
"Ada apa lagi ?" Tanya Keenan ketus
"Sayang, bagaimana keadaanmu ?"
"Seperti yang Anda lihat, sangat buruk" Keenan menjawab tanpa menatap wajah Mama Mita.
"Keenan, Mama ingin me-"
"Jika Mama ingin berdebat dengan Keenan, sebaiknya urungkan niat Mama! Keenan sangat lelah." Potong Keenan dengan cepat.
Mama Mita menggigit bibir bawahnya menanahan tangisannya agar tidak mengeluarkan suara, Ia menggelengkan kepalanya seolah menjawab jika bukan itu maksudnya datang menemui Keenan.
"Mama mau mendengarkan Keenan berbicara jujur ?" Tanya Keenan menatap mata Mama Mita dengan tajam, "Keenan membenci Mama" lanjutnya kemudian memalimgkan wajahnya.
Mama Mita yang sedari tadi menahan isakannya akhirnya keluar. Ia tidak menyangka jika dampak dari perbuatannya sangatlah fatal, tak hanya perusahaannya yang hancur namu hubungan keluarganya juga terpecah belah.
"Maafkan Ma-ma hiks...hiks... Mama... Men-yesal...hiks...hiks..."
"Menyesal pun sudah tidak berguna" balas Keenan.
Melihat penolakan dari anaknya membuat Mama Mita semakin hancur, mungkin inilah yang dikatakan penyesalan selalu di akhir. Akhirnya Mama Mita melangkah keluar.
Keenan yang melihat sang Mama telah menghilang dibalik pintu, menumpahkan tangisannya. Hatinya merasa tidak tega, tapi kekecewaannya sangat besar sehingga membuatnya memperlakukan Mama Mita seperti itu.
๐๐๐๐๐
Setelah dua hari yang lalu Arga memberikan pelajaran kepada keluarga Arsenio, kini laki-laki itu sibuk membantu Victoria menyiapkan barang-barang yang ingin Ia bawa ke Jerman. Tak banyak sih sebenarnya, karna Mami Alice melarangnya membawa baju terlalu banyak, toh disana biaa beli yang baru. Hanya pakaian Baby Triplet K yang lumayan banyak.
"Jadi Kakak akan tetap tinggal sendiri disini ?" Tanya Victoria sambil menyusun barang.
"Iya dong, Kakak mah dari dulu selalu sendiri."
"Makanya, dengerin kata Mama ! Buruan nikah supaya nggak sendirian lagi. Hehehhe" ejek Victoria terkekeh.
Arga yang mendengar kecerewetan sang adik segera mencubit gemas hidung Victoria.
"Kau berani ngejek Kakak ?"
"Hahah kan cuman bercanda" jawab Victoria masih terkekeh melihat wajah kesal Arga.
"Kakak akan sering berkunjung kesana kan ?"
Mendengar pertanyaan Victoria Arga segera menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Sudah selesai, sebaiknya Kamu tidur sekarang ! Besok Kamu akan melakukan perjalan panjang"
Akhirnya Victoria mengangguk, setelah Arga pergi Victoria membaringkan tubuhnya yang terasa lelah. Ah tidak, kurasa bukan raganya yang lelah melainkan batinnya.
Mengapa cinta sangat sulit dimengerti ? Disaat ada orang yang mencintai kita dengan tulus, kita malah mengabaikannya. Sementara disaat seseorang hanya mempermainkan perasaan kita, cinta kita justru tetap bertahan dan berharap sebuah balasan.
๐๐๐๐๐
Setelah dirawat hampir seminggu Keenan akhirnya diijinkan pulang. Sebelum Keenan peluang ke kediaman Arsenio, pria itu menyempatkan diri untuk menjenguk sang Papa.
Mama Mita yang melihat anaknya masuk ke kamar perawatan Papa Arsenio tersenyum lebar. Tapi sang anak justru mengabaikannya, Mama Mita tidak sakit hati dengan perlakuan Keenan sama sekali. Karna Ia sadar jika semua permasalahannya dengan sang anak bermula karna keegoisannya.
Sementara Papa Arsenio yang masih terbaring lemah hanya tersenyum tipis. Meskipun sudah sadar, Papa Arsenio belum diijinkan pulang karna kondisi jantungnya masih lemah. Yaa Papa Arsenio memang terkena serangan jantung hari dimana semua perbuatan Mama Mita terbongkar.
"Papa harap Kamu bisa membuat perusahaan kita tetap berdiri !" Harapan Papa Arsenio dengan siara yang melemah.
Keenan hanya diam tanpa menjawab. Ia sendiri tidak tau apakah dirinya harus memperjuangkan perusahaannya dulu atau memperjuangkan cinta. Keduanya sama-sama berharga dan penting.
