Tuan Dom

Tuan Dom
Ternyata dia pelakunya


__ADS_3

Sebelum tuan Dom keluar dari kamarnya, suara ponsel Aaera terdengar beberapa kali berbunyi, dengan rasa penasaran Dom melangkah kembali mendekar nakas, ia ambil ponsel Aaera namun suara ponsel itu berhenti, tuan Dom membuka pesan dari nomor tanpa nama.


"Aaera kau tau aku selalu sendiri didunia ini, tidak ada teman yg dapat aku percaya didunia ini selain dirimu, tapi kenapa kau pergi seakan menghianatiku? kembali padaku, jadilah Aaera yg selalu mewarnai hariku. "satu pesan pertama


Pesan kedua. "Jika kau berkata putrimu adalah segalanya bagimu, maka ayo besarkan Kiera bersama-sama seperti dulu, Menikahlah denganku, tinggalkan pria kejam itu, mari hidup bahagia tanpa berhubungan lagi dengan pria kejam itu.


Pesan ke tiga "Jika kau berkata menikah dengan pria kejam itu karena kau sangat perduli kepada putrimu, maka datanglah padaku, dan menikalah denganku demi putrimu, karena jika kau menolakku lagi, aku tidak akan segan-segan untuk membawa putri kecilmu pergi jauh darimu. tidak bukan putri kecilmu tapi putri kecil kita berdua, putri yg kita besarkan sejak masih didalam rahimmu "Pesan terakhir, orang yg langsung dapat tuan Dom tebak.


"Samuel? "Gumam tuan Dom langsung mengubah ekpresi wajahnya menjadi gelap . "Dia cukup berani mengajakku untuk bermain-main. "Ujar tuan Dom menggempalkan tangannya hingga mengeluarkan urat-uratnya.


"Kau sudah berani mengganggu ketenangan keluargaku! dan karena keberanianmu, kau harus menerima pembalasan dariku. "Ucapnya lalu pergi dengan cepat meninggalkan kamar miliknya dan berlalu pergi.


Setelah bertemu dengan Frey, tuan Dom langsung menyerahkan ponsel milik Aaera kepada Frey, "Apa lokasi yg kau dapat sama dengan si pengirim pesan itu? "tanya tuan Dom datar.


Frey langsung memeriksa pesan yg tuannya berikan kemudian ia pun melacak keberadaan pemilik simcard yg sudah mengirim pesan kepada nyonya barunya itu. "Maaf tuan nomor ini sudah tidak digunakan lagi, nomor ini sudah di blokir, "Ucap Frey menjelaskan setelah mencoba melacak keberadaan pemiliki sim card tersebut.


Dom menarik bibir atasnya membentuk senyum menyeringai, "Dia pikir dia sepandai apa? hingga mencoba mengelabuiku, ayo kita pergi ke lokasi dimana dia berada saat ini. "Perintah tuan Dom dengan seringai liciknya


"Baik tuan, "jawab Frey patuh.


Sementara ditempat lain Samuel tersenyum simpul saat mendapat kabar jika tuan Dom beserta anak buahnya sedang menuju ke tempat dimana ia saat ini berada, "Aku ingin Aaera, bukan pria itu, "Ujar Samuel menyeringai.


Kemudian ia langsung mengambil ponselnya, lalu kembali mengirimkan pesan ke nomor ponsel Aaera, "Aaera sayang, aku ingin kau yg datang, bukan suami kejammu itu, jika kau mengirimnya untuk mengambil Kiera dariku, kau harus bersiap-siap untuk kehilangan Kiera untuk selamanya, karena aku akan membawa Kiera jauh darimu untuk selamanya. "Setelah itu pesan terkirim..


Dan tidak membutuhkan waktu lama pesan langsung terilhat terbaca oleh seseorang disebrang sana. tak lama panggilan telphone pun masuk. Dengan santainya Samuel menerima panggilan tersebut. "Halo tuan Dom. "Jawabnya santai.

