
Di rumah
Darma sedang menonton televisi bersama dengan Silva, tiba-tiba terdengar ledakan dari arah kota.
Boom!!
Suara itu pun membuat Darma dan Silva kaget dan langsung melihat keluar melalui jendela. Seluruh keluarga Silva dan Darma pun melihat keluar. Dari kejauhan terlihat asap hitam mengepul karena pengeboman itu.
"Astaga, apa itu?"tanya Darma kaget.
"Itu kayak ledakan bom, arahnya pun dari pusat kota."ujar Silva masih menatap keluar.
[Misi terdeteksi dari jarak 5 KM: Cari ******* pembom gedung perusahaan Joyoningrat group!]
"Bukannya hanya 1 KM jaraknya?kan aku juga belum update?"tanya Darma merasa heran karena ia merasa bahwa ia belum mengupgrade jarak radar misi tambahan.
[Ini misi berbahaya tuan, misi ini bisa muncul walaupun dari jarak 10 KM dari tempat ini. Oleh karena itu, misi ini adalah misi tambahan level S3.]
"Baiklah kalau begitu, waktu penyelesaiannya berapa jam sistem?"tanya Darma pada sistem.
[Tidak di batasi waktu tuan]
"Oke baiklah, aku akan pergi."ujar Darma balik kanan dan berjalan ke arah lemari.
"Mau kemana?"tanya Silva penasaran.
"Ngerjain misi dadakan dari sistem,"ujar Darma mengambil jaket dan memakainya lalu ia pun mengambil kunci motornya.
"Misi dadakan?"tanya Silva dengan alis naik satu.
"Iya, kata sistem ini misi berbahaya. Makannya harus aku selesaikan tanpa harus aku cari tahu ada apa gak misinya."ujar Darma.
"Aku ikut, aku mau nemenin kamu."ujar Silva.
"Jangan, kamu di rumah aja. Ini misi berbahaya, jadi kamu lebih baik di rumah aja!"ujar Darma naik lift lalu ia pun turun ke bawah.
Silva pun nampak kecewa karena terlihat dari wajahnya. Namun ia harus menurut kepada suaminya karena mungkin benar apa kata suaminya. Setelah sampai di bawah, Darma pun langsung mengambil motornya dan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara untuk menyelidiki siapa dalang di balik pemboman itu.
"Sistem, kamu bisa bantu aku untuk menangkap para ******* itu?"tanya Darma.
[Bisa tuan, para ******* itu sekarang ada di sebuah gudang kosong yang jaraknya 3 Km di dalam hutan itu.]
"Oke, trus cara nangkap mereka gimana nih?kan aku gak punya bukti?"tanya Darma lagi.
[Tuan culik salah satu dari mereka, setelah itu baru tuan bawa ke sebuah ruangan dan tuan interogasi si orang tadi dengan pisau, gunting besi, atau hewan-hewan berbisa!]
"Seperti film yang aku tonton malam ini yang tadi?"tanya Darma lalu ia berhenti karena sudah di depan pintu gerbang.
Lalu satpam pun membukakan pintu. Kemudian Darma pun lanjut arah yang di tunjukan oleh sistem map.
[Benar tuan, seperti itu kira-kira.]
__ADS_1
"Owh oke, aku udah punya rencana untuk membuat salah satu anggota ******* itu mengakui tentang kelompoknya dan dimana kelompoknya berada."ujar Darma pada sistem.
[Sistem tau pikiran tuan, tapi saran sistem jangan tuan potong jarinya. Cukup sayat saya bagian tubuhnya lalu berikan air garam!]
"Kurang keras gak itu?"tanya Darma dengan jiwa sedikit mengeluarkan jiwa psikopatnya.
[Tuan, tuan hanya mengancam saja. Bukan mau menghilangkan salah satu anggota tubuh orang tersebut.]
"Iya juga sih, jadi aku sayat aja nih tangannya kalau di gak mau ngaku?"tanya Darma.
[Iya tuan, setelah itu siapkan air garam untuk membuatnya tambah takut. Kalau dia sudah sangat ketakutan maka tuan bisa menghentikan aksi pengancaman itu lalu beralih ke pertanyaan tadi!]
"Ide bagus, oke aku setuju sistem."ujar Darma lalu ia pun menggas motornya menuju ke ko lokasi markas para ******* itu.
30 menit kemudian
Titik lokasi gudang itu sudah tinggal 100 meter masuk ke hutan. Kemudian Darma pun memilih menyimpan motornya di penyimpanan sistem dan untuk ke gudang itu, ia lebih memilih berjalan.
Ntah gudang apa yang ada di tengah hutan, yang jelas ia harus masuk 100 meter dari jalan raya ke dalam hutan agar ia bisa sampai ke lokasi markas para ******* itu.
