
Semua orang tengah termenung dengan keputusan Olla. Bayinya bisa di selamatkan dan sekarang sudah berada di ruang bayi. Bayi berjenis kelamin perempuan itu di beri nama SYAFIRA AULIANA FERDIAN bayi cantik dengan bobot 2,2 kg dan panjang 49 cm dan bayi laki-laki tampan yang di beri nama NATHAN ALEXANDRA FERDIAN dengan bobot 2,5 kg dan panjang 50 cm. Sungguh kebahagian yang sempurna,setelah 2 tahun menunggu kehadirannya pada akhirnya Tuhan memberikan 2 malaikat kecil yang sangat cantik dan tampan.
____________
2 bulan kemudian.
Waktu yang sangat Olla tunggu-tunggu telah tiba.Tapi tidak bagi Sandi,dia tidak ingin waktu ini datang. Rasanya ingin dia bersembunyi atau malah mengubur dirinya dalam-dalam. Jam 10 siang jadwal operasi pendonoran ginjal untuk Sandi. Selama 2 bulan ini Olla terua berada di rumah sakit untuk memantau perkembangan kesehatannya pasca melahirkan.Olla telah mempersiapkan segalanya.baik itu kemungkinan buruk semua ia telah siapkan. dia tidak merasa tegang atau malah takut.
__ADS_1
Pintu kamat Olla terbuka,Sandi masuk dengan kepala menunduk dan tatapan sendu. memang selama 2 bulan ini Sandi yang menjaga Olla, tapi selama itu tidak ada percakapan membahas masalah operasi.
Olla tersenyum saat Sandi mendekati bangkarnya "Hey,kenapa lesu? apa kamu tidak senang akan sembuh?" tanya Olla sedikit lemah "Kenapa kamu lakukan ini sayang? aku tidak bisa menerimanya. aku takut kehilanganmu" Sandi menggenggam tangan istrinya dan terus menciumi punggung tangannya. Sandi tampak meneteskan air matanya. dia tidak sanggup bila harus kehilangan istri tercintanya.
"Sayang lihat aku? Aku mencintaimu. Jangan pernah takut aku akan meninggalkanmu. Jika itu terjadi aku minta padamu jaga si kembar kita dengan baik,sayangi mereka,cintai mereka seperti kamu mencintaimu. Sayang,kemungkinan untuk kamu pulih lebih besar di banding aku. Aku ingin kamu bisa merasakan hidup lebih lama lagi." ucap Olla,dia tidak menangis seperti Sandi. Dia malah nampak tersenyum sangat manis. "Jika sesuatu yang buruk terjadi padaku,aku minta sama kamu 1 hal. Kamu harus janji kamu tidak boleh menangis,teruslah tersenyum untuk anak-anak kita. aku titipkan mereka padamu. Aku tidak menyesal telah mengambil keputusan ini. Aku mencintaimu Sandi Ferdian" tambah Olla. Sandi sudah tidak bisa membendung air matanya lagi.
toktoktok
__ADS_1
Olla dan Sandi di dorong memasuki ruang operasi di temani oleh Sinta,Dion dan Dirly. Olla menampakan senyum manisnya kepada semua orang yang di lewatinya. Sementara Sandi,Sinta,Dion dan Dirly merasa sangat sedih. mereka terus mengeluarkan air matanya tidak ada senyuman sedikit pun dari bibir mereka.
Olla dan Sandi sudah berada di ruang operasi. Olla melihat Sandi yang menatap kosong ke langit-langit ruangan itu merasa sangat sedih. dia tau Sandi terpaksa menerima donor ginjalnya. Lalu Olla mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Suaminya yang berada di samping bangkarnya. Dia menggenggam erat dan tersenyum "Sayang,hanya ini yang bisa aku berikan untuk membalas cintamu yanh begitu dalam untukmu. Maafkan sikap ku selama ini yang selalu membuatmu kesal. tolong tersenyumlah untukku untuk yang terakhir kalinya walau pun itu terpaksa" ucap Olla. Semua dokter dan beberapa suster yang akan membantu operasi di ruangan itu tampak meneteskan air matanya, semuanya terharu melihat pengorbanan istri untuk suami yang di cintainya agar sang suami bisa bertahan hidup lebih lama lagi. Obat bius membuat mata Olla meremang saat menatap Sandi begitu pun dengan genggamannya yang perlahan terlepas. Sandi pun merasakan hal Olla rasakan kesadarannya perlahan menghilang.
________________
5 jam sudah operasi berlangsung, Sinta terus menatap lampu merah yang berada di atas pintu ruang operasi. Dion dan Dirly pun merasa was-was. pasalnya operasi yang di perkirakan akan selesai selama 3 sampai 4 jam ini sudah 5 jam belum selesai juga.
__ADS_1
"Mas,ini gimana?kok lampunya masih merah" tanya Sinta "Sabar,kita berdo'a aja. mas juga gak tau" jawab Dion. Mereka memejamkan matanya dan berdo'a dalam hati mereka masing-masing berharap yang terbaik untuk Olla dan Sandi.
Lampu di atas pintu ruang operasi berganti menjadi hijau bersamaan dengan keluarnya Dokter Susi dan rekannya dengan peluh di dahinya. Sinta langsung menghampiri Dokter Susi "Dok,bagaimana?" terlihat semburat ke tegangan dari wajah Sinta,Dion dan juga Dirly "Operasi nya memang sedikit berkendala. tubuh Ny.Olla drop. tapi alhamdulillah semuanya lancar. Tn. Sandi akan segera di pindahkan ke ruang rawat,kalian bisa menjenguknya. sementara Ny.Olla masih belum bisa di pindahkan" jelas dok Susi. "Ah baik terima kasih dok" ucap Dion.