Victoria Sang Pelakor

Victoria Sang Pelakor
Bab 34


__ADS_3

"Kamu bisa keluar !" ucap Victoria kepada Keenan setelah memindahkan Baby Triplet K ke dalam box bayi.


"Tapi Aku ingin tidur bersamamu malam ini." jawab Keenan memelas.


"Yang benar saja ? Kita bukan sepasang suami istri." Tolak Victoria memukul bahu Keenan.


"Kalau begitu kita menikah saja !" Jawab Keenan enteng membuat Victoria semakin melototinya. "Bagaiman kalau menikah besok saja ? Jika Kamu bersedia, Aku tidak jadi pulang ke Jakar-" Belum sempat Keenan menyelesaikan ucapannya, Victoria sudah menarik tangannya menuju pintu.


"Berhentilah membual !" tegas Victoria yang terus menarik tangannya.


"Aku tidak membual" Jawab Keenan menarik tubuh Victoria dan mendorongnya dengan lembut bersandar di pintu. "Aku tau sulit untuk dirimu percaya, Aku tau Kamu tidak bisa menerimaku, Aku tau jika dirimu tidak bisa memaafkanku. Tapi bisa tidak Kamu tidak membohongi perasaanmu ! Aku tau Kamu memiliki rasa yang sama denganku, hanya saja Kamu terlalu menutup diri." ucap Keenan kemudian menyatukan kening mereka.


Victoria yang mendengarkan ucapan Keenan hanya bisa terdiam. 'Apa Dia mendengar ucapanku tadi siang ?' batin Victoria.


Memang betul Keenan mendengar ungkapan hati Victoria siang tadi saat dirinya tengah tertidur bersama Baby Triplet K. Namun saat Victoria masuk ke dalam kamar, Ia dapat merasakan kehadiran wanita itu.Keenan mendengarkan semua unek-unek Victoria.


...**Saat tidur seperti ini ketampananmu semakin terpancar. Katamu, Kamu mencintaiku tapi kenapa Kamu sampai tega menghancurkan Aku ? Padahal saat itu Kamu sendiri sudah sadar jika memiliki ketertarikan denganku. Tapi mengapa Kamu membiarkan Aku menjalani kehidupanku beberapa bulan ini dengan berat ? Kenapa tidak coba mencariku saat Kamu yakin jika Aku mengandung anakmu ?*...


...*Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran Kamu. Kamu dengan begitu mudah datang kepadaku dan mengatakan perasaanmu setelah membuat Aku menderita. Namun bodohnya Aku, pengakuanmu bisa membuat hatiku bergetar. Getaran yang tak bisa kurasakan bahkan dengan mas Andra sekalipun. Getaran hati yang berbeda, yang hanya pernah kurasakan saat mengingat Dia.*...


......*Apa Aku bisa mengatakan jika Aku juga jatuh cinta ? Tapi Aku tidak yakin itu, mungkin karena Aku terlalu membencimu sehingga membuatku buta akan perasaanku sendiri. Aku bingung dengan keadaan hatiku saat ini. Bisakah Kamu menungguku untuk mencari tau tentang perasaanku*?*......


Itulah yang Keenan dengar saat Victoria mengeluarkan perasaannya.


Melihat wajah Victoria terkejut membuat Keenan tersenyum tipis. "Jika Kamu meminta waktu untuk mengerti kemauan hatimu, maka dengan senang hati Aku menunggu dirimu. Tapi satu yang ku pinta, jangan sekali-kali Kamu mencoba menutup hati denganku ! cukup tutup hatimu untuk pria lain" tutur Keenan sambil menyelipkan anak rambut Victoria dibelakang telinganya.


Victoria dengan refleks mengangguk kepala namun seketika menggeleng membuat Keenan gemas.


"Jadi bisa Kita tidur sekarang ?" tanya Keenan mengalihkan pembicaraan.


"Tidak bisa !" Tolak Victoria.


"Ayolah ! Malam ini saja ! Besok Aku pulang ke Jakarta. Jadi biarkan Aku tidur disini bersama Baby Triplet K" ujar Keenan memelas.

__ADS_1


"Ck... alasan saja tidur dengan Baby Triplet K" decak Victoria memanyunkan bibirnya.


*Cup* Keenan mendaratkan kecupan manis dibibir Victoria membuat wanita itu memukul dadanya.


"Bagaimana bisa Aku membiarkan Kamu tidur dikamar ini jika dirimu terus meneror bibirku dengan kecupan." sungut Victoria yang membuat Keenan terkekeh.


"Percayalah padaku ! Aku tidak akan membuatmu menderita lagi. Maafkan Aku dimasa lalu !" ucap Keenan dengan tulus.


Keenan menarik tangan Victoria menuju ranjang tanpa penolakan dari wanita itu.


"Boleh Aku memelukmu ?" goda Keenan saat mereka sudah berbaring. Posisi Victoria saat ini membelakangi Keenan dan memberi bantal guling ditengah-tengah mereka.


