Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 16


__ADS_3

Sandi mengulurkan tangannya ke arah wanita yang sudah Sah menjadi istrinya.Olla menyambut uluran tangan Sandi dengan senyuman manisnya.


Sandi sudah tidak tahan melihat Olla tersenyum,andai dia tidak berada di keramaian ingin rasanya Sandi membawa Olla ke kamar dan memakannya tanpa tersisa.


Sandi memasangkan cin-cin di jari manis Olla,begitu pun dengan Olla juga memasangkan cin-cin di jari manis Sandi.


Olla mencium tangan Sandi yang sekarang sudah sah menjadi suaminya itu. kemudian Sandi mencium kening Olla.Semua kegitan yang mereka lakukan tidak luput dari jepretan sang fotografer yang Sandi bayar.


Acara ijab qobul telah selesai langsung di adakan acra resepsi. semua tamu undangan bersalaman mengantri berjalan di pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada sepasang pengantin baru.


Semua tamu undangan terutama tamu pria dari pihak Sandi mau pun Olla tak melepaskan pandangan kagum mereka oleh kecantikan Olla. Sandi geram sendiri melihat istrinya di tatap kagum oleh pria-pria mesum itu, ingin sekali Sandi mencongkel bola mata pria-pria itu.


Sandi:"Yang,aku sudah tidak tahan lagi berada di sini".


Olla:"Kenapa San?kamu tidak nyaman atau udah cape yah?" tanya Olla bingung


Sandi:"Aku tidak tahan melihat pria-pria itu memandang kagum padamu. Aku gak mau istriku menjadi objek dari mereka-mereka yang mesum". kesal Sandi.


"Ah,rupanya dia lagi cemburu" pikir Olla.


Olla:"Gak usah khawatir San. Aku hanya milikmu.jadi tahan sebentar lagi" ucap Olla menenangkan Sandi.


Semula raut wajah Sandi yang kesal seperti ingin makan orang pun berubah tersenyum manis. Rupanya kata "Aku milikmu" yang Olla ucapkan berhasil membuat mood manusia triplek ini.


Jam 5 sore semua tamu undangan sudah mulai sepi,hanya menyisakan keluarga Olla dan Sandi.


Kak Sinta pun memberi selamat dan amplop berisi tiket liburan ke Bali.


Kak Sinta :"Selamat ya Olla,Sandi akhirnya kalian menikah juga.Kakak sampe pusing lihat Sandi yang uring-uringan karena jatuh cinta sama kamu tapi tidak berani menyatakannya"..


Olla:"Terima kasih kak,terima kasih juga untuk tiketnya".


Sandi:"Kak,gak usah buka kartu juga kali. Bikin malu aja.Jangan dengerin kakak yang,dia mah sesat". Ucap Sandi sambil merangkul pinggangku.


Kak Sinta:"Diih,berani ngatain kakaknya sesat. mentang-mentang apa yang kamu mau udah kamu dapatkan sekarang udah gak butuh kakak lagi dan berani ngatain kakaknya. Ck dasar adik durhaka". ujar kak Sinta yang pura-pura merajuk.


Olla pun tersenyum menanggapi Kakak beradik yang saling menghujat ini. Terasa bahagia walau pun sering berantem. Tidak seperti hubungan Olla dan adiknya yang terkesan tidak saling peduli walaupun tinggal satu rumah. Terbesit rasa sedih di hati Olla.

__ADS_1


Giliran bang Dion yang menyalami Olla dan Sandi.


Bang Dion memberikan kado jam tangan couple mahal sebagai hadiah untuk pengantin baru. Olla pun berterima kasih kepada Dion.


Dion:"Selamat brother,semoga Samawa yah...Eh ngomong-ngomong kamu gak undang sobat kamu San?"


Sandi:"Siapa bang?" tanya Sandi kebingungan


Dion:"Ya elah emang kamu punya sobat berapa?yang kamu punya kan cuma si Dirly doang.Kok dia gak dateng sih?" jawab Dion.


Deg,,,,, seketika Olla merasakan dadanya sakit.


Sandi:"Gak tau bang,dari 3 minggu yang lalu juga si Dirly gak bisa d hubungi,ke rumahnya juga gak ada. Aku sedikit khawatir bang.aku gak tau dia dimana dan keadaannya". lirih Sandi.


Dari ucapan Sandi tersimpan satu kesedihan dan kekhawatiran untuk Dirly.


Dion pun merasakan apa yang Sandi rasakan.


Dion:"Berbahagilah,urusan Dirly biar Abang yang cari". Dion berlalu setelah mengusap baru Sandi.


_______________


Sandi keluar dari kamar mandi yang ada di kamarnya hanya menggunakan handuk. Sandi tidak lupa kalo Olla ada di kamarnya karena emang itu sudah kebiasaan Sandi. }


________________


"Ah,sungguh pemandangan yang sangat menggoda melihat Sandi telanjang dada dengan rambut yang masih basah" ucapku dalam hati.


"Astagfirulloh,kok aku jadi mesum begini"


Sandi berjalan ke arah lemari dan mengambil baju tidurnya.


"Yang,mandi dulu gih. bajunya ganti,gak gerah apa?ini handuknya". ucap Sandi


"I-iya, ini juga aku mau mandi. c-cuma boleh minta tolong gak?" tanyaku gugup


" Boleh yang,minta tolong apa?"

__ADS_1


" Tolong bukain kancing belakang kebayaku dong,tanganku gak nyampe San".


Sandi mendekat ke arahku dan mulai membuka satu persatu kancing bajuku.


{ Sandi membuka kancing kebaya Olla,saat sudah sampai pinggang Olla, Sandi melihat punggung putih mulus Olla dan membuat juniornya bereaksi. Sandi tidak tahan lalu mencium pundak Olla dan menghisapnya meninggalkan bekas.


Perlakuan Sandi membuat tubuh Olla menegang.


Sebelum tindakan Sandi semakin jauh Olla menghentikannya dengan cara lari ke kamar mandi lalu mengunci pintunya.


Sandi mendengus kesal,karena menahan lagi nafsunya yang sudah mencapai ubun-ubun. Setelah 2 minggu menahan hasratnya Sandi kembali kecewa karena sang istri langsung kabur ke kamar mandi.


Sandi mengusap-ngusap juniornya "Sabar,kita tahan sebentar lagi".batin Sandi.


30 menit sudah Olla mandi lalu keluar hanya mengenakan handuk kimono yang tadi Sandi berikan. Olla lupa membawa baju gantinya ke kamar mandi.


Saat Olla sedang memilih-milih baju yang akan di kenakan nya tiba-tiba Sandi memeluknya dari belakang. "Gak usah pake baju yang,begini aja biar gampang bukanya" ucap Sandi sambil menciumi pundak Olla.


Suara Sandi yang sexy itu membuat bulu kuduk Olla merinding. Hembusan nafas hangat Sandi di telinga Olla membuatnya geli.Sandi menggigit daun telinga Olla lalu menjilatnya.


"Ahh San,geli" Desah Olla.


"Yang,aku mau minta jatah yah. Aku udah menahannya dari 2 minggu lalu pas waktu di rumah itu". pinta Sandi di sela-sela aktifitasnya.


"Mmmm,Lakukanlah Sandi karena itu memang udah hak kamu" ucap Olla pasrah


Sandi menggendong tubuh Olla dan membawanya ke ranjang....


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2