100 TANAMAN AJAIB

100 TANAMAN AJAIB
HAPPY VILLA


__ADS_3

Darma meneruskan perjalanan memakan waktu sekitar 4 jam. Karena bensinnya sudah mau habis lagi, Darma pun mencari SPBU terdekat untuk isi bensin dan sekalian istirahat sebentar di rest area.


Setelah Darma mengisi bensin, Darma langsung ke rest area untuk istirahat sebentar sembari meregangkan badannya yang pegel dan bokongnya yang panas karena kelamaan duduk di motor. Kemudian ia pun duduk di tempat duduk yang disediakan di rest area, ia pun melirik jam yang ada di handphonenya yang sudah menunjukan pukul 17:30.


Ia melihat orang-orang yang datang dan pergi untuk mengisi bahan bakar kendaraannya. Indonesia punya tambang minyak yang besar dan Indonesia juga kaya dengan tambang minyak.


Tapi pertanyaan kita semua pasti sama, yaitu kenapa kita tidak menjadi negara adidaya seperti negara Paman Sam?Kita punya SDA(Sumber Daya Alam) yang melimpah, tambang emas di Papua dan Kalimantan, kita punya banyak rempah-rempah, dan kita juga kaya akan mineral bumi serta kaya akan tempat pariwisata.


Untuk menjawab itu mungkin banyak tanggapan dari seluruh rakyat Indonesia. Kalau reader gimana tanggapannya?tulis di kolom komen ya!


...


Setelah istirahat, Darma memutuskan untuk mencari penginapan terdekat dari tanda panah. Namun saat ia mencarinya, ternyata ada Villa di dalam hutan tempat tujuan Darma.


Karena penasaran, Darma pun menghidupkan motornya dan mengikuti google map. Namun seakan bekerja sama, google map dan sistem map menunjukan arah yang sama.


Pas dalam waktu 5 menit Darma pun di arahkan oleh google map dan sistem map untuk belok kiri. Di kiri itu ada gerbang menuju ke villa yang Darma cari, Villa di tempat itu seperti Villa pada umumnya.


Namun di pintu masuknya ada kolam ikan dan jalan masuknya di kelilingi oleh bunga-bunga dalam pot. Kemudian jalan itu juga di tutupi oleh atap dan dinding dari besi tralis. Darma pun membawa kendaraannya masuk ke dalam.


Ia pun masuk melalui pintu depan yang ada pos satpamnya.


"Misi pak, saya mau nginep di villa ini."ujar Darma.


"Owh boleh, nanti sebelum masuk parkir dulu di sebelah kanan. Trus ruang receptionistnya itu ya aa!"ujar satpam itu.


"Baik, terimakasih pak."ujar Darma.

__ADS_1


"Sama-sama aa,"ujar satpam itu tersenyum.


Darma pun membawa motornya ke arah kanan yang ada plang"PARKIR MOTOR➡️". Lalu Darma membawa dan memarkirkan motornya. Setelah memarkirkan motornya, Darma langsung masuk ke ruang receptionist.


"Selamat datang di HAPPY VILLA, ada yang bisa di bantu aa?"tanya wanita Sunda dengan wajah cantik, kulit putih, mata sedikit sipit, badannya tinggi namun masih di bawah Darma dan mengenakan batik merah dengan rambut diikat bulat ke belakang.


"Mau sewa kamar kak,"ujar Darma.


"Owh begitu, pesennya di situ ya aa!"ujar wanita itu menunjuk meja panjang dengan beberapa wanita cantik duduk di belakangnya.


"Terimakasih teh,"ujar Darma tersenyum pada wanita itu.


"Iya aa, sama-sama aa."ujar wanita itu tersenyum.


Darma pun menyewa kamar villa di tempat itu. Setelah dari receptionist, ia langsung menuju ke kamarnya yang berada di area 3. Dengan melewati tangga, Darma berjalan ke arah area 3 atau kalau di apartemen dan hotel namanya lantai 3.


Setelah menaruh tasnya, ia pun memandang ke jendela yang ada di belakang kamar. Pemandangan dari area 3 yang bisa dibilang bagus karena menghadap langsung ke hutan. Di samping kanannya ada pintu yang menuju ke sebuah ruangan, Darma pun membuka pintu itu.


Saat pintu itu dibuka, Darma melihat kolam renang asli seperti sungai dan ada air terjunnya dari ujung. Kolam renang pribadi dengan lebar 5 meter dan panjangnya 5 meter juga. Kolam renang itu langsung beratap langit.


Jika hujan turun maka yang berenang di kolam itu akan merasakan sensasi berenang di air sungai dengan hujan deras. Di dalam kolam itu juga ada lampu yang berwarna biru, sehingga jika berenang akan terasa seperti berenang di danau biru.


Karena tak tahan melihat air kolam itu, Darma pun melepas bajunya dan turun ke kolam renang itu. Saat ia masuk, ia merasakan rasa segar dan dingin air pegunungan. Konsep kolam renang itu seperti tangga, semakin ke bawah semakin dalam.


Saat Darma masuk kolam itu, airnya hanya membasahi lutut. Namun semakin ke depan maka semakin dalam. Saat Darma di ujung, kakinya sudah tak menyentuh pasir kolam itu.


"Wiiih seger banget dan dingin juga, hmm berapa meter ini sistem?"tanya Darma menyelam.

__ADS_1


[2 meter saja tuan]


"Dalem juga ya untuk standar kolam renang pribadi Vill,"ujar Darma masuk ke air terjun. Saat di dalam air terjun, Darma merasakan seperti di timpa hujan lebat.


Di dalam air terjun itu ada sebuah lorong kecil menuju ke sebuah ruangan, dari ruangan itu tercium aroma makanan yang sangat menyengat.


Saat Darma berjalan ke ujung, ternyata benar apa yang di duganya. Ia berada di restoran villa itu. Banyak orang yang makan di situ dengan keadaan basah-basahan, namun ada juga yang makan dengan keadaan tak basah dan bajunya rapi.


"Mau mesen apa aa?"tanya pelayan wanita itu.


"Apa aja menunya teh?"tanya Darma yang memang lapar.


"Bentar ya aa, saya ambil dulu."ujar wanita itu.


Darma kagum dengan tempat ini, karena dari tadi wanita yang ia temui pasti cantik dan berkulit putih. Jawa Barat memang kotanya para bidadari di seluruh Indonesia. Sudahlah cantik-cantik, eh lembut-lembut juga nada ngomongnya.


Setuju gak reader?


Komen ya komen!


Wanita tadi pun datang membawa daftar menu makanan di restoran villa itu. Karena lagi pengen makan mie, Darma pun memesan mie goreng khas bandung dengan kepedasan level 2 atau tidak terlalu pedas.


Tak lupa juga ia cantumkan no meja yang akan tempati untuk makan malam. Setelah memesan makanan, Darma pun kembali ke kamar Villanya dan mengganti pakaiannya dengan pakaian kering.


Setelah berganti pakaian, Darma pun membawa tas selempang yang berisi handphone dan dompet. Pakaian yang dipakai Darma adalah baju kaos putih, celana pendek selutut, dan mengenakan sendal yang harganya 100 ribuan.


Darma pun berjalan keluar dan langsung masuk ke restoran itu. Darma pun duduk di kursi dengan meja bertuliskan no 11. Restoran itu ramai dengan orang yang menginap di tempat itu dan di luar juga pemandangannya bagus.

__ADS_1


Setelah makanannya datang, Darma pun memakan makanannya dengan lahap karena ia memang sudah lapar dari beberapa jam yang lalu.


__ADS_2