Victoria Sang Pelakor

Victoria Sang Pelakor
Bab 23


__ADS_3

"Jangan coba-coba kau menipuku atau menyembunyikan fakta jika anakmu adalah anakku ! Jika berani maka Aku patahkan tulang lidahmu" Ancam Keenan.


"Memangnya lidah punya tulang ? Ck... CEO kok bod"h" ucap Victoria lirih namun bisa didengar oleh telinga Keenan.


"Apa katamu ?" tanya Keenan penuh intimidasi


'Cih... Bahkan Kau tuli.' umpat Victoria dalam hati.


"Bukan apa-apa." jawab Victoria singkat


"Kau tadi jelas-jelas mengatai ku bodoh." Ucap Keenan


"Jika sudah tau kenapa bertanya lagi ?" Victoria berbicara ketus.


"Ok lupakan soal itu ! sekarang kita bahas masalah kita !" ucap Keenan


"Memang kita punya masalah Apa ? Perasaan masalahku dengan keluarga besar mu itu sudah selesai. Apalagi yang mau kamu permasalahkan ?"


"Jelas kita punya masalah. Masalahnya adalah kenapa Kamu tidak datang meminta pertanggung jawabanku ?" tanya Keenan.


"Tanggung jawab apa yang harus Aku pinta kepadamu ?" bukannya menjawab Victoria justru balik bertanya.


"Tentang kehamilan Kamu!" jawab Keenan


"Memangnya kenapa harus Aku meminta pertanggung jawaban denganmu ?" tanya Victoria lagi


"Karna Dia anakku juga. Harusnya kamu datang padaku agar Aku mengakuinya ! bukannya malah pergi." ucap Keenan


"Cih... mana sudi Aku mengandung benih dari pria tak berhati sepertimu." jawab Victoria


"Apa maksudmu Hah ?" tanya Keenan yang mulai emosi


"Bukan apa-apa. Hanya saja jangan terlalu percaya diri ! Anak yang Aku kandung dan Anak yang Aku bukan Anakmu." jawab Victoria dengan tegas


"Tentu Dia anakku. Karna Akulah laki-laki yang pertama kali menyentuh dan meniduri kami tanpa pengaman sama sekali." Jawab Keenan


"Yaa... Aku akui jika Kamu yang pertama kali menyentuhku. Tapi harus Kamu ketahui setelah kejadian itu, bukan hanya dirimu yang menyentuhku."


"Apa Kamu mengakui jika dirimu murahan dan menjual diri setelah Kami hancur ? hahaha lucu sekali." ejek Keenan


"Yaa Aku memang wanita murahan." ucap Victoria dengan santai


"Sekarang buka pintu Rumahmu ! Aku ingi segera pulang menemui putraku." pinta Victoria yang berharap Keenan melepasnya.


"Jangan mimpi !" jawab Keenan


"Sebenarnya apa sih mau Kamu ? Belum cukup Kamu dan keluargamu menghancurkan Aku ? " Teriak Victoria penuh emosi

__ADS_1


"Salah. Tolong ralat kata-katamu ! bukan Aku yang menghancurkan Kamu. Tapi dendam di hati Kamu itu." jawab Keenan tanpa rasa bersalah.


"Tapi semua berawal dari keluarga Kamu yang semena-mena membebaskan David terlepas dari jeratan hukum." ucap Victoria menggebu-gebu


"Meskipun begitu, bukan berarti Kamu harus menyakiti hati adikku. Dengan Kamu menjadi pelakor Kamu telah membuat adikku menderita." jawab Keenan yang tetap menyalahkan Victoria.


"Penderitaan adikmu tidak seberapa dibandingkan diriku." jawab Victoria


"Sudahlah ! Sebaiknya Kamu melepaskan Aku dan biarkan Aku pergi !" ucap Victoria yang lelah berdebat dengan Keenan. Lagi pula dirinya mengingat ketiga putranya yang sudah Iya tinggalkan begitu lama.


"Membiarkan Kamu pergi dan mencari mangsa baru ? Karena Arga sudah tau jika kamu bukan wanita baik-baik." tuduhan Keenan tak membuat Victoria sakit hati. Karna itu sudah biasa sejak Ia dikenal sebagai perusak rumah tangga orang.


"Terserah apa katamu yang jelas biarkan Aku pergi ! Anakku sudah menungguku." ucap Victoria yang masih berharap Keenan sedikit berbaik hati melepaskannya.


"Dimana tempat tinggal Kamu ?" tanya Keenan


"Kenapa malah bertanya tempat tinggal ? apa lagi rencana mu ?" tanya Victoria yang penuh selidik


"Biarkan orang suruhan ku menjemput Anak dan Ibumu" ucap Keenan.


