Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 8


__ADS_3

Madam Zola membawa Bella ke rumah nya. Setelah sampai ia meminta orang suruhan nya untuk membawa Bella ke dalam kamar.


" Telfon Pengacara Liu, minta ia ke sini Sekarang" Ucap Madam Zola


" Baik Madam" ucap Lin. Lin adalah orang kepercayaan madam Zola. madam Zola adalah seorang penguasa dunia bawah di kota B. Jaringan nya sampai ke Luar Negeri. Pengacara Liu pun datang


" Apa yang bisa aku lakukan untuk mu Madam Zola?" tanya pengacara Liu penuh selidik


" Aku mau kau mengganti identitas seseorang, dan cuci otaknya hingga ia tidak ingat apapun" Ucap Madam Zola dingin


" Sesuai perintah mu Madam" Patuh pengacara Liu


" Lin bawa Pengacara Liu ke kamar gadis itu dan berikan semua data tentang gadis itu." ucap Madam Zola.


" Baik Madam, Pengacara Liu ikuti aku" kata Lin


"Jelaskan dengan detail data baru untuk gadis itu pada pengacara Liu aku tidak mau ada kesalahan" Ucap Madam Zola


" Baik Madam" Ucap Lin yang langsung mundur membawa Pengacara Liu ke kamar Bella. Bella masih tidak sadarkan diri.


" Gadis ini harus di pindahkan ke tempat ku, biar dokter dan psikiater di sana yang mengurusnya. Dan data baru seperti apa yang harus ditanamkan di dalam memori kepala gadis ini?" tanya pengacara Liu memastikan


" ini bacalah....jangan ada kesalahan jika tidak ingin Madam Zola murka" ucap Lin.


" Lin.... tunggu....ini kan data tentang almarhum putrinya Madam Zola?" Liu memastikan


" Benar sekali" lakukan saja dan jangan banyak tanya. Kau hanya punya waktu 3 bln untuk menyelesaikan semuanya jangan biarkan gadis ini bangun dengan mengingat masa lalunya" Kata Lin penuh penekanan


" aku mengerti, dan bawa gadis ini ke tempat ku" kata Liu.


Bella pun di bawah ke tempat pengacara Liu yang ternyata sebuah rumah dimana di bagian depan tampak seperti kantor biro hukum biasa tetapi di ruang bawah tanah terdapat klinik tempat untuk membuat orang bisa melupakan diri mereka sendiri.


Selama tiga bulan Bella dipaksa menjalani terapi itu sampai ia benar - benar tidak mengetahui dirinya lagi. semua memori tentang ibu Nisa dan pak Harun tidak ada lagi. Memori tentang kecelakaan sebelumnya pun tidak ada lagi. Bella menjadi seperti orang lain. Lebih tepatnya Bella menjadi seperti sosok yang di inginkan oleh madam Zola. Hari ini Bella akan dikembalikan ke kediaman Madam Zola. Dengan status sebagai Putri Madam Zola.


Waktu berlalu pengacara Liu dan tim nya sudah berada di depan kediaman Madam Zola. Mereka pun masuk dan bertemu Madam Zola.


" Madam aku membawa putrimu, dia sudah sehat" kata Liu

__ADS_1


" Siapa nama mu?" Madam Zola bertanya pada Bella


" Arabella putri dari Madam Zola" ucap Bella datar.


" Perfect.... selamat datang putriku, Liu aku senang sekali dengan pekerjaan mu" Ucap Madam Zola sumringah.


" Terima kasih banyak Madam" Aku permisi


Pengacara Liu dan tim nya pun pergi meninggalkan kediaman Madam Zola.


" Lin....bawa Bella beristirahat di kamarnya" Perintah Madam Zola


" Baik Madam" patuh Lin


Lin mengantar Bella ke kamar nya


" ini kamar anda Nona, selamat datang kembali, silahkan beristirahat karena besok anda akan mulai bekerja" Ucap Lin


" Baik" Kata Bella dengan patuh.


Bella pun berbaring di ranjangnya, tetapi ia merasa aneh karena tidak ada perasaan apapun yang dia rasakan.


