
Victoria yang melihat Keenan menggandeng wanita lain merasa sesak di dadanya. Harapan untuk bersatu kembali kini sirna.
Tak berbeda dengan sang adik, Arga juga merasa kesal melihat wanita yang bejalan beriringan dengan Keenan. Tatapan benci jelas tergambar diwajahnya.
'Kenapa wanita itu bisa ada disini ?' guman Arga.
Tanpa sengaja tatapan Disty dengan tatapannya bertemu. Kedua mata mereka seakan terkunci. Disty yang menatap rindu dengan Arga hanya bisa mematung.
Keenan yang menyadari tatapan Disty mengikuti arah pandang wanita di sampingnya. Sama halnya dengan Disty, Keenan juga menatap rindu dengan seorang wanita yang berdiri tepat di sisi kiri Arga.
Arga melepaskan genggamannya lalu segera menghampiri wanita yang selama ini Ia rindukan. Ia tidak peduli lagi dengan ancaman Arga, Ia tidak peduli jika wanita itu sudah menikah dengan Arga. Keenan hanya ingin memeluk wanitanya.
*Brug... Keenan memeluk erat Victoria tanpa mempedulikan orang-orang yang melihatnya. Laki-laki itu memejamkan matanya menikmati momen ini.
"Aku merindukanmu." Suara itu terdengar lirih namun, mampu membuat hati Victoria bergetar.
Dengan sadar Victoria membalas pelukan Keenan. Pria yang selama ini Ia rindukan, Pria yang ternyata pernah diajaknya menikah.
"Aku juga"
Keenan membuka matanya saat mendengarkan dua kata yang keluar dari bibir wanitanya. Ia segera melonggarkan pelukannya dan menatap mata Victoria.
"Apa yang tadi Kamu katakan ?" Tanya Keenan yang takut salah dengar.
Tiba-tiba saja Victoria merasa gugup saat mendapatkan tatapan seperti itu dari Keenan. Bibirnya terasa terkunci dan tak bisa menjawab pertanyaan Keenan.
Sementara keduanya sibuk tatap-tatapan, tiba-tiba saja Triplet K datang mengacau.
"Mama... Apa itu Papa ?" Tanya mereka serempak.
Seketika suasana menjadi semakin riuh saat mendengarkan pertanyaan dari tiga anak kembar itu. Berbagai pertanyaan muncul dalam benak para tamu.
'Siapa wanita itu ?'
'Bukannya itu adalah anak dari mendiang Purnomo ?'
'Itu bukannya pelakor yang pernah merusak rumah tangga Putri Tuan Arsenio ?'
'Apa Keenan sudah memiliki anak ?'
'Apa wanita itu janda anak tiga ?'
Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dalam benak para tamu.
Victoria melirik ketiga putranya lalu mengangguk. Triplet K tentu saja merasa bahagia dan berlari memeluk kaki sang Papa.
"Ini Daddy sayang."
__ADS_1
"Daddy ? Bukan Papa ?" Seketika pertanyaan polos keluar dari mulut Kenzo membuat Keenan tertawa.
"Sama saja." Jawab Keenan lalu berjongkok dan memeluk ketiga putranya.
"Ck... Berani-beraninya Kamu menyentuh istriku."
Arga menarik jas Keenan seperti memengang seekor kucing.
"Kenapa Kamu memeluk istriku dengan seenaknya ?"
Sebenarnya Arga tidak marah tapi, melihat mantannya ada disini Arga jadi ingin bersandiwara. Sayangnya sang adik tidak bisa diajak kompromi sebelum mendapatkan briefing terlebih dahulu.
"Kak..."
"Berhentilah memanggil Mas dengan sebutan Kakak ! Aku ini suami Kamu !" Balas Arga sambil mengedipkan matanya.
Akhirnya Mami Alice turun tangan dan menjewer telinga Arga.
"Kamu ini sudah tua tapi masih saja jail."
"Mi... Ampun... Lepaskan! Ini sangat memalukan." Pinta Arga yang merasa malu. Terlebih dengan sang mantan.
"Bukannya lebih memalukan memanggil adikmu dengan sebutan istri ?"
Para tamu kembali dibuat bingung denga ucapan Mami Alice. Tak terkecuali Keenan, Papa Arsenio, Mama Mita dan Papa Santoso.
"Silahkan !"
Papi Wijaya naik podium dan mengungkapkan jika Victoria adalah Anna.
"Selamat malam semuanya... Sebelumnya saya minta maaf karna anak-anak Saya telah membuat keributan disini. Serta, membuat para tamu bingung dengan kejadian ini. Namun, izinkan Saya menjawab kebingungan kalian !" Papi Wijaya berhenti sejenak.