Saat Keenan ingin pamit, tiba-tiba masuk seorang Dokter cantik ingin memeriksa keadaan Papa Arsenio. Wanita itu kaget saat melihat Keenan berdiri di samping pasiennya.
"Keenan ?"
Wanita itu menyebut nama Keenan seolah bertanya apa benar Dia Keenan yang Ia kenal ?. Sedangkan Pria itu hanya mengangguk dan tersenyum tipis.
"Kabar buruk. Kamu sendiri apa kabar ?"
Wanita itu tersenyum canggung saat mendengar jawaban Keenan.
"Sama saja, Kabarku juga buruk. Oh iya. Aku sudah dengar berita tentang apa yang menimpa rumah tanggamu. Ku do'akan semoga menemukan yang lebih baik"
"Ngapain Kamu disini ?" Tanya Keenan penasaran
"Oh ini, Aku baru pindah kerja disini. Setelah bercerai dengan mantan suamiku Aku memutuskan untuk kembali ke Indonesia" jawab wanita itu terdengar sendu.
"Ternyata nasib kita sama saja. Mau periksa Papaku kan ?"
Wanita itu mengangguk dan berjalan mendekati Papa Arsenio. Keenan terus memandang wanita yang berprofesi sebagai Dokter spesialis jantung itu. Hingga saat selesai pemeriksaan Keenan mengajak wanita itu bicara.
"Apa kita bisa bicara ?" Tanya Keenan yang kemudian mendapat anggukan.
Keduanya berjalan menuju kantin rumah sakit, sesekali mereka terlibat percakapan tentang masa lalu mereka.
"Mau bicara apa ?" Tanya wanita itu
__ADS_1
"Kenapa dulu Kamu menerima lamaran pria itu sedangkan Kamu sudah tau jika Dia memiliki istri ?"
Pertanyaan Keenan membuat wanita itu terdiam sejenak. Tergambar dengan jelas di mata wanita itu jika Ia menyimpan banyak luka.
"Dulu perusahaan Papaku sedang krisis dan dinyatakan akan bangkrut, satu-satunya orang yang bisa membantu perusahaan Papa saat itu hanya mantan suamiku. Tapi Dia tidak ingin membantu dengan gratis, Dia ingin Aku menikah dengannya dan menjadi istrinya yang ke-tiga sebagai syarat."
"Jadi Kamu berpaling karna uang ?"
"Ya, anggap saja begitu !" Jawab wanita itu pasrah.
"Lalu kenapa Kamu bisa bercerai dengannya ?" Tanya Keenan lagi
"Ya karna Pria itu sudah mendapatkan daun muda lagi"
"Disty... Apa kita bisa kembali berteman ?" Tanya Keenan lagi
๐๐๐๐๐
Lima tahun kemudian...
Di sebuah taman bermain terlihat seorang wanita cantik tengah memandangi anak-anaknya bermain. Entah mengapa setiap kali melihat ketiga putranya Victoria selalu merasa sedih karna sang anak tumbuh tanpa seorang papa.
Meski ketiga putranya masih memiliki paman dan Opah, tapi tetap saja Triplet K membutuhkan vigur seorang Papa. Tak jarang juga Triplet K bertanya mengenai keberadaan Papanya hingga membuat Victoria tak bisa menjawab.
"Minum dulu !" Seorang Pria menghampiri Victoria dan memberikan sebotol air mineral, "Boy... Kemarilah !" Lanjut Pria itu berteriak memanggil Triplet K.
Ketiga anak laki-laki yang berumur lima tahun lebih itu segera berlari dan menghampiri Pria yang sedang duduk di samping Victoria.
"Papa...." Teriak mereka secara bersamaan
"Papa sudah pulang ?" Tanya Kenza mencium telapak tangan Pria itu.
"Iya, Papa sudah pulang" jawab Pria itu lalu mencium pucuk kepala Triplet K bergantian.
...โฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆ...
"kalau ada yang typo jangan diketawain yah๐คญ nanti author revisi ulang๐ soalnya kadang udah dibaca ulang tapi tetap aja ada kata yang ketinggalan ๐คง๐ฎโ๐จ"
*Main tebak-tebakan yuk๐ siapa ya kira-kira Dokter wanita itu ? Dan Pria yang menghampiri Victoria itu siapa ya ? dan ada hubungan apa mereka ?๐ค
**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke ๐ค jangan lupa dukungannya ya ๐ tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya๐ tapi jangan pedas-pedas ya๐ takut aku nggak sanggup๐
*stop menjiplak๐ซ**
__ADS_1