
"Fira,om Dirly kan udah tua usianya sama dengan papi.papi mau punya menantu yang masih muda" ucap Sandi.
"Siapa bilang gue udah tua?" tanya Dirly yang baru datang dari kantor Dion.
"Om Dirly....." teriak Syafira sambil berlari kearah Dirly dan memeluknya.
"Ah apa hari mu meyenangkan my little wife?" tanya Dirly sambil mencium pipi syafira.
Plaakkkk
"adduuuhhhh"
Sandi melempar sendal jepit ke arah Dirly dan tepat mendarat di kepalanya.
"Woy,,,,,,,enak aja Lo maen cium-cium ana gue.....belum halal kampret" teriak Sandi kesal.
"Kalem,biasanya juga begitu.dulu juga gue sering cium-cium dia gendong dia.apa salahnya???" tanya Dirly sok bego.
Fira tertawa di pelukan Dirly melihat papinya kesal.
"Beda kali,sekarang ana gue udah dewasa...awas Lo kalo kelepasan gue gampar bulak balik" jawab Sandi.
"Pi,,,Nathan ke kamar dulu yah" pamit Nathan.
"Iya,kamu mandi ya.nanti malam ikut papi makan di luarr" ucap Sandi yang di angguki Nathan.
_____________
Jam 19.00 wib.
__ADS_1
Sandi,Dirly,Syafira dan Nathan tengah nunggu pesanannya datang di sebuah restoran mewah.
Sandi memesan meja bundar dengan 5 kursi.
Bagi Dirly dan ke dua anaknya itu tidak aneh.karena satu kursi yang di kosongkan itu buat Olla.Sandi sudah terbisa seperti itu,baik itu di rumah atau pun di luar rumah seperti ini. karen bagi mereka Olla selalu ada di setiap momen yang mereka tempati.
__________
Pesanan mereka pun datang dan mereka menikmatinya dengan santai.
Sampai di tengah-tengah suasana makan malam yang indah ada seorang wanita yang mendekati meja Sandi dan keluarga nya.
"Hai,,,,boleh gabung??"tanya wanita dengan penampilan sexy dan make up berlebihan itu.
" Maaf tante,meja kami sudah penuh" jawab Syafira sopan.
"Bukannya itu masih ada kursi kosong yah?" tanya wanita itu.
Sandi dan Dirly menatap wanita sexy itu dengan datar
"Rin,Lo cari tempat lain aja deh" ucap Dirly.
Dan ya wanita itu adalah Karina.
"Kenapa harus cari tempat lain kalo disini ada kursi kosong?San,boleh gabung kan?" tanya Karin.
"Sorry Rin,gak bisa" jawab Sandi.
Karin tidak mendengarkan penolakan dari Sandi da keluarganya,Dia pun berjalan mendekati kursi kosong itu dan hendak mendudukan bokongmya.
__ADS_1
Sebelum bokongnya mendarat Nathan dengan cepat menumpahkam minumannya ke kursi itu hingga membuat Karin tidak jadi duduk dan menatap Nathan geram.
"Heh,,,Anak kecil. Lo tuh apa-apa sih?kan jadi basah baju mahal gue". bentak Karin
" Eh,,,tante jelek.Lo jangan bentak adik gue.Lo gak denger di sini gak ada yang ngizinin Lo duduk d sini. Lo denger gak nenek lampir?"teriak Syafira.
Karin hendak mnjawab omelan Fira tapi Nathan segera mengusirnya "Pergi gak Lo?" ucap Nathan dingim dengan tatapan tajam.
Nyali Karina mendadak ciut.dia kalah oleh anak SMA.
Sebelum dia pergi,dia menatap ke arah Sandi dan Dirly yang tengah menatapnya sedikit senyum mengejek....
"Awas Lo berdua...!" seru Karin sambil menunjuk ke arak Fira dan Nathan. kemudian pergi.
"Papi,Fira kesel banget...pokoknya Fir gak mau tau papi harus ajak Fira ke mall". Fira merajuk.
" Iya,nanti abis makn kita ke mall" ucap Sandi.
"Pi,kayaknya wanita gila tadi menyukai papi" ujar Nathan.
Sandi bengong dan menatap putranya dengan mengangkat sebelah alisnya.
"Memang Nath,dulu dia ngejar-ngejar papi kamu dan bikin mami kamu hampir celaka" jawab Dirly.
"Beneran om?tau gitu tadi Fira siram aja muka tebelnya pake kuah ramen ini" seru Fira.
hhahahahahahaa....
semua tertawa mndengar omelan Fira,kecuali Nathan.
__ADS_1
Dia merasa geram mendengar mami ny di jahatin orang.
"Di balik orang pendiam ada iblis yang tengah tidur" batin Sandi saat meyadari putranya tengah diam dan mengepalkan tangannya.