100 TANAMAN AJAIB

100 TANAMAN AJAIB
KEMBALI KE DUNIA MANUSIA


__ADS_3

"Akhhh, apa ini?kenapa tubuhku seperti di masukan sesuatu?"tanya Darma merasakan hawa panas masuk ke tubuhnya melewati aliran darahnya.


[Evolusi tubuh tuan telah bertambah, oleh karena itu tuan merasakannya melalui rasa panas mengalir melalui aliran darah. Tuan harus segera kabur dari tempat ini!]


"Baiklah, aku harus lewat mana sistem supaya aman?"tanya Darma melihat ke kanan dan ke kiri.


Tanda panah yang tadi pun muncul kembali dari arah kiri Darma.


[Ikuti tanda panah itu tuan!]


"Baiklah sistem, gaskeuun cuuyy!!"ujar Darma berjalan mengikuti jalan yang di arahkan sistem.


Jalan yang di arahkan sistem menuju ke sebuah sungai. Dimana sungai itu airnya berwarna merah dan di dalam air itu ada buaya yang ukurannya sangat-sangat besar. Ada satu jembatan yang menghubungkan tempat itu dengah sebuah gua.


"Sis....sistem, ini sungai apaan?"tanya Darma pada sistem.


[Sungai merah tuan, sungai ini adalah batas antara dunia misi dengan dunia manusia]


"Hah?jadi ini bukan di dunia manusia?"tanya Darma kaget karena ternyata ia bukan di di dunia manusia yang asli melainkan dunia misi yang mungkin di ciptakan oleh timnya sistem itu.


[Bukan tuan, jika di dunia manusia tempat ini hanyalah jalan lurus menuju ke laut.]


"Owh jadi kalau keluar dari tempat ini bakal langsung ke laut?"tanya Darma.


[Iya tuan, tuan harus melewati jembatan itu!]


Sistem mengarahkan tanda panah itu mengarah ke jembatan dan tanda panah biru pas di pintu masuk gua itu.


"Se...serius aku harus lewat situ, itu kan jembatannya udah kayak mau roboh."ujar Darma agak ragu dengan jembatan itu.


[Ikuti saja apa kata sistem tuan, tuan akan aman jika mengikuti apa yang sistem arahkan!]


Lalu tiba-tiba dari belakang muncul para troll tadi dan mereka membawa troll raksasa dan troll anjing serta troll ular.


"Astaga, rame banget itu. Mana bawa pasukan lagi sama bawa hewan."ujar Darma kaget.


[Lari tuan, lewati jembatan itu dan segera keluarlah dari dunia misi ini ke dunia manusia!]


Darma yang sudah tak punya pilihan pun berlari ke jembatan itu dan berjalan di atasnya. Namun saat ia berlari, beberapa troll itu berhasil masuk ke jembatan itu dan saat Darma sudah ada di kayu kedua dari atas jembatan itu tiba-tiba jembatannya putus.


Pada saat itu setengah badan Darma sudah di mulut goa, tinggal bagian bawah tubuhnya yang masih di papan injakan ke dua jembatan itu. Para troll yang ikut tadi sudah di mangsa oleh para buaya, para troll raksasa dan troll ular itu tak ada yang berani melewati sungai itu.


Karena telah bebas dari jembatan tadi, Darma pun masuk ke goa itu dan meninggalkan dunia yang mengantarkan Darma pada misi pertamanya. Setelah masuk ke bagian paling dalam goa itu, Darma pun sampai di sebuah pintu cahaya berwarna biru. Jaraknya sekitar 100 meter dari tempat Darma berdiri sekarang.


Beberapa troll tadi pun berhasil masuk lalu mereka menangkap Darma. Saat ini Darma di tahan oleh 3 troll dan mereka menarik Darma agar kembali ke dunia misi itu.


[Tuan, berlarilah ke pintu itu karena waktu tuan untuk keluar dari tempat ini hanya 20 detik lagi!]


"Akhh, gimana caranya ini. Aduh mana kuat-kuat banget lagi mahluk-mahluk aneh ini?"tanya Darma.


Tiba-tiba segenggam garam muncul di tangan Darma. Lalu Darma pun melemparkannya pada 3 troll itu, para troll itu pun langsung jatuh dan kesakitan.


[10...9....8...7...6...


Darma pun sprint dengan semaksimal mungkin. Pintu biru itu kini tinggal setengah, saat itu Darma hampir sampai di pintu itu.


5.....


Darma hampir sampai di pintu itu dengan jarak 2 meter.


4...3...

__ADS_1


Darma pun melompat seperti akan menyelam melalui pintu cahaya biru yang semakin kecil itu.


2...1]


Pintu cahaya itu hilang dan Darma juga terjatuh di sebuah pantai yang sedang ramai pengunjung.


"Hah...hah...hah...a..aku selamat keluar dari tempat itu,"ujar Darma ngos-ngosan karena tadi ia hampir saja akan terjebak di dunia misi pertamanya itu.


[Selamat tuan, anda berhasil menyelesaikan misi pertama anda. Hadiah anda sudah ada di penyimpanan sistem, anda bisa mengambilnya kapan saja!]


"Hah..hah...terimakasih sistem,"ujar Darma duduk di batu besar pinggir pantai itu.


