Wen Yunzi (Kisah Menuju Puncak Kekuatan Tertinggi)

Wen Yunzi (Kisah Menuju Puncak Kekuatan Tertinggi)
037.Bertemu Ibu Suri


__ADS_3

Yun Zi yang akan menuju ke Aula perjamuan setelah mengganti gaunnya, tiba-tiba menghentikan langkahnya karena merasa ada sekumpulan orang berjalan mendekat kearahnya yang berjarak tidak jauh di belakangnya.


Membalikkan tubuhnya ke belakang, Yun Zi melihat seorang Wanita paruh baya yang diikuti oleh para pelayan yang berbaris rapi di belakangnya dan sepertinya juga menuju ke Aula perjamuan.


Seorang Wanita paruh baya yang memiliki aura Keagungan Kekaisaran di sekujur tubuhnya, siapa lagi jika bukan Ibu Suri yang paling di hormati di seluruh Kekaisaran Tian Zing.


Melihat rombongan Ibu Suri semakin mendekat ke arahnya, Yun Zi pun melangkah ke samping agar tidak menghalangi rombongan Ibu Suri lewat.


"Salam Yang Mulia Ibu Suri", ucap Yun Zi sembari sedikit menurunkan tubuhnya sebagai tanda salam.


Melihat seorang Nona muda bercadar putih yang seluruh tubuhnya memancarkan aura anggun nan elegan, Ibu Suri menghentikan langkahnya dan bertanya,


"Nona muda, perjamuan sudah di mulai. Kenapa kau masih ada disini? ".


Biasanya Ibu Suri hanya akan sedikit mengangguk jika ada yang memberi salam padanya tapi berbeda dari Nona bercadar yang berdiri disampingnya ini, yang mana Ibu Suri merasakan aura yang sedikit familiar terpancar dari tubuh Nona bercadar ini.


"Jawab Yang Mulia Ibu Suri. Alasan Yun Zi masih ada disini karena Yun Zi tadi mengalami sedikit hambatan yang membuat Yun Zi terlambat menghadiri perjamuan", jawab Yun Zi dengan sopan, Yun Zi langsung menyebutkan namanya karena ingin menguji apakah sikap Ibu Suri di depannya ini akan sama seperti dahulu yang mana sangat menyayangi mantan pemilik tubuh ini.


Tidak peduli pada alasan yang di tuturkan nya, Ibu Suri justru sedikit terkejut mendengar Nona bercadar di depannya ini menyebut dirinya Yun Zi. Ibu suri sedikit terkejut karena merasa bahwa nama itu benar-benar sangat familiar baginya.


"Yun Zi? kenapa nama ini terdengar sangat familiar tapi kenapa Ben Gong tidak bisa mengingatnya? ", ucap Ibu Suri.


Wanita paruh baya yang berdiri di samping Ibu Suri menjawab, "Yang Mulia, jika tidak salah. Di seluruh Ibukota Tian Zing hanya ada satu orang yang bernama Yun Zi yaitu Nona sulung kediaman Jendral Wen yang bernama lengkap Wen Yun Zi",

__ADS_1


Mendengar kata-kata pelayan pribadinya, Ibu Suri seakan mengingat sesuatu dan buru-buru bertanya, "Nona muda, apakah kau Gadis kecil yang paling cantik itu? Gadis kecil yang paling masuk akal dan taat bahkan jauh lebih baik daripada para Putri Kaisar! ",


Yun Zi tidak menyangka kalau Ibu Suri masih akan mengingatnya, Yun Zi melepas cadar putihnya lalu berkata sembari tersenyum tulus, "Yang Mulia Ibu Suri memiliki ingatan yang luar biasa. Anda mampu mengingat kejadian lebih dari sembilan tahun yang lalu",


Ibu Suri tampak sangat bahagia sekaligus terkejut melihat wajah bak secantik peri yang berdiri dihadapannya ini, Ibu Suri berkata dengan ekspresi nostalgia di wajah Agungnya, "Ternyata memang kau Zi'er! Ben Gong ingat pada saat kau berusia lima tahun, kau selalu mengikuti Ayahmu untuk memasuki Istana dan juga, Ibumu adalah sosok Wanita yang sangat cantik dan berbakat. Waktu kau lahir, semua orang berkata bahwa suatu saat setelah kau tumbuh dewasa, kau akan menjadi sosok Wanita luar biasa yang tidak akan jauh berbeda dengan Ibumu. Dalam sekejap mata, kau sudah tumbuh besar. Kemari lah, biarkan Ben Gong melihatmu lebih dekat".


Bagaimana reaksi Ibu Suri jika suatu saat nanti tahu kalau kecantikan Yun Zi saat ini hanyalah lima puluh persen dari kecantikan aslinya? ...


Hmm, benar-benar penasaran gimana sih reaksinya.....