Dengan mengendap-ngendap dan pelan-pelan, Darma pun berjalan ke gudang itu. Setelah sampai di lokasi, ia melihat ada cahaya di sebuah bangunan tua.
Di sekitar tempat itu di jaga olah beberapa orang yang menenteng senjata. Secara perlahan-lahan atau pelan tapi pasti, Darma pun menyerang salah satu penjaga tempat itu dengan ilmu serang jarak jauh.
"Sistem, cara menggunakan kemampuan serang jarak jauh ini gimana?"tanya Darma dengan suara pelan.
[Sama seperti kekuatan melayangkan benda tuan, tuan hanya harus fokus lalu ketika target sudah terkunci maka tuan bisa menyerangnya dengan serangan apa saja. Bisa dengan pukulan, cekikan, tendangan, dan lain-lain!]
"Owh gitu, hmmm baiklah kalau gitu."ujar Darma memfokuskan pandangannya pada satu target.
Seketika orang itu langsung terjatuh, lalu teman-temannya pun menolongnya. Namun Darma tak membiarkan ada dari mereka yang bisa bergerak. Oleh karena itu, dengan cepat Darma menyerang yang lain dan akhirnya mereka berempat tumbang.
Setelah 4 penjaga tumbang, Darma pun mengendap-ngendap ke pintu masuk dan menarik salah satu dari mereka.
"Sistem, ni orang bisa di simpan di penyimpanan sistem gak?"tanya Darma dengan pandangan was was melihat ke segala arah.
[Tuan harus mengupgrade penyimpanan sistem dengan 50 poin!]
"Upgrade aja biar cepat selesai masalah ini!"ujar Darma.
[Baik tuan]
[Mengupgrade penyimpanan sistem]
[10%.....20%......30%......40%..........100%]
[Upgrade selesai]
Lalu muncul layar hologram yang tadi dan kemudian ada fitur baru di penyimpanan sistem yaitu penyimpanan mahluk hidup.
"Cara menyimpan orang ini gimana sistem?"tanya Darma.
__ADS_1
[Tuan sentuh kepalanya, lalu fokus dan katakan simpan!]
"Oke siap, terimakasih sistem."ujar Darma menyentuh kening salah satu anggota ******* itu. Darma memegang kening ******* yang kelihatannya masih muda karena ia pasti sudah banyak mengikuti kegiatan terorisme itu karena yang muda sudah pasti lebih sering di suruh dan di suruh-suruh.
Setelah orang itu masuk ke penyimpanan sistem, Darma pun pergi dari tempat itu dan segera kembali ke rumahnya.
[MISI SELESAI]
[Hadiah:
-100 poin
-Uang tunai 50 juta]
[Jumlah Poin:766]
[Jumlah Saldo: 28.050.000.000]
[Misi kedua:
Dapatkan informasi lalu tangkap para *******]
"Ini pasti membutuhkan waktu yang lama,"ujar Darma.
[Tuan bisa menyelesaikan misi ini setelah menyelesaikan misi utama tuan]
"Tapi nanti mereka akan sering melakukan pengeboman, jadi gimana tuh?"tanya Darma
[Tenang tuan, ada polisi dan tentara.]
"Owh iya juga, untuk sementara waktu aja kan."ujar Darma.
Lalu setelah itu Darma pun membawa kendaraan tanpa berbicara lagi atau hening sambil membawa kendaraan
Di rumah
Darma pun sampai ke rumah, satpam pun membuka pintu gerbang lalu Darma pun masuk dan langsung menuju ke dalam. Rencananya malam ini juga, ia akan menginterogasi ******* itu setelah menyadarkannya dari pingsan.
Beberapa menit kemudian
Setelah memarkirkan motornya, Darma pun berjalan masuk ke rumah. Pak Andi yang kebetulan lewat pun berjalan di samping Andi.
"Darimana nak?"tanya Pak Andi menatap Darma.
"Ada urusan tadi Pa, owh iya pa. Di rumah ini ada ruang bawah tanahnya gak?atau ruang tersembunyi gitu?"tanya Darma pada Pak Andi.
"Ada nak, untuk apa ruang bawah tanah?"tanya Pak Andi dengan nada dan wajah penasaran.
Darma pun menceritakan tindakan yang ia lakukan yaitu akan menginterogasi salah satu anggota ******* yang berhasil ia tangkap dan ia masukan ke penyimpanan sistem itu.
Mohon maaf baru up, karena semalam kerjaan full sampai gak bisa up. Insyaallah kalau ada waktu untuk update bakal tetep di update episodenya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan subscribe kalau suka supaya author lebih semangat mengupdate episode novel ini.
Terimakasih