
Setelah kembali dari Istana Pangeran Xiu, Wen Yun Zi langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Tertidur nyenyak hingga keesokan paginya.
-Tiga hari kemudian-
Sejak Wen Yun Zi kembali ke Klan Wen seminggu yang lalu, semua orang merasa temperamen Wen Yun Zi telah berubah drastis.
Tidak hanya di dalam Klan saja, perubahan Wen Yun Zi juga telah menyebar luas ke seluruh Kekaisaran Tian Zing.
Selama tiga hari terakhir, ada beberapa keluarga Bangsawan yang datang bertamu ke Klan Wen dengan harapan untuk bertemu Wen Yun Zi, tapi sayangnya Wen Yun Zi sangat sibuk setiap harinya.
Selain rutin membuat ramuan obat untuk kakeknya diruang apotek, Wen Yun Zi menghabiskan sisa waktunya di perpustakaan Klan.
Hari ini pun masih sama. Setelah sarapan pagi dan selesai membuat ramuan obat untuk kakeknya, Wen Yun Zi langsung pergi menuju perpustakaan Klan dan kembali menenggelamkan dirinya di dalam tumpukan buku-buku.
Sementara tentang batu kristal ungu yang diberikan oleh Pangeran Xiu, Wen Yun Zi tidak menyerapnya untuk saat ini.
Alasannya; Little Spirit mengatakan Qi spiritual yang terkandung dalam batu kristal ungu terdapat banyak kotoran dan harus dimurnikan terlebih dahulu sebelum diserap. Proses pemurniannya juga sangat lama, saat ini Little Spirit masih belum selesai memurnikannya.
-Perpustakaan Klan Wen-
Setelah kemarin baru selesai membaca buku tentang apoteker, Wen Yun Zi melanjutkan untuk membaca buku tentang Benua Da Xia.
Alasan Wen Yun Zi membaca buku tentang Benua Da Xia; Dalam ingatan pemilik tubuh sebelumnya, tidak ada pengetahuan apapun tentang Benua Da Xia. Terlebih lagi pemilik tubuh sebelumnya tidak tau cara membaca ataupun menulis. Selain ingatan tentang kehidupannya yang menyedihkan selama lima belas tahun, tidak ada ingatan lain yang berguna untuk Wen Yun Zi sekarang.
Karena alasan inilah, hari ini adalah hari kedua Wen Yun Zi membaca buku tentang Benua Da Xia.
Dari berbagai buku yang dibacanya, Wen Yun Zi sudah memahami pengetahuan dasar tentang Benua Da Xia.
Saat ini Wen Yun Zi berada di sebuah Benua yang bernama Da Xia. Benua ini terdiri dari empat Negara yang disebut;
'Negara Matahari Terbit' terletak di timur.
'Negara Bulan Ungu' terletak di barat.
'Negara Sayap Ilahi' terletak di utara.
'Negara Giok Abadi' terletak di selatan.
Masing-masing Negara memiliki Akademi yang popularitasnya nomor satu di Negaranya masing-masing.
Negara Matahari Terbit - Xuan Qing Akademi.
Negara Bulan Ungu - Guan Jung Akademi.
Negara Sayap Ilahi - Sheng Yi Akademi.
Negara Giok Abadi - Xing Yu Akademi.
Empat nama Akademi di atas adalah Akademi yang memiliki popularitas kelas satu di Negaranya masing-masing. Sementara Akademi lainnya, popularitasnya dimulai dari kelas dua, tiga, empat dan lima.
Akademi kelas satu adalah Akademi sekolah bergengsi dimana semua muridnya memiliki bakat yang luar biasa.
Syarat untuk masuk ke Akademi kelas satu sangatlah sulit. Tidak hanya harus memiliki bakat atribut ganda dua, tapi juga maksimal harus berada di level Qi spiritual tingkat hijau.
Biasanya para kultivator hanya memiliki satu bakat atribut saja. Sementara yang memiliki bakat atribut ganda dua akan dianggap sebagai jenius. Dan bakat atribut ganda tiga akan dianggap sebagai jenius sejati yang sudah pasti memiliki prospek masa depan tak terbatas.
