
Wen Yunzi menuju ke ruang apotek bersama gadis pelayan bernama Liu Mei.
Karena ruang apotek berada di halaman tertutup yang jauh dari suasana ramai, tentu membutuhkan beberapa waktu untuk sampai.
Sesampainya di sana, ia yang sudah menjadi pemimpin Klan dihentikan di depan pintu.
Seorang pria berusia tiga puluh lima tahun menghentikannya. "Berhenti! Apa kau tidak tau disini adalah ruang apotek? selain saya, tidak ada orang lain yang boleh memasuki ruang apotek."
Aura dingin melintas dimata Wen Yunzi. "Ruang apotek ini milik Klan, kapan itu menjadi milikmu?"
"Tuan Liu Chang apoteker, ini adalah Nona pemimpin." Liu Mei mengingatkan pria berusia tiga puluh lima tahun itu yang ternyata seorang apoteker.
"Jadi kau adalah Wen Yunzi? gadis yang baru ditetapkan sebagai pemimpin Klan? Cih! Meskipun kau sudah menjadi Nona pemimpin, kau tetap seorang sampah." Ucap Tuan Liu yang tidak peduli.
Karena terlalu banyak menghabiskan waktunya di ruang apotek, ia tidak banyak mengetahui tentang apa yang terjadi di Klan. Ia hanya tahu bahwa baru-baru ini Tuan besar keluar dari kultivasi pintu tertutup dan telah menetapkan cucunya sebagai pemimpin Klan yang baru.
Sementara tentang Nona sulung yang bernama Wen Yunzi, selama ini ia hanya tahu bahwa dia tidak lebih dari seorang gadis vulgar serta sampah kultivasi.
Mengenai seperti apa wajah Wen Yunzi, Tuan Liu bahkan tidak mengetahuinya sama sekali. Lebih tepatnya, dia tidak pernah melihat ataupun bertemu dengan Wen Yunzi.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa dia tidak menghormati Wen Yunzi yang telah ditetapkan sebagai pemimpin Klan yang baru.
Terlebih lagi status Tuan Liu sudah menjadi seorang apoteker senior tingkat tujuh sekaligus seseorang yang berasal dari Sekte Qing Yun.
Di Benua Da Xia, seorang apoteker selalu sangat bangga.
Berikut level apoteker di Benua Da Xia;
-Junior tingkat 1 - 8
-Senior tingkat 1 - 8
-Raja tingkat 1 - 8
-Dewa tingkat 1 - 8
-Suci tingkat 1 - 5
Hingga sejauh ini, tidak ada apoteker yang berhasil mencapai level suci. Bisa diartikan, apoteker level dewa adalah level yang paling tinggi di Benua Da Xia.
"Bukan hanya tidak menghormati-ku, kau bahkan berani menghina-ku? Penjaga bayangan, seret Liu dan beri hukuman cambuk seratus kali." Wen Yunzi memberi perintah, sepasang mata dinginnya menyapu ke suatu tempat tertentu.
"Ya!"
Dua penjaga bayangan muncul dan langsung menangkap Tuan Liu.
"Gadis sampah! Saya adalah satu-satunya apoteker di Klan Wen. Jika kau berani menyakiti saya, saya akan pergi meninggalkan Klan dan tidak akan pernah kembali lagi!" Tuan Liu berteriak sembari berusaha melepaskan diri dari belenggu dua penjaga bayangan.
Tidak menanggapi, Wen Yunzi justru menatap dua penjaga bayangan.
Seakan mengerti, penjaga bayangan melemparkan Tuan Liu ketanah.
__ADS_1
Pow!
Satu cambukan mendarat ditubuh Tuan Liu.
"AH!"
Tuan Liu berteriak, tapi masih tidak menyadari kesalahannya.
"Gadis sampah, saya berasal Sekte Qing Yun. Jika Sekte Qing Yun tahu apa yang kau lakukan pada saya, Sekte Qing Yun tidak akan membiarkanmu pergi." Tuan Liu mengancam.
"Maka aku tidak akan membiarkan Sekte Qing Yun tahu." Wen Yunzi tersenyum sinis.
"Heh! Apakah kau pikir kau bisa menyembunyikannya dari Sekte Qing Yun?" Tuan Liu Chang berkata dengan nada meremehkan.
Wen Yunzi mengangkat kedua alisnya, "Sepertinya seratus cambuk tidak cukup untukmu. Penjaga bayangan, tambahkan seratus cambuk lagi."
"Ya!" Dua penjaga bayangan segera menjalankan perintah.
"AH!"
Penjaga bayangan mencambuk Tuan Liu tanpa ampun.
"AH! Penatua, tolong saya... Gadis terkutuk ini akan membunuhku. AH..." Ancamannya tak berhasil, Tuan Liu berteriak meminta tolong.
Tak lama kemudian, tiga tetua datang ke halaman tempat ruang apotek berada. Tapi segera dihentikan oleh dua penjaga bayangan lainnya tepat di depan halaman. "Berhenti! Nona pemimpin memberi perintah untuk tidak membiarkan siapapun masuk."
