Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 43


__ADS_3

Tidak terasa usia kandungan Olla sudah menginjak bulan ke 9. Sebagai pasangan suami istri yang akan menjadi orang tua baru itu membuat Sandi dan Olla sedikit was-was. Setelah Olla mengetahui keadaan Sandi, sebagai sahabat Sandi meninta Dirly untuk tinggal satu rumah dengannya.


"Sayang,masih ada barang untuk anak kita gak yang belum kita beli?" tanya Sandi. Mereka tengah bersantai di halaman belakang. Olla dengan game online nya, sedangkan Sandi dan Dirly tentang bisnis kerjasama antara mereka. Olla menidurkan kepalanya berbantalkan paha Sandi,sedangkan kakinya di selonjorkan ke arah Dirly "Mas Dirly pijitin kaki aku dong,pegel banget nih bawa anaknya Mas Sandi kemana-kemana" pinta Olla. "Ih,ogah. minta pijitin aja sama yang bikin anaknya.Aku kan gak ikutan" tolak Dirly. Olla dan Dirly memang dekat,Dirly yang sudah menganggap Olla sebagai adiknya. "Papiii,mas Dirly kok jahat gitu" adu Olla ke Sandi "Udah deh bro,pijitin aja kaki bini gue. masa Lo gak kasihan sih" ucap Sandi "Iya,iya juragan" malas Dirly. Olla terkekeh melihat Dirly yang memijat kakinya dengan terpaksa. "Mas Dirly,kenapa gak jadi tukang pijit aja?pijitan mas enak" ucap Olla. Sandi tertawa terbahak-bahak masa iya sahabatnya yang ganteng ini di suruh jadi tukang pijat "Enak aja kalo ngomong itu,sorry yah aku gak cocok jadi tukang pijat" Kesal Dirly. "Tapi kenapa gak Lo coba aja jadi tukang pijat,siapa tau Lo bisa lebih untung dari pada main saham sama gue" saran Sandi yang setengah meledeknya "Enggak bisa bro,gue bukan ngerendahin kerjaan tukang pijat. tapi lebih baik gue jadi tukang pijat khusus bini Lo aja deh" jawab Dirly. "Nah kalo itu aku setuju mas" sahut Olla. "Uh dasar,itu mah mau nya kamu yang" ucap Sandi lalu menyentil jidat istrinya.

__ADS_1


Sejak hamil Olla jadi manja,baik itu sama Sandi atau pun sama Dirly. Sandi tidak keberatan ataupun merasa cemburu saat istrinya dekat dengan sahabatnya.Sandi malah bersyukur Olla tidak sedih dengan keadaannya yang gak tau sampai kapan bisa menemani Olla.


_____________

__ADS_1


"Pi,aku ngantuk. Aku tidur dulu yah" ucap Olla. Saat dia melangkahkan kaki hendak ke kamar,Olla berpapasan sama Dirly "Heh,mau kemana?" tanya Dirly "Mau tidur mas,daaahhhh" jawab Olla sambil terus melewati Dirly "Ck,dasar Bumil aneh" ucap Dirly lalu menghampiri Sandi yang masih di ruang tengah.


"Ada apa bro? katanya ada yang mau di omongin" tanya Dirly "Sorry ya Dir,.gue mau tanya sama Lo,apa ada seseorang yang Lo cintai atau sukai?karena selama ini gue gak pernah lihat Lo deket sama cewek. bahkan cewek-cewek yang bokap Lo jodohin aja Lo cuek". tanya Sandi. Deg "apa maksudnya nih si Sandi?" batin Dirly. "Untuk sekarang ini gak ada yang gue sukai bro. Gue juga bingung sama hati gue" jawab Sandi. "Menurut Lo,bini gue gimana?" tanya Sandi. Dirly tersentak kaget "Apa maksud Lo dengan bilang bini Lo gimana?" tanya Dirly balik "Ya menurut Lo istri gue itu gimana?masuk tipe Lo gak?" tanya Sandi. Dirly tidak menjawab pertanyaan Sandi,dia menatap Sandi tajam." Lo tau umur gue gak lama lagi kan. Gue ingin setelah gue pergi nanti,Olla dan anak gue ada yang jagain. gue ingin nanti Lo yang gantiin gue,Lo harus nikahin Olla setelah gue pergi" ucap Sandi "Lo jangan gila San,gue gak bisa gantiin Lo. cuma Lo yang ada di hatinya Olla". seru Dirly.

__ADS_1


Tanpa mereka ketahui,Olla tengah menangis saat tak sengaja mendengar percakapan mereka.


__ADS_2