
9:00
Darma terbangun dalam keadaan perut kelaparan. Ia pun keluar dari tempat tidur yang ada di tenda itu dan pergi keluar. Darma pun turun ke danau untuk mencuci muka. Saat air danau itu menyentuh wajah Darma, Darma merasakan dingin di wajah dan tangannya.
Lalu ia pun melihat ke air yang jernih itu, ada ikan-ikan yang sedang berenang kesana kemari. Darma pun melihat ke depan dan ia terkejut dengan penampakan di depannya, ia melihat patung seperti mahluk aneh.
Badannya pendek, telinganya runcing panjang, matanya merah, gigi taringnya terlihat keluar dan lobang hidungnya besar. Seketika itu juga Darma teringat dengan teka-teki yang belum ia pecahkan.
"Ini kan kayak di teka-teki itu,"ujar Darma lalu muncullah teka-teki itu di depan Darma.
[ Pendek, daun panjang di samping bulatan, merah menyala di dua bulatan, dua lubang diatas mulut, mulut lebar dan gigi taring tajam]
"Nah bener sama nih ciri-cirinya, itu mahluk yang ada di teka-teki ini kan sistem?"tanya Darma pada sistem.
[Benar tuan, nama mahluk ini adalah troll. Mereka paling takut dengan satu hal yang ada di teka-teki berikutnya.]
"Hadeh, jadi untuk bisa ngambil bunga itu aku harus melawan mereka dengan bantuan alat yang di teka-teki itu?"ucap Darma dengan nada bertanya.
[Benar tuan, silahkan pecahkan teka-teki selanjutnya untuk menemukan alat pengusir para troll itu tuan!]
"Baiklah, apa teka-tekinya?"tanya Darma.
[ Kandungan laut bahan masakan, tua dan biru bawah panjang]
"Kandungan lahan bahan masakan, berarti yang ada di laut dan menjadi bahan masakan. Tua dan biru bawah panjang, agak ribet sih ini."ujar Darma berpikir.
[Kandungan laut adalah semua hal yang ada di laut, bisa jadi hewan, tumbuhan ataupun zat yang ada di air tuan. Tua dan biru bawah panjang itu mengarah ke sebuah pohon berwarna biru yang ada di tempat ini]
"Pohon? kan ini bahas laut. Kenapa bisa jadi pohon?"tanya Darma lagi.
[Memang iya tuan, tapi di sini tak ada laut. Oleh karena itu, maka satu-satunya yang paling masuk di sini adalah salah satu pohon di tempat ini yang berwarna biru dan panjang dan juga sangat besar]
"Bentar dulu....bahan masakan yang berasal dari laut itu kalau gak hewan, rumput laut, bisa jadi garam. Nah tumbuhan dan hewan laut mana yang hidup di pohon. Tapi masa iya garam ada di pohon?"tanya Darma memikirkan kelogisan hal itu.
[Untuk menemukan jawabannya tuan ikuti petunjuk arah dari sistem!]
[Lanjutkan misi] [Sabar dulu boss]
Karena belum makan dan masih sangat pagi, Darma pun memilih pilihan[Sabar dulu boss]. Kemudian pilihan itu pun kembali dan sistem juga tak bersuara lagi.
Darma pun memutuskan untuk kembali ke tenda dan memasak karena ia lapar. Setelah makan, ia memutuskan untuk berenang di danau yang warnanya sangat biru itu. Hal ini tak pernah ia rasakan sejak masih kecil sampai sekarang.
"Andai teman-teman pemulungku ada di sini, pasti mereka senang berenang di tempat ini."ujar Darma sambil bersantai di sebuah tempat duduk yang terbuat dari kayu jati di permukaan air itu.
Saat sedang berenang, beberapa kawanan ikan pun lewat dari depan Darma. Pemandangan ini sangat jarang di jumpai di dunia manusia, ikan ini adalah ikan salmon yang sedang bermigrasi. Beberapa kawanan ikan lele juga lewat berdampingan dengan kawanan ikan salmon itu.
__ADS_1
"Wiiih banyak banget ikannya, mereka mau pindah tempat ya sistem?"tanya Darma takjub melihat hal itu.
[Kawanan ikan salmon setelah remaja akan bermigrasi ka laut tuan, namun ikan lele ini bermigrasi mungkin karena mereka sudah tak betah tinggal di tempat lamanya sehingga mereka memutuskan untuk tinggal di tempat lain]
"Owh gitu,"ujar Darma mengangguk paham.
Setelah berenang, Darma pun bersantai di pinggir danau seraya menunggu jam 12 karena jembatan tadi telah menghilang lagi setelah 1 jam muncul.
12:00
Setelah jembatan tadi muncul lagi, Darma yang tadi sudah menunggu pun segera beranjak dari tempat awalnya dengan keadaan barang-barang tadi sudah ada di penyimpanan sistem.
Darma pun melanjutkan perjalanan melewati jembatan bambu itu ke tempat yang ditujukan oleh sistem. Tanda panah penunjuk arah tadi pun kembali muncul memanjang ke tempat selanjutnya yaitu teka-teki keempat yaitu kandungan laut yang menjadi bahan masakan, biru, dan panjang.
Sekitar setengah jam Darma berjalan menyusuri hutan itu, ia pun sampai di sebuah pohon yang sangat besar dan pohon itu berwarna biru. Pohon itu tampaknya sudah sangat tua terlihat dari batangnya yang sangat besar.
