Wen Yunzi (Kisah Menuju Puncak Kekuatan Tertinggi)

Wen Yunzi (Kisah Menuju Puncak Kekuatan Tertinggi)
011 _ Tentang Pangeran Xiu (Sudah Direvisi)


__ADS_3

Setelah dua penjaga bayangan pergi, Wen Yun Zi duduk kembali kemudian menanyakan tentang herbal yang dicarinya pada Little Spirit. "Little Spirit, apakah diruang dimensi ada herbal jenis rumput Kaisar JinWu?"


"Tidak ada Tuan. Di ruang dimensi hanya ada herbal-herbal langka yang sudah berusia ribuan tahun." Jawab Little Spirit.


Wen Yun Zi mengangguk ringan kemudian bertanya lagi setelah tiba-tiba mengingat sesuatu yang penting. "Ah benar! Little Spirit, apakah kau tahu dimana Benua Iblis berada?"


"Tahu Tuan. Tapi percuma saja meski Tuan mengetahuinya." Jawaban Little Spirit.


Wen Yun Zi bingung dengan jawaban Little Spirit. "Kenapa bisa begitu? Little Spirit, bisakah kau menjelaskannya padaku?"


"Tuan, bukannya aku tidak mau menjelaskannya kepada Tuan. Hanya saja, benar-benar percuma meskipun Tuan mengetahuinya." Ucap Little Spirit.


Wen Yun Zi terdiam sejenak.


Menghela nafas ringan, Little Spirit kemudian berkata. "Mengenai Benua Iblis dan dimana keberadaannya. Saat waktunya tiba, Tuan akan mengetahuinya sendiri. Aku hanya bisa memberitahu Tuan bahwa Benua Iblis berada di tempat yang sangat jauh dari Benua Da Xia. Jika Tuan ingin segera mengetahui tentang Benua Iblis, Tuan harus pergi ke Benua yang lebih tinggi terlebih dahulu. Dengan kepintaran Tuan, Tuan seharusnya sudah mengetahui kalau dunia ini tidak hanya memiliki satu Benua saja kan?"


Wen Yun Zi mengangguk. "Dunia ini begitu luas, dan Benua Da Xia hanyalah bagian terpencil dari dunia ini. Dari kata-katamu, sekarang aku sudah mengerti sepenuhnya."


Little Spirit tersenyum dengan bangga. "Tuan sangat pintar, tentu tuan akan mengerti meski aku hanya membocorkan sedikit informasi."


Wen Yun Zi juga tersenyum kemudian bertanya lagi sembari melihat cincin Kaisar Iblis di jarinya. "Little Spirit, apakah menurutmu cincin Kaisar Iblis akan selalu menolongku di saat aku berada dalam bahaya? seperti terakhir kali saat aku diserang oleh Wen Zuting."


"Aku tidak tahu mengenai hal itu Tuan. Tapi setelah berpikir berulang kali dari kejadian sebelumnya, aku sangat yakin cincin Kaisar Iblis pasti akan menolong Tuan hanya jika jiwa Tuan berada dalam kondisi terancam." Jawab Little Spirit.


Wen Yun Zi mengangguk setuju. "Aku juga berpikir seperti itu. Sebelumnya cincin Kaisar Iblis hanya menolongku saat aku merasa akan menghadapi kematian lagi."


Wen Yun Zi kemudian menatap lekat cincin Kaisar Iblis di jarinya; Semua orang yang melihatnya hanya akan menganggap kalau cincin ini hanyalah cincin permata biasa. Tapi yang sesungguhnya, cincin permata biasa ini adalah cincin penguasa Benua Iblis.


Setelah menyelesaikan topik tentang Benua Iblis, Wen Yun Zi kemudian melanjutkan obrolannya dengan Little Spirit sembari menunggu informasi dari penjaga bayangan.


Satu jam kemudian ...


Wen Yun Zi mengakhiri obrolannya dengan Little Spirit setelah merasakan dua orang mendekat kearahnya. Tapi sebelum mengakhiri obrolannya, Wen Yun Zi meminta bantuan kepada Little Spirit untuk mencaritahu asal-usul tentang cincin berpola naga serta liontin giok putih miliknya.


Little Spirit mengangguk kemudian memutuskan komunikasinya dengan Tuannya.


Tepat saat Little Spirit baru saja memutuskan komunikasi, dua penjaga bayangan muncul lagi di hadapan Wen Yun Zi.


Dua penjaga memberi salam kepada Wen Yun Zi lebih dulu kemudian melaporkan informasi yang didapatkannya.

__ADS_1


Wen Yun Zi sangat takjub dengan sistem informasi Klan Wen. Hanya dalam waktu singkat satu jam saja, dirinya sudah mendapatkan informasi tentang herbal Kaisar JinWu serta siapa yang memilikinya.


Menurut informasi yang di sampaikan oleh dua penjaga bayangan. Di seluruh Kekaisaran Tian Zing hanya ada satu herbal jenis rumput Kaisar JinWu, dan pemiliknya adalah seorang Pangeran yang dikenal sangat kejam serta memiliki sifat sedingin balok es.


Meskipun pemilik herbal itu adalah seorang Pangeran yang kejam, Wen Yun Zi tetap bersikukuh ingin mendapatkannya. "Kirim seseorang untuk membeli herbal itu terlepas dari berapapun harganya."


Mulut dua penjaga bayangan berkedut. "Nona pemilik, tidak mudah membeli sesuatu dari Istana Pangeran Xiu."


Wen Yun Zi bertanya. "Kenapa bisa begitu?"


Tidak menjawab, salah satu bertanya kepada Wen Yun Zi. "Apakah nona pemilik tidak pernah mendengar tentang Pangeran Xiu?"


