
"Daddy kapan kau mengantarkan aku pulang? "tanya Kiera yg sudah mulai bosan.
"Tunggu mamimu menjemputmu ok, lagi pula daddy masih kangen padamu, apa kamu sekarang tidak merindukan daddy lagi? "tanya Samuel mencoba membuat Kiera tetap ingin tinggal.
"Aku merindukanmu, tapi aku juga merindukan mami dan papi, aku ingin bertemu mami, huwaaa. "Kiera menangis kencang saat mengingat maminya..
"Kiera sayang, tenanglah, kau tidak pernah menangis seperti ini sebelumnya, kau sering di tinggalkan mamimu untuk bekerja hingga pulang larut, tapi kau tidak pernah menangis, sudah jangan menangis mamimu sebentar lagi pasti datang untuk menjemputmu, sekarang kau tidur saja, jika mamimu datang aku akan membangunkanmu. "Ujar Samuel.
"Mamiku penakut, dia tidak akan datang disaat malam seperti ini, bagaimana jika mami tidak menjemputku? aku tidak mau tidur disini aku ingin tidur dikamarku, ayo daddy antarkan aku kerumah papi, mami dan papi pasti khawatir kepadaku, mami pasti sekarang sedang khawatir padaku, kau tahu bukan jika mami khawatir dia akan menangis, dan sekarang mami pasti sedang menangis. ayo daddy antarkan aku pulang. "Ujar Kiera terus bicara sambil menangis.
Samuel menarik napasnya dengan berat, "Kiera cukup, jika kau terus menangis maka aku tidak akan mempertemukan kau bersama mamimu, sekarang diamlah, aku sedang pusing, jadi tolong jangan membuat aku tambah pusing, berhenti menangis dan tidurlah. "perintah Samuel dengan sedikit bentakan.
Kiera diam seketika saat mendengar intonasi tinggi dari daddynya, dan untuk pertama kalinya Kiera mendengar suara bentakan keluar dari mulut pria yg telah mengurusnya sejak lahir. "Daddy " Ucapnya berkaca-kaca. seperti melihat bayangan orang lain, tiba-tiba Kiera merasa takut saat bertatapan langsung bersama pria yg ia selalu anggap pelindung dirinya dan maminya.
Samuel yg mengerti ketakutan Kiera memejamkan matanya rapat-rapat. hanya karena ke egoisanya ia mampu membentak gadis kecil yg telah ia lindungi sejak kecil. "Kiera tolong tidak untuk membuat aku marah, tolong menurut agar aku tidak menyakitumu. "Ucap Samuel lirih.
"Ada apa dengan daddy? kenapa daddy terlihat marah ? apa aku dan mami telah menyakiti daddy, apa daddy marah kepadaku dan mami, karena aku dan mami telah pergi dari rumah daddy, dan sekarang tinggal bersama papi? maafkan aku dan mami telah meninggalkan daddy, tapi aku ingin tinggal bersama papi, tapi aku janji akan sering berkunjung kerumah daddy bersama mami, tapi tolong daddy jangan berteriak lagi, aku takut melihat daddy jika daddy berteriak seperti tadi. "Ujar Kiera panjang.
"Jika kau takut melihat daddy marah dan berteriak, maka diam dan menurut kepada daddy, kau anak baik, kau anak daddy, kau pasti mengerti keinginan daddy, bukan? diamlah disini sampai mamimu datang menjemputmu besok, sekarang kau tidurlah, ini sudah larut, besok mamimu baru akan menjemputmu, ayo daddy akan menemanimu hingga kau tidur, "Ujar Samuel
__ADS_1
*
*
*
Sementara di kediaman tuan Dom, Aaera terus menangis dan menyalahkan tuan Dom, "Seandainya kau mengatakan jika kau akan terlambat menjemput Kiera, aku pasti akan menjemputnya, "Omel Aaera kepada tuan Dom.
"Maaf, aku tidak tahu jika akan terjadi hal seperti ini, sekarang istirahatlah besok aku akan kembali mencari putri kita, seba-
"Kiera putriku, bukan putri kita! kau penyebab hilangnya Kiera, aku mau Kiera, dia tidak pernah menghilang tanpa sebab, pasti ini semua karenamu, karena kau banyak musuh hingga putriku terseret dengan urusanmu, kembalikan putriku, bagaimana jika orang yg telah menculik Kiera menyakiti Kiera? bagaimana jika mereka membentak Kiera? bagaimana jika -- Aaaa, aku tidak mau terjadi apa-apa kepada putriku, kembalikan putriku. " teriak Aaera menyalahkan tuan Dom, dibarengi dengan tangisan.
"Sudah jangan menangis terus, aku berjanji akan segera membawa Kiera kembali, aku berjanji besok Kiera sudah kembali bersama kita, sekarang kau istirahatlah, aku berjanji padamu, besok aku akan membawa Kiera kembali, aku berjanji. "Ucap tuan Dom menyakinkan Aaera agar Aaera bisa tenang.
