Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 7


__ADS_3

Aku menarik nafas dan membuangnya,lalu menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


Olla:"Kenapa dengan Dirly?"


Sandi:"Ada hubungan apa kamu sama Dirly?".


(Bukan nya menjawab malah nanya balik,apa sih mau nya si Sandi ini?kok aku jadi agak kesel).


Olla:"Gak ada hubungan apa-apa.Kenapa emang?"


Tadi siang si Bima yang nanyain hubungan aku sama si Sandi apa, terus Fitri nanyain hubungan aku sama si Bima apa dan sekarang si Sandi yang nanya hubungan aku sama Dirly itu apa. Kenapa sih?aku jadi pusing sendiri.Apa sebegitu menariknya kehidupan pribadi aku.


Pelayan lesehan datang mengantarkan pesanan es kelapa ku dan kopi nya Sandi.


Sandi belum menjawab pertanyaan ku, dia mengambil cangkir kopi nya menyeruput kopi itu sedikit.


Sandi:"Aku hanya ingin tau,kemarin aku lihat si Dirly ada d warung ibu kamu.terus lihatin kamu gitu banget.kamu pacaran sama si Dirly?".


Yang punya pikiran Sandi irit bicara itu ternyata salah,buktinya dia bisa bicara panjang juga.


Olla:"Terus terang aku tidak pacaran sama Dirly, Dirly ngannterin aku pulang terus mampir ngopi di warung ibu aku.Udah segitu aja". (ucapku sambil memainkan sedotan es kelapa di dalam gelas)


Sandi:"Kamu tau Dirly teman aku kan?Aku takut dia salah paham sama kita.Apa kamu menyukai nya?".


Olla:"Aku menyukainya mungkin (padahal mah udah jatuh cinta) ".


Tidak ada jawaban dari mulut Sandi sampai beberapa menit kemudian aku mengajaknya pulang karena sebentar lagi waktu magrib.

__ADS_1


Aku pulang bersama Sandi,di perjalan kami hanya diam.Aku dengan pikiranku yang masih mengingat tentang Dirly.


Sandi,,,aku gak tau apa yang dia pikirkan.mungkin dia sedang konsentrasi mengendarai motornya.


10 menit sebelum magrin aku sampai di rumah,seperti biasa ibu yang selalu menyambutku dengan senyuman sayangnya. "Assalamu'alakim bu?" ucapku meraih tangan kanan ibu dan menciumnya.


"Wa'alaikumsalam olla,,,Eh kok bareng Sandi?".tanya ibu.Sebelum aku menjawab tiba-tiba Sandi turun menghampiri ibu dan mencium tangan ibu. "Iya bu,tadi ketemu Olla di jalan pas tadi Sandi pulang dari rumah teman". aku tidak menyangka kalo Sandi begitu sopan sama ibu dan bantu aku memberikan penjelasan.Tanpa sadar aku tersenyum manis ke arah Sandi,ku lihat wajah Sandi yang memerah entah itu malu atau terpesona dengan senyuman manisku yang jarang aku berikan pada orang lain😊.


"Oh begitu,mau mampir dulu?tadi kakak nak Sandi ada kesini katanya nanti malam mau ketemu ibu,ada yang mau di bicarakan". aku kaget mendengar perkataan ibu,ada apa?apa yang mau kakak Sandi bicarakan.


"Oh itu bu,Sandi juga kurang tau.Bu,Sandi permisi pulang dulu sudah mau magrib.Permisi bu,Assalamu'alaikum". Sandi berbalik menaiki motornya.


"Hati-hati nak Sandi,Wa'alaikumsalam".jawab ibu yang masih melihat ke arah Sandi hingga Sandi menjauh.


Aku dan ibu masuk ke rumah,ku lihat adikku yang sedang sibuk dengan hapenya tanpa mempedulikan sekitar.Ibu hanya melihatnya sambil menggelengkan kepala "Begitulah Olla,adik mu seperti punya dunia sendiri". aku pun hanya membalas dengan tersenyum ke arah ibu dan pergi ke kamar.


Sampai di kamar aku pun mandi dan sholat magrib.Usai sholat aku menjatuhkan tubuhku ke arah kasur,kepala ku masih terisi dengan bayangan Dirly.kemana dia gak ada kabar.menghilang bagai di telan bumi.Terlintas percakapan tadi saat bersama Sandi. Huh' sungguh hari senin yang berat.


"Olla,apa kamu sudah selesai" ku dengar ibu memanggilku. "Udah bu,ada apa?".


"Tolong jagain warung sebentar,ibu mau sholat dulu".


aku pun keluar kamar dan meng'iya'kan permintaan ibu.


Aku duduk di kursi warung sambil melamun.Aku melihat hapeku dan melihat ada pesan whats*p dari Fitri.


[Fitri:Gimana kencan pertamanya La,sukses?]

__ADS_1


[bales dong La]


[ Me: B aja,gak ada yang menarik ]


[Fitri:Ya ampun Olla,kurang apa sih si Sandi?jangan bilang kamu anti cowok yah.Aku gak mau punya teman yang begitu-begitu ]


Emang sembarangan nih si Fitri,mulutnya pengem banget aku robek-robek.kalo gak inget dia itu temen aku udah aku pasangin fiter biar gak nyablak.


[Me:Heii aku masih normal say]


[Fitri:Ya udah iya iya aku yakin kok kamu normal,tadi tuh cuma bercanda.maaf yah say😉]


Aku males ngeladenin chat unfaedah dari si Fitri.Aku mulai ke pikiran tentang warung ibu yang lumayan rame,kalo ibu sendirian pasti kewalahan.Apa gak seharusnya aku berhenti kerja aja yah??.


Di tengah kebingungan aku tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku,aku berdiri dan membukakan pintu.


Ceklek,,,,saat pintu terbuka aku diam mematung di depan pintu yang terbuka.


"K-k-kamu,,,,???"


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca,semoga suka.


jangan lupa like dan komennya.


__ADS_2