Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 21


__ADS_3

Bella duduk di ranjangnya dan tersenyum. sendiri mengingat Afraban yang tadi datang menemui nya. Apalagi membaca chat dari pria itu.


"Terima kasih banyak telah menjenguk ku, Pak Doktor. Aku hanya kecelakaan kecil jangan khawatir kan diriku"


Bella. mengirim pesan nya dan mencoba untuk tidur. Bella bangun ketika hari sudah sore dan dia mencoba untuk mandi dan makan makanan yang telah tersedia di kamarnya. Ia mencoba bersiap untuk pergi bekerja ke THM, kegiatan itu dia urungkan karena membaca pesan dari Madam Zola yang meminta nya untuk beristirahat dan tidak masuk kerja hari ini. Bella kembali berbaring dan mengecek chat di ponselnya, tetapi tidak ada chat selain dari Madam Zola. Ia melihat chat nya untuk Afraban yang hanya di baca saja dan tidak di balas. Bella mendengus kesal. Jauh di lubuk hatinya ia berharap jika Afraban membalas pesannya. Sementara itu Rico menghubungi Madam Zola dan menjelaskan jika dia akan ke Kota P dan bertemu dengan pemimpin keluarga Mahardika untuk menjelaskan jika Bella masih hidup. Kondisi kesehatan wanita tua itu sangat menurun, belasan tahun mencari cucunya dan tidak mendapatkan tanda - tanda keberadaan nya membuat kesehatan nya semakin menurun. Adam memohon dengan sangat kepada Rico agar mau memberitahukan keadaan Bella pada Oma Ria yang sedang sakit keras. Rico meminta saran adiknya. Karena Madam Zola setuju maka Rico segera pergi ke Kota P dan menemui OMA Ria di rumah sakit. Rico memperkenalkan diri sebagai adik dari Halim Zaphire menantu Oma Ria. Kemudian menceritakan keadaan Bella disertai beberapa bukti foto dan Video Bella. Hal ini membuat Oma Ria merasa sangat Senang. Meskipun ia sedang sakit parah karena racun yang sempat ia makan tetapi mendapat kabar dari cucu yang belasan tahun dia cari membuat nya sangat senang.


" Adam, waktu ku tidak lama lagi, panggil pengacara kita, aku akan membuat wasiat dan satu lagi sembunyikan semua ini dari Hany" Ucap Oma Ria


" Baik Nyonya Besar, Tuan Rico aku mohon tinggal lah sebentar agar Nyonya tidak sendiri aku harus mengambil beberapa file di mobil ku". Mohon Adam.


" Tentu saja, jangan khawatir aku akan di sini" Ucap Rico. Adam segera kembali membawa beberapa dokumen dan tidak lama pengacara keluarga Mahardika datang.


" Pengacara Andra aku memanggil mu karena ingin mengesahkan wasiat ku, Adam telah membuat draft surat wasiatnya, akan ku tanda tangani di hadapan mu dan tuan Rico Zaphire, dan anda juga Adam sebagai saksinya.


" Bacakan draft surat wasiatnya Adam" Perintah Oma Ria


" Baik Nyonya Besar" Ucap Adam


"SAYA YANG BERTANDA TANGAN DI BAWAH INI RIANA MAHARDIKA, JANDA ALMARHUM MAHARDIKA, PEMILIK SAH MM CONSTUCTION MENYATAKAN DENGAN SADAR BAHWA AKU MEWARISKAN 80 % HARTA KU YAITU SEMUA SAHAM DAN KEPENGUASAAN KU PADA MM CONSTUCTION DAN RUMAH KEDIAMAN UTAMAKU KEPADA CUCUKU BELLA MAHARDIKA PUTRI DARI ANAK KANDUNG KU MARIA MAHARDIKA DAN HALIM ZAPHIRE, 10% HARTAKU BERUPA PERKEBUNAN DAN RUMAH DI DESA S KU WARISKAN KEPADA PUTRIKU MARIA MAHARDIKA DAN KEDUA ANAKNYA JHON DAN FAT, 10% HARTAKU BERUPA RUMAH KU DI JLN.KIJANG DAN 2 SUPERMARKET KU WARISKAN KEPADA CUCU KU WINA DAN LISA YANG MERUPAKAN ANAK DARI PUTRI ANGKAT KU HANY MAHARDIKA. SEDANGKAN SEMUA PERHIASAN EMAS DAN BERLIAN KU WARISKAN SECARA MERATA KEPADA 5 CUCUKU JHON, FAT, BELLA, WINA DAN LISA DEMIKIAN SURAT WASIAT INI KU BUAT DENGAN SADAR DAN TANPA PAKSAAN DARI SIAPAPUN. TANDA TANGAN RIANA MAHARDIKA"

__ADS_1


Adam selesai membacakan draft surat wasiat tersebut dan Oma Ria menandatangani nya di atas materai yang di saksikan oleh Rico, Adam dan Andra mereka semua juga menandatangani sebagai saksi.


