
Keenan terdiam sesaat mengingat-ingat mimpinya. Tapi Ia tak ingat lagi ketiga wajah anak laki-laki itu.
Yang diingatnya hanya wajah gadis kecil dimasa lalunya dan wajah Mommy ketiga anak laki-laki yang mengaku sebagai anaknya.
'Kenapa hanya wajah kedua wanita itu yang aku ingat ? Lalu kenapa mesti pelakor itu menjadi mommy dari anak Triplet itu ? Apa Dia ingin meminta pertanggungjawaban lewat mimpi ?"
Keenan kini dipenuhi pertanyaan-pertanyaan di benaknya
"Jika Dia hamil bukan berarti belum saatnya wanita itu melahirkan ? Apa wanita itu sedang mengandung tiga bayi kembar dariku ? jika benar berarti bibit-bibit ku memang manjur. hahahha... Aissh apa yang aku pikirkan ? Ckk... gara-gara mimpi buruk itu otakku jadi berpikir tidak waras"
Audy yang melihat ekspresi wajah Keenan berubah-ubah merasa aneh.
'Seperti orang gila saja. Tadi ekspresi bingung trus senyum-senyum, alu bermuka datar lagi. Ku rasa aku memilih pilihan yang salah untuk kembali bersamanya. Ck... semua gara-gara Mamanya yang mendesak ku segera menikahinya, jika bukan karna dijanjikan kehidupan yang mewah aku akan memilih untuk tetap menjadi model dan hidup bebas' Batin Audy merasa menyesal menerima tawaran mama Mita.
**Flashback On**
Saat keluar dari ruang rawat Keenan, mama Mita segera mencari cari agar Keenan segera menikah.
"Aku harus mencari cara supaya Keenan bisa segera menikah dengan Audy agar wanita itu tidak memiliki kesempatan untuk meminta pertanggungjawaban Keenan. Yaaa harus seperti itu."
Mama Mita segera menghubungi Audy agar kembali ke Indonesia dan segera menikah dengan Keenan.
"Halo Audy sayang apa kabar ?" ucap mama Mita menyapa Audy.
Mama Mita sendiri sangat menyukai Audy yang memiliki sifat lembut. Sebenarnya Mama Mita tidak pernah memilih-milih dalam mencari menantu, asalkan anaknya bahagia Dia akan merestuinya.
"Halo Ma, Audy baik. Bagaimana dengan Mama dan Papa ?" jawab Audy kembali bertanya.
"Alhamdulillah baik sayang. Audy mama langsung ke intinya saja ya. Mama ingin kamu segera menikah dengan Keenan, Mama sudah sangat ingin menimang cucu dari Keenan." ucap mama Mita to the point
"Tapi Audy masih belum bisa ma. Karir Audy sedang tinggi-tingginya." jawab Audy dengan suara lembut.
"Sayang apa karirmu lebih penting daripada Keenan ?"
"Bukan begitu Ma, tapi Audy bener-bener belum bisa"
"Memangnya berapa sih pendapatan mu jadi model sampai-sampai menolak menjadi menantuku ?" tanya mama Mita yang kini mulai merasa jengah.
"Ma..." perkataan Audy terputus saat Mama Mita berbicara
"Jika kamu tidak kembali minggu ini, jangan salahkan mama jika menikahkan Keenan dengan wanita lain." ancam mama Mita.
"Ma... jangan-jangan Audy mohon jangan nikahkan Mas Keenan dengan wanita lain, karna kami saling mencintai."
"Jika sepeti itu mau mu, lalu tunggu apa lagi ?"
"Ok Audy akan menikah dengan Keenan. Tapi sebelumnya Audy mau jujur."
__ADS_1
"Apa katakan lah sayang"
"Sebenarnya Audy sudah tidak suci lagi Ma."
"APA kamu bilang ? bagaimana bisa"
"Sebenarnya Audy menunda untuk menikah dengan Mas Keenan bukan karena lebih mementingkan karir, tapi Audy sudah tidak gadis lagi. Audy taku Mas Keenan tidak bisa nerima Audy lagi. Ini semua bukan kemauan Audy ma, waktu itu Audy sedang melakukan pemotretan yang sudah diterima manager Audy. Tanpa Audy tau ternyata itu pemotretan majalah dewasa. Audy nggak bisa nolak karna sudah tanda tangan kontrak. Saat pemotretan selesai salah satu fotografer menjebak Audy sehingga bisa tidur dengannya."
Kini Audy menangis saat selesai menjelaskan tragedi yang menimpanya sehingga bisa kehilangan kesuciannya.
