Victoria Sang Pelakor

Victoria Sang Pelakor
Bab 22


__ADS_3

"Auu... Beraninya kau menggigit tanganku." Pekik Keenan.


Keenan yang melihat Victoria berhasil lari segera mengejarnya. sebelum Ia kehilangan wanita itu lagi. "Ck... kali ini takkan ku lepaskan kau." ucap Keenan yang terus mengejar Victoria.


Victoria terus berlari menjauhkan diri dari kejaran Keenan. Karna memakai hak tinggi kakinya keseleo membuat dirinya terjatuh.


Sementara Keenan semakin dekat dengannya. Ia berusaha melepas high heels yang dipakainya.


"Ck... sepatu sial*n" ucapnya melempar sepatu itu kearah Keenan, setelah itu Ia berlari.


"Auu... Dasar wanita pemberontak. Beraninya kau melempari ku sepatu kotor mu ini." Teriak Keenan yang terus mengejar Victoria. Tak peduli keningnya yang berdarah dan terasa perih akibat dicium high heels Victoria.


"Si*l... kenapa kaki pendeknya itu bisa lari secepat kancil sih" ucap Keenan yang kehilangan Victoria. Padahal jelas-jelas Dia melihat Victoria berlari dan berbelok ke arah kiri. Namun yang didapat hanyalah jalanan kosong.


Ia lalu berbalik ingin kembali ke pesta pembukaan hotel milik Arga. Tujuannya adalah menemui Bunda Elis. Tapi belum terlalu jauh Ia mendengar suara wanita yang terjatuh.


"Au. Sakitnya" pekik Victoria saat terjatuh dari pohon. Ya memang Dia memilih memanjat pohon untuk bersembunyi daripada lari, itu sangat menguras tenaganya.


Keenan yang mendengar suara Victoria segera berbalik dan berlari kearahnya.


"Hahaha. Kenapa ? Sakit Ya ?" tanya Keenan mengejek setelah berdiri di samping Victoria yang masih terduduk di tanah.


"Sudah tau kenapa nanya ? Dasar bod*h" jawab Victoria ketus.


"Makanya jangan coba-coba lari dariku !" Keenan segera mengangkat tubuh Victoria layaknya karung beras 🤣


Victoria merasa seperti seorang devaju. Ini kali kedua dirinya diangkat oleh Keenan seperti karung beras.


"Hei turunkan aku sial*n ! Kamu pikir aku ini karung beras apa ?" Victoria terus memberontak dan memukuli punggung Keenan. Dan sekuat tenaga Keenan menahan rasa sakitnya, bahkan sekali pun Victoria menggigit leher dan pundaknya.


"Ck... kau ini seperti vampir saja." ucap Keenan saat sudah berada dalam mobil bersama Victoria.


"Buka pintu mobilmu atau ku hancurkan kacanya !" gertak Victoria.


"Tanggung jawab dulu ! Lihat leherku sampai mengeluarkan darah karena gigitan ganasmu ! Lihat juga keningku berdarah gara-gara sepatu sial*nmu itu." ucap Keenan menunjuk luka yang ada di tubuhnya.


"Dan satu lagi kamu hutang penjelasan denganku." Lanjut Keenan.


"Memangnya apa yang perlu ku jelaskan ?" tanya Victoria ketus. Sebenarnya Ia tau kalau yang ingin Keenan tau adalah pasti tentang putra-putranya.


"Nanti saja kau jelaskan saat sampai di tempatku !" Keenam lalu melajukan Mobilnya menuju suatu tempat.


"Hei apa maksudmu ! mengapa kau melajukan mobilmu ? Hentikan KEENAN RUNAKO ARSENIO !" Victoria terus berteriak dan berusaha menghentikan mobil Keenan.

__ADS_1


"DIAMLAH ! KAU INGIN KITA KECELAKAAN DAN MATI ? APA KAU TIDAK KASIHAN DENGAN ANAK KITA ?" ucap Keenan sontak membuat Victoria terdiam.


...****************...


Sedangkan Arga sedang sibuk mencari Victoria dan Bunda Elis. Setelah Ia menyatakan hotelnya resmi dibuka, langsung turun dari podium untuk mencari wanita yang memungkinan besar adalah adiknya.


"Vi... dimana kamu ? jangan buat kakak khawatir." ucapnya lirih terus berkeliling mencari Victoria.


Ya... meski Ia belum mendapatkan hasil dari tes DNA, Ia akan tetap menganggap Victoria sebagai adiknya sekalipun nanti hasilnya menunjukkan jika Victoria bukan Anna.


Sementara Mami Alice terlihat diam saja. Kejadian barusan membuatnya dipenuhi dengan tanda tanya.