Darma pun melihat ke atas dan melihat buahnya yang jatuh berwarna putih dibungkus seperti gula ataupun garam. Darma pun duduk dan melihat bungkusan bening itu dan membukanya.
Saat Darma mencolek benda putih itu, Darma mencoba merasakan dengan mulutnya. Rasanya asin sekali seperti garam yang sering di jadikan bahan pelengkap sebuah masakan. Kalau tak ada benda putih itu maka makanan akan hambar rasanya sekalipun sudah enak.
"Cuihh, ini garam ni."ujar Darma meludahi tanah untuk mengeluarkan garam tadi dari mulutnya.
Silahkan ambil beberapa buah yang jatuh tuan, karena mahluk tadi akan mengelilingi anda saat perjalanan menuju ke lokasi dimana mawar biru itu berada. Jumlah mereka sangat banyak, oleh karena itu tuan membutuhkan banyak persediaan.
Setelah dirasa cukup, Darma pun melanjutkan perjalanan untuk mengambil mawar biru itu. Darma pun mengikuti tanda panah sistem untuk menemukan lokasi mawar biru itu. Awalnya perjalanan berlalu dengan aman-aman saja, namun lama-kelamaan Darma merasa seperti ada yang mengikutinya.
Karena merasa diikuti, Darma beberapa kali menoleh ke belakang. Namun saat ia menoleh hanya ada batu-batu dengan posisi tak beraturan di tempat itu. Tak lama kemudian ada sesosok mahluk menyerang Darma.
Darma yang kaget pun reflek melihat ke depan dan ia sangat kaget melihat mahluk didepannya. Ciri-cirinya persis seperti di teka-teki yang telah ia pecahkan yaitu"Pendek, daun panjang di samping bulatan, merah menyala di dua bulatan, dua lubang di atas mulut, mulut lebar gigi tajam."
"Astaga ini mahluk yang patungnya ada di depan jembatan tadi?"tanya Darma lalu beberapa teman mahluk tadi ikut menyerang Darma.
[Tuan lemparkan garam itu ke mereka lalu larilah, jumlah mereka hampir memenuhi pulau ini!]
Darma pun menendang beberapa mahluk lalu ia pun berlari. Sambil berlari, ia membuka tasnya untuk mengambil garam yang terbungkus daun bening itu. Kemudian ia mengambil garam itu lalu ia lemparkan ke mahluk yang di sebut dengan troll itu.
Seketika itu juga para mahluk yang terkena garam itu langsung kesakitan dan langsung jatuh ke tanah sambil menahan sakit. Mahluk yang sama ikut mengejar Darma karena Darma berani menyakiti kawanan mereka.
Darma pun terus berlari mengikuti petunjuk sistem. Kini Darma seperti di kejar oleh segerombolan zombie, para mahluk itu datang dari berbagai arah.
"Sistem gimana nih?"tanya Darma yang mulai panik dan khawatir dengan keadaannya.
[Lemparkan saja garam-garam itu tuan, mereka akan tumbang satu per satu. Jarak tuan dengan bunga mawar biru ini tinggal 500 meter lagi tuan. Semangat tuan!!]
"Aishhh, okelah kalau gitu."ujar Darma berhenti di tempatnya lalu melempari mahluk- mahluk itu dengan garamnya.
__ADS_1
Para mahluk yang terkena garam itu pun langsung jatuh dan kesakitan. Kawanan para troll itu makin banyak, jadinya Darma pun menebarkan garam itu di tanah supaya peta troll itu tak bisa lewat.
Ia menaburkan garam itu sambil berlari mundur. Para troll yang menginjak garam itu pun langsung terjatuh dan itu menyebabkan para troll yang lain ikut jatuh. Kini para troll itu menumpuk di kumpulan garam itu. Troll yang paling bawah pun terbakar karena terkena garam.
Para troll yang lain pun mundur dan memilih meninggalkan tempat itu. Sedangkan yang lain sudah ikut terbakar di tanah yang telah di taburi garam itu.
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Darma untuk berlari menuju ke lokasi yang jaraknya tersisa 100 meter itu. Dari jarakr itu telah terlihat bunga mawar berwarna biru yang sangat banyak.
Darma pun sampai di tempat mawar biru itu berada. Benar saja, mawar-mawar itu berwarna biru dan jumlahnya sangat banyak.
"Wow, beneran ada dong mawar biru."ujar Darma memegang salah satu dari bunga mawar itu.
[Tuan, segera ambil 10 helai. Para troll itu telah melapor pada pimpinan mereka dan akan menyerang tuan. Tuan harus cepat pergi dari sini!]
"Iya-iya aku petik dulu,"ujar Darma memetik helai demi helai bunga mawar biru itu.
Darma pun memasukan bunga yang telah dipetiknya itu ke dalam penyimpanan sistem khusus barang-barang misi. Setelah selesai memetik 10 helai bunga mawar biru itu, misi pertama pun selesai.
[Misi 1(memetik bunga mawar biru) selesai]
[Hadiah misi:
-50 poin
-50 juta uang tunai
-Motor matic
-Pedang elemen air
Penambahan evolusi tubuh:
Evolusi tubuh:
Kekuatan dan otot: +5%(5%{500/1000})
Kecepatan: +5%\=(5%{500/1000})
Kelincahan: +5%\=(5%{500/1000})
Kecerdasan: +5%\= (5%{500/1000})
Kekebalan tubuh terhadap apa pun: +50%\=(5%{500/1000})
Sihir: melayangkan benda(diatas 50 kg)]
__ADS_1