Victoria Sang Pelakor

Victoria Sang Pelakor
Bab 27


__ADS_3

Tak lama Keenan turun dari lantai dua. Rencananya hari ini Ia akan menemui sang Mama dan Istrinya yang Ia tinggalkan di acara pembukaan hotel Arga semalam.


"Aku akan pergi." Ucap Keenan singkat saat berada tepat di samping Victoria.


"Kalau mau pergi ya pergi saja !" Balas Victoria dingin.


'Lebih bagus lagi kalau Kamu pergi sekarang. Aku ingin segera terbebas dari sangkar ini sekarang juga !' Gerutunya membatin.


"Jangan coba-coba berpikir untuk kabur ! Jika Aku tau Kamu ingin kabur dari rumah ini, maka Aku tidak akan segan-segan memberikan Kamu hukuman. Kamu tau sendiri kan Aku tidak pernah main-main dengan ucapanku ?" Ancam Keenan kepada Victoria lalu pergi.


'Ckk... Selalu saja mengancam.' Gerutu Victoria dalam hati.


Keenan melajukan mobilnya menuju hotel yang Ia tempati kemarin. Ia memang sengaja membeli rumah di kota ini tanpa sepengetahuan orang-orang. Bahkan Asisten Bima saja tidak tau.


Sesampai di lobby hotel Ia melihat Mama Mita dan Audy berjalan keluar.


"Mama mau kemana ?" Tanya Keenan.


"Kamu ini darimana ? Kenapa meninggalkan Mama dan Audy di acara semalam ? Dan kenapa Kamu tidak pulang semalam ?" Bukannya menjawab Mama Mita justru memberikan pertanyaan pada Keenan secara beruntun.


"Iya Mas, kenapa mas nggak pulang semalam setelah membawa Wanita itu pergi ? Apa Mas berharap balikan dengan wanita itu ?" tanya Audy.


"Balikan ?" tanya Keenan bingung


"Ia secara kan wanita itu mantan Mas Keenan." Jawab Audy kesal.


Melihat Keenan masih mengerutkan kening membuat Mama Mita segera mengalihkan pembicaraan sebelum Keenan bertanya lebih jauh.


"Sudahlah! Sebaiknya kita cari tempat makan dulu !" Ajak Mama Mita yang menggandeng tangan Audy dan Keenan.


Tak butuh waktu lama, mereka sudah sampai di salah satu restoran terkenal di kota Malang. Saat Keenan hendak masuk kedalam restoran tiba-tiba saja seseorang mencekal lengannya.


"Bisa bicara ?" tanya Arga menatap tajam Keenan.


"Apa yang ingin Kamu tanyakan kepadaku tentang wanita itu kan ?" tebak Keenan.


"Hmm" Jawab Arga singkat.


"Ok, sebaiknya kita memesan ruangan VIP !" jawab Keenan segera masuk dan memesan ruangan VIP.


Audy dan Mama Mita juga ikut masuk bersama Keenan dan Arga. Tentu saja ini akan menjadi kesempatan Mama Mita menjelek-jelekkan Victoria.


"Apa Kamu ingin membahasnya sekarang atau mau isi perut dulu ?" tanya Keenan.

__ADS_1


"Langsung saja !" jawab Arga cepat dan tegas.


"Wah sepertinya Kamu sangat penasaran dengan wanita murahan itu ? Upsss" celetuk Mama Mita yang sengaja menekan kata *wanita murahan*


"Saya tidak bicara dengan Anda Nyonya Arsenio." Jawab Arga yang mencoba menahan emosi.


"Ya sudah ! Kenapa mesti sewot gitu jawabnya" ucap Mama Mita protes.


Arga tidak memperdulikan celotehan Mama Mita. Marena tujuannya bertemu Keenan agar bisa mengetahui keberadaan Victoria.


"Sebenarnya apa yang ingin Kamu tau dari wanita itu ?" tanya Keenan penasaran.


"Kemana kau membawanya?" tanya Arga to the point.


"Bukan urusanmu !" Jawab Keenan dingin.


"Jelas itu urusanku." balas Arga


"Mengapa masalah wanita itu menjadi urusanmu ? Apakah Kamu menyukainya ?" tanya Keenan


"Jelas Dia urusanku sekarang." jawab Arga yang mulai tersulut emosi. "Jadi jangan menyembunyikan Mereka lagi ! Jika tidak, Kamu akan tau akibatnya." ancam Arga.


"Wah... Ada apa dengan temanku ini ? Apa Kamu juga pernah tidur dengannya ? Atau malah sering tidur bersama ?" tanya Keenan penuh ejekan.


