Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 6


__ADS_3

Fitri:"Olla boleh aku tau ada hubungan apa antara kamu sama Bima?".ulang fitri


Aku bingung harus jawab apa.Apa Fitri tau semua kejadian tadi dari awal sampr akhir?.Aku coba menormalkan perasaan gugupku."Fit,kamu sudah tau semuanya yah?Sebenarnya ini tidak seperti apa yang kamu pikirkan,ya walaupun aku gak tau apa yang kamu pikirkan tentang aku dan Bima".jawabku menunduk.Sebelum aku menceritakan semuanya ku lihat mata Fitri berkaca-kaca.


"Aku sama Bima tidak ada hubungan apa-apa.Bima memang mengutarakan isi hatinya yang mencintai aku,tapi aku tidak bisa menerima perasaannya".


"Apa karena Bima pacar aku?"Fitri menyela.


"Bukan Fit,bukan karena kamu.Aku memang tidak punya perasaan apa-apa sama Bima.Sayangku ke Bima hanya sebagai teman gak lebih.Aku menyayangi kamu dan Bima sebagai teman".jelasku


"Olla,kalo ada masalah cobalah terbuka dan cerita sama aku siapa tau aku bantu jangan seperti ini.Sebenarnya aku udah lama tau kalo Bima punya perasaan lain ke kamu.aku yang egois tidak memikirkan perasaan Bima yang tersiksa karena pacaran denganku.Bima pernah bilang kalo dia punya seseorang yang sangat dia cintai,dan aku yakin itu kamu".Fitri menghirup udara kasar lalu menghembuskannya."Kalo kamu memang mencintai Bima aku siap mundur.Aku sayang sama kamu La,aku gak mau hubungan kita rusak hanya karena cowok".


"Tidak Fit,aku memang tidak punya perasaan apa-apa ke Bima.Malahan aku mau ngenalin cowok sama kamu nanti pas kita pulang kerja" aku coba mengalihkan topik pembicaraan antara aku dan Fitri,rasanya males banget bahas masalah Bima.


"Serius Olla?apa kamu gak lagi bercanda?sejak kapan kamu dekat dengan cowok??"Fitri antusias mulai penasaran.


"Heheheheh,ada deh.nanti kamu juga tau dan pasti kaget juga".


Fitri:"Ah kamu jahat,kenapa gak kasih tau sekarang aja?aku penasaran banget ih".


Sebenarnya aku bingung apa iya yakin aku mau ngenalin Sandi.Padahalkan baru juga deket tadi pagi.Tapi aku tidak punya cara lain untuk ngeyakinin Fitri kalo aku bener-bener gak punya perasaan sama si Bima.


Aku juga masih penasaran kemana menghilangnya Dirly.Ah rasanya ini terlalu rumit,otakku seperti mau pecah.


"Olla ih,kok malah bengong" Fitri menepuk-nepuk pundakku,aku pun tersadar.


"Hah,sorry sorry. heheheh".


Ku lihat jam tangan murahku ternyata sudah waktunya pulang kerja.Aku dan Fitri pun beres-beres langsung ngambil tas dan keluar dari pabrik.

__ADS_1


Fitri menarik-narik tanganku dan teriak histeris melihat ke barisan motor "Ollaaaa,lihat itu ada si Sandi tetangga kamu tuh.Iihh ganteng banget.Ngapain dia di sini?gak mungkin nungguin jemputan kan?"


Aku hanya tersenyum menaggapi ocehan Fitri.


Ku lihat Sandi turun dari motornya,dia berjalan usai melihatku keluar dari pabrik.Sandi menghampiriku dengan muka andalannya datar,dia tidak terganggu dengan tatapan para karyawan wanita yang jelas-jelas menatapnya lapar.


Sandi:"La,mau langsung pulang apa jalan dulu?"


Mode bengongku kumat,.sampai suara cempreng Fitri menyadarkanku "Ciiieee,,,,,,jadi ini cowok yang mau kamu kenalin ke aku La?"


"Ehh iya....oya Fit ini Sandi,sandi ini fitri"aku gugup setengah mati.


"Saya Sandi" Sandi mengulurkan tangannya ke arah Fitri.


"aku Fitri.gak usah kaku gitu kali San,biasa aja.Kayak yang gak pernah kenalan sama cewek aja.hihihih".


Fitri:"Yang bener San?kamu gak ganteng,aku gak percaya kamu gak pernah deket sama cewek.berarti si Olla cewek pertama kamu dong?".(aku mencubit lengan fitri,kok bisa-bisanya dia ngomong begitu.aku kan jadi gak enak sama Sandi)


Sandi:"Iya"(masih dengan ekspresi datarnya)


Fitri:"Baguslah kalo begitu,sama-sama yang pertama (Fitri melepaskan tanganku dia langsung pamit) Olla,aku duluan yah.kalian jalan-jalan aja dulu jangan langsung pulang ke rumah.Sandi semoga sukses yah pdkt nya.Daaddaaahhhh".


Setelah kepergian Fitri suasana canggung pun mulai menyelimuti.Aku takut memulai pembicaraan.


sampai suara Sandi pun terdengar "Ayo" menarik tanganku menuju tempat motornya terparkir.


Sandi memasangkan helmnya di kepalaku,aku hanya diam dan menurutinya.setelah helm kami terpasang aku langsung naik motornya.Aku gak tau sandi membawaku kemana,yang pasti ini bukan jalan ke arah rumahku.


30 menit berlalu Sandi memarkirkan motornya di sebuah lesehan (bukan warteg yah) pinggir jalan.Aku pun turun,seperti tadi pagi helmku susah di buka.Sandi membantuku melepaskan helm yang aku pakai,helm terlepas aku langsung pergi mencari tempat duduk.Sandi mengekoriku.usai menemukan tempat yang nyaman aku duduk d pojokan di ikuti Sandi yang duduk di sebelahku.

__ADS_1


Aku membuka pembicaraan karena tidak tahan dengan keheningan ini.


Olla:"Kenapa kamu ngajak aku ke sini?"


Belum Sandi menjawab pertanyaanku,pelayan lesehan datang menawarkan menu yang ada.


Aku tidak pesan makanan hanya pesan es kelapa aja.


Sandi pun sama dia tidak memesan makan,hanya pesan kopi hitam pahit.


Sandi:"Ada yang ingin aku bicarakan,ini tentang Dirly".


Degh,degh,degh.


Ada apa dengan Dirly?dari mana Sandi tau tentang aku dan Dirly?Berbagai pertanyaan pun terus berputar di otakku.


.


.


.


.


.


.Terima kasih sudah membaca,semoga suka.


jangan lupa like dan komennya yah......

__ADS_1


__ADS_2