Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 47


__ADS_3

Johan menampilkan gambar - gambar berisi surat cerai Bella dan juga perjanjian pra nikah yang telah ia dan Afraban setujui sebelumnya. semua orang diam kecuali Antares Braco dan kedua anaknya serta Nita.


" Kau mencoba mempermainkan aku anak kecil?" Ucap Antares marah.


" Aku hanya memperlihatkan dan juga memperingatkan anda Tuan Antares Braco, sekarang keluar dari perusahaan ku karena kalian bukan bagian dari Zaphire grup lagi" Ucap Bella tegas.


" Aku akan menghabisi mu anak kecil" Desis Antares Braco.


Disaat yang sama terdengar suara gaduh di luar ruangan membuat semua orang heran termasuk Bella. Beberapa orang berpakaian hitam masuk dan mulai menyerang Bella. Bian Alex, Arin dan Johan mencoba melindungi Bella. Sementara Bella melawan mereka semua. Bella mengeluarkan pisau beracunnya dan mulai menyerang musuh nya. Dia harus bertarung jarak dekat dan tidak bisa menggunakan jarum beracun Krn takut akan mengenai orang tidak bersalah. Bella terpojok karena musuh sangat banyak sementara mereka hanya ada berlima, dan Bella harus melindungi dewan direksi yang lain....Antares Braco benar - benar sudah melampaui batasan nya. Bella sangat kesal dan mencoba menyerang Antares Braco namun Afraban berusaha melindungi Antares dan menyerang Bella. Sementara Leonard menyerang Arin namun di halau oleh Bian. Pertarungan terjadi sekitar dua jam dan Bella sudah tidak kuat, dia tidak bisa mengeluarkan kemampuannya seluruhnya karena ia tidak ingin melukai Afraban. Dia harus mengakui jika dia mencintai mantan suaminya yang kini berkhianat dan akan menikah dengan wanita lain. Bella hanya ingin menyelamatkan semua dewan direksi karena mereka tidak bersalah. Bella sangat kesal sekaligus sedih ketika melihat Adam dan Markus terluka karena mendapat Serangan dari pimpinan mafia yang berasal dari negara I. Bella membantu mereka dan kini dia tidak memikirkan apa - apa lagi yang menjadi fokusnya adalah keselamatan semua dewan direksi. Suara kegaduhan tiba - tiba berhenti dan Bella berfikir jika semua anak buah dalam timnya telah terbunuh, perasaannya campur aduk namun semua yang terjadi diluar pemikiran nya. Puluhan orang memakai pakaian seperti ninja masuk ke ruangan dan membantu Bella senjata utama mereka adalah katana dan pistol. Bella, Bian , Arin dan Johan semua selamat. Adam dan Markus segera dilarikan ke rumah sakit. Seorang dengan tubuh tegap, gagah dan tentu sangat tampan memasuki ruangan,


" Bella Chan.... terima kasih banyak telah bertahan hingga aku datang" Ucapnya langsung memeluk Bella dan membersihkan wajah Bella yang bersimbah keringat dan darah .


" Hajime San...." Ucap Bella tertahan.


" Tenanglah Nona.... diluar sudah bersih semua karyawan tidak ada yang menjadi korban" Ucap Seseorang yang baru memasuki ruangan.


" Tuan Uzui.... Terima kasih" Ucap Bella tersenyum lelah.


" Selesaikan rapat dewan direksi dan penjarakan Antares Braco sesuai kejahatan yang dia lakukan" Ucap Hajime San Dingin


" Siapa anda, apa hak anda meminta ayahku dipenjara, ini Zaphire grup dan pemilik nya adalah keluarga Zaphire bukan anda" Ucap Afraban tegas.


" Aku Hajime Akatsuma Pelindung Zaphire grup, Kekuasaan dan kekuatan ku di atas keluarga Zaphire dan kalimat ku adalah hukum itu sendiri" Ucap Hajime.


" Semua sesuai ucapan Anda Pimpinan" Ucap Uzui memberi kode kepada beberapa orang untuk menangkap Antares Braco, Leonard Braco dan Afraban Braco serta Nita.


Mereka semua ditangkap dan dibawa untuk diadili. sementara Bella duduk tertegun dan menitikkan air mata.

__ADS_1


" Rapat dewan direksi kali ini ditutup dengan keputusan bahwa Antares grub bukan bagian dari Zaphire grup lagi dan semua akses perusahaan mereka akan ditutup, mereka harus membayar kejadian hari ini" Ucap Hajime


" Baik pimpinan....kami permisi" Semua orang menjawab dan meninggalkan ruang rapat.


