Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 46


__ADS_3

Semua orang sedang berada di ruangan Sandi. Mereka tengah menunggu Sandi sadar.


Perlahan mata Sandi terbuka memperlihatkan ruangan bercat putih "Hey bro,syukurlah Lo udah sadar" sambut Dirly. Sandi mengerjap-ngerjapkan matanya "istri gue,dimana istri gue?gimana keadaannya?" tanya Sandi. "Lo harus sabar bro,istri Lo kuat. Dia masih berjuang di icu. Lo do'ain dia yah" jawab Dirly. "selama ini gue pikir gue tau semua tentang dia,ternyata pikiran gue salah. selama ini gue hanya fokus untuk selalu bisa buat dia bahagia,tanpa gue tanya dia ingin apa dan bagaimana. gue suami yang egois" ratap Sandi.


"Gak gitu dek,istri kamu itu sayang sama kamu. Dia ingin hidup bahagia sama kamu dan anak-anak kamu. Dia tidak ingin kamu di gantikan oleh orang lain" ucap Dion "Apa,,,,,????jadi Olla tau semunya itu?abang tau dari mana?" tanya Dirly. "Dokter Susi,dia selama ini orang yang selalu jadi teman curhat Olla. dia selalu tau apa yang Olla mau" jawab Sinta.


"Kak,aku tadi ketemu Olla. dia pamit dan minta aku jagain anak-anaknya. aku takut kak jika Olla benar-benar pergi" lirih Sandi. Sinta sudah tidak sanggup membendung air matanya. "Dek,saat operasimu selesai dokter mengalami kesulitan. tubuh Olla yang tadinya baik-baik saja mendadak drop. kamu jangan terlalu banyak berpikir,lebih baik do'aka saja". ucap Dion.

__ADS_1


______________________


2 minggu sudah keadaan Sandi sudah pulih, tapi tida dengan isrtinya,dia masih betah menutup mata dan tidur dengan tenang. Sandi jarang pulang dan selalu menemani Olla di rumah sakit. Sandi ingin jadi orang pertama yang Olla lihat saat dia membuka matanya.


Sandi memang lelah tapi dia tidak ingin menyerah. Dia menundukan kepalnya dengan melipatkan kedua tangannya untuk di jadikan bantalan di bangkar samping tubuh Olla. dia merasakan ada tangan mengusap rambutnya pelan " Kak,aku lelah. biarkan aku istirahat di sini. aku tidak ingin pulang" ucap Sandi sambil terus menunduk tanpa menoleh. "Ah sepertinya kamu sudah tidak menganggapku sebagai istrimu" ucap Olla lemas.Sandi tersentak dan langsung mendongkakan kepalanya dia menangis "Sayang,ini kamu. kamu sadar sayang? aku dan bayi twin sangat merindukan kamu", ucap Sandi yang terus menciumi punggung tangan Olla " aku juga merindukan kalian" ucap Olla tersenyum lemah "Aku panggil dokter susi dulu yah sayang" kata Sandi yang langsung di balas anggukan oleh Olla.


"Sayang,syukurlah kau sudah sadar" Sinta menangis haru dan langsung berhambur memeluk Olla. "Iya ka" Olla tersenyum sangat manis sekali membuat orang-orang yang ada di dalam ruangannya jatuh cinta. tidak ada pucat di wajahnya,justru dia terlihat sangat sangat Cantik.dokter susi yang sudah tau apa yang akan terjadi lebih memilih diam dan menahan diri untuk tidak terhanyut dalam senyuman Olla.

__ADS_1


"Sayang,ini baby twins kita" Sandi dan Dirly menghampiri Olla sambil menggendong baby twins.


Bayi-bayi mungil tak berdosa itu seolah tau apa yang akan terjadi pada ibunya pun mengulurkan tagangnya dan memegang pipi kiri dan kanan sang ibu yang tengah bersandar menatapnya dengan senyum teduh.Sungguh benar-benar kebahagiaan yang sempurna.


"Kakak ,bang Dion terima kasih udah sayang sama Olla. Kalian keluarga terbaikku. Mas Dirly,terima kasih sudah hadir dalam hidup Olla. Olla minta maaf kalo sering nyusahin kakak,abang dan juga mas Dirly" ucap Olla lalu menyerahkan si kembar kepada baby sitternya.


"Sayang sini,peluk aku" ucap Olla manja pada Sandi. Semua orang yang ada di ruangan itu langsung menatap Olla yang tengah Sandi peluk. "kenapa kamu jadi manja?" tanya sandi lalu mencium kening Olla.

__ADS_1


"Mas,aku titip anak-anak kita dan ginjalku yang ada di sini" sambil mengusap perut sandi. "Aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu. terima kasih mas sudah mencintai aku,menyayangi aku dan menemani aku. izinkan aku tidur di pelukanmu, aku lelah mas."... ucap Olla lalu memejamkan matanya


__ADS_2