
"Aku mencintaimu" Ungkap Keenan jelas terdengar ditelinga Victoria. Victoria melotot kemudian....
Victoria yang mendengar ucapan Keenan mencoba mencernanya. Mana mungkin bisa seorang Keenan bisa berkata seperti itu ? Pasti ini hanya bualan pria ini saja untuk mempermainkan dirinya, pikir Victoria.
*Plak* Victoria yang merasa dipermainkan oleh Keenan seketika emosi.
"Apa Kau pikir Aku akan percaya kata-katamu ?" seru Victoria yang berusaha menahan amarahnya. "Apa Aku terlihat murahan di matamu ? Jelas Kamu menganggap Aku wanita murahan yang bisa saja kau sentuh seenaknya." lanjut Victoria dengan nada yang bergetar. Sebisa mungkin Ia menahan air matanya.
Ia merasa jadi wanita bodoh yang mau saja disentuh oleh Keenan, laki-laki yang telah menghancurkan hidupnya.
Keenan yang tau jika dirinya telah membuat wanita ini marah sebisa mungkin mencoba menjelaskannya.
"Bukan seperti itu. Aku benar-benar jatuh hat-" tak ingin mendengar penjelasan Keenan Victoria segera memotong kalimatnya.
"Hentikan!!! Aku tak ingin tau perasaanmu yang konyol itu." teriak Victoria meluapkan emosinya. Ia segera memutar tubuhnya meninggalkan Keenan. Namun sebelum dirinya memegang handle pintu, Keenan segera mencegahnya dan membawa tubuhnya kedalam pelukan hangat pria itu.
"Apa kau bisa merasakannya ?" tanya Keenan dengan lembut membuat Victoria terdiam. Ia bisa merasakan detak jantung Keenan dengan cepat. "Aku tidak tau mengapa jantungku berdetak kencang saat pertama kali melihatmu secara langsung. Bahkan saat Aku tau dirimu ingin menjebak pria brengsek itu sebagian sisi hatiku tidak bisa membiarkan Kamu jika sampai disentuh pria itu. Tapi dulu Aku terlalu gengsi untuk menganggap perasaanku itu adalah kecemburuan. Hingga setelah Kamu benar-benar menghilang Aku baru merasakan ada sebuah rindu yang tersimpan. Namun lagi-lagi karena gengsi dan keegoisan yang ada dalam diriku belum bisa Aku kontrol, Aku membiarkan Kamu menghilang tampa jejak." Keenan menjelaskan apa yang Ia rasakan selama ini.
"Percaya tidak jika Kamu setiap malam hadir dalam mimpiku ? Kamu datang bersama ketiga putra kita yang selalu merengek agar Aku bisa hidup bersama kalian. Dari mimpi itu juga Aku yakin jika Kamu telah mengandung benihku." lanjutnya lagi. Keenan melepas pelukannya lalu memegang kedua bahu Victoria. Ia menatap lekat wajah wanita dihadapannya. Sekali lagi Ia mengecup pucuk kepala Victoria sehingga membuat wanita itu mendongak.
"Setelah Aku bertemu denganmu lagi, dalam hatiku bertekad tidak akan pernah melepaskan Kamu lagi. Aku tidak ingin Kamu meninggalkan Aku lagi ! Aku ingin Kamu tetap berada di sisiku bersama ketiga putra Kita ! Karna Aku sadar jika Kamu tenyata kamu adalah wanita yang bisa bertahta didalam sini" ucap Keenan menarik tangan Victoria lalu menaruh di dadanya. "Hati Aku hanya bisa bergetar saat menatap dirimu." sambungnya lagi.
Victoria mematung mendengar penuturan Keenan, dirinya busa melihat kejujuran dan ketulusan dimata laki-laki itu. Ia bingung dengan semua ini, Ia tidak mengerti mengapa Keenan bisa jatuh cinta dengannya saat pertama kali melihatnya.
"Aku tidak akan menuntut lebih, Aku hanya minta denganmu agar tetap bersamaku ! dan tidak memisahkan Baby Triplet K denganku !" pinta Keenan mengelus pipinya dengan lembut.
Tak bisa dipungkiri jika pengakuan dan perlakuan Keenan membuat hati Victoria menghangat, Ia pun merasakan getaran di dadanya. Namun otaknya berpikir dengan cepat agar tidak terbuai dengan rayuan Keenan. Ia tidak ingin sakit hati jika berharap lebih, bisa saja laki-laki ini hanya mempermainkan dirinya karna masih memiliki dendam setelah menghancurkan rumah tangga adiknya.
