
Setelah cukup mengamati pemandangan di ruang dimensi Lian Mo Qin, Yun Zi lalu mengarahkan pandangannya pada Istana megah bernuansa hitam dengan plakat besar dan mendominasi yang tergantung di atas pintu masuk Istana.
"Dark Palace! Sungguh nama yang begitu mendominasi", Yun Zi bergumam samar lalu melangkahkan kakinya untuk memasuki Istana tersebut.
Sesampainya di dalam Istana, Yun Zi sedikit bingung dengan apa yang di lihatnya. Tentu saja Yun Zi bingung melihat bagian dalam Istana yang tak sesuai dengan perkiraannya.
Yun Zi mengira bagian dalam Istana akan sama mendominasi seperti namanya yakni "Dark Palace" tapi kenyataannya tidak, daripada menyebutnya Istana, Yun Zi lebih suka menyebutnya sebagai perpustakaan besar karena bagian dalam Istana hanya memiliki rak-rak besar yang terbuat dari kayu-kayu langka dan diatasnya terdapat buku-buku usang nan kuno.
Yun Zi melangkahkan kakinya ke salah satu rak besar dan mulai memilah-milah buku-buku yang tersusun rapi di atas rak.
Karena saat ini Yun Zi dalam keadaan jiwa, Yun Zi tidak bisa menyentuh segala sesuatu di ruangan ini dengan tangannya secara langsung, melainkan menggunakan energi spiritualnya untuk melakukan segala sesuatu.
Sudah 1000 tahun yang lalu sejak mantan Kaisar Iblis memutuskan kontrak dengan Lian Mo Qin yang berarti seharusnya Istana ini sudah di penuhi debu karena tidak ada yang mengurusnya tapi anehnya, Yun Zi tidak menemukan sedikit pun debu dan malahan mengagumi Istana ini yang begitu bersih seperti ada orang yang membersihkannya setiap hari.
Sayangnya buku-buku ini tidak ada yang menarik perhatian Yun Zi karena sebagian besar isinya hanyalah sejarah-sejarah kuno yang menurutnya hanya akan membuang waktunya jika membacanya.
Berpindah-pindah dari rak ke rak lainnya, Yun Zi akhirnya menemukan buku compang-camping yang memiliki sampul berjudul "Alkimia Ajaib", melihat nama sampul buku ini, Yun Zi tertawa dengan geli.
Bisa dikatakan dalam kehidupan sebelumnya, Yun Zi adalah seorang ahli alkimia tertinggi di Asia yang sangat di hormati sekaligus ditakuti dan selama menyangkut profesi alkimia, tidak ada yang tidak bisa Yun Zi atasi tapi begitu melihat sampul buku compang-camping ditangannya ini, Yun Zi tidak bisa menahan senyum geli nya.
Karena masih ingin menelusuri buku-buku di rak-rak ini, Yun Zi tidak membacanya melainkan menyimpan buku "Alkimia Ajaib" di cincin penyimpanannya agar mudah di cari ketika akan membacanya.
Putus asa karena tidak menemukan metode kultivasi quqin yang di maksud pria itu(roh Lian Mo Qin), Yun Zi melangkah keluar dari Istana tapi menghentikan kembali langkahnya setelah berjalan tiga langkah.
Yun Zi menghentikan langkahnya karena melihat sebuah kotak hitam berukuran sedang di sudut-sudut Istana. Jika bukan karena penglihatannya yang tajam, Yun Zi tidak akan pernah menyadari keberadaan kotak hitam tersebut karena warnanya identik dengan warna dinding Istana ini.
Berjalan ke arah kotak hitam tersebut, Yun Zi lalu menggunakan energi spiritualnya untuk membuka kotak hitam berukuran sedang ini. Setelah membukanya, Yun Zi segera menutup matanya karena tiba-tiba cahaya putih terpancar dari dalam kotak segera setelah dirinya membuka tutup kotak tersebut.
Meskipun Yun Zi dalam keadaan jiwa sekarang, Yun Zi tetap menutup matanya karena cahaya putih yang tiba-tiba muncul begitu menyilaukan baginya dan cahaya putih yang terpancar dari dalam kotak tersebut segera memasuki pertengahan alis Yun Zi dan menyatu dengan sempurna ke tubuh jiwa Yun Zi.
Karena masih menutup matanya dengan rapat, Yun Zi tidak tahu kalau cahaya putih tersebut telah menyatu dengan sempurna ke dalam tubuh jiwanya.