__ADS_1


"Berani kau membawa putriku, kau akan tau akibatnya.


"Hahaha, anda lucu tuan berkuasa, kendalinya ada padaku, kenapa kau mengancamku. "Cibir Samuel.


"Brengsek kau.. "Umpat Dom disebrang sana.


"Kau yg brengsek tuan Dom, setelah aku membesarkan dan merawat putrimu hingga besar, kau mengambil semuanya dengan sekejap, kau mengambil Aaera ku, kau mengambil Kieraku, kau mengambil dua wanita yg sangat aku cintai tanpa memikirkan bagaimana perasaanku, sekarang kau ingin putrimu? Baiklah aku akan memberikan putrimu, tapi kau harus memberikan Aaera sebagi pertukaran untuk putrimu, eh bukan, bukan putrimu tapi putriku dia adalah putriku yg ku urus dan ku besarkan semenjak ada dalam kandungan ibunya.."Ujar Samuel panjang.


"Brengsek, "umpat tuan Dom kembali "Kau pikir Aaera dan Kiera adalah sebuah benda hingga dengan senaknya kau meminta pertukaran, kau harus tau satu hal Samuel, dengan kau berbuat hal seperti ini, kedua wanita yg sedang kau permainkan itu akan membencimu, mereka akan membencimu ingat itu. "Jawab tuan Dom dengan menahan kesal.


"Aku tidak perduli dengan kebencian mereka, karena kebencian itu hanya akan bersifat sementara untuk Aaera dan Kiera, bawa Aaera bersamamu, katakan padanya, jika dia menginginkan Kiera, maka dia harus menikah denganku, tapi jika dia menolak, maafkan aku, karena aku akan membawa Kiera pergi ketempat yg tidak dapat kalian temukan, karena menurut aku Kiera sama pentingnya dengan Aaera. jadi urungkan niatmu untuk menemuiku sekarang, karena jika kau berani meningnggalkan kediamannmu selangkah saja, akan ku pastikan, kau tidak akan pernah bertemu lagi dengan purtimu untuk selamanya, karena aku akan membawanya pergi ketempat yg tidak dapat kau temui. "Ujar Samuel dengan ancaman, stelah itu panggilan pun langsung ia putus.


Dom menggenggam erat ponsel milik Aaera, ia nampak marah namun ia tidak dapat melakukan apa-apa, ia tidak mau kehilangan Kiera untuk kedua kalinya , namun ia juga tidak mungkin menyerahkan Aaera kepada Samuel. "Arghh. "Teriaknya menjambak rambutnya frustrasi.


"Ya, Adley..Adley mengetahui banyak hal tentang Samuel, jemput dan bawa dia kemari. "Perintah tuan Dom kepada asistennya.


Dengan sigap Frey langsung berkata iya dan langsung pergi meninggalkan kediaman tuannya. setelah empat puluh menit ia kembali lagi dengan membawa Adley yg terlihat mengantuk.


"Selamat malam tuan, "Sapa Adley setelah berhadapan dengan bos sekaligus kakak iparnya, sebenarnya ia baru saja tertidur setelah membantu mencari Kiera, namun belum satu jam ia tertidur, Frey menghubungi dirinya dan meminta dirinya bersiap karena Frey akan menjemputnya.


"Duduklah Dley, "Perintah tuan Dom.


Dengan patuh Adley duduk berhadapan dengan tuan Dom, sebenarnya ia sudah dapat menebak jika kedatangannya pasti berhubungan dengan keponakannya, namun yg menjadi pertanyaannya, apa permasalahan antara dirinya dengan kehilangan keponakannya itu?


"Seberapa kenal kau dengan Samuel? "tanya tuan Dom to the point.

__ADS_1


"Saya cukup mengenalnya tuan, "jawab Adley apa adanya.


