Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 44


__ADS_3

Sinta dan Dion sedang sibuk mengupayakan dan mencari donor ginjal untuk adiknya. Mereka ingin Sandi bisa menikmati kebahagian keluarga yang sempurna. Dion terus menghubungi teman-teman dokternya. begitu pun dengan Sinta yang terus mencari siapa-siapa yang mau mendonorkan ginjalnya.


____________


Di rumah Olla tengah membuat susu hamilnya prang Olla tak sengaja menjatuhkan gelas karena merasakan tubuhnya mulas "Aakkkhhh, mas Sandi tolongin aku masss"teriak Olla dari dapur. Secepat kilat Sandi langsung berlari menghampiri istrinya, dilihatnya Olla sudah terduduk lemas di lantai dengan cairan bening keluar dari area selangkangannya. Sandi bukan orang yang bodoh,dia tau bahwa istrinya akan melahirkan "Dirly,Lo tolong siapin mobil. kita ke rumah sakit" titah Sandi saat tak sengaja melihat Dirly yang baru pulang dari mini market. "Oh Ok"

__ADS_1


10 menit kemudian Olla sampai di rumah sakit dan langsung masuk ke ruang bersalin. Sandi yang menjadi suami siaga dia menemani Olla di ruangan itu. Terlihat ada 2 dokter dan beberapa perawat yang terus berusaha mengeluarkan bayi mereka.


Sementara di luar ruangan Dirly,Sinta dan Dion tengah di landa ketegangan yang luar biasa. Pasalnya sudah ada 3 perawat yang keluar dari ruangan tempat Olla melahirkan dan kembali masuk dengan membawa beberapa kantung darah.


Saat Sinta akan mendudukkan bokongnya ada seorang dokter yang menghampirinya "Maaf,apa ini dengan keluarga Nyonya Olla Grismala Ferdian?" tanya Dokter yang bertag Susi. "Iya benar dok" jawab Sinta. "Ibu dan Bapak bisa tolong ikut saya keruangan saya"dan mas nya juga boleh ikut"ucap Dokter Susi ke arah Dirly. Mereka bertiga mengekori Dokter Susi keruangannya dan langsung di persilahkan duduk.

__ADS_1


"Ny.Olla sudah beberapa kali datang ke sini sendiri dan melakukan serangkaian tes serta membawa beberapa persyaratan. Semuanya sudah lengkap dan tinggal melakukan tindakan saja. Ny.Olla tidak inhin siapapun menentang keputusannya. Maka dari itu saya hanya memberitahukan kepada anda semua selaku keluarganya dan bukan meminta persetujuan keluarganya". jelas Dokter Susi.


"Apa tidak berbahaya dok?" tanya Dirly khawatir "Selama keadaan Ny.Olla baik-baik aja dan stabil insya alloh semuanya akan baik-baik saja. Saya cukup tersentuh mendengar alasannya,Ny.Olla bilang dia ingin berbagi kehidupan untuk seseorang yang sudah mencintainya begitu dalam. dia ingin orang itu tetap hidup walau pun tidak menutup kemungkinan Ny.Olla tidak akan bertahan lama". jelas Dokter Susi


"Ah baiklah dok,terima kasih dan lakukan yang terbaik" ucap Dion lalu mereka bertiga keluar dari ruangan dokter Susi.

__ADS_1


"Kak,Olla kak. Dia drop. gimana kak,aku tidak ingin kehilangannya" teriak Sandi saat melihat kakak,abang dan Dirly berjalan ke arahnya.


"Sabar San. Oh ya,ada yang mau abang omongin" kata Dion "Soal apa bang?" tanya Sandi penasaran,pasalnya dia sedang panik dengan keadaan istrinya. "Kamu akan mendapatkan donor ginjal dan akan segera di lakukan operasi" Ucap Dion canggung."Apa sekarang saatnya bahas tentang kondisi aku bang?Itu Olla di dalam lagi kritis.kenapa abang malah bahas ini?" bentak Sandi "Kamu akan kaget kalo kamu tau siapa yang akan donorin ginjalnya dek" Sinta mulai membuka suaranya. "Siapa?" tanya Sandi "Olla San,istri kamu ingin berbagi kehidupan denganmu. Tanpa sepengetahuan kita dia bulak balik ke rumah sakit dan melakukan beberapa tes. dan hasilnya ginjalnya cocok denganmu.Tadi dokter sudah kasih tau kita,Olla tidak ingin kamu menolaknya" jawab Sinta "Apa?tidak mungkin" teriak Sandi


__ADS_2