Audy tidak berbohong, semua yang Dia ceritakan mang benar adanya. Tapi Audy tidak bercerita jika setelah dijebak dirinya justru malah semakin senang tidur bersama laki-laki yang sudah menjebaknya.
Setiap mereka selesai pemotretan Audy dan sang fotografer akan melakukan percintaan.
"Audy berhentilah menangis ! ini bukan salahmu. Jadi mama mohon apapun keadaanmu sekarang tetaplah terima permintaan mama untuk segera menikah dengan Keenan"
"Tapi Audy takut ma."
"Tak perlu takut, minggu ini kamu dan Keenan akan segera menikah, setelah acara selesai mama akan mencari car untuk membuat alasan supaya kamu bisa keluar negri untuk melakukan operasi keperawanan."
"Audy takut melakukan itu"
"Lakukan saja perintah mama dan kamu akan hidup mewah dan bahagia dengan Keenan"
**Flashback On**
"Aku ? Mas tuh yang dari tadi ngelamun."
"Hehehe... Maaf" ucap Keenan.
...****************...
Sementara di kamar pasien tempat Victoria dirawat, Bunda Elis dan Arga masih setia menemani Victoria yang terbaring.
"Tante, Arga keluar dulu ya. Pengen cari makan" ucap Arga meninta izin.
"Silahkan nak Arga." ucap Bunda Elis.
Mereka kini mulai akrab karena sempat berbincang-bincang tentang kehidupan Arga.
Arga ternyata teman sekaligus tetangga Andra sewaktu tinggal di Indonesia, namun Arga mengikuti orang tuanya yang memutuskan untuk pindah ke jerman.
Orang Tua Arga memiliki bisnis di Jerman. Namun beberapa tahun yang lalu Ia kembali ke Indonesia karna ingin mencari peluang bisnis di Indonesia.
Bertepatan saat dirinya dikenalkan dengan Victoria saat masih menjadi kekasih Andra. Namun Ia harus kembali lagi ke Jerman karna papinya sedang sakit. Akhirnya mau tidak mau dirinya harus kembali ke Jerman menggantikan sang Papi di perusahaan.
Nah sekarang Andra baru sebulan di kota Malang. Namun siapa sangka dirinya kembali dipertemukan dengan Victoria.
__ADS_1
Entah kenapa hatinya tergerak untuk menjaga Victoria.
'Mana mungkin aku memiliki perasaan yang istimewa untuknya. Sedangkan kita hanya saling mengenal nama saja' batin Arga.
Ia segera berjalan ke tempat dimana Victoria dirawat dengan membawa beberapa kantong makanan dan buah-buahan.
Tanpa sengaja Ia melihat sorang wanita yang sedang mendorong laki-laki dengan kursi roda.
"Audy ? Keenan ?" tegur Arga saat melihat teman kuliahnya dulu.
"Arga ya ?" tanya Audy
"Iya. Ternyata masih ingat ya hahahah. Loh ini Keenan kenapa ?"
"Biasa Kelelahan karna pekerjaan trus ngedrop" jawab Keenan. Ia tidak mungkin menjawab jika dirinya terkena sindrom kehamilan simpatik.
"Jaga kesehatan makanya ! kalian udah nikah ?' tanya Arga
"Iya" jawab Audy
"Kamu ngapain di rumah sakit ?" tanya Keenan
"ohhh... ini habis check up trus ketemu temen yang ternyata di rawat disini juga, ya udah sekalian jengukin teman." jawab Arga.
"Ohh... memang sakit apa teman mu ?" tanya Audy
"Bukan sakit sih, tapi habis melahirkan. Kalau begitu Aku duluan ya. kapan-kapan kita atur waktu untuk bertemu sekalian nostalgia masa kuliah." ucap Arga.
"Yaa... nanti bisa di atur" jawab Audy.
Arga segera meninggalkan pasangan itu dan berjalan ke kamar Victoria. Ia berharap Wanita itu sudah sadar.
Ceklek... Arga membuka pintu tersenyum. Entah kenapa hatinya terasa bahagia saat melihat Wanita yang Ia khawatirkan sudah sadar.
"Bunda... bagaimana dengan biaya rumah sakit ? pasti sangat mahal." ucap Victoria tersengat sedih.
'Apa mereka tidak mempunyai biaya ? tapi bukannya Victoria termasuk orang yang berada ? jika hanya biaya rumah sakit seperti ini pasti bukan hal besar baginya." batin Arga
"Hmm.. maaf mengganggu, Kamu sudah sadar ?" tanya Arga tersenyum manis kepada Victoria.
"Kau ?" Victoria kaget saat melihat Arga.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈
*stop menjiplak🚫**
__ADS_1