
Wen Yun Zi mengerti mengapa kedua petugas berekspresi seperti itu. "Apa aku terlihat seperti orang yang tak mampu membuatnya." Ucapnya dengan dingin.
"Bukan itu yang kami maksud nona. Hanya saja kami terkejut karena kartu Bank level hitam adalah yang paling langka di Benua Da Xia. Terakhir kalinya Bank Wushi membuatnya sekitar tujuh tahun yang lalu, saat itu juga kami berpikir mungkin tidak akan membuatnya lagi." Petugas yang bernama Hui Ming buru-buru menjelaskan takut Wen Yun Zi salah paham.
"Memang sudah lama sekali. Tapi bukan berarti tidak ada orang yang akan membuatnya lagi. Ingatlah! Dunia ini masih berputar, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan." Ucap Wen Yun Zi tak luput disertai dengan nada sinis nya.
"Benar! Ucapan nona benar sekali." Ucap petugas satunya yang bernama Cheng Yi, petugas Hui Ming juga menganggukkan kepalanya sebagai tanggapan.
Kedua petugas tidak berani meragukan Wen Yun Zi lagi. Petugas Hui Ming pun mulai memberitahunya syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat kartu Bank level hitam.
Beberapa saat setelah petugas Hui Ming menyelesaikan penjelasannya, Wen Yun Zi mengatakan jika dirinya sudah memenuhi semua syarat-syarat itu.
Karena semua syarat telah terpenuhi. Kedua petugas melanjutkan ke langkah berikutnya.
Petugas Cheng Yi mengeluarkan sebuah kotak kecil yang entah dari mana, kemudian meletakkannya di atas meja. Sebuah kotak kecil yang terbuat dari kayu cendana langka, serta keseluruhannya berwarna hitam mendominasi.
Petugas Cheng Yi membuka penutup kotak untuk mengungkapkan isi di dalamnya.
Di dalam kotak kecil itu, Wen Yun Zi melihat sebuah kartu berwarna hitam yang menurutnya sedikit mirip dengan kartu ATM zaman modern. Sebuah kartu berwarna hitam yang memiliki pola Burung Phoenix warna emas serta memiliki logo spesial Bank Wushi.
Petugas Cheng Yi mengeluarkan kartu hitam dari dalam kotak dan meletakkannya di atas balok kristal yang ada di tengah-tengah meja. "Kami membutuhkan nama lengkap nona untuk mendaftarkan serta meresmikan kartu ini." Ucap Petugas Cheng Yi.
Tidak langsung menyebutkan namanya, Wen Yun Zi justru mengajukan pertanyaan. "Apakah Bank Wushi akan mengekspos namaku?"
Seakan-akan mengerti makna tersirat di balik ucapan Wen Yun Zi, Petugas Hui Ming menjelaskan. "Yakinlah nona. Bank Wushi kami tidak akan mengekspos nama pemilik kartu tanpa izin. Bank Wushi hanya akan mengeksposnya jika pemilik kartu bersedia."
Wen Yun Zi tidak puas dengan jawabannya dan masih mengajukan pertanyaan lain. "Bagaimana jika suatu saat nanti Bank Wushi mengekspos namaku tanpa izinku? atau bagaimana jika ada kekuatan lain yang mengancam Bank Wushi hanya untuk mencaritahu namaku? apakah Bank Wushi akan mengekspos namaku dibawah ancaman itu?"
Kedua penjaga tersenyum dan mengagumi ketelitian serta kepintaran Wen Yun Zi.
"Nona yakinlah! Bank Wushi tidak akan pernah mengekspos nama setiap pemilik kartu tanpa izin. Bank Wushi pernah bersumpah pada Langit dan Bumi untuk tidak mengekspos privasi pelanggan. Karena sumpah inilah, meskipun Bank Wushi mengekspos nama anda di bawah ancaman, itu sama sekali tidak ada manfaatnya untuk Bank Wushi." Petugas Hui Ming memberitahu sumpah Bank Wushi untuk meyakinkan Wen Yun Zi.
