Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 12


__ADS_3

Madam Zola dan Lin kembali dari Negara P, sedang kan Jack masih tinggal untuk terus mengawasi operasional perusahaan di sana. Mereka tidak mau kecolongan lagi. Hari ini adalah hari libur Bella dia langsung pulang ke Kediaman Madam Zola karena sesuai janjinya dia akan pulang setiap hari libur. Sesampainya di kediaman Madam Zola Bella langsung menuju kamarnya dan mencoba untuk tidur.


"Hoaaaam.....hari ini lagi - lagi pengunjung membludak... tanganku pegal sekali minuman yang ku buat lebih hampir seribu porsi....aku mau tidur dulu menikmati hari libur besok" Bella bergumam sendiri dan langsung tertidur. Bella terbangun ketika hari sudah siang dan ada yang membangunkannya.


" Sebentar lagi....aku masih mau tidur....ini hari libur ku Johan....aku sudah melarangmu masuk kamarku saat waktu tidur ku Johan" Ucap Bella dengan suara serak khas bangun tidur


"Wake up Dear....apa kau tidak mau bertemu dengan Madam Zola mu ini? Ucap Madam Zola sambil menarik selimut Bella


" Lin buka tirainya, biarkan sinar matahari masuk....ruangan ini butuh cahaya" ucap Madam Zola tersenyum


Bella membuka mata dan seketika dia terbelalak tidak percaya karena Madam Zola ada di depannya.


" Madam.... Kapan datangnya? Aku tidak menyangka Madam akan pulang hari ini" Ucap Bella sambil memeluk Madam Zola


" Aku baru saja sampai....dan hari ini kau harus pergi bersama Lin ya kau harus membantu ku....lakukan sesuatu untuk ku" Ucap Madam Zola masih dengan senyum yang merekah.


" Baik Madam....aku akan bersiap - siap dulu....beri aku waktu 15 menit dan aku sudah siap" Ucap Bella


" Baiklah....15 menit dan langsung ke ruang kerjaku mengerti Dear?" ucap Madam Zola

__ADS_1


" Baik" ucap Bella


Bella segera berlari ke kamar mandi dan mulai mandi dengan cepat. Setelah itu dia langsung berpakaian dengan cepat dan langsung berlari turun menuju ruang kerja Madam Zola. Sesampainya di sana Bella terkejut melihat sarapan yang sudah tertata rapi di meja makan yang ada di ruang kerja itu.


" Ayo kita sarapan bersama sebelum kau dan Lin pergi melaksanakan tugas yang ku bebankan pada kalian" Ucap Madam Zola


" Ayo Makan.... selamat makan semua nya" Bella langsung makan dengan lahap. Tanpa terasa air matanya jatuh, dia sangat terharu karena seumur hidupnya baru kali ini dia makan bersama ibunya dan dia merasa di sayangi.


" Hei....Dear....kenapa menangis?" tanya Madam Zola


" Aku sangat bahagia Madam" Ucap Bella


"Hei....Lin kita akan kemana? Tugas apa yang akan kita kerjakan nanti? bantu aku ya Lin agar dapat menyelesaikan nya" Ucap Bella antusias


" Duduk dengan rapih dan tunggulah hingga kita sampai pada tempatnya" Ujar Lin


Bella duduk dengan diam dan patuh. Setelah empat puluh lima menit perjalanan mereka akhirnya sampai ke sebuah SPA dan perawatan tubuh khusus wanita. itu adalah SPA terbesar dan paling terkenal di Kota B. Bella bergumam dalam hati " apa yang sudah pemilik tempat ini lakukan sehingga Madam Zola harus meminta ku dan Lin langsung ke sini menanganinya"


" Ayo masuk....jangan Bengong karena pekerjaan kita ada di dalam" Ucap Lin. Bella mengikuti Lin untuk masuk. setelah sampai di dalam beberapa pelayan senior telah menunggu mereka semua membungkuk hormat dan berkata " selamat datang Nona, kami sudah menunggu Nona berdua sejak tadi"

__ADS_1


Mereka membawa Bella dan Lin ke ruangan yang berbeda dan memulai semua perawatan tubuh. Bella awalnya tidak mau tetapi setelah membaca pesan dari Madam Zola yang berisi bahwa ia harus melakukan tugas untuk melakukan perawatan tubuh di SPA milik Madam Zola untuk mengontrol kualitas produk dan pelayanan maka ia tidak menolak lagi. Padahal tugas itu hanya akal - akalan Madam Zola saja agar Bella mau melakukan perawatan tubuh dan merubah penampilan nya agar lebih rapih. Bella memulai perawatan dengan SPA lalu mulai mengikuti treatment wajah dan rambut bahkan kuku jari kaki dan tangan pun di rawat. Bella menjelma menjadi sangat cantik dan dia diminta untuk mengganti pakaian nya dengan pakaian baru yang di telah di beli oleh Lin dari negara P. Kini dia bagaikan Putri cantik yang bergaya Harajuku. Lin sangat puas dengan hasil perawatan tubuh Bella, mereka pun pulang dan menemui Madam Zola untuk melaporkan kegiatan mereka hari itu.