Tuan Dom memijat keningnya, kemudian ia bawa Aaera masuk kedalam pelukannya. "Berhentilah menangis, aku berjanji akan kembali membawa putri kita secepatnya, sudah diamlah. "Dom menenangkan Aaera dengan mengusap pelan punggung Aaera.
"Kembalikan putriku, "Ucap Aaera lirih. menangis dari siang membuat Aaera terlihat kelelahan hingga berlahan suaranya menghilang hingga ia tak sadarkan diri di pelukan tuan Dom.
"Aae.."Dom membopong tubuh Aaera, memabawanya masuk kedalam kamar, "Paman Gerry "Teriak Dom.
__ADS_1
Dengan terburu-buru paman Gerry datang menghampiri tuan Dom. "Iya tuan. "jawab paman Garry setelah sampai didalam kamar tuannya.
"Panggilkan dokter sekarang. "perintah Dom terlihat panik. "Aae bangun Aae.."panggil tuan Dom menepuk-nepuk pipi Aaera pelan..
Tiga puluh menit dokter pun telah sampai, tuan Dom langsung memerintah dokter agar segera memeriksa keadaan Aaera.
"Bagaimana keadaannya? "tanya tuan Dom setelah dokter selesai memeriksa Aaera.
"Nyonya Aaera dehidrasi, Menangis dapat menyebabkan kehilangan sebagian cairan tubuh. Hal inilah yang membuat nyonya Aaera dehidrasi dan merasakan kelelahan. Rasa pusing, haus yang ekstrem, dan mulut kering secara bersamaan merupakan gejala dehidrasi parah yang bisa memicu kontraksi otot, tekanan darah rendah dan perut kembung, Itu terjadi karena tekanan darah menurun secara tiba-tiba dan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak. Kondisi yang bisa memicu pingsan antara lain stres, ketakutan, cuaca yang terlalu panas, dan perubahan posisi secara tiba-tiba.
"Istirahat beberapa jam akan membuat nyonya Aaera kembali pulih, dan usahakan untuk tidak membuat nyonya Aaera setres, jika kondisi nyonya dalam beberapa jam masih seperti ini, sebabaiknya tuan membawa nyonya Aaera keruma hsakit untuk mendapat perawatan yg lebih insentif. Baiklah semua sudah saya jelaskan, dan ini resep obatnya, jika tidak ada lagi pertanyaan saya permisi undur diri. "pamit sang dokter.
"Hmm, "jawab tuan Dom dengan gumaman, Tuan Dom memandang wajah Aaera yg terlihat tidur dengan tenang, perlahan tangannya merambat mengusap wajah cantik Aaera, tuan Dom memejamkan matanya, takala degupan jantung berdetak dengan keras.. "Ada apa denganku. "gumam tuan Dom, mengusap dadanya .
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan tuan Dom. "Perimisi tuan, "Ucap Frey menghadap tuannya. "Tuan saya sudah menemukan tempat dimana orag itu membawa nona muda, namun saya dan yg lain belum berani masuk, kami baru mengamati tempat tersebut, apa saya harus melakukan penyerangan sekarang? "tanya Frey melapor.
"Kenapa kau mesti bertanya hal seperti itu saja, dasar nca bodoh! "Jawab tuan Dom menatap tajam manik mata asistennya tersebut. "Ingat jika kau tidak berhasil membawa putriku kembali hingga fajar mendatang, aku akan pastikan putramu akan menggantikan putriku. "Ucap tuan Dom dengan ancaman.
"Maafkan saya tuan, saya berjanji akan membawa nona muda dengan segera, saya permisi, "Ujar Frey pergi dengan cepat meninggalkan tuannya, bagi Frey ucapan tuannya adalah perintah mutlak yg tidak bisa dibantah, mendengar putranya dibawa-bawa, membuat Frey gemetar ketakutan, pasalnya tuannya tidak pernah bermain-main dengan semua kata yg keluar dari mulutnya.
__ADS_1
"Sial!! siapa orang yg telah berani menculik nona kecil? berani sekali dia, dan siapa musuh tuan? sedangkan Jonas dan Frans sudah mati! siapa orang ini? dia benar-benar mencari mati dengan berurusan dengan tuan. "gumam Frey sambil berlalu melangkah pergi meninggalkan kediaman tuan Dom.
Sementara tuan Dom terlihat berpikir, ia sama halnya berpikir seperti Frey siapa yg berani membawa pergi putrinya, ia memijat keningngnya berpikir keras mengingat-ngingat orang yg pernah berselisih paham dengannya, namun semakin ia berpikir dengan keras semakin membuat kepalanya terasa berdenyut. akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi Frey, "Aku akan ikut bersamamu "Ucapnya saat sambungannya terhubung.