
Lima bulan berlalu, di tempat lain di Kota P orang suruhan Rico berhasil memperoleh informasi bahwa Halim Zaphire putra tertua keluarga Zaphire memang pernah tinggal di kota P tepatnya di sebuah desa bernama desa S dan di sana menikah dengan seorang janda bernama Maria Mahardika. Putri tertua dari Keluarga kaya yang merupakan pemilik MM Constuction. Namun Halim ditemukan tewas setahun kemudian. Ia tewas karena kecelakaan, namun ada yang mencurigakan pada kecelakaan Halim. Tali Rem mobil Halim yang terpotong dan hasil autopsi yang menemukan Halim meminum obat tidur saat mengendarai mobil. Terlalu banyak keanehan yang terjadi. Orang suruhan Rico itu juga mengatakan telah bertemu dengan orang kepercayaan keluarga Mahardika bernama Adam. Mereka adalah sepupu. Dan Adam sedang mencari seorang cucu keluarga Mahardika yang merupakan anak Halim Zaphire dan Maria Mahardika. Anak itu seorang gadis yang sekarang ini sudah berusia sekitar 26 tahun namanya Bella Mahardika. Anak itu sengaja di ingin di habisi namun berhasil selamat tetapi kehilangan ingatannya. Adam sempat mendapatkan informasi bahwa gadis itu diselamatkan oleh pasangan nelayan yang tinggal di desa pedalaman pulau Xx. Adam segera ke sana namun Adam terlambat karena Bella telah diculik oleh orang yang mengaku sebagai kedua orang tua Bella. Orang suruhan tersebut kemudian memberikan foto seorang gadis yang bernama Bella dan juga foto orang yang mengaku sebagai orang tua Bella. Foto itu adalah foto Bella Zaphire Putri. Rico sangat yakin jika Bella Mahardika adalah Bella Zaphire Putri.
" Bagaimana kondisi keluarga itu sekarang? maksud ku bagaimana keadaan kakak ipar Maria? dia telah kehilangan anak bungsu nya bukan?" tanya Rico pada orang suruhannya itu.
" Bella anak yang sangat menyedihkan Tuan, ibunya Nyonya Maria tidak menyayangi nya, itu sebabnya Neneknya Oma Ria CEO MM Constuction mengambil Bella dari desa S dan membawanya ke kota P, tetapi di rumah itu seseorang membencinya yaitu Hany Mahardika adik dari Maria Mahardika, dan asal Tuan Tahu Hany Mahardika di curigai oleh Adam sebagai Orang yang telah menyingkirkan Bella. dan bukti keterlibatan Hany pada kematian tuan Mahardika, tuan Halim Zaphire, Nyonya Meri dan Arif suami Nyonya Meri semua di pegang oleh Adam. Adam tidak berani membongkar semua itu karena ia butuh untuk tahu dimana Bella sekarang karena Oma Ria sangat yakin Bella masih hidup" Jelas Orang suruhan Rico panjang Lebar.
" Kita akan berangkat ke Kota P besok, aku akan menemui Zola dulu. Akhirnya aku menemukan keponakan ku satu - satu nya, Berikan semua bukti itu" Ucap Rico. Orang suruhan nya langsung memberikan semua dokumen itu. Rico langsung pergi menemui Madam Zola yang saat itu sedang berada di ruang kerja.
"Zola....aku menemukan nya" Kata Rico dengan mata yang berkaca - kaca
" Apa kak? apa yang telah kau temukan" Ucap Madam Zola sedikit bingung
" ini Zola, lihat ini orang suruhan ku telah menemukan keberadaan kakak kita meskipun itu hanya kuburan nya saja, kakak telah meninggal 26 tahun yang lalu, dan kau tahu Zola Bella adalah anak dari kakak kita. Dia anak kak Halim, dia memang seorang Zaphire" Ucap Rico sambil memeluk Madam Zola dan menangis. Madam Zola juga menangis dan dia ingin segera ke kota P untuk melihat makan kakaknya.
__ADS_1
" Kak Rico kita harus segera ke kota P, kita harus memindahkan makam kakak Halim, dia harus di makamkan di pemakaman keluarga kita" Ucap Madam Zola dalam tangisnya
" Tentu Zola tetapi tidak Sekarang, kita harus membuat perhitungan pada Orang yang telah menyebabkan Bella menderita selama ini" Ucap Rico
" Wanita itu dan suaminya harus menanggung semua sakit dan penderitaan Bella, Dia juga telah menghabisi kakak Kita ya Zola teman mu itu Hany Mahardika adalah pembunuh kakak kita Halim" Ucap Rico dengan marah
" Wanita ular itu akan mendapatkan balasannya kak" Ucap Madam Zola dengan geram. Madam Zola kemudian mengumpulkan semua orang dan menyusun strategi untuk menangkap Hany dan memberikan hukuman yang setimpal ya Madam Zola menyebutnya sebagai pengadilan pribadi miliknya.
" Zola, aku rasa kita tidak perlu memberikan Bella Obat untuk menekan ingatan nya lagi, biarlah dia mengingat semua secara perlahan - lahan, bagaimana menurut mu? tanya Rico
Di tempat lain Bella sedang pusing karena harus menyelesaikan tugas salah satu mata kuliah Pascasarjana nya. Manajemen Bisnis makro. Tugasnya sangat sulit dan Bella kesulitan mencari buku yang di maksud oleh dosen nya. Dosennya terkenal killer dan hanya mengajar melalui email saja. Bella sedikit frustasi karena itu satu - satunya mata kuliah yang belum tuntas. Akhirnya dia memberanikan diri untuk mengirimkan pesan surel kepada Dosennya itu agar ia bisa berkunjung ke rumah dosen itu untuk mendapatkan bimbingan secara langsung agar bisa menyelesaikan tugas kuliahnya. Dosennya menyetujui namun Bella harus berjanji tidak akan menceritakan apapun yang terjadi selama pertemuan itu, dan Bella setuju. Bella akhirnya mendapatkan alamat sebuah apartemen di kawasan terkenal di kota B. Bella meminta izin madam Zola untuk pergi menemui dosen nya itu. Setelah mendapat izin Bella segera meluncur ke alamat apartemen yang di berikan padanya. setelah sampai dia langsung menuju lantai dan nomor yang sesuai alamat itu. Bella mengetuk pintu dan setelah terbuka ia langsung masuk. Bella sangat terkejut karena Dosen killer itu adalah Afraban Braco.
" Tuan Afraban....saya ke sini ingin bertemu dengan dosen saya, bernama Bapak Dr. Abi dia dosen saya pada mata kuliah Manajemen Bisnis Makro" Ucap Bella
__ADS_1
" Akulah Abi itu inisial namaku AB dalam ejaan bahasa Inggris itu Abi kan... Dr. Afraban Braco M.BA itulah aku, katakan apa yang menjadi masalah Anda nona Bella hingga blm menyelesaikan tugas anda, dan jangan berharap kau bisa melangkah pada seminar proposal penelitian jika kau tidak menyelesaikan mata kuliah ini" Ujar Afraban penuh tekanan