"Aku sudah melakukan perawatan di sana dan hasilnya seperti yang anda bisa lihat Madam, pelayanan di sana sangat bagus dan juga produk yang digunakan semuanya premium" Bella memulai laporan nya


" Tentu saja Dear aku hanya menerima dan mendapatkan yang terbaik....Tugasmu selanjutnya adalah melakukan perawatan tubuh di SPA itu setiap dua Minggu, itu bagian dari pekerjaan....apa kau mengert Dear? Tanya Madam Zola


" Baik saya mengerti.....Madam Aku ingin minta izin pada Anda besok Pagi aku akan langsung kembali ke THM karena aku ada latihan bersama dengan Johan....aku berencana belajar beladiri pada Johan Madam....aku berjanji tidak akan menggunakan waktu kerjaku kami akan berlatih pada waktu libur Madam" Bella menatap Madam Zola dengan penuh harap


" Baiklah....dan hati - hati aku tidak mau terjadi sesuatu dengan mu, pergilah ke kamarmu" Ucap Madam Zola


" Baik Madam". Bella keluar dari ruang kerja Madam Zola dan menuju kamarnya, sesampainya di kamar Bella merasa terkejut karena sudah ada dua puluh empat pasang baju baru, 12 pasang sepatu dan 12 buah tas, juga ada satu set produk perawatan wajah dan tubuh. Arin dan Lin masuk kemudian mengajari Bella menggunakan semua itu. Awalnya Bella masih sangat bingung dari mana semua itu tetapi setelah membaca chat dari Madam Zola yang mengatakan bahwa itu semua adalah hadiah nya Bella sangat gembira dan belajar sungguh - sungguh untuk menggunakan produk kecantikan dan juga pakaian beserta aksesorisnya. Tanpa terasa hari sudah malam mereka telah menyelesaikan makan malam yang lagi - lagi membuat Bella tersenyum karena pertama kalinya ia ke ruang makan dan makan di sana. Selama ini Bella makan di kamarnya di sana juga ada Om Rico kakak dari Madam Zola yang sangat perhatian dan terlihat menyayangi Bella. Bella merasa ada sesuatu yang aneh dengan pria itu, tatapannya mengingat kan Bella pada seseorang tetapi entah siapa yang jelas Bella merasakan tatapan itu sebagai tatapan tulus dari orang yang sangat Bella sayangi namun ia tidak bisa mengingat siapa orang itu. Setelah makan malam Bella lebih dahulu pamit kembali ke kamar dan meminta izin untuk kembali' ke THM pada pagi hari dan kemungkinan tidak akan menemui Madam Zola karena Bella tidak ingin mengganggu istrahat ibunya itu. Arin yang akan mengantarnya ke THM. setelah mendapat persetujuan Madam Zola Bella berlalu dan kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


" Zola....apakah pemikiran ku ini tidak salah?" tanya Rico dengan hati - hati


" Aku sedang menyelidiki nya kak, kita berharap saja semoga itu benar - benar dia" Untuk pertama kalinya Madam Zola mengeluarkan kalimat yang seperti bergetar menahan rasa sedih yang bercampur kemarahan


" Sabar sayang..... kau harus kuat adikku, kita pasti bisa menemukan titik terang dan benang merahnya" Ucap Rico. Di tempat lain tepatnya di kamar Bella ia sedang merapikan semua hadiah dari Madam Zola dan memasukkannya dalam lemari. Bella hanya akan membawa produk perawatan kulit wajah dan tubuh saja ke THM yang lainnya akan ia simpan di lemari kamarnya karena di THM dia hanya akan bekerja lalu tidur jadi tidak memerlukan pakaian itu semua. setelah rapih Bella kemudian tidur dengan nyenyak.


" Semoga tidak ada air mata lagi ya Tuhan...." Ucap Bella sebelum memejamkan matanya menuju alam mimpi yang indah.

__ADS_1


__ADS_2