Victoria berbalik dan melototkan matanya. "Jangan Ngelunjak!" tegas Victoria.


"Tapi kemarin malam Kamu tidak keberatan. malahan Kamu membalas pelukan-" Victoria segera menyekap mulut Keenan dengan tangannya.


"Berhentilah berbicara! jika tidak Aku akan keluar dan membawa Baby Triplet K pindah ke kamar Bunda!" Ancam Victoria membuat Keenan mengangguk patuh.


Victoria segera menarik tangannya dari mulut Keenan, tapi dengan segera Keenan menariknya dan mencium telapak tangannya. Keenan segera membalikkan tubuhnya membelakangi Victoria yang Ia yakini saat ini pasti merasa kesal.


Sedangkan Keenan menahan tawanya, dalam hatinya bersorak gembira. Ia begitu senang melihat wajah kesal Victoria. 'Menyenangkan sekali bisa membuatnya kesal, Dia tampak lucu dan menggemaskan. Akh.... Aku bisa gila jika seperti ini terus.' Teriaknya dalam hati


Kedua manusia itu sama-sama terdiam, mereka mencoba memejamkan mata namun sangat sulit.


"Apa Kamu juga tidak bisa tidur ?" tanya Keenan saat merasakan gerakan-gerakan kecil Victoria.


"Hmmm" sahut Victoria berdekhem.


"Apa Kamu mau mendengarkan ceritaku ?" tanya Keenan kemudian merubah posisi menjadi duduk dan bersandar di kepala ranjang.


Victoria membalikkan tubuhnya dan mendongak menatap wajah Keenan. Keenan mengangkat kepala Victoria dan memposisikan di atas pahanya. "Sebentar saja!" ucap Keenan saat Victoria ingin protes.


"Aku ingi menceritakan diriku dimasa lalu. Dimana umurku baru memasuki lima belas tahun. Jadi Aku pernah jatuh cinta dengan gadis kecil, mungkin terdengar konyol tapi itulah yang memang Aku rasakan." Ucap Keenan membuka pembicaraan

__ADS_1


"Jika mengingatnya Aku hanya bisa tertawa geli. Bagaimana bisa Aku mengatakan diriku jatuh hati dengan anak yang baru berumur lima tahun ? Jawabannya Aku juga tidak tau."


"Yang Aku tau adalah Aku merasa kehilangan saat dirinya sudah memiliki keluarga baru. Setia hari Aku mengunjungi panti asuhan untuk menemuinya meski Aku tau gadis kecil itu tidak akan kembali. Aku sangat merasa sedih, karna tidak dapat melihatnya lagi."


"Kami mau tau apa yang pernah gadis kecil itu katakan padaku ? Dia pernah mengatakan ingin menikahiku. Saat kutanya alasannya Ia mengatakan Karna hanya Aku yang bisa berbuat baik kepadanya. Gadis kecil itu percaya jika diriku bisa menjaganya, dan Aku mengangguk sebagai tanda setuju."


"Tapi Dia malah meninggalkan--" cerita Keenan terhenti saat mendengar dengkuran halus dari Victoria.


"Apa Kamu mengira Aku sedang membaca dongeng ? Ahahaha lucu sekali wanitaku ini" tutur Keenan mengelus pipi Victoria. Ia terus memandang wanita itu sebelum Ia meninggalkannya besok. Ia tidak tau kapan Ia bisa mengunjungi Victoria lagi. Karna Ia sadar jika dirinya sudah beristri dan tidak mungkin menceraikan Audy hanya untuk memilih Victoria, wanita yang Ia cintai dan Ibu dari anak-anaknya.


Keenan membetulkan posisi tidur Victoria lalu ikut membaringkan tubuhnya. Ia memasukkan tubuh mungil Victoria dalam pelukannya.


...----------------...


..."Kak Kenken... Angel mau menikah dengan Kak Kenken saat besar nanti." Ucap Seorang gadis berusia lima tahun....


...Tampak seorang remaja mengembangkan senyumnya. "Memangnya Kamu tau apa itu menikah ?" tanya Remaja tersebut...


..."Angel tidak tau... Tapi kata orang-orang menikah itu artinya hidup bersama selamanya." jawab Gadis kecil itu....


..."Lalu kenapa memilih Kakak untuk menikahimu ?" tanya remaja itu terlihat gemas....


..."Karna Kak Kenken selalu ada disaat Angel sedih, bahkan kak Kenken bisa berbuat baik dengan Angel disaat semua anak panti menjahati Angel." jelasnya dengan wajah yang sedih....


...Melihat hal itu, anak remaja itu segera mengangguk " Baik... Kakak akan menunggumu hingga dewasa." jawab remaja itu yang membuat gadis kecil yang bernama Angel itu....


...----------------...


Tanpa sadar Victoria tersenyum dan semakin mengeratkan pelukannya dengan tubuh Keenan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈

__ADS_1


*stop menjiplak🚫**


__ADS_2