Ujian Cinta

Ujian Cinta
Bab 27


__ADS_3

Sandi membawa belanjaannya ke bagasi mobil.


"Yang abis ini ke mall dulu yu?" ajak Sandi. "Mau ngapain yang?"tanya Olla. "Ada deh" jail Sandi.


Sandi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,di dalam mobil dia terus menggenggam tangan istri tercintanya.


15 menit kemudian sampailah pasutri itu ke sebuah mall.Sandi terus menggenggam tangan istrinya dan terus berjalan ke lantai 3 mall tempat gerai smartphone. Olla mengerem kakinya "Yang,mau ngapain ke sini?" tanya Olla.


"Aku mau beliin kamu handphone yang canggih buat gantiin handphone kamu yang aku lempar". jawab Sandi.


"Gak usah yang,aku gak papa kok gak pegang handphone. jangan buang-buang uang yang". ucap Olla gak enak. "Gak yang,pokoknya harus beli. Aku merasa bersalah sama kamu karena aku udah banting-banting barang kamu".

__ADS_1


Sandi menarik tangan Olla dengan sedikit paksaan,sedangkan Olla pasrah mengikuti keinginan suaminya.


"Mas,mau smartphone keluaran terbaru dan canggih". kata Sandi. "Boleh mas,mau warna apa?" tanya si pelayan. "Yang,kamu suka warna apa?" tanya Sandi. "Biru yang. tapi gak usah keluaran terbaru juga yang.mahal" pinta Olla. "Mas udah dengarkan warna biru,keluaran terbaru dan canggih" ucap Sandi. Olla mencubit pinggang suaminya karena tidak mendengarkan sarannya.


"Ini mas,harganya 12 juta 200ribu" Sandi langsung mengeluarkan kartu ATM nya dan memberikan ke pelayan toko. Olla melongo mendengar harga handphone yang di beli Sandi. "Yang,mahal amat ih. Sayang uangnya" protes Olla. "Jangan sayang sama uang aku yang,sayang mah sama aku nya aja. uang habis bisa di cari,kalo aku gak akan ada habisnya". canda Sandi.


Usai membeli hp untuk istrinya Sandi menyempatkan jalan-jalan di sekitar mall. Dia melihat sekeliling dan matanya tertuju ke tempat bermain keluarga. Sandi mengajak istrinya bermain,. Mereka bermain seru,tapi Sandi selalu kalah telak dari istrinya. Rupanya Sandi tidaklah hebat dalam berbagai hal, dia masih bisa kalah dari istrinya."Yang,pulang yuk" ajak Olla lalu di angguki oleh suaminya.


"Yang,kok udah gelap aja.jam berapa sih?" tanya Sandi."Jam 7 yang" jawab Olla. "Sampe lupa waktu yang main sama kamu.kita bahkan melupakan waktu makan siang" Sandi senang melihat istrinya senang dan tertawa lebar bersamanya. "Yang nanti mampir dulu d restoran yah" saran Sandi. "iya,aku udah lapar banget yang" manja Olla sambil mengerucutkan bibirnya." Gak usah di manyun-manyunin yang,aku kan jadi gemes" Sandi mencubit pipi istrinya dan itu malah membuat istrinya makin manyun.


Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka menyantap makan malam dengan santai. saat sedang menikmati makanan tiba-tiba ada wanita yang menghampiri meja pasutri itu. "Hai,Sandi, hai Olla. makan di sini juga" tanya wanita. "Iya" Olla membalas singkat dan melanjutkan makannya, sedangkan Sandi tidak menjawab. Wanita itu langsung duduk di kursi depan Sandi yang kosong. melihat hal itu membuat Olla kehilangan nafsu makan dan menaruh sendoknya dengan kasar hingga menimbulkan bunyi. Sandi tau istrinya kesal karena wanita di depannya. "Ngapain rin lo duduk di situ?emang kita ngizinin lo duduk?" tanya Sandi pada wanita yang tak lain adalah Karina.

__ADS_1


"Emang aku ganggu yah?aku cuma mau gabung aja,kebetulan aku sendiri" jawab Karin centil. "Kita lagi gal mau di ganggu" timpal Sandi dingin. Olla hanya diam tidak mau menanggapi cewek genit di depannya,dia tau kalo Karin menyukai Sandi. "Yang,aku udah kenyang. Ayo pulang" Ajak Olla. "Yakin yang?ini makanannya masih banyak loh". ucap Sandi. "Yakin,nanti lanjut aja di rumah. Udah gak nafsu yang". Olla menjawab ketus lalu di tanggapi anggukan oleh Sandi. Setelah Sandi membayar, mereka langsung gas pulang ke rumah meninggalkan Karin yang masih duduk.


Di restoran Karin terlihat kesal mendengar Sandi dan Olla saling memanggil sayang "Jangan-jangan mereka pacaran. gak,gak boleh terjadi Sandi harus jadi milikku" gumam Karin pelan.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2