"Dia yg membawa Kiera pergi--


"A-apa! "jawab Adley tak percaya. "Dia tidak mungkin melakukan itu tuan, untuk apa dia melakukan itu? dia tidak mungkin melakukan hal sekeji ini, karena saya tau betul jika Samuel sangat menyayangi Kiera dan juga kakak, jadi maaf saya rasa Samuel tidak mungkin ada di balik penculikan kiera. "Bela Adley, yg tidak terima jika sahabatnya disangkut pautkan dengan penculikan keponakannya, ia tidak percaya jika sahabatnya yg ia kenal baik dan bertanggung jawab bisa melakukan hal sekeji itu. dan lagi pula samuel adalah orang yg telah membesarkan kiera, tidak mungkin samuel melakukan itu kepada kiera, gadis kecil yg sangat samuel sayangi.


Tanpa bicara tuan Dom langsung menyerahkan ponsel miliki istrinya kepada Adley, "Baca, "ucap tuan Dom satu kata.


Adley dengan ragu mengambil dan melihat isi pesan yg dikirim oleh nomor yg tidak dikenal, ia menarik napas dengan pelan, lalu memberanikan diri menatap pria tegas yg saat ini menjadi kakak iparnya. "Siapapun dapat berpura-pura menjadi siapa saja, ini pasti pesan dari orang yg tidak bertanggung jawab, "Adley ternyata tidak mempercayai isi pesan tersebut dari sahabatnya sendiri, walaupun hati kecilnya berkata jika iya itulah memang pesan dari sahabatnya, namun ia berusaha menepis hati kecilnya yg sedikit mengiyakan.


"Aku sudah menghubunginya tadi, dia meminta pertukaran antara Aaera dan juga Kiera, aku belum memberi tahu masalah ini kepada kakakmu, karena kondisi kakakmu saat ini sedang tidak baik, dari tadi siang dia menangis, dan tadi dia tidak sadarkan diri hingga sekarang Aaera belum juga sadar. dokter telah memeriksanya, dan dokter menyarankan agar kakamu tidak stres atau lelah dahulu, karena itu akan membuat keadaan kakakmu bertambah lemah. "Jawab tuan Dom sekaligus menjelaskan keadaan Aaera.


"Kakak pingsan? dan sampai sekarang tidak sadarkan diri, apa saya boleh melihat keadaannya sekarang tuan? "ijin Adley


"Hmm. tapi ingat, jika Aaera sadar dan menanyakan keberadaan Kiera, jangan mengatakan jika yg menculik kiera adalah samuel, katakan saja jika kau dan aku berjanji akan membawa Kiera pulang secepatnya. "Pesan tuan Dom, penuh harap.


"Baik tuan. "Setelah mendapat ijin dari kakak iparnya Adley langsung bangkit dan berjalan menuju kamar kakaknya. Adley memandang lekat wajah kakaknya yg sedang tak sadarkan diri, ia memejamkan matanya seraya bicara dalam hati. "Kak, kau harus menjadi wanita yg kuat, aku berjanji akan segera mengambil Kiera dari Samuel, kau tidak perlu khawatir, aku berjanji akan secepatnya membawa Keponakanku, tapi tolong bangunlah kak, jangan seperti ini, "Ucap Adley dalam batinya.


"Biarkan kakakmu istirahat, dan tolong bantu aku bicara pada Samuel, jujur aku ingin sekali memecahkan kepalanya saat ini juga, tapi mendengar dia telah membesarkan dan merawat kiera dan Aaera, aku masih mau berbaik hati mengajaknya bicara, tapi jika dia tidak bisa di ajak bicara jangan salahkan aku jika aku memecahkan kepalanya-


"Tidak tuan, jangan lakukan itu, "potong tuan Dom, "saya berjanji akan membawa Kiera kembali dengan cepat, tapi tolong jangan sakiti Samuel, saya akan bicara kepada Samuel, sekarang juga saya akan mendatangi Samuel, tapi tolong jangan sakiti dia. "Pinta Adley, agar kakak iparnya itu tidak menyakiti sahabatnya.


Bersambung.


jangan lupa tinggalkan jejaknya, like komen dan vote.

__ADS_1


__ADS_2