Yun Zi maju untuk mendekat ke arah Ibu Suri dengan langkah anggunnya dan membiarkan Ibu Suri memeluknya.


Yun Zi membalas pelukan hangat Ibu Suri dengan senyum merekah di wajah cantiknya. Tentu saja Yun Zi sangat bahagia karena hanya Ibu Suri lah satu-satu nya orang luar yang begitu tulus menyayanginya setelah dirinya di vonis sebagai sampah kultivasi.


Seakan melupakan ada perjamuan yang sedang menunggu kehadirannya, Ibu Suri mengambil tangan kecil Yun Zi dan membawanya duduk di kursi yang tidak jauh darinya, "Zi'er, Ben Gong sudah bertahun-tahun tidak pernah bertemu denganmu dan Ben Gong benar-benar sangat merindukanmu, Kakek mu berkata bahwa kau berada dalam kesehatan yang buruk dan tidak bisa bangun dari tempat tidur selama bertahun-tahun tapi melihatmu malam ini dalam keadaan sehat, Ben Gong merasa sangat lega".


Mendengar kata terakhir Yun Zi, mata Ibu Suri berubah menjadi cerah seketika.


"Berbeda? apakah maksudmu, sekarang kau bisa berkultivasi? ",


Yun Zi menganggukkan kepalanya sebagai tanggapan atas pertanyaan Ibu Suri.


"Baguslah jika kau bisa berkultivasi sekarang, Ben Gong tidak perlu mengkhawatirkan mu lagi", ucap Ibu Suri sembari menepuk tangan Yun Zi.

__ADS_1


Ibu Suri lalu bertanya langsung kepada Yun Zi tentang berbagai desas-desus buruk tentangnya yang beredar di luar sana apakah benar atau tidak. Yun Zi pun dengan santai menjawab kalau semua itu hanyalah desas-desus tak berdasar, Yun Zi juga memberi tahu Ibu Suri kalau racun adalah penyebab utama kenapa dirinya tidak bisa berkultivasi serta alasan kenapa wajah cantiknya dahulu berubah semakin buruk seiring bertambah usianya.


Yun Zi juga memberitahu Ibu Suri kalau beberapa waktu yang lalu, dirinya didatangi oleh sebuah mimpi yang sangat aneh dan berkat mimpi aneh inilah, dirinya bisa berkultivasi sekarang.


Tahu dengan jelas apa maksud mimpi aneh yang dikatakan Yun Zi, Ibu Suri benar-benar sangat bahagia sekarang tapi juga sangat geram mendengar Yun Zi berkata semua penderitaannya selama bertahun-tahun ternyata di sebabkan oleh racun yang sangat ganas, Ibu Suri lalu bertanya pada Yun Zi siapa yang dengan sangat keji meracuninya yang mana pada waktu itu dirinya masihlah seorang Gadis kecil.


Yun Zi memberitahu Ibu Suri bahwa saat ini dirinya masih belum tahu siapa orang yang sudah meracuninya.


"Zi'er, Ben Gong tidak bermaksud mencampuri urusanmu, tapi Ben Gong benar-benar sangat khawatir akan keselamatanmu dan itulah kenapa Ben Gong memintamu untuk menyelidiki semuanya dari awal", ucap Ibu Suri sembari mengelus rambut hitam Yun Zi.


Yun Zi mengerti kekhawatiran Ibu Suri padanya, Yun Zi berjanji akan menyelidiki semuanya dari awal dan pasti akan memberitahu Ibu Suri jika dirinya sudah menemukan siapa orang yang sudah meracuninya.


Sebenarnya Yun Zi sudah menebak siapa yang telah dengan sangat keji meracuninya tapi Yun Zi tidak memberitahu Ibu Suri karena dirinya masih belum mempunyai bukti yang pasti.


Akibat terlalu terlena dalam obrolan santai, keduanya lupa kalau ada perjamuan yang sedang berlangsung, jika bukan karena diingatkan oleh Wanita paruh baya yang tak lain adalah pelayan pribadi Ibu Suri, kemungkinan besar keduanya masih akan terus mengobrol dan melupakan perjamuan yang sedang berlangsung.


Mengakhiri obrolannya, Ibu Suri lalu berdiri dari tempat duduknya dan menggandeng tangan Yun Zi dengan maksud membawanya ke Aula perjamuan secara pribadi.


Nb; "Ben Gong" secara harfiah "Istana ini". Adalah cara Ibu Suri, Ratu atau Permaisuri Kaisar berstatus tinggi yang memanggil diri mereka sendiri dalam percakapan dengan seseorang berstatus lebih rendah atau bisa disebut yang memiliki status formal.


_________Goddess Of Yun Zi_________


Sampai disini dulu ya guys, nanti lanjut lagi..

__ADS_1


Dan juga, tolong maafkan author yang jarang update ya ...


_____Happy Reading_____


__ADS_2