" Makan lah nona, dan lanjut kan istrahat anda" ucap pelayan itu.


keesokan harinya Bella bangun dan langsung membersihkan diri, dia memakai pakaian yang sudah di sediakan. Setelah berpakaian Bella duduk di tepi ranjang, ada yang mengetuk pintunya ternyata Lin yang datang


" Nona anda ditunggu Madam Zola" ucap Lin


" Baik, ayo kita temui ibuku" Ucap Bella sambil tersenyum. Mereka berdua menemui Madam Zola.


" Selamat pagi ibu " kata Bella


" Madam, kau harus memanggil ku Madam Zola....bukan ibu, ingat itu karena itu adalah peringatan terakhir kamu" Ucap Madam Zola dingin


" Baik...Maaf Madam" Ucap Bella. sebenarnya ia bingung mengapa ibunya tidak menginginkan ia memanggil ibu. Tapi wajah dingin madam Zola membuat nya tidak mau bertanya lagi.


"Bella...kau sudah sehat bukan? mulailah Bekerja bersama Lin Dan yang lainnya, kau harus mulai menyicil pembayaran pengobatan mu" Ucap Madam Zola.

__ADS_1


" Baik " hanya itu kata yang terlontar dari bibir Bella, karena sejujurnya ia bingung dengan semuanya.


" Lin jelaskan semua tugas dan pekerjaan nya " Ucap Madam Zola dingin


" Baik Madam, hari ini kami akan langsung ke tempat kerja" ucap Lin


Lin dan Bella segera keluar dari ruangan madam Zola. Mereka menuju sebuah THM terbesar di Kota B. Bella bertambah bingung saat mereka harus memasuki THM itu.


" Bella...ini adalah tempat mu bekerja....setiap malam mulai pukul 21.00 sampai pukul 04 pagi kamu akan bekerja di sini" Ucap Lin


" Baik, Lin apa yang harus aku kerjakan?" tanya Bella


" Aku akan meminta Johan mengajari mu meracik minuman, karena kau akan menggantikan salah seorang pegawai yang berhenti Minggu lalu" Lin menjelaskan panjang lebar


" Jadi aku bisa berhenti bekerja Lin?Katakan berapa lama aku harus bekerja baru aku bs berhenti?" Tanya Bella dengan polos


"Kau akan berhenti ketika nafas mu juga berhenti Bella, Pegawai itu sudah berada ditempat seharusnya Minggu lalu, kau harus bersyukur Bella aku menempatkan mu di bagian meracik minuman, aku tidak harus menempatkan mu melayani bos - bos yang kesepian. Berterima kasih lah dengan bekerja dalam diam tanpa banyak bertanya" sinis Lin


" Baik, terima kasih banyak Lin" Bella merasa sakit hati dengan Ucapan Lin, bagaimana pun dia adalah anak dari Madam Zola tidak seharusnya Lin berbicara seperti itu. Bella sudah terkena doktrin bahwa Madam Zola adalah ibu nya.


" Johan....ajari gadis ini meracik minuman" ujar Lin


" Baik nona Lin, lewat sini nona Bella aku akan mengajarimu" ucap Johan.


" Bella belajar lah dan mulai malam nanti kau akan bekerja, seragam kerja mu akan di berikan Johan, aku harus pergi dan jam 4 pagi akan ada yang menjemput mu" ujar Lin.


Bella mulai belajar meracik minuman dan dengan cepat ia mengerti arahan Johan.


" Gadis ini sangat cerdas, entah apa yang dipikirkannya sehingga mau masuk bekerja di dunia malam seperti ini" batin Johan dalam hati.


"Tuan Johan cobalah cocktails ini apa rasanya sudah seperti yang seharusnya?" tanya Bella


" sempurna.... minuman nya enak....Hari sudah sore beristirahat lah sejenak dan makan setelah itu kau mandi dan bersiap-siap untuk bekerja, kau boleh menggunakan kamar no 4 dilantai 12, ini kuncinya bajumu sudah ada di kamar itu" Johan memberikan perintah


" Baik, terima kasih banyak Tuan Johan" Ucap Bella


" Johan.., panggil saja Johan dan jauhkan kata tuan itu dariku" ucap Johan sambil tersenyum.

__ADS_1


" Aku permisi Johan, sampai jumpa nanti malam" Ucap Bella.


Bella pun pergi ke arah kamar yang ditujukan Johan. Dia makan makanan yang sudah tersedia di kamar itu dan mencoba beristirahat sambil menunggu datangnya malam untuk mulai bekerja.


__ADS_2