"Sudahlah ! Berhenti memikirkan kejadian itu Mi." ucap Papi Wijaya mengelus punggung sang istri.


"Pi... Apa Baby Triplet K adalah anak dari mantan menantu jeng Mita ? Apa mereka hasil perselingkuhan ?" tanya Mami Alice kepada sang suami.


"Papi tidak tau. Lagian itu bukan urusan kita, Kita saja baru mengenalnya kemarin." jawab Papi Wijaya.


"Tapi... meskipun kita baru kenal kemarin, tapi rasanya Mami sudah sangat lama mengenal Victoria." jawab Mami Alice.


"Itu hanya perasaan Mami saja yang berharap Wanita itu adalah Anna." jawab Papi Wijaya.


Mami Alice terdiam. Ia sangat yakin Victoria adalah Anna putrinya. Bukankah ikatan batin antara Ibu dan anak sangat kuat ?


"Maafkan saya jeng, karna sudah membuat kekacauan. Semua gara-gara wanita murahan itu." ucap Mama Mita yang masih saja mengumpat Victoria.


"Apa yang sebenarnya terjadi antara kalian ?" tanya Papi Wijaya.


Mama Mita pun duduk di kursi, bergabung di meja Papi Wijaya dan Mami Alice. Ia mulai menceritakan semua permasalahannya dengan Victoria.


Sedangkan Mami Alice dan Papi Wijaya dibuat tidak percaya dengan kenyataan tentang Victoria.


"Apa berarti ketiga putra Victoria adalah anak dari David ?" Tanya Arga yang sudah berdiri di dekat mereka.


"Ha ketiga ? maksudnya ?" tanya Mama Mita kaget.


"Victoria melahirkan Baby Triplet." jawab Arga.


"Kembar tiga ?" lagi-lagi Mama Mita kaget.


"Hm... tolong tante beritahu Saya siapa ayah dari anak-anak Victoria !" ucap Arga tegas menunggu jawaban.


DEG. 'Apa itu artinya cucuku ada tiga ?' tanya Mama Mita dalam hati, yang Tampa sadar menyebut Baby Triplet K adalah cucunya.

__ADS_1


"Bukan... Ah ma-maksudku I-Iya" jawab Mama Mita terbata. Tidak mungkin Ia mengatakan jika itu anak Keenan yang telah membuatnya kesulitan selama mengalami sindrom couvade.


Melihat gelagat Mama Mita membuat Arga tidak percaya. 'Baiklah, jika Tante Mita tidak ingin menjelaskan siapa anak Victoria Aku yang akan mencari taunya.' batin Arga.


...****************...


Bunda Elis dan Baby Triplet K sudah sampai di apartemen bersama dengan ketiga baby sitter yang dipekerjakan Arga.


Ketiga bayi kembar itu tidak berhentinya menangis, berbagai cara Bunda Elis lakukan namun Baby Triplet K tidak mau diam.


Untungnya ada baby sitter yang membantunya. Jika tidak, pasti Ia sudah kewalahan.


"Cup...Cup...Cup... Berhentilah menangis Cucu-cucuku sayang !" ucap Bunda Elis


'Sepertinya Mereka tau jika Ibunya dalam masalah. Ya Allah selamatkan lah putriku dari keluarga kejam itu' Doa Bunda Elis yang merasa khawatir dengan keadaan Victoria.


...****************...


"Dimana ini ?" tanya Victoria saat sampai disebuah mansion bernuansa hitam.


"Di rumahku" jawab Keenan enteng.


"Sejak kapan kau tinggal disini ?" tanya Victoria merasa heran ketika Keenan mengatakan jika ini rumah miliknya.


'Jangan-jangan Dia pindah ke kota Malang ? Apa Dia tau aku tinggal di kota ini makanya Dia juga pindah disini ? Apa Dia juga sudah memantau ku dari jauh ?' itulah isi pikiran Victoria.


"Itu tidak penting. Yang penting sekarang adalah tentang anak kita." ucap Keenan.


"Jangan coba-coba kau menipuku atau menyembunyikan fakta jika anakmu adalah anakku ! Jika berani maka Aku patahkan tulang lidahmu" Ancam Keenan.


"Memangnya lidah punya tulang ? Ck... CEO kok bod"h" ucap Victoria lirih namun bisa didengar oleh telinga Keenan.


"Apa katamu ?" tanya Keenan penuh intimidasi.


...----------------...


Author : "Hahaha memang enak dicipok ujung sepatu ? 🤣🤣🤣"


Keenan :" Berani-beraninya Kamu Author 😤😤😤"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈

__ADS_1


*stop menjiplak🚫**


__ADS_2