Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 59


__ADS_3

"San,kayaknya anak Lo yang satu lagi susah di jinakin" kata Dirly sedikit berbisik.


"Gue gak bisa menebak isi pikirannya apa lagi isi hatinya" ucap Sandi.


"Papi,Om...Nathan ke toilet dulu yah" izin Nathan datar. "Hm" jawab Sandi.


"Serem banget muka anak Lo kalo lagi marah" ucap Dirly.


"Gue juga gak berani,Anak gue diam bukan berarti dia bener-bener diam. di dalam dirinya ada iblis yang lagi tidur,Jika ada yang mengganggunya iblis itu akan bangun dan menunjukkan arogansi nya" ucap Sandi


"Seremm benerr" ucap Dirly.


"Tapi anak Lo yang satunya lagi,maniss banget" lanjut Dirly sambil meliril ke arah Syafira.


_________,______


Di Toilet


"Jon,Lo selidiki wanita bernama Karina. gue mau hasilnya besok pagi" tekan Nathan. dia tengah bicara di telpon dengan seseorang.


"Baik Bos" jawab seseorang di sebrang sana.


"Gue gak bakalan biarin Lo hidup tenang setelah Lo mengganggu keluarga gue" gumam Nathan tajam.


______________


"Kok lama Nath?" tanya Sandi

__ADS_1


"Maaf pi,tadi Nathan mules" jawab Nathan bohong..."Maafin Nathan bohongin papi, Nathan gak mau papi tau apa yang Nathan lakuin di belakang papi" batin Nathan.


"Ayo kita ke Mall?" ajak Sandi.


"Gak jadi pi,Fira ke buru ngantuk. pulang aja yuk?" ujar Fira yang di angguki oleh Sandi,Dirly dan Nathan.


Mereka memasuki mobil Sandi...tanpa mereka sadari ada mobil yang mengikuti mobil Sandi.


Nathan menyadari hal itu jadi dia minta Dirly yang saat itu sedang menyetir untuk menepi.


"Om,berhenti di depan" ucap Nathan tajam.


"Apa apa sih Nath?" tanya Dirly yang merasa aneh.namun dia langsung menepikan mobilnya.


"Om gak usah banyak tanya,Om pindah ke belakang" jawab Nathan tajam. Dirly mengikuti kemauan Natha.


"Gak usah ngutuk Nathan Om,Nathan tau Om mau lempar Nathan kan?tapi Nathan pastikan sebelum Om lempar Nathan,Nathan duluan yang bakalan lempar Om ke jurang" ucap Nathan dingin,aura di dalam mobil berubah menjadi aura pembunuh,hawa dingin menjalar di seluruh ruangan sempit itu.


Mobil di belalang yang mengikuti tadi merasa heran kenapa mobil yang dia ikuti berhenti dan tak lama langsung melaju kencang. Mobil hitam itu merasa ke walahan mengikutinya.


"Kalian semua pake sabuk pengaman dan pegangan. di belakang ada mobil yang ngikutin kita,kalo Om yang nyetir kita bisa celaka" jelas Nathan.


"Pantesan Lo nyuruh om berhenti" ucap Dirly yang sedikit gemetar.


Tapi tidak bagi Sandi dan Syafira. mereka berdua sudah biasa di ajak Nathan kebut-kebutan di jalan.


"Nath,bisa kalem gak?om bisa muntah nih" pinta Dirly yang sedikit mual.

__ADS_1


"Om muntah aja, gak usah ganggu Nathan konsentrasi" ucap Nathan.


"Om malu-maluin Fira ih.masa gitu aja mual" ejek Fira.


"Sayang,adik kamu itu nyetir nya kayak ngajak mati. Om gal takut,cuma kaget aja" elak Dirly.


Sandi terkekeh melihat wajah Dirly yang mulai pucat.


"Sabar yah Om,bentar lagi nyampe" ucap Nathan


"Nath,kita mau kemana?Kok kamu ngajak kita ke hutan" tanya Sandi.


Nathan melirik ke spionny,dia tidak melihat mobil yang mengikutinya.


Nathan tidak menjawab pertanyaan papinya, dia memasuko rumah mewah di tengah hutan dengan pagar yang terbuka otomatis.


Lalu memarkirkan mobilnya di garasi.


"Nath,rumah siapa?" tanya Sandi


"Ini rumah Nathan,rumah ini rumah teraman. rumah anti peluru cukup untuk kalian berlindung sementara waktu" jawab Nathan tanpa ekspresi.


"Dari mana kamu dapat semua ini? kamu jangan maca-macam Nath" tanya Sandi setengah takut anaknya melakukan hal jahat.


"Papi tenang aja,ini hasil kerja keras Nathan".


Sandi berjalan melihat-lihat isi rumah Nathan,sungguh membuatnya kagum. bagaimana mungkin anak kelas 3 SMA bisa memiliki rumah secanggih ini?...

__ADS_1


Sandi tertegun saat masuk ke kamar yang sangat luas dan di dindingnya di penuhi oleh foto berukuran besar. Foto wanita cantik dari mulai gadis sampai menikah dan bahkan sedang hamil. " Sungguh sangat cantik" batin Sandi.


__ADS_2