Ia pun melihat pantai tempat ia berada sekarang, pantai itu sedang ramai pengunjung. Namun ia bingung, ini kan harusnya hari sibuk, kenapa bisa seramai itu. Seolah-olah hari ini adalah hari libur.


"Sistem, kok ramai ya. Biasanya pantai ini kalau jam kerja dan sekolah kan sepi?"tanya Darma bingung.


[Hari ini adalah hari minggu tuan]


"Hah?serius?"tanya Darma kaget dan segera mengecek ke layar sistem.


[Benar tuan, 1 hari di dunia sistem sama dengan 7 hari di dunia manusia. Jadi secara tidak langsung, dengan masuk 1 hari saja tuan ke dunia sistem maka 6 hari tuan melewatkan waktu di dunia manusia ini]


"Udah kek dunia lain ya,"ujar Darma geleng kepala karena tak menyangka.


[Yah begitulah tuan, pengaturan dunia sistem dengan dunia ghaib memang sedikit mirip]


"Pantes tempatnya juga beda,"ujar Darma.


Saat sedang duduk santai menikmati indahnya lautan, tiba-tiba seorang pedagang lewat di depan Darma.


"Pak pak!"panggil Darma pada bapak itu.


"Iya mas, mau beli?"tanya bapak bertopi hitam, kaos partai, celana hitam panjang, muka sedikit keriput, kumis panjang dan ia membawa keranjang penuh makanan.


"Ada nasi Jawa 5 ribu,"ujar bapak itu memperlihatkan sebuah bungkusan seukuran nasi Padang dengan harga 5 ribu saja.


"Hah?5 ribu?serius pak?"tanya Darma kaget mendengar harganya karena terlalu murah untuk ukuran segitu.


"iya mas, ini isinya 50% nasi dan 50% lagi lauk pauknya."ujar bapak itu.


"Wow, gak rugi pak jualan cuma 5 ribu?"tanya Darma masih tak menyangka.


"Gak mas,"ujar bapak itu tersenyum.


Setelah berbincang dengan pedang itu, Darma pun memutuskan membeli semua dagangan bapak itu.


"Pak, saya ambil semua aja ya. Berapa totalnya?"tanya Darma pada bapak itu.


"Hah?se...semuanya mas?"tanya bapak itu kaget karena baru kali ini ada yang mau memborong dagangannya.


"Iya pak, berapa semuanya pak?"tanya Darma lagi.


"Totalnya jadi....bentar ya mas saya hitung dulu!"ujar bapak itu.


"Iya pak,"ujar Darma mengangguk.


"Sistem, tolong keluarin uang 1 juta dari penyimpananku!"ujar Darma.


[Baik tuan]


[Mengeluarkan barang dari gudang]

__ADS_1


[Jenis:


Uang


Nominal: 1 juta]


[Memproses.....]


[Selesai]


[Lokasi peletakan barang:


Tas selempang kecil


Saku celana


Sepatu


Dan genggaman tangan]


Darma pun memilih Tas selempang kecil.


[Uang 1.000.000 akan di letakkan di tas selempang kecil]


Lalu di tas selempang Darma pun muncul uang senilai 1.000.000. Kemudian Darma pun mengeceknya dan benar saja, uang itu ada di dalam tas selempangnya.


"Berapa jadinya pak?"tanya Darma pada bapak itu.


"200 ribu mas,"ujar bapak itu.


Darma pun mengeluarkan uang sejumlah 500 ribu dan memberikannya ke bapak itu.


"Ini pak uangnya!"ujar Darma menyerahkan uang 500 ribu pada bapak penjual makanan itu.


"Kebanyakan mas ini,"ujarnya mengambil 200 ribu lalu ingin mengembalikan sisanya.


"Ambil aja pak, untuk anak istri di rumah!"ujar Darma tersenyum lalu menolak uang 300 ribu itu.


"Beneran mas?"tanya bapak itu dengan wajah berbinar.


"Iya pak, ambil aja semuanya!"ujar Darma.


"Wahh, terimakasih banyak mas. Semoga rezekinya lancar selalu."ujar bapak itu yang sedang membungkus makanan milik Darma lalu ia berikan pada Darma.


"Iya pak sama-sama pak,"ujar Darma.


"Saya duluan mas ya!"ujar bapak itu berdiri lalu tersenyum dan kemudian berjalan ke arah barat.


"Iya pak, hati-hati!"ujar Darma.


Lalu bapak itu pun berjalan dan perlahan menjauh dari Darma.


[Ting]


[Hadiah berbagi:


2 poin]


"Dapat hadiah juga?"tanya Darma pada sistem.


[Kebaikan adalah salah satu cara untuk mengumpulka poin tuan, semakin banyak tuan membantu orang maka poin yang tuan miliki juga akan semakin banyak]

__ADS_1


"Owh gitu,"ujar Darma mengangguk paham.


Lalu Darma pun kembali menatap ke depan. Ia menatap setiap aktivitas di tempat itu dan melhat pemandangan di depannya itu. Ombak yang saling berkejaran dan angin sepoi-sepoi yang bertiup membuat Darma merasa betah di tempat itu.


__ADS_2