Sementara untuk generasi muda, di seluruh Benua Da Xia sejauh ini tidak sampai dua ribu orang yang memiliki bakat atribut ganda tiga.
Sedangkan untuk bakat atribut ganda empat, di seluruh Benua Da Xia hanya ada dua puluh orang saja. Dan dua puluh orang ini semuanya adalah orang tua yang sudah berusia ratusan tahun.
-Level Qi spiritual terdiri dari tujuh warna-
__ADS_1
Merah (Level paling rendah)
Orange
Kuning
Hijau
Cyan
Biru
Ungu (Level paling tinggi dan langka)
Setiap warna memiliki tiga tingkatan; Rendah, menengah dan puncak.
Level Qi spiritual masih bisa ditingkatkan, tapi peningkatan level Qi spiritual sangat sulit dibandingkan peningkatan level kultivasi.
-Berikut nama elemen bakat bawaan-
Logam
Api
Kayu
Air
Bumi
Angin
Es
Cahaya
Kegelapan
Elemen kegelapan hanya dimiliki oleh kultivator dari Benua Iblis.
Jika ada kultivator elemen kegelapan yang tinggal selain di Benua Iblis, mereka akan dianggap sebagai Iblis dan diusir dari Benua yang ditinggalinya.
Sementara elemen cahaya adalah elemen yang paling langka di seluruh Benua ini.
Sejauh ini di Benua Da Xia hanya ada dua orang yang memiliki bakat bawaan elemen cahaya, dan sekarang dua orang ini sudah menjadi tokoh paling penting di seluruh Benua Da Xia.
_____
-Hutan bambu, halaman belakang paviliun kedamaian-
"Tuanku, hari ini nona pemilik kembali membaca buku di perpustakaan," Wen Xing muncul tiba-tiba dan menjatuhkan satu lututnya dibelakang Tuan besar.
Tuan besar mengangguk dan masih menikmati pemandangan hutan bambu di depan matanya.
"Tuanku, apakah tidak apa-apa membiarkan nona pemilik tidak menghadiri diskusi Klan?" tanya Wen Xing dengan nada khawatir.
"Xiao Zi memiliki alasannya sendiri mengapa ia memilih membaca buku di perpustakaan daripada menghadiri diskusi Klan." Tuan besar menjawab dengan nada yang tenang.
"Mintalah koki untuk membuat bubur sarang walet kemudian kirimkan kepada Xiao Zi." Perintah Tuan besar.
__ADS_1
"Ya!" Melihat sikap Tuannya sangat tenang, Wen Xing tidak mengkhawatirkan Wen Yun Zi lagi dan segera pergi menjalankan perintah Tuan besar.
Semenjak Tuan besar menetapkan cucunya sebagai pemilik Klan yang baru, Tuan besar sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab Klan kepada cucunya.
Pada awalnya Wen Yun Zi menolak menjadi pemilik Klan yang baru, tapi setelah kakeknya memberitahunya sebuah rahasia besar tentang kedua orang tuanya, Wen Yun Zi tidak punya pilihan lain selain menerimanya.
Setelah mengetahui rahasia tentang kedua orang tuanya, Wen Yun Zi berjanji kepada kakeknya bahwa dirinya pasti akan membawa kemuliaan untuk Klan Wen.
Setelah menyerahkan posisi pemilik Klan kepada cucunya, Tuan besar sering menghabiskan sebagian besar waktunya di hutan bambu yang terletak dihalaman belakangnya.
Tanpa Wen Yun Zi ketahui, ternyata Tuan besar masih menyembunyikan sebuah rahasia yang jauh lebih besar tentang kedua orang tuanya.
"Maafkan kakek cucuku, saat ini kakek belum bisa memberitahumu tentang rahasia itu. Kakek takut kau akan berada dalam bahaya besar jika mengetahuinya sekarang. Hanya dengan menjadi pemilik Klan, kekuatanmu akan meningkat dengan cepat. Setelah kekuatanmu cukup kuat, kakek pasti akan memberitahumu tentang rahasia itu." Tuan besar menatap burung-burung yang tengah terbang bebas.