Kali ini Wen Yun Zi akhirnya yakin mendengar jawabannya. Kemudian bertanya apa langkah berikutnya.
Petugas Cheng Yi menjelaskan syarat selanjutnya sambil menunjuk kartu hitam yang ada di atas balok kristal. "Syarat selanjutnya nona hanya perlu mentransfer kekayaan nona pada kartu hitam ini. Balok kristal akan memancarkan sinar cahaya berwarna hitam jika kekayaan nona memenuhi syarat. Tetapi jika kekayaan nona tidak memenuhi syarat, kekayaan nona akan di transfer pada level kartu dibawahnya."
__ADS_1
Wen Yun Zi menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti.
Dengan jumlah besar kekayaan yang ada di gelang ruang dimensinya, Wen Yun Zi sebenarnya bisa mengeluarkan empat juta koin emas untuk menyelesaikan taruhannya dengan para tetua. Tetapi Wen Yun Zi tidak menggunakannya karena sudah berjanji untuk bertaruh secara adil.
"Jika sudah paham. Silahkan nona mulai sekarang." Ucap petugas Cheng Yi dengan sopan.
Wen Yun Zi mengangguk dan memejamkan matanya, kemudian mulai fokus menggunakan Qi spiritualnya untuk mentransfer koin emas yang menumpuk di ruang dimensinya pada kartu hitam.
Beberapa saat kemudian, balok kristal tiba-tiba memancarkan sinar cahaya berwarna hitam bertanda bahwa kekayaan Wen Yun Zi telah memenuhi syarat.
Kedua petugas sangat terkejut hingga seakan-akan kedua bola mata mereka akan keluar dari tempatnya. Kedua petugas tidak pernah menyangka jika ternyata Wen Yun Zi benar-benar harta karun berjalan. Kekayaannya bahkan mencapai kartu Bank level hitam.
Petugas Hui Ming buru-buru berkata begitu melihat balok kristal memancarkan sinar cahaya hitam yang semakin pekat. "Nona, berhentilah sekarang juga! Kekayaan anda sudah memenuhi syarat, bahkan sudah melampauinya."
Kedua petugas rasanya ingin menangis melihat kekayaan Wen Yun Zi yang sepertinya tak ada habisnya. Kekayaan yang hampir akan memenuhi kartu Bank level hitam.
Wen Yun Zi segera menghentikannya begitu mendengar suara petugas Hui Ming.
Segera setelah Wen Yun Zi menghentikannya, Kedua petugas berdiri dari kursinya masing-masing dan secara bersamaan memeriksa kartu hitam dengan Qi spiritualnya.
Sayangnya, kedua petugas tidak berani menanyakannya secara langsung.
Wen Yun Zi duduk dalam posisi malasnya sambil mengamati ekspresi bodoh di wajah kedua petugas.
Barulah setelah beberapa menit berlalu, ekspresi di wajah kedua petugas akhirnya kembali seperti semula. Kedua petugas menarik kembali Qi spiritual mereka, dan dengan sigapnya kembali ke tempat duduknya masing-masing.
Kedua petugas menundukkan kepala mereka dan merasa malu untuk mengangkatnya lagi. Tetapi tetap saja, meskipun merasa malu, kedua petugas tetap harus menjalankan tugasnya.
"Nona, sekarang teteskan darah anda pada pola Burung Phoenix yang terdapat di kartu ini, sebagai tanda andalah pemilik sahnya. Selain anda, tidak ada orang lain yang bisa mengaksesnya." Petugas Hui Ming menjelaskan dengan senyum ramahnya sambil menunjuk pola Burung Phoenix yang ada pada kartu hitam.
"Baiklah!" Sahut Wen Yun Zi sekilas. Kemudian menggigit ujung jari telunjuk kanannya hingga mengeluarkan darah, lalu meneteskannya sesuai instruksi yang dijelaskan oleh petugas Hui Ming.
