
BRAK... Pintu apartemen Victoria terbuka. Keisya dan Brian segera masuk ke dalam kamar Victoria yang juga tidak dikunci. Sepertinya Keenan sengaja tidak menguncinya.
Luruh sudah tubuh Keisya melihat suaminya tertidur dengan sekertarisnya saling berpelukan.
Orang tua Victoria dan Orang tua Keenan juga tak kalah terkejutnya saat melihat pemandangan di depan matanya.
'Baguslah semua berjalan sesuai rencana mu pelakor. hahha... ralat maksudnya rencana mu yang sedikit ku ubah' ucap Keenan membatin penuh kemenangan.
"Dasar anak kurang ajar. Bangun Vi !!!" ucap sang Bunda berjalan kearah anaknya. Orang tua mana yang tidak sedih dan malu ketika anak yang Ia didik dengan baik justru menjadi anak nakal seperti ini.
Victoria yang merasa mendengar suara sang Bunda segera terbangun, Ia membuka matanya yang terasa berat dan seketika terkejut melihat kedua orang tuanya ada di apartemennya.
"Ayah... Bunda... kapan kalian datang ? kenapa tidak menelp..."
Plak... Plak... Plak... sang Bunda yang emosi memberikan tiga tamparan keras dia wajah putri kesayangannya.
David yang mendengar suara ribut-ribut merasa terganggu, baru ingin memarahi orang yang mengganggu tidurnya Ia sudah terkejut ketika melihat kedua mertuanya, istrinya dan kakak iparnya ternyata ada disini. Belum sempat Ia bertanya tentang kedatangan mereka lagi-lagi David dikejutkan saat Bunda Elis memarahi Victoria.
"KENAPA KAMU BISA SEPERTI INI VI ??? HIKS... KENAPA ? APA BUNDA DAN AYAH PERNAH MENGAJARKAN MU MENJADI WANITA MURAHAN SEPERTI INI HAHH ?" ucap sang Bunda penuh emosi.
Victoria yang ditampar seketika menyadari jika dirinya tidak memakai sehelai benangpun do tubuhnya. Ia melirik laki-laki di sampingnya dan mengerutkan keningnya.
'Bukannya tadi malam aku bercinta dengan anak sulung tuan Arsenio? kenapa bisa tiba-tiba aku tertidur bersama pria ini ?' ucapnya membatin.
**Flashback On**
Ditengah pertempurannya dengan Keenan tiba-tiba saja pria itu membisikkan sesuatu.
"Apa kau menikmatinya jalan ?" bisik Keenan yang tidak digubris oleh Victoria.
"Aku tidak menyangka ternyata dirimu masih perawan. Hahaha tidak sia-sia aku membantumu untuk menyingkirkan pria sialan itu" ucapnya yang membuat Victoria bingung
"Apa kau tidak mengenalku ? jika tidak perkenalkan aku Keenan Runako Arsenio" sontak saja membuat Victoria membulatkan mata kaget.
"Terima kasih sudah memiliki rasa benci dan dendam dengan adik ipar ku. Tapi caramu membalaskan dendam salah. Dengan cara seperti ini membuat adik kesayanganku merasa sakit hati. Jadi ku ajari kau cara yang benar membalas dendam mu dengan adik ipar ku yang sebentar lagi menjadi mantan."
Lagi-lagi ucapan Keenan mampu membuat Victoria kaget.
'Bagaiman bisa aku tidak mengenali wajah putra dari keluarga Arsenio ? Dan bagaimana caranya dia bisa tau rencana ku untuk membalas dendam ?" kini Victoria sedang berperang dengan batinnya.
__ADS_1
**Flashback off**
"Kenapa kau diam saja wanita murahan !" kini mama Mitha menyerang Victoria dengan menjambak Rambutnya. Ia menarik Victoria dari ranjang membuat tubuh bugil Victoria terlihat. Victoria sontak menarik bathrobe yang ada di meja dekat ranjangnya.
Plak... Plak... Plak... lagi-lagi tamparan mendarat di wajah cantik Victoria. Darah mengalir di kedua lubang hidungnya tidak membuat sang Bunda Elis merasa iba dengan putrinya.
Begitu pun dengan Ayah Purnomo dan Papa Arsenio, kilatan amarah jelas tergambar di wajahnya. sementara Keenan tersenyum penuh kemenangan.
Berbeda dengan David yang merasa kasihan dengan Victoria namun belum bisa berbuat apa-apa.
"Kenapa kamu tega menyakiti hati wanita lain Vi ? Kenapa ?" ucap Bunda Elis dengan suara yang terdengar melemah
"Bun-da Vivi bisa jelasin, Vivi mohon dengarkan penjelasan Vivi dulu !" ucap Victoria yang kini memeluk kaki sang Bunda.
"Ini semua tidak seperti rencana Vivi Bun"
"Lalu seperti apa rencana mu wanita sial*n ?" ucap mama Mita menarik rambut Vitoria.
"Kamu tidak sadar telah menyakiti putriku ? apa kamu tidak dididik oleh kedua orang tuamu hah ?" tanya mama Elis sambil terus menjambak rambut Victoria.