__ADS_1
"Tak perlu membalas perasaanku dan percaya denganku jika hatimu masih meragu ! Cukup jangan tinggalkan Aku lagi !" tutur Keenan lembut lalu mengecup pucuk kepala Victoria lagi. "Aku pakai baju dulu ya, setelah itu kita turun makan ! Sebaiknya Kamu mandi dulu !" lanjut Keenan kemudian masuk ruang pakaian.
Victoria masih mematung, Ia berusaha mengatur detak jantungnya yang begitu cepat. Ia terus menari nafas lalu membuangnya dengan kasar, sampai dirinya merasakan jantungnya terpompa dengan normal.
'Akh.... ada apa dengaku ini ? Ok... Vivi jangan percaya omong kosong Pria itu ! jangan coba-coba berpikir untuk membalas perasaannya ! Jaga hatimu agar tidak terpesona dengan pria itu ! Akh.... Aku benar-benar bisa gila jika seperti ini' Victoria membatin dengan frustasi.
Victoria menuruni tangga diikuti oleh Keenan. Mereka berjalan menuju meja makan membuat semua orang menatap mereka, tak terkecuali Bunda Elis yang terlihat tidak suka. Sedangkan ketiga baby sitter yang menjaga Baby Triplet K diruang tengah melihat majikannya hanya bisa senyum-senyum sendiri.
"Mereka cocok banget ya" celetuk Lilis.
"Iya, yang satu cantik yang satunya tampan" jawab Cici.
"Emmm... pengen deh jadi mbak Vivi " ucap Nur yang berhasil mendapatkan tabokan.
"Inget diri !" jawab Lilis
"Ck... kalian tidak bisa melihat orang senang saja" decak kesal Nur.
"Kenapa lama sekali?" Tanya Bunda Elis dengan nada ketus.
"Baru selesai mandi Bun.." jawab Victoria.
Sedangkan Keenan duduk santai tanpa mempedulikan tatapan sinis Bunda Elis. Ia paham jika dirinya dibenci oleh Bunda Elis.
Mereka kemudian makan tanpa suara. Ya... makanan di meja memang sudah tertata rapih karna pagi tadi Art yang Keenan minta sudah mulai bekerja.
...****************...
__ADS_1
Mama Mita saat ini sedang emosi.Bagaimana tidak emosi jika Keenan belum juga pulang, bekum lagi ponselnya dinonaktifkan.
Inilah yang ditakutkan Mama Mita, dimana Keenan menemukan Victoria kembali. Karena Ia sangat yakin Keenan memiliki perasaan dengan wanita itu. Mana mungkin Keenan nekat meniduri seorang wanita jika tidak memiliki perasaan.
Ia tidak bisa membiarkan ini semua terjadi, Ia tidak ingin Keenan benar-benar jatuh hati dengan Victoria. Ia tidak ingin memiliki menantu pelakor seperti Victoria. Bahkan Ia tidak ingin mengakui anak Keenan yang lahir dari rahim Victoria.
"Aku membencinya! Aku membencinya, bahkan ketiga anak kembarnya itu!" teriak Mama Mita frustasi.
"Ma ada apa ?" tanya Papa Arsenio saat mendengar teriakkan istrinya.
"Wanita itu Pa... Wanita itu telah melahirkan anak Keenan... Mama tidak ingin menerima kehadiran mereka, Mama tidak sudi jika harus memiliki keturunan dari rahim wanita sial*n itu" Mama Mita terus merancau membuat Papa Arsenio mengerutkan kening.
"Siapa yang Mama maksud ?" tanya Papa Arsenio bingung.
"Pelakor itu sudah melahirkan anak Keenan Pa... Tak hanya satu bayi, tapi ada tiga bayi" ucap Mama Mita.
"Maksudmu Victoria?" tanya Papa Arsenio lagi.
"Iya... Wanita itu selama ini mengandung anak Keenan." jawab Mama Mita
"Maksud Mama apa ?" tanya Papa Arsenio dengan suara lantang.
"Jadi..." Mama mita menjelaskan kejadian beberapa bulan yang lalu saat dirinya mendapati Victoria tidur dengan David. Mama Mita menjelaskan jika Victoria bukannya bercinta dengan David melainkan dengan Keenan. Lebih tepatnya Keenan yang menjebaknya sampai hamil dan melahirkan keturunan dari Arsenio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Haiii guys!!! salam kenal dari merauke 🤗 jangan lupa dukungannya ya 🙏 tinggalkan jejak di kolom komentar, dan jika ada kesalahan dari novel yang ku buat mohon beri sarannya ya😊 tapi jangan pedas-pedas ya😅 takut aku nggak sanggup🙈
__ADS_1
*stop menjiplak🚫**