Begitu darahnya mengalir ke seluruh pola Burung Phoenix, Wen Yun Zi tiba-tiba merasakan hubungan antara dirinya dengan kartu Bank level hitam. Sudut bibir cherry Wen Yun Zi sedikit terangkat setelah berhasil mengendalikan kartu hitam dengan pikirannya.
Wen Yun Zi mengalihkan pandangannya pada kedua petugas dan dengan santainya berkata. "Namaku Wen Yun Zi. Selanjutnya aku ingin membuat kartu Bank level emas."
__ADS_1
Begitu mendengar nama Wen Yun Zi, kedua petugas saling memandang dengan ekspresi yang tak kalah terkejut dari sebelumnya.
"Bodoh!" Xing Jun mendengus dingin melihat ekspresi bodoh di wajah kedua petugas.
(Note; Para kontraktor Wen Yun Zi bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi di dunia luar, selama Wen Yun Zi tidak menutup batasan antara dunia luar dengan dunia di ruang dimensinya.)
Kedua petugas terkejut karena di seluruh Negara Bulan Ungu, hanya ada satu nama Wen Yun Zi. Nama itu adalah nama pemilik Klan Wen yang baru. Sekaligus satu-satunya nama seorang gadis muda yang paling terkenal di seluruh Kekaisaran Tian Zing.
Meski sudah mengetahui identitas asli dari nona misterius bertopeng bulu warna-warni ini, kedua petugas tidak lagi peduli karena mereka tahu setiap orang memiliki alasan tersendiri mengapa memilih untuk menyembunyikan identitasnya.
"Syaratnya sama seperti sebelumnya nona. Sebenarnya syarat yang dibutuhkan untuk membuat kartu Bank level hitam, nona hanya perlu mentransfer kekayaan nona sebanyak 200.000.000 koin emas. Untuk membuat kartu Bank level emas, kali ini nona hanya perlu mentransfernya sebanyak 100.000.000 koin emas." Petugas Cheng Yi memberitahu syarat-syarat yang sesungguhnya.
Wen Yun Zi mengangguk mengerti.
Petugas Cheng Yi mengeluarkan kotak kecil lagi, mengeluarkan kartunya dan meletakkannya di atas balok kristal. Tidak ada perbedaan bentuk antara kartu Bank level hitam dengan level emas, satu-satunya perbedaannya hanya ada pada warna kartu serta warna pola Burung Phoenix nya.
Petugas Hui Ming meminta Wen Yun Zi untuk mentransfer kekayaannya sama seperti sebelumnya.
Wen Yun Zi pun melakukannya seperti sebelumnya, tapi kali ini hanya sampai batas 100.000.000 koin emas saja. Setelah selesai, Wen Yun Zi meneteskan darahnya pada pola Burung Phoenix warna putih yang terdapat pada kartu Bank level emas.
Petugas Hui Ming tersenyum ramah dan memberitahu Wen Yun Zi mengenai peraturan yang harus di patuhi oleh pemilik kartu Bank di setiap level masing-masing.
Wen Yun Zi mengangguk mengerti kemudian menyerahkan sekantong kecil berisi koin emas pada kedua petugas sebagai hadiah.
Kedua petugas tersenyum senang dan berulang kali berterima kasih kepada Wen Yun Zi.
Wen Yun Zi menyimpan dua kartu Bank nya di cincin penyimpanannya. Turun ke lantai pertama, lalu menghampiri gadis kasir yang sedang bergosip dengan gadis resepsionis.
Begitu melihat Wen Yun Zi, gadis kasir segera berpamitan pada gadis resepsionis. Keluar dari Bank Wushi, kemudian kembali ke paviliun Juan dengan Wen Yun Zi yang mengikuti dibelakangnya.
Sesampainya di paviliun Juan, di meja kasir sebelumnya, Wen Yun Zi mengeluarkan kartu Bank level emasnya untuk membayar pakaian yang di belinya. Selesai membayar, Wen Yun Zi menyimpan pakaiannya di cincin penyimpanannya, lalu keluar dari paviliun Juan meninggalkan banyak orang yang berekspresi terkejut.
.
.
__ADS_1
______Happy Reading______