Dari sorot matanya yang tenang, tidak tau apa yang sedang dipikirkan oleh Tuan besar.
.
.
"Apa?! Gadis itu menolak menghadiri diskusi Klan dan malah membaca buku di perpustakaan?" Tetua kedua sangat marah begitu mendengar laporan dari pelayan.
"Beraninya gadis itu membaca buku di perpustakaan daripada menghadiri diskusi Klan" Tetua ketiga juga sangat marah.
Tidak seperti tetua kedua dan tetua ketiga, tetua pertama justru sangat tenang. "Sudahlah! Diskusi hari ini juga tidak terlalu penting. Tapi jika gadis itu masih tidak hadir pada pertemuan Klan besok, kita harus menurunkannya dari posisi pemilik Klan. Dan juga, besok jangan lupakan rencana kita."
"Tentu saja kami tidak akan melupakannya." Ucap Tetua kedua dan tetua ketiga secara bersamaan.
Hari ini tak terasa telah berlalu begitu cepat.
-Paviliun teratai, jam 09;00 pagi-
Keesokan paginya Wen Yun Zi bangun pagi-pagi sekali karena hari ini merupakan hari pertemuan Klan yang dilaksanakan setiap sebulan sekali, dan pertemuan Klan akan dimulai pada pukul 09:00 pagi.
"Nona pemilik, para tetua menunggu kehadiran anda di aula pertemuan."
Seorang utusan menjatuhkan satu lututnya di samping Wen Yun Zi yang tengah duduk bersantai menikmati cemilan di pinggir kolam teratai.
"Katakan kepada para tetua aku akan tiba di aula pertemuan sedikit terlambat." Wen Yun Zi berkata dengan malas.
Utusan yang masih berlutut di samping Wen Yun Zi diam-diam merenung; Apakah nona pemilik takut?! Menurut rumor, bulan sebelumnya saat nona pemilik menghadiri Pertemuan Klan, nona pemilik telah ditindas dan dipermalukan oleh mantan tuan kedua dan mantan nona kedua. Sepertinya rumor itu benar, nona pemilik terlihat seperti tidak ingin menghadiri pertemuan Klan. Haiss ... Kenapa aku malah memikirkan ini, bukankah aku dikirim kesini untuk meminta nona pemilik segera pergi ke pertemuan Klan?.
"Nona pemilik, para tetua meminta anda untuk segera pergi ke aula pertemuan. Semuanya sudah menunggu di sana." Utusan itu mengulanginya dengan nada hormat.
Seluruh tubuh Wen Yun Zi tiba-tiba mengeluarkan aura sedingin balok es. "Aku adalah pemilik Klan! Aku mengatakan akan datang terlambat, beraninya mereka memaksaku."
Merasakan aura yang begitu dingin, utusan itu entah kenapa tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Utusan itu tiba-tiba bersujud di tanah. "Tolong maafkan hamba rendahan ini nona pemilik."
"Pergilah dan beritahu kepada para tetua tentang apa yang baru saja aku katakan." Ucap Wen Yun Zi dengan ekspresi acuh tak acuh di wajah cantiknya.
"Ya! Hamba rendahan ini akan segera pergi." Utusan itu tidak berani membantah perintah Wen Yun Zi lagi.
Setelah memberi salam, utusan itu segera pergi menuju ke aula pertemuan.
Wen Yun Zi terlihat sangat kesal sekarang; Sangat merepotkan! Jika bukan karena orang tuaku dan kakekku, aku benar-benar tidak ingin menjadi pemilik Klan. Selain mengurusi kepentingan Klan, aku juga harus menghabiskan energi ku untuk berurusan dengan para tetua munafik itu.
Kehilangan suasana hati yang baik, Wen Yun Zi kembali ke dalam kamarnya lalu mengganti hanfu biru yang dikenakannya dengan hanfu berwarna lain.
Selesai bersiap, Wen Yun Zi keluar dari paviliunnya dan langsung pergi menuju ke aula pertemuan.
.
__ADS_1
.
______Happy Reading______