"Kenapa Kau emosi seperti itu ? Memang kenyataannya wanita itu pernah ditiduri oleh seorang Pria." ucap Keenan tersenyum sinis.


"BERHENTILAH MENGHINANYA!!!" teriak Arga yang tersulut emosi.


"Memang benar seperti itu. Kami jauh lebih dulu mengenalnya daripada Kamu dan keluargamu." Ucap Mama Mita yang ikut menimpali.


"Aku yang lebih dulu mengenalnya. Ingat baik-baik jika Kamu mencoba menyakitinya maka Aku tidak akan segan-segan membuatmu hancur !" Arga mengepal kedua tangannya.


"Memang apa yang apa yang bisa Kamu lakukan untuk wanita itu ?" tanya Keenan seolah meremehkan Arga.


"Aku akan melakukan semua cara agar Victoria kembali bersamaku." Jawab Arga. "Jadi sebaiknya Kamu jujur saja sebelum Aku benar-benar membuatmu hancur !" lanjutnya mengancam Keenan.


"Hahahha... Lakukanlah jika itu mau Mu ! Karna Aku tidak akan melepaskan wanita itu lagi. Karna Dia hanya milikku." ucap Keenan dengan tegas fan menekan kata *Milikku*


"KAU..." Arga tidak melanjutkan ucapannya saat handphonenya berbunyi. "Kali ini kau selamat." Lanjut Arga kemudian mengangkat telponnya dan keluar dari ruangan itu.


"Kenapa nggak biarin Arga bawa wanita itu sih ?" tanya Mama Mita kesal dengan tindakan Keenan.


Namun Keenan tidak menjawab, dirinya malah santai memilih-milih makanan. Semalam Ia belum makan dan paginya belum sempat sarapan.

__ADS_1


Mengingat hal itu membuat Keenan tersadar jika Victoria juga belum makan dari semalam. 'Ah kenapa bisa aku melupakan wanita itu ? Pasti dirinya belum makan, di rumah kan nggak ada bahan makanan sama sekali' batin Keenan yang merasa khawatir dengan Victoria.


"Sebaiknya Mama dan Audy makan berdua saja !" Ucap Keenan ingin segera berlalu. Tapi Audy menahan tangannya.


"Mau kemana ? Mau menemui wanita itu lagi ?" Tanya Audy dengan nada kesal.


"Lepaskan Audy !" perintah Keenan menatap tajam istrinya.


"Mas jawab dulu! Apa benar Mas mau menemui wanita murahan itu ?" Tanya Audy sedikit berteriak.


"Jaga mulutmu ! Kamu tiday tau apa-apa jadi jangan bicara sembarangan !" jawab Keenan penuh ketegasan.


"Jika Dia bukan wanita murahan, tidak mungkin Dia bisa hamil diluar nikah ? Jelas itu menunjukkan bahwa dirinya memang wanita murahan" Jawab Audy dengan emosi.


"Sudah kukatakan jangan pernah memanggilnya wanita murahan ! karna Kamu tidak berhak menilainya seprtinya itu !" ucap Keenan dengan rahang yang mengeras..


"Kenapa Mas malah membelanya ? Aku ini istri Mas, tidak seharusnya Mas memilih wanita itu daripada diriku !" ucap Audy yang masih terbakar emosi.


"Tidak ada yang memilih antara dirimu dan dirinya disini." Jawab Keenan lalu menghempaskan tangan Audy.


Melihat Keenan pergi membuat Audy marah.


"Arggg... Kenapa Mama biarin Mas Keenan pergi sih ?" Tanya Audy emosi dengan mertuanya karna membiarkan suaminya pergi menemui mantan kekasihnya.


"Lalu Mama harus apa ? Kamu tau sendiri kan suamimu itu keras kepala ?" ucap Mama Mita yang sebenarnya juga merasa emosi karena Keenan lebih memilih pergi menemui wanita itu.


"Semua gara-gara Pelakor itu! Dasar wanita murahan" umpat Mama Mita kepada Victoria.


...****************...


Sedangkan Victoria sedang sibuk mencari bahan makanan di dapur. Dirinya sedari tadi menahan lapar, Ia pikir rumah ini memiliki asisten rumah tangga yang akan menyiapkan makanan. Tapi jangankan asisten rumah tangga, bahan makanan saja tidak ada.


"Ck... orang kaya tapi nggak modal. Makanan instan saja tidak tersedia." Gerutu Victoria yang tidak mendapat apa-apa.


"Kamu lapar ?" ucap seseorang yang mengagetkan Victoria.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf kalau banyak kata-kata yang Typo, soalnya mata Author masih bengkak sebelah😮‍💨😭


**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈


*stop menjiplak🚫**

__ADS_1


__ADS_2