" Tuan Rico aku mohon ambil surat wasiat ini, anda harus memegang aslinya sedangkan copy nya biarkan pengacara yang memegang nya, Hany orang yang licik dia bisa menghabisi Andra dan yang lain jika tahu tentang wasiat ini, berikan perhiasan ini pada Bella, katakan ini dari Oma Ria yang sangat menyayangi nya, kasihan anak itu dia tidak pernah bahagia" Ucap Oma Ria sambil menyerahkan Kotak perhiasan yang besar berisi emas dan berlian kepada Rico.


" Terima kasih Nyonya Ria, terima kasih banyak telah menyayangi kakakku selama hidupnya" ucap Rico


" Terima kasih banyak Rico, jaga Bella dengan baik, aku sangat menyayangi nya, dan tolong beri keadilan pada Kematian ku, suamiku dan juga kakakmu serta anak angkat ku Mery dan suaminya" Ucap Oma Ria


" Baik Nyonya....anda jangan khawatir". Ucap Rico menggenggam tangan Oma Ria.


tiiiiiit..... detektor detak jantung berbunyi menandakan Oma Ria telah pergi untuk selamanya. Andra memanggil dokter dan mereka mengatakan jika Oma Ria telah meninggal. Adam sangat sedih. Rico memberi semangat. dan berkata


" Baik Tuan Rico, terima kasih banyak" Ucap Adam. Rico dan beberapa pengawal nya meninggalkan rumah sakit dan langsung pergi ke bandara untuk melakukan penerbangan ke kota B. 4 jam penerbangan hingga Rico sampai ke kota B dan langsung menuju kediaman Madam Zola. Sesampainya di Kediaman Madam Zola Rico langsung menemui nya di ruang kerja.


" Zola, Nyonya Mahardika telah wafat, ia di racuni, besar kemungkinan wanita ular itu yang meracuni nya....kasihan Bella tidak bisa bertemu dengan satu - satunya orang yang menyayangi nya di masa lalunya" Ucap Rico berkaca - kaca. seseorang mengetuk pintu dan langsung menghambur masuk


" Madam, tuan Rico, nona Bella dia berteriak kesakitan katanya dadanya sangat sakit" Ucap Arin dengan cepat. Mereka semua segera berlari ke kamar Bella, mereka menemukan Bella sedang kesakitan dan memegangi dadanya. Rico segera memeriksa Bella.


" Apa yang sakit sayang, katakan pada Om" Ucap Rico

__ADS_1


" Dadaku, entah mengapa tiba - tiba sakit Om" Ucap Bella terisak menahan sakit


" Sejak kapan sayang?" Tanya Rico


" sekitar 4-5 jam yang lalu Om....aku tidak tahan" Bella berkata sambil menahan sakit. Bella pingsan dan segera di larikan ke rumah sakit. Setelah sampai di rumah sakit Bella diperiksa namun tidak ditemukan penyakit pada tubuh Bella.


" Mungkin seseorang yang dekat dengannya dan sangat menyayangi nya sedang sakit parah , ini semacam trauma Rico" Ucap dokter Lilis menjelaskan


" Omanya baru saja meninggal, tapi dia belum mengetahui nya" ucap Rico


" Itulah pemicunya, biarkan dia istrahat dan mungkin mulai sekarang dia akan mulai mimpi buruk, karena kita telah menghentikan pemberian obat untuk menekan nya mengingat masa lalunya" Ucap dokter Lilis.


" Aku mengerti, tapi apakah ada solusinya?, aku tidak tega jika dia setiap malam harus mimpi buruk" Ucap Rico


" Seseorang yang menyayangi nya bisa tidur bersamanya setiap malam, seseorang yang bisa membuat nya tenang, dan lupa akan trauma nya Rico" Ucap Lilis


" Akan ku cari Orang itu Lilis, terima kasih banyak kau memang dokter jiwa terbaik yang dimiliki rumah sakit ini" Ucap Rico.


" Terima kasih banyak, aku permisi dan setelah siuman jika Bella meminta pulang ke rumah biarkan dia pulang, ikuti kemauannya" Ucap Lilis

__ADS_1


"Ok.... terima kasih banyak". Jawab Rico. Dokter Lilis meninggalkan ruang rawat Bella, sedangkan Rico dan Madam Zola tetap menjaga Bella. Bella terlihat tidur dengan tenang.


__ADS_2