Wen Yun Zi menggelengkan kepalanya; Sejak masih kecil, pemilik tubuh ini banyak menghabiskan waktunya di Klan. Jika pun keluar, pemilik tubuh ini hanya mengunjungi pasar-pasar kecil.


"Kalian berdua terlihat ketakutan, apakah Pangeran Xiu sungguh seorang Pangeran yang kejam?" tanya Wen Yun Zi.


Dua penjaga bayangan mengangguk secara bersamaan. Salah satunya menjelaskan. "Pangeran Xiu bukan hanya seorang Pangeran yang kejam, tapi juga seorang Pangeran berdarah dingin. Di seluruh Kekaisaran Tian Zing, Pangeran Xiu adalah seseorang yang paling ditakuti, tidak terkecuali Kaisar juga."


"Apa sebegitu menakutkannya hingga kalian berdua menggigil ketakutan seperti itu?" batin Wen Yun Zi.


"Herbal itu sangat penting bagiku. Apakah benar-benar tidak mudah membelinya?" Wen Yun Zi bertanya lagi.


"Selain dikenal sebagai Pangeran berdarah dingin, Pangeran Xiu juga tidak pernah kekurangan uang. Itulah sebabnya tidak ada yang bisa membeli apapun darinya." Salah satu penjaga bayangan berkata dengan hormat.


"Istana Pangeran Xiu bahkan lebih menakutkan. Menurut informan terpercaya, Istana Pangeran Xiu di penuhi oleh perangkap mematikan." Penjaga bayangan lainnya berkata dengan ekspresi ketakutan.


Meskipun penjaga bayangan memberitahu betapa menakutkannya Pangeran Xiu, Wen Yun Zi tidak merasa takut. "Sepertinya aku sendiri yang harus pergi."


"Beri aku peta Istana Pangeran Xiu." Ucap Wen Yun Zi tiba-tiba.


Meskipun bingung untuk apa Wen Yun Zi memerlukan peta Istana Pangeran Xiu, salah satu penjaga bayangan tetap memberikannya.


Setelah dua penjaga bayangan kembali ke tugasnya masing-masing, Wen Yun Zi memerintahkan Liu Mei untuk menyiapkan air hangat untuk dirinya mandi.


Selesai mandi, Wen Yun Zi kemudian makan malam sendiri tanpa kakeknya.


Tepat saat jam menunjukkan pukul 10:00 malam. Wen Yun Zi mengganti hanfu ungunya dengan hanfu serba hitam, lalu diam-diam menyelinap keluar dari Klan Wen.


Beberapa waktu kemudian, Wen Yun Zi menghentikan langkahnya di suatu tempat yang tidak jauh dari Istana Pangeran Xiu.

__ADS_1


Dalam kegelapan malam, Wen Yun Zi terdiam sejenak melihat Istana megah yang tak jauh di depan matanya.


"Sepertinya akan sulit untuk mendapatkan herbal itu." Wen Yun Zi menghela nafas.


Hanya melihat dari luar saja, Wen Yun Zi bisa merasakan kalau Istana Pangeran Xiu memang dipenuhi oleh perangkap mematikan. Tapi begitu memikirkan racun ditubuh kakeknya, Wen Yun Zi tetap bertekad untuk mendapatkan herbal rumput Kaisar JinWu terlepas dari seberapa bahayanya prosesnya.


Dengan tekad dan semangat yang kuat, Wen Yun Zi segera menyelinap ke dalam Istana Pangeran Xiu.


Berkat pengalaman dari kehidupan sebelumnya serta panduan dari Little Spirit, Wen Yun Zi berhasil masuk ke bagian dalam Istana tanpa mengaktifkan perangkap mematikan.


Tapi meskipun berhasil, Wen Yun Zi tidak merasa senang dan malah terlihat kebingungan saat ini; Selain banyaknya perangkap mematikan, tidak ada penjaga satu pun. Apakah ini benar-benar Istana Pangeran Xiu yang berdarah dingin itu?! Haiss sudahlah ... Lebih baik aku pergi mencari ruang apotek dulu, lalu segera pergi dari tempat ini. Semoga saja benar-benar tidak ada orang di Istana ini.


Wen Yun Zi keluar dari tempat persembunyiannya, dan segera pergi ke arah lainnya.


Istana Pangeran Xiu, di suatu tempat ...


"Lapor Tuanku, seseorang berhasil menyelinap kedalam Istana tanpa mengaktifkan perangkap."


Seorang pria bertopeng perak melapor pada sosok samar seorang pria yang sedang bermeditasi di dalam kabut putih tebal.


Mendengar laporan pria bertopeng perak, sosok pria yang sedang bermeditasi itu tetap tidak bereaksi. Baru setelah beberapa saat, sepasang mata yang tertutup rapat di wajah pria tanpa ekspresi itu perlahan terbuka, disertai dengan memudarnya kabut putih yang menyelimutinya.


Baru setelah kabut putih sepenuhnya memudar, sosok pria itu terlihat semakin jelas.


"Apakah kau sudah memeriksa siapa itu?" tanya pria itu yang tak lain adalah pemilik Istana, Pangeran Gong Yan Xiu, Pangeran pertama Kekaisaran Tian Zing.


"Sudah Tuanku. Dia adalah seorang gadis muda." Jawab pria bertopeng perak dengan hormat.


Pangeran Gong Yan Xiu mengerutkan kedua alisnya. "Kau yakin itu seorang gadis muda? bukan seseorang yang sedang memakai topeng kulit?"


"Benar-benar seorang ga ..."


Belum selesai Pria bertopeng perak menjawab, Pangeran Gong Yan Xiu yang tadi masih duduk dalam posisi meditasi, tiba-tiba menghilang.


.


.


______Happy Reading______

__ADS_1


__ADS_2