"Nyonya bilang putri nyonya sakit ? apa nyonya tidak memikirkan perasaanku ?" ucap Victoria yang kini tidak bisa menguasai emosinya
"Ma, berhentilah ! kasihan Vivi, dia pasti sangat kesakitan" David kini berusaha menenangkan sang mama mertua.
"Kamu membela jalangmu ini ? Kamu memikirkan wanita murahan ini kesakitan tapi tidak ingat dengan istrimu yang kau khianati ?" kini mama Mita semakin emosi.
"Bu-bukan begitu ma. David bi-bisa jelasin." ucap David terbata.
"Kenapa kamu tega Vi ? apa aku pernah menyakiti perasaanmu ?" tanya Keisya terisak.
Jelas tergambar kekecewaan dimatanya. Kenapa bisa wanita yang Ia percaya sebagai sekertaris suaminya tega menghancurkan keluarganya.
"Bukan kamu saja yang punya salah. Tapi seluruh keluarga Arsenio bersalah. Jadi jangan salahkan aku membalas dendam kepada keluarga kalian !" ucap Victoria dingin. tak ada lagi air mata Keluar dari matanya. Kini matanya dipenuhi dengan dendam yang mendalam.
"Apa maksudmu sayang ?" tanya David
"Berhentilah memanggilku sayang ! Aku muak dan jijik mendengarnya." Victoria menatap David dengan penuh kebencian.
"VICTORIA... AYAH SUDAH MEMPERINGATKAN JANGAN PERNAH KAMU MENCOBA-COBA MENCARI CARA UNTUK MEMBALASKAN DENDAM MU ITU !!!" Teriak Ayah Purnomo dengan Penuh Emosi.
__ADS_1
Ia kini tau mengapa putrinya menjadi wanita perusak rumah tangga seperti ini. Semua hanya karna dendam.
"LALU VIVI HARUS APA AYAH ? VIVI HARUS APA ? APA VIVI HANYA AKAN DIAM KETIKA SEORANG PEMBUNUH BEBAS DARI JERATAN HUKUM ? SEMENTARA VIVI HARUS MERASAKAN SAKIT KARNA KEHILANGAN ORANG YANG VIVI CINTAI ?" Ucap Victoria penuh emosi.
"Ayah sudah mengatakan jika ini takdir tuhan Vi. Kamu harus menerimanya!" ucap ayah Purnomo dengan nada pelan tapi tegas.
"Tidak bisa seperti itu yah. Pria sialan itu harusnya mendapatkan hukuman penjara karna lari dari tanggung jawabnya ! Mas Andra haru mendapat keadilan"
Sontak saja kalimat-kalimat yang keluar dari mulut Victoria membuat Tuan Arsenio, mama Mita, Keisya, Brian dan David syok.
"Ap-apa maksudmu VICTORIA?" Tanya David terdengar emosi.
"Kau seorang pembunuh. Karna kelalaian mu dalam berkendara kamu membunuh mas Andra. KAMU MEMBUNUH CALON SUAMIKU." Victoria kini tak bisa menahan air matanya, kejadian pahit yang menimpanya seolah berputar-putar di pikirannya.
"Harusnya Kamu bertanggung jawab ! hiks...hiks...hiks... Harunya kamu tidak lagi begitu saja... harusnya kamu dipenjara atas kelalaian mu itu. Ta-tapi justru sekaran kamu menikmati hidupmu dengan istri fan anakmu tanpa berpikir tentang perasaanku sebagai kekasih mas Andra yang sangat kehilangan."
Victoria menjeda kalimatnya.
"Pernikahan yang aku impikan dengan mas Andra hancur seketika. Apa kalian tidak berpikir betapa sakitnya Aku yang ditinggal pergi disaat pernikahan kami tinggal menghitung hari ?" kini Victoria menangis sejadi-jadinya.
"Jika mau ingin adik ipar ku mendapatkan hukumannya dengan semang hati aku membantumu, tapi tunggu setelah Ia resmi menjadi mantan adik ipar ku!" ucap Keenan membuat David menegang
"Ka-kau" ucap Victoria saat melihat Keenan berdiri di dekat pintu kamarnya.
"Tenang saja pelakor manis ! Aku mempunyai semua bukti kejadian itu. Mulai dari rekaman CCTV hingga orang-orang yang bisa menjadi saksi." ucap Keenan mendekati Victoria.
"Ja-jangan mendekati ku bajingan" ucap Victoria histeris. Kejadian yang Ia alami semalam membuatnya bergetar meskipun Ia juga menikmatinya karna pengaruh obat.
"Hahaha jangan seperti itu sayang, semalam kau pun menikmatinya" ucapnya berbisik di telinga Victoria.
"Aku akan membatu mu gadis malang, takkan ku biarkan keperawan*nmu hilang sia-sia. Tapi bersiaplah keluargamu akan hancur setelah semua yang kamu lakukan" ucap Keenan mengusap kasar rambut Victoria. Ia menarik Keisya pergi meninggalkan kamar Victoria.
"Berhentilah menangis adik bodoh ! pria sepertinya tek seharusnya kau tangisi ! Sekarang gugat cerai suami mu dan hiduplah bahagia bersama putrimu." ucap Keenan dengan tegas.
"Dasar wanita gila" ucap David melihat Victoria dengan penuh kebencian, Ia segera memakai pakaiannya dan mengejar sang istri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈
__ADS_1
*stop menjiplak🚫**