'Auu sh*** kenapa malah begini sih ? sebenarnya apa yang ada dalam pikiran pria ini ? sungguh sangat menyesal Aku begitu percaya dengan Mas Arga. Jika tau begini tak sudi Aku menerima bantuannya. Ternyata Dia dan keluarganya hanya menjebak ku saja.' Gerutu Victoria dalam hati


"Cepat katakan !" ucap Keenan


"Ku mohon dengan sangat, tolong biarkan Aku pergi ! Aku janji tidak akan pernah muncul dihadapan kalian." kini Victoria menangis dan berlutut agar Keenan merasa iba.


"Tak perlu berlutut dan menangis seperti itu ! Semua yang Kamu lakukan tidak akan membuat Aku merasa kasihan fan melepaskan mu." Jawab Keenan


Victoria berdiri dan menghapus kasar air matanya. Ia mengatur nafasnya lalu berkata


"Sebenarnya apa yang Kamu inginkan ? Apa kamu berharap anak yang lahir dari rahim wanita murahan ini adalah anakmu ? Memangnya Kamu sudi memiliki anak dari rahim seorang pelakor ?"


"Masalah sudi tidak sudi itu bukan urusanmu. Yang jelas Aku ingin tau siapa ayah dari anakmu itu." jawab Keenan


"Sudah berapa kali ku katakan Dia bukan anakmu" jawab Victoria dengan suara sedikit meninggi


"Kita lihat saja nanti" Jawab Keenan tersenyum miring.


Victoria yang ingin membalas perkataan Keenan tak jadi ketika mendengar suara telponnya berbunyi.


Victoria yang membaca nama si penelpon segera mengangkatnya.


"Halo Bunda ada apa ?" tanya Victoria. Belum sempat mendengar jawaban Bunda Elis Handphone dirampas oleh Keenan.


"Apa yang kamu lakukan ?" tanya Victoria yang mulai jengah dengan sikap Keenan.


Keenan tidak menjawab, Ia mengembalikan Handphone Victoria dan tersenyum licik. Victoria menerima Handphone itu kembali.

__ADS_1


"Bunda ada apa ?" tanya Victoria


"Halo Vi, Baby Triplet K terus rewel. Kembali sekarang nak ! Bunda tidak bisa membuat mereka tenang." jawan Bunda Elis


"Ok Vivi akan segera kesana." jawabnya mematikan telpon.


Kali ini air matanya benar-benar keluar karena merasa sedih. mendengar ucapan Bunda Elis membuatnya merasa tidak tenang.


"Keenam ku mohon lepaskan Aku !" ucapnya mengiba dengan terisak.


"Aku tidak ingin melepaskan Kamu." jawab Keenan yang kekeh menahan Victoria di rumahnya.


"Aku mohon ! kasihan anak-anakku." jawab Victoria semakin terisak.


Namun Keenan tidak mempedulikannya. Ia justru berlalu dan masuk ke dalam kamarnya.


''Dasar Ayah tidak berhati nurani' Victoria menggerutu dalam hati. Ia terus memikirkan cara untuk keluar dari mansion ini. Ia lalu berlari ke arah jendela, namun ternyata semua jendela memiliki besi penghalang.


"Ya Allah, kenapa harus begini ?" ucap Victoria putus asah.


Sementara Keenan tersenyum penuh kemenangan setelah Ia mematikan handphonenya.


Ia lalu membaringkan tubuhnya yang terasa lelah, Ia terlalu sibuk dengan Victoria hingga lupa jika Audy dan Mama Mita menunggunya di hotel tempat mereka menginap.


...****************...


Tok-Tok-Tok...


Mendengar suara ketukan pintu membuat Bunda Elis segera membuka pintu apartemen. Ia berharap itu adalah Victoria. Tapi setelah membuka pintu dirinya kaget saat mendapati tiga orang pria dengan badan kekar berdiri di depan pintu.


"Si-siapa ka-kalian ?" tanya Bunda Elis dengan suara terbata. Ia menebak pasti ini suruhan dari keluar Arsenio.


"Kami diperintahkan untuk menjemput Anda dan bayi nona Victoria." jawab salah satu pria itu


"Siapa yang menyuruh kalian ?" tanya Bunda Elis


"Tak perlu tau, Anda cukup ikut kami ! Jika tidak mau Kami akan memaksa dan membawa kalian dnegan kasar." ancam salah satu orang suruhan Keenan.


"Aku tidak mau" tolak Bunda Elis segera menutup pintu. Tapi si*lny pintu malah di tendang kasar oleh anak buah Keenan.


"Anda yang meminta sendiri" ucap orang suruhan Keenan. "Bawa mereka !" perintahnya


Dengan kasar Bunda Elis ditarik paksa. Sedangkan ke-tiga baby sitter itu merasa ketakutan. Mau tidak mau mereka hanya menurut, apalagi ada anak bayi tidak mungkin mereka melawan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Udah Up satu bab lagi nih😁 jangan lupa jempol author pegel ngetiknya🙈 berikan dukungannya supaya jari jempol ku cepat sembuh🤭🤣🤣🤣🥰🥰🥰

__ADS_1


**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈


*stop menjiplak🚫**


__ADS_2