Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 15


__ADS_3

{ Sandi tersenyum senang melihat Olla yang tertawa lepas saat bersamanya. Bagi Sandi itu suatu kemajuan yang lumayan bagus. Setelah kopi habis Sandi pamit pulang untuk mengurus pernikahannya yang di percepat.


Sandi berlari-lari kecil saat sampai ke rumahnya. Di halaman rumah Sandi bertemu dengan ke kakak dan kakak iparnya yang lagi santai.


"Ekhm,, kayaknya ada yang lagi senang nih?" goda Dion ,Kakak ipar Sandi.


"Iya nih bang lagi seneng banget aku,. Oh ya bang,aku minta acara pernikahan aku di percepat. 2 minggu lagi acaranya. Sandi minta tolong sama Abang dan kak Sinta untuk siapin semuanya". ucap Sandi sambil duduk di bangku kosong.


Sontak ucapan Sandi membuat Dion dan Sinta kaget,karena yang mereka tau Olla belum mencintainya dan Olla terlihat enggan untuk menikah dengan Sandi


"Kamu serius San? kamu gak gila kan?" ujar kak Sinta.


"Aku serius Kak,lagian Olla juga udah menyetujuinya. Jadi apa lagi yang di tunggu, lebih cepat lebih baik kata ibu mertua juga". Sandi cengengesan.


"Kamu apain si Olla San,sampe-sampe si Olla gampang banget setuju? kamu gak guna-gunain dia kan? atau kamu hamilin dia? awas aja kalo kamu ngelakuin itu" cehcar bang Dion.


Deg' perkataan terakhir Dion membuat Sandi kaget. "Apa iya kalo abang iparnya ini tau apa yang udah aku lakuin?" batin Sandi


"Enggak dong bang,masa iya aku ngelakuin hal kayak gitu. Selama kemarin aku bersama Olla,aku tunjukin semua perhatian dan cinta aku ke dia. Ya walaupun awalnya Olla dingin dan kesal sama aku tapi lama-lama sifat dingin nya itu bisa di hangatkan dengan semua perhatian aku". Ujar Sandi dengan percaya diri.


"Kamu kira Cinta dan perhatian kamu kayak microwave yang bisa menghangatkan sifat dingin si Olla". Kak Sinta menertawakan Sandi lalu di susul dengan tawa Dion.


"Ok Sandi kalo gitu kamu terima beres aja,Abang siapin semuanya". Ucap Dion.


Sementara Olla merasakan ada ketertarikan sama Sandi. Olla merasakan kehangatan saat bersama Sandi. "Apa secepat ini aku menyukai Sandi?" pikir Olla.


Olla sudah mulai melupakan perasaannya terhadap Dirly. Beruntung perasaan itu baru di tanam hingga saat perasaan itu mati pun rasanya tidak akan terlalu sakit.

__ADS_1


Tiing... sebuah chat masuk ke ponsel Olla.


[ Sandi:Yang lagi apa?aku kangen]


Sebuah pesan sederhana yang mampu membuat Olla senyum-senyum sendiri.


[ Olla: lagi duduk aja. kan baru ketemu juga]


[ Sandi:Inilah aku yang,gak bisa jauh dari kamu😘]


[Olla: gak usah gombal,gak mempan buat aku mah]


Padahal dalam hati Olla udah baper,dia nya aja yang kegedean gengsi. Malu ngakuin kalo dia suka dengan gombalan Sandi. }


_____________________


Dimana hari pernikahan antara Olla dan Sandi akan berlangsung....


Pernikahan di selenggarakan secara meriah dengan konsep garden.


Semua tamu undangan sudah memenuhi kursi yang di sediakan untuk menyaksikan berlangsungnya ijab qobul.


Terlihat Sandi duduk di depan penghulu,ayah Olla dan para saksi pernikahan. Sandi sangat sangat gugup. Kakinya gemetar dan jari-jarinya saling ***.


Kursi di samping Sandi masih kosong karena Olla belum di persilahkan keluar.


Di sisi lain Olla di temani sahabatnya Fitri,kak Sinta dan ibunya menunggu di ruang rias yang di sediakan oleh WO.

__ADS_1


Olla terlihat lebih cantik dengan kebaya putih modern yang di pilih oleh Kak Sinta. memang selera fashion kak Sinta tidak bisa di ragukan.


Olla pun tak kalah gugup dari Sandi.


Jam sudah menunjukan pukul 9 pagi dimana ijab qobul akan segera di laksanakan.


Penghulu : "Biasa kita mulai acaranya?"


Tamu Undangan: "Silahkan".


Ayah Olla menjabat tangan Sandi. Sandi terlihat sangat tegang. Dion berjalan mendekati Sandi dan berbisik "Santai aja San,jangan tegang. Nanti kami salah lagi nyebut nama Calon istri kamu".Perkataan Dion bukanlah perkataan yang menenangkan,justru itu malah membuat Sandi semakin tegang dan lebih parah lagi membuat Sandi berkeringat dingin.


Dion melihat Ekspresi Sandi pun langsung ketawa sambil menepuk-nepuk pundak Sandi.


Ayah Olla : "Bismillahirrohmanirrohim Saya nikahkan dan kawinkan anak saya Olla Grismala binti Darmawan kepada engkau Sandi Ferdian dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan perhiasan 20 gram di bayar tunaaiii".


Sandi :" Saya terima nikah dan kawinnya Olla Grismala binti Darmawan dengan mas kawin tersebut tunaaii". Ucap Sandi dalam satu tarikan nafas.


Penghulu :" Bagaimana para Saksi? Sah?".


Saksi dan tamu undangan:" Saaahhhhh".


"Alhamdulillahirobbil 'alamiin".


Olla yang mendengar acara ijab qobul berjalan lancar pun terlihat meneteskan air mata harunya. Sandi masih duduk menunggu Olla datang pun tak henti-hentinya tersenyum lega setelah tadi dia merasakan ketegangan yang luar biasa.


Usai ijab qobul selesai pengantin wanita pun di persilahkan keluar. Olla datang di dampingi kak Sinta dam ibunya. Semua tamu undangan sontak mengalihkan pandangan mereka kearah Olla yang begitu cantik dan siapa pun pasti akan pangling melihatnya,karena sehari-hari Olla termasuk wanita yang tidak akrab dengan yang namanya alat make up. Paling juga cuma pakai bedak dan lipbalm.

__ADS_1


Sandi pun mengarahkan pandangan nya ke arah wanita yang baru saja keluar dan berjalan ke arahnya. Mata Sandi tidak berkedip,Sandi benar-benar terpesona dengan kecantikan alami yang Olla miliki. "Memang tidak salah aku memilihmu,sayang" batin Sandi.


__ADS_2