"Biarkan kita lewat! Jika nona pemimpin membunuh Tuan Liu, Klan Wen tidak akan sanggup menanggung kemarahan Sekte Qing Yun." Tetua kedua berkata dengan khawatir.
"Mengapa kita kembali?" tetua kedua dan tetua ketiga bertanya serempak.
Tetua pertama menjelaskan dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh para tetua saja. "Kita akan segera mengadakan pertemuan Klan untuk bulan ini. Jika gadis itu menyebabkan Klan kehilangan satu-satunya apoteker, pada saat itu kita bisa menekannya sekaligus memberinya pelajaran."
"Apa yang dikatakan tetua pertama benar."
"Ayo kita pergi!"
Para tetua pergi begitu saja dan tidak peduli pada Tuan Liu yang terus menerus berteriak meminta pertolongan.
Tidak ada yang datang menyelamatkannya, Tuan Liu putus asa dan menangis memohon ampun. "Nona pemimpin, saya memang salah. Tolong ampuni saya!"
Melihat Wen Yunzi tetap acuh tak acuhnya, ia sekali lagi memohon ampun. "Nona pemimpin beri saya kesempatan terakhir. Saya berjanji akan mendedikasikan sisa hidup saya untuk bekerja di Klan Wen tanpa imbalan apapun."
"Tidak ada gunanya memohon sekarang! Penjaga bayangan, tambahkan seratus cambuk lalu lempar Liu Chang keluar dari Klan." Wen Yunzi memberi perintah terakhir lalu memasuki ruang apotek.
"Ya, Nona pemimpin!"
Dua ratus cambuk ditambah seratus cambuk, tubuh Tuan Liu langsung menggigil tak karuan.
Di dalam ruangan apotek ...
Wen Yunzi merasakan kepalanya berdenyut kesakitan setelah melihat berbagai botol porselen berisi ramuan obat level rendah berjejer rapi di rak.
__ADS_1
Diantara banyaknya botol porselen ini, kebanyakan merupakan produk gagal.
"Sepertinya Liu Chang menempatkan keuangan Klan Wen dalam kategori yang sama dengan pasir." Ia sangat marah melihat begitu banyak herbal yang terbuang sia-sia.
Krek! ..
Tepat saat ia mengamati herbal, pintu belakang ruang apotek terbuka.
"Nona adalah?"
"Cepat pergilah Nona. Jika Tuan Liu melihatmu memasuki ruang apotek, dia pasti akan menyiksamu dan tidak akan membiarkanmu pergi."
Seorang pemuda bertubuh kurus memasuki ruang apotek melalui pintu belakang, dan langsung meminta Wen Yunzi untuk segera pergi.
"Pow! Pow! Pow!"
Terdengar suara cambuk memukul seseorang diluar.
Wen Yunzi berkata sembari menoleh keluar. "Sekarang Liu Chang tidak memiliki kekuatan untuk menyiksa siapapun."
Melihat seseorang yang sepertinya sangat akrab, pemuda itu langsung berlari keluar.
Ekspresinya langsung membeku melihat pemandangan diluar. "Itu, bukankah itu Tuan Liu?"
"Benar!" Wen Yunzi juga keluar.
Membuat Tuan Liu berteriak lagi. "Nona pemimpin, tolong ampuni saya."
Pemuda kurus yang mengenakan jubah berwarna biru compang-camping, menatap Nona disampingnya, dan ucapan Tuan Liu membuat pikirannya berantakan. "Nona cantik ini adalah pemimpin Klan yang baru? sangat cantik! Rumor dan fakta sangat berbeda seperti langit dan bumi. Nona pemimpin sangat cantik."
"Apa kau asisten apoteker?" tanya Wen Yunzi saat melihat reaksi konyol pemuda di sampingnya.
Tersadar dari keterkejutannya, pemuda itu mengangguk dalam diam.
"Jika boleh aku tau, siapa namamu dan berapa usiamu?" Wen Yunzi bertanya lagi.
"Jawab Nona pemimpin, namaku Jie Rui dan usiaku empat belas tahun." Pemuda menjawab dengan suara seraknya.
Wen Yunzi mengangguk. "Jie Rui, aku yakin Liu Chang telah melakukan penggelapan uang serta penggelapan herbal. Jika kau tau, bisakah kau tuliskan semuanya untukku?"
Ia berpikir terlalu mudah jika membiarkan Liu Chang pergi tanpa membayar banyaknya herbal yang telah di sia-siakannya. Terlebih lagi ia yakin Liu Chang telah melakukan penggelapan uang Klan selama ini. Ia lebih yakin bahwa ada orang dalam yang telah membantunya.
"Ya, aku tahu. Aku pasti akan menuliskan semuanya untuk Nona pemimpin." Ucap Jie Rui lalu kembali memasuki ruang apotek.
Menjadi asisten seorang apoteker, ia tentu memiliki ingatan yang baik.
Beberapa saat kemudian, ia menyerahkan selembar kertas kepada Nona pemimpin.
.
.
__ADS_1
________Happy Reading_________