"Sebenarnya Saya belum ingin mengatakan ini tapi, karna kejadian tadi membuat para tamu bertanya-tanya siapa wanita yang dipeluk Keenan tadi maka, Saya akan menjawabnya sekarang. Kalian penasarankan ? Penasaranlah, masa tidak. Hahaha"
Seketika candaan Papi Wijaya membuat para tamu tertawa.
"Baiklah Saya lanjut... Jadi, wanita itu adalah Victoria Angeline Purnomo. Mungkin beberapa diantara kita sudah mengenal wanita cantik itu sebagai putri dari keluarga mendiang Purnomo. Tapi, kenyataannya adalah Victoria adalah anak yang diadopsi oleh keluarga mendiang Purnomo dan istrinya yang bernama Nyonya Elis. Terungkap satu fakta lagi jika Victoria adalah Anna Bella Wijaya."
Pernyataan papi Wijaya membuat semua orang kembali bingung.
"Jadi dulu istri Saya melahirkan seorang putri cantik yang bernama Anna Bella Wijaya. Saat itu istri Saya dibantu oleh seorang baby sitter merawat Baby Anna. Tapi, tenyata baby sitter itu menculik Baby Anna yang entah apa motifnya. Saat kami mencari putri kami, tiba-tiba saja kami mendapatkan kabar jika baby sitter yang menculik Baby Anna meninggal karna kecalakaan. Tentu saja jalan kami mendadak buntu, akhirnya kita memutuskan menghentikan pencarian karna pada saat itu istri saya sedikit mengalami depresi."
"Tapi setelah dua puluh tahun lebih, Tuhan memberikan kesempatan untuk kami berkumpul. Tenyata putri yang selama ini kami cari diadopsi oleh keluarga yang sangat baik. Terima kasih untuk Nyonya Elis istri dari mendiang Tuan Purnomo telah membesarkan bayi kami hingga menjadi wanita hebat seperti sekarang. Hari ini saya mengatakan jika sekarang Victoria Angeline Purnomo kembali menjadi Anna Bella Wijaya. Putri kandung kami yang telah hilang selama puluhan tahun kini kembali dengan tiga anak kembar yang sangat tampan."
Semua tamu memandang tidak percaya dengan kenyataan ini. Terlebih keluarga Arsenio Dan Santoso. Kedua teman Papi Wijaya itu baru ingat jika dulu memang terdengar kabar jika putri Papi Wijaya hilang.
Keenan memandang Victoria dengan tatapan yang sulit diartikan. Kini Keenan dan keluarganya tau mengapa Arga ingin menghancurkan keluarganya dulu.
__ADS_1
"Jadi Kamu ini sebenarnya Victoria, Angel atau Anna ?" Tanya Keenan polos.
"Ketiga-tiganya bodoh." Jawab Arga dengan cepat.
"Cek... Aku tidak bertanya denganmu."
Semua orang kembali fokus dengan Papi Wijaya yang masih ingin menyampaikan sesuatu.
"Satu lagi, ketiga anak kembar itu adalah cucuku dan cucu teman baik Saya Tuan Arsenio. Mungkin hanya sampai disini bisa Saya jelaskan. Sekian dan terima kasih"
Semua orang kembali heboh saat tau jika itu anak Victoria dan Keenan.
🌟🌟🌟🌟🌟
Arga menarik tangan Disty keluar dari tempat acara.
"Pelan-pelan Arga ! Kenapa dari dulu kakimu sangat panjang ?"
"Kakimu saja yang pendek." Balas Arga membuat wanita itu mengatupkan bibirnya.
Arga mengajak Disty masuk kedalam mobilnya lalu mengunci pintunya.
"Jelaskan denganku mengapa Kamu bisa ada disini ?"
Arga mental tajam kedua bola mata wanita cantik didepannya. Wanita yang telah membuatnya enggang untuk memulai hubungan lagi.
"Bukan urusanmu !" Disty memalingkan wajahnya karna merasa gugup ditatap oleh pria yang pernah menjadi raja dihatinya.
"Tentu akan menjadi urusanku jika kedatangan Kamu kesini untuk merebut hati Keenan."
"Memangnya kenapa jika Aku ingin merebut hati Keenan ?" Tanya Disty
"Itu tidak akan terjadi. Keenan sudah menjadi milik Anna, jadi jangan dekati Keenan lagi ! Jika tidak-"
Disty yang tau Arga ingin mengancamnya justru menantangnya.
"Memangnya apa yang ingin Kamu lakukan jika Aku merebut Keenan dari adik-"
*Cup... Seketika mata Disty membulat saat mendapatkan kecupan singkat dari Arga.
"Kenapa wajahmu memerah ? Apa Kamu masih mencintaiku ?" Bisik Arga membuat jantung Disty seolah berhenti berdetak.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"kalau ada yang typo jangan diketawain yah🤭 nanti author revisi ulang🙏 soalnya kadang udah dibaca ulang tapi tetap aja ada kata yang ketinggalan 🤧😮💨"
**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈
__ADS_1
*stop menjiplak🚫**