" Bella Chan kau harus membayar kesalahan yang kau lakukan" Ucap Hajime dengan dingin.


" Lakukan yang kau inginkan Hajime San.... aku akan mengikuti mu" Ucap Bella putus asa.


Perasaannya hancur melihat Afraban pergi.


" Berani sekali kau mengacuhkan Aku Bella Chan" Ucap Hajime berteriak.


" Aku lelah Pimpinan Hajime.... bisakah aku pulang dan beristirahat?" Tanya Bella.


Hajime diam dan menatap tajam Bella. Sementara itu Arin memapah Bella menuju lobby di sana sudah ada Alex yang menyediakan mobil. Bella meminta untuk kembali ke rumah, selama perjalanan Bella hanya diam dan termenung. Rasanya tidak bisa ia percaya bahwa Afraban Mantan suaminya yang sangat ia cintai dan telah mendapat dirinya bisa tega mengkhianati dan bahkan hampir saja membunuhnya. Tanpa terasa air mata Bella jatuh menetes.


Arin meminta Alex mengikuti keinginan Bella. Selama empat jam perjalanan mereka akhirnya tiba di dalam Hutan dengan pemandangan yang sangat indah, Medan yang sangat sulit di lalui dan hanya Bella beserta orang kepercayaan nya yang mengetahui tempat itu.


Bella segera turun dari mobil dan masuk ke dalam Villa. Ia bertemu pengurus Villa dan langsung masuk ke kamarnya di ikuti Arin.


" Kembalilah beritahu paman dan madam aku baik - baik saja dan aku butuh menenangkan diri, jangan beritahu siapapun tentang tempat ini" Ucap Bella.


" Bagaimana dengan Pimpinan Hajime, aku yakin dia pasti mencari anda" Ucap Arin.


" Katakan saja aku butuh menenangkan diri" Ucap Bella.


" Baiklah....aku pulang dan jaga dirimu....kabari aku jika kau ingin dijemput" Ujar Arin.

__ADS_1


" Tentu....jaga semuanya Arin, aku tidak akan lama.... aku akan pulang setelah aku yakin bahwa aku bisa menghadapi Afraban dan seluruh keluarganya" Ucap Bella.


" Baiklah....Aku pamit" Ucap Arin lalu keluar dari kamar Bella.


Arin meninggalkan villa setelah terlebih dahulu menyiapkan tim untuk melindungi Bella. Arin tahu Bella sedang rapuh dan dia butuh sendiri untuk menata hatinya.


Sepeninggal Arin Bella berbaring meringkuk di ranjang dan mulai menangis tersedu-sedu. Semua kenangan bersama Afraban hadir dengan jelas di matanya. Bella berteriak sekencang mungkin untuk mengeluarkan rasa sakit yang dia alami. Bella menangis hingga ia tertidur karena lelah, dan baru bangun keesokan harinya. Bella terbangun dan mulai membersihkan dirinya. Dia keluar kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan.


" Siapkan saja juice apel setiap hari jangan yang lain" Ucap Bella.


" Baik Nona" Ucap pelayan.


" Apa Alex ikut pulang bersama Arin?" Tanya Bella pada pelayan perempuan itu.


" Aku di sini Nona, aku dan tim ku yang bertugas menjaga anda" Ucap Alex


" Alex minta mereka menyiapkan kudaku" Ucap Bella


" Baik Nona....." Alex mundur dan menuju ke belakang untuk meminta tukang kebun segera menyiapkan kuda Bella.


Bella meninggalkan ruang makan dan langsung mencari kudanya, ia mengambil kuda dan mulai memacu kudanya mengelilingi Halaman Villa yang luas. Bella sengaja berkuda untuk menghilangkan rasa sakit akan perlakuan suaminya. Dia berkuda sampai hari menjelang sore. Empat ekor kuda yang dia tunggangi benar - benar lelah


" Istrahat kan mereka, berikan makanan dan vitamin" Ucap Bella pada pengurus kudanya.


" Alex ayo temani aku makan, setelah makan aku akan mandi dan tidur" Ucap Bella


" Sesuai perintah anda Nona" Ucap Alex.

__ADS_1


Bella menyelesaikan makan malamnya dan naik ke kamar untuk mandi dan tidur.


__ADS_2