Sebelum Yun Zi membuka matanya karena merasakan cahaya putih telah menghilang sepenuhnya, tiba-tiba berbagai gambar yang tak terhitung jumlahnya muncul dalam pikirannya disertai suara melodi quqin yang terus berubah berdengung di telinganya.
Berbagai gambar yang terus bergulat dengan pikirannya serta melodi quqin yang juga terus berdengung di telinganya membuat Yun Zi menyadari bahwa segala macam memori yang bukan miliknya masuk kedalam otaknya. Tapi, salah jika menyebutnya sebagai memori karena lebih tepatnya ini harus menjadi metode kultivasi seorang musisi quqin.
__ADS_1
Karena saking banyaknya informasi yang memasuki otaknya, wajah cantik Yun Zi kini berubah pucat dalam sekejap mata dan disertai butiran-butiran keringat halus.
Setelah sekitar dua jam berlalu, akhirnya gambar-gambar di pikirannya serta melodi quqin yang terus berdengung di telinganya kini telah menghilang sepenuhnya dan sekarang Yun Zi jatuh terduduk dilantai akibat mati rasa di kedua kakinya karena terlalu lama berdiri.
Yun Zi tersenyum senang karena akhirnya telah menemukan apa yang dicarinya yakni metode kultivasi Lian Mo Qin, Yun Zi lalu mulai mengelap butiran-butiran keringat halus di wajahnya menggunakan lengan gaunnya.
"Wajar jika seluruh orang di Dunia ini mengejar dan ingin memiliki Lian Mo Qin karena Lian Mo Qin adalah Artefak quqin yang memiliki eksistensi sangat kuat dan menantang surga. Sebelum kultivasi ku tumbuh sangat kuat, aku benar-benar tidak bisa membiarkan orang lain mengetahui keberadaan Lian Mo Qin ini! ", ucap Yun Zi dengan samar.
Yun Zi pun mulai memahami keterampilan yang dimiliki Lian Mo Qin.
Lian Mo Qin; Memiliki semua keterampilan seorang musisi quqin yang tidak dimiliki oleh musisi quqin biasa, sebuah keterampilan yang dapat menyesatkan dan menenangkan pikiran orang lain serta berbagai keterampilan yang tidak sesuai dengan tatanan alam. Jika kultivasi Lian Mo Qin mencapai tingkat tertentu, satu melodi saja akan dapat menghancurkan ribuan prajurit dalam sekejap mata.
Yang lebih menakutkan adalah, satu melodi Lian Mo Qin bukan hanya dapat menghancurkan ribuan prajurit tapi juga dapat mengobati berbagai jenis luka, penyakit serta dapat meningkatkan produksi obat-obatan dan pil bahkan bisa memicu pertumbuhan berbagai tanaman obat.
Menurut metode kultivasi Lian Mo Qin, menggabungkan melodi quqin ke pertumbuhan tanaman obat atau menggabungkannya selama proses alkimia dapat meningkatkan kualitas pil dalam beberapa tingkat dan juga, melodi dari Lian Mo Qin dapat membuat racun agar menyebar serta menyatu dengan udara dan langsung menghancurkan Kota bahkan sebuah Negara sekalipun.
Yun Zi saat ini tidak ingin memahami seluruh keterampilan Lian Mo Qin karena sebagian keterampilan saja sudah membuat dirinya bergidik ngeri.
"Dengan metode kultivasi yang sudah menyatu dengan jiwaku, akhirnya aku tidak harus berlatih quqin di ruang ini melainkan bisa berlatih quqin di manapun yang aku inginkan! ", ucap Yun Zi lalu berjalan keluar dari Istana dan kembali ke ruang dimensi tempat Chu'er berada.
Kembali ke tubuhnya yang sedang duduk dalam posisi meditasi di atas ranjangnya, Yun Zi lalu menyentuh quqin dengan jari-jari rampingnya dan seketika quqin langsung menghilang di tangannya.
Setelah kembali ke penampilan buruk rupanya, Yun Zi lalu duduk bersandar pada sandaran tempat tidurnya,
BANG!!
Pintu di tendang hingga terbuka lalu masuklah seorang mama tua yang tatapan ganasnya menyapu ruangan sederhana nan bobrok di sekitarnya lalu mengalihkan pandangannya pada Gadis dengan wajah buruk rupa yang tengah duduk bersandar.
"Nona sulung, Tuan besar memanggilmu ke Aula utama sekarang juga! ", ucap mama tua tersebut dengan tatapan penuh penghinaan ke arah Yun Zi lalu berbalik meninggalkan ruangan.
Chu'er yang berada di ruang dimensi menyipitkan mata bulatnya melihat tingkah laku mama tua terhadap Tuannya. Sebelumnya mantan Kaisar Iblis bukan hanya memintanya untuk melayani Tuannya dengan baik tapi juga memintanya untuk melindunginya, Chu'er merasa sangat geram melihat Tuan yang dirinya sangat hormati telah dihina dan diperlakukan dengan cara rendahan seperti itu.
Tidak perlu meminta izin pada Tuannya, Chu'er langsung menyerang punggung mama tua dengan energi spiritual yang tak terlihat. Akibat serangan yang terjadi secara mendadak, mama tua tersebut menabrak kusen pintu lalu terhuyung-huyung dan jatuh tersungkur ketanah di depan ruangan.
"Aiyo! Aiyo! ", mama paruh baya berbaring di tanah dan menangis sangat keras karena merasa sangat kesakitan hingga dirinya tidak bisa berdiri juga disertai keringat dingin yang mengalir di wajah tuanya.
__ADS_1
"Mama Lin, apa yang terjadi? ", empat pelayan Wanita yang menunggu di luar ruangan sangat terkejut melihat mama Lin yang tiba-tiba jatuh tersungkur ke tanah lalu buru-buru membantunya untuk berdiri.
"Ini semua ulah Nona sulung! Aku hanya menyampaikan pesan Tuan besar tapi Nona sulung malah mendorongku hingga jatuh tersungkur di tanah", ucap mama Lin yang seolah-olah memang di perlakukan dengan buruk oleh Yun Zi.
Mama Lin tidak menyadari setelah dirinya menyelesaikan ucapannya, ekspresi keempat pelayan Wanita benar-benar sangat aneh, keempat pelayan Wanita mengarahkan pandangan mereka pada orang yang di maksud mama Lin.
Mama Lin pun penasaran atas apa yang dilihat keempat pelayan ini hingga ekspresinya sangat aneh, Mama Lin pun berbalik dan melihat ke arah yang keempat pelayan lihat.
Yang mama Lin lihat hanyalah seorang Gadis muda dengan tatapan dingin duduk bersandar pada sandaran tempat tidurnya dan tersenyum padanya tapi senyumannya begitu dingin sehingga mampu membuat orang-orang membeku kedinginan seperti tengah berada di gurun salju.
"Jika memang Nona sulung yang telah mendorong mama Lin, bukankah seharusnya Nona sulung tidak akan bisa kembali ke tempat tidurnya begitu cepat kan", batin keempat pelayan Wanita.
Bahkan mama Lin pun tengah kebingungan sekarang.
Yun Zi turun dari tempat tidurnya dan mengenakan sepatunya lalu berjalan keluar ruangan mendekati mama Lin dan menatapnya dengan tatapan dinginnya,
"Jangan pernah menggangguku! Jika tidak, kau akan menerima akibatnya berkali-kali lipat dari ini", Yun Zi mengatakannya dengan nada kejam seperti datang dari kedalaman Neraka.
Meskipun wajahnya buruk rupa, saat ini Yun Zi mempesona seperti mutiara yang tengah memancarkan kecemerlangannya.
Untuk sesaat, keempat pelayan dan mama Lin sangat tercengang.
"Apakah Gadis muda dengan tatapan dinginnya ini benar-benar Nona Sulung yang pengecut dan tidak berguna? ", batin keempat pelayan dan mama Lin.
Jika bukan karena wajah buruk rupanya, keempat pelayan dan mama Lin tidak akan pernah percaya bahwa Gadis muda menakutkan ini adalah Nona sulung Wen Yun Zi yang tidak berguna.
Tapi, mengapa kepribadiannya telah berubah secara drastis?,
Yun Zi mengangkat kepalanya dan membusungkan dadanya lalu membantu Liu Mei yang berlutut di tanah dan berjalan pergi menuju Aula utama mengabaikan tatapan aneh orang-orang ini.
Sosok Yun Zi sekarang benar-benar arogan dan sombong.
Nb; Mama disini bukan berarti Ibu melainkan julukan untuk pelayan tua atau senior di sebuah kediaman.
___________Goddess Of Yun Zi_____________
__ADS_1
Setelah membaca, jangan lupa tinggalkan Like dan Komen nya ya guys...
____Happy Reading____