengar tangisan putrinya Dom kembali merentangkan tangannya "Ayo sayang kita kembali pulang. "Ujar tuan Dom kembali mengulurkan tangannya untuk mengambil Kiera.
"Tidak, Kiera akan ikut bersamaku, sekarang kalian menjauh dariku. "Ucap Samuel mendekap erat tubuh Kiera, dengan sebelah tangan menunjuk-nunjuk kearah tuan Dom dan juga Aaera.
Tidak menghiraukan ucapan Samuel tuan Dom langsung mengambil paksa Kiera dari tangan Samuel, Samuel yg panik lebih mengeratkan dekapannya pada Kiera, dan itu berhasil membuat Kiera tak bisa bernapas.
Kiera yg di dekap Samuel tepat di bagian perut dan leher, hanya dapat membuka mulutnya tanpa bisa mengeluarkan suara, tangannya melambai-lambai meminta seseorang untuk menyelamatkannya.
Aaera yg melihat putrinya kesakitan, karena tercekik, membelalakan matanya saat menyadari jika putrinya sedang tidak baik-baik saja, ia langsung berlari dan menarik kasar lengan Samuel yg berada tepat di leher Kiera.
"Uhuk-uhuk.. "Kiera terbatuk setelah tangan Samuel yg tak sengaja memegang lehernya dengan kuat terlepas..
"Apa kau berniat ingin membunuh putriku! "hardik Aaera..Aaera langsung mengambil paksa Kiera dari tangan Samuel, Samuel yg terkejut akan hardikan dan batuk Kiera dengan pasrah memberikan kiera pada Aaera, Samuel tidak sejahat itu, bahkan rasa sayangnya kepada Kiera, melebihi rasa sayang pada dirinya sendiri..
__ADS_1
"Buuk.."Satu pukulan mendarat tepat di wajah Samuel, darah segar langsung mengalir dari mulut dan hidung Samuel.." Berani sekali kau melukai putriku. "Ucap tuan Dom marah.."Buuk-buuk.."Dan ntah pukulan keberapa kali tuan Dom berikan kepada Samuel hingga Samuel terkulai lemas,
Ya Samuel bukan orang yg suka berkelahi, dia juga tidak memiliki ilmu bela diri seperti tuan Dom, berbekalkan beberapa anak buah yg ia sewa, ia pikir ia dapat mengalahkan atau mengelabui tuan Dom, ternyata ia salah.. tuan Dom bukanlah tandingannya, bahkan hanya dengan satu pukulan saja dia sudah tak berdaya.
"Buuk..Mati kau.."Ucap tuan Dom yg membabi buta memukuli Samuel..
"Tuan hentikan, tolong hentikan.. "Ujar Aaera menangis saat melihat tuan Dom terus memukul Samuel hingga tak berdaya..Tak mendapat respon dari tuan Dom, Aaera pun mendekat dan menarik tangan tuan Dom, lalu memasang badan untuk melindungi Samuel. "Tolong hentikan, dia bisa mati.. "Ucap Aaera penuh dengan permohonan..
Napas tuan Dom terlihat naik turun, ia terlihat lelah setelah tak henti memukuli tubuh Samuel, "Aaera menyingkirlah, aku akan menghabisinya sekarang juga, dia tidak pantas di beri ampun, "Ucap tuan Dom pelan namun penuh dengan penekanan.
"Tiadk tuan, jangan lakukan itu, aku tidak akan mengijinkanmu menghabisi Samuel, dia sahabatku dia orang yg telah menyelamatkanku, aku mohon berhenti memukulnya, dia bisa mati, "Jawab Aaera menangis..
"Setelah apa yg dia perbuat kau masih menganggapnya sebagai sahabat? Cih..bahkan dia menghianatimu, tapi kau masih mau melindunginya, jangan gila Aaera, manusia sepertinya tidak pantas mendapat perlindungan darimu, dia--
"Dia memang Aaera ku, dia tidak akan pernah membiarkan aku terluka. "Potong Samuel lemah, dibarengi senyuman mengejek..
"Brengsek kau, akan kubunuh kau.."Ucap tuan Dom mengeluarkan pistolnya lalu mengarahkan tepat di pelipis Samuel.
"Hentikan. "Teriak Kiera dengan menutup kedua telinganya..
Tuan Dom dan yg lainnya secara serempak melihat kearah suara yg saat ini menjadi permasalahan . Tuan Dom langsung berjalan mendekat lalu mengangkat tubuh putrinya yg sedang ketakutan..
"Jangan dekati aku, menjauh.."Tolak Kiera ketakutan. "Pergi, pergi.. "Racu Kiera. seketika tuan Dom membeku, ia sudah memprediksi akan terjadi seperti ini jika ada kekerasan di mata putrinya pasti putrinya akan seperti ini..namun emosi yg tak dapat ia tahan untuk memberi pelajaran kepada Samuel, menjadikanya terlihat sangat kejam dimata putrinya..
Kini Napasnya memburu, dan tatapannya kembali menyorot pada Samuel, jika saja Samuel tidak melakukan kebodohan seperti, hal seperti ini tidak akan terjadi.. "Dor "Satu tembakan tepat di telapak kaki Samuel.. "Rasa marah, tidak akan hilang sebelum ia mentuntaskannya, biarlah putrinya melihat toh menembak atau tidak sama saja putrinya sudah terlihat ketakutan..
"Aahhhh..."Jerit Samuel setelah satu peluru menembus tepat di telapak kakinya..
Aaera terjengkit kaget, kedua matanya terlihat hendak melompat dari tempatnya, "Tuan apa yg kau lakukan.? "Ucap Aaera terkejut.
"Melakukan tindakan yg kau pertanyakan kemaren, dan kau Samuel "Tuan Dom menatap tajam kepada Samuel. "Berterima kasihlah kepada istriku, karena dia kau masih bisa melihat terang dunia, karena jika Aaera tidak ada disini, sudah ku pastikan , aku akan memecahkan kepalamu hingga tak berbentuk "Ujar tuan Dom, lalu membanting bistolnya hingga terpental jauh.. kemudian ia raih tubuh mungil putrinya dan membawanya pergi dari tempat yg membuat putrinya terlihat trauma..
__ADS_1
Adley dan Frey yg hanya menyaksikan perkelahian antara anak buah Samuel dan tuan Dom hanya dapat meringis saat melihat samuel tidak berdaya..
"Adley bawa Samuel kerumah sakit, berikan dia pertolongan secepatnya, dia akan kehabisan darah jika tidak langsung mendapat pertolongan . "Ucap Aaera menyuruh adiknya..
Adley langsung berjalan mendekat, kemudian ia mengangkat tubuh sahabatnya dengan bantuan beberapa anak buah tuan Dom, "Sebaiknya kau pulanglah kak bersama tuan Dom dan Kiera, biar Samuel aku yg mengurusnya. "Ujar Adley.
"Ayo nyonya, segera tinggalkan tempat ini. "ajak Frey kepada Aaera.
"Tapi bagaimana dengan Sam? "Ucap Aaera yg tak tega melihat keadaan sahabatnya.
"Sudah ku katakan, Samuel aku yg akan mengurusnya, sekarang kau kembalilah ke manson tuan Dom. "Jawab Adley sedikit kesal.
"Baiklah, "Dengan terpaksa Aaera pergi meninggalkan Samuel dan adiknya.
*
*
*
"Kiera, katakan sesuatu.." Ucap Aaera mengguncang-guncang tubuh putrinya yg terlihat diam saja.. dan nihil Kiera masih setia dengan diamnya.
"Sayang, apa kau tidak ingin bicara dengan papi lagi? kau marah dengan papi? "Timpal tuan Dom, menatap iba kepada putrinya.
Kiera menggerakan matanya melihat pada papinya, "Papi kau melukai daddy.."Ucap Kiera berkaca-kaca. "Tapi daddy juga membentaku, dia--. "Hiks-hiks.. "Kembali Kiera menangis setelah tadi diam beberapa saat.
"Sayang, ada kesalahan pahaman antara papi dan Samuel, tidak...dengan daddymu.. papi minta maaf karena telah menyakiti daddymu, papi akan meminta maaf padanya setelah ini, dengarkan papi, kejadian tadi anggap saja tidak pernah terjadi.. anggap saja putri papi sedang melihat film action yg biasa Kau tonton bersama papi, "Bujuk tuan Dom, mencoba membuat putrinya melupakan kejadian tadi yg putrinya saksikan..
"Bagaimana jika daddy mati, seperti di film-film itu. "tanya Kiera polos..
"Daddy akan baik-baik saja, sekarang daddy sudah ditangani oleh dokter, sekarang kau mandi ganti baju, makan lalu setelah itu istirahat. jangan banyak berpikir, ingat anak seusiamu hanya boleh berpikir soal pelajaran, dan tidak di perbolehkan untuk berpikir yg aneh-aneh. "Ujar Aaera memaksakan senyum.
__ADS_1
"Tapi tadi daddy terluka. "Ucapnya mengingat kembali wajah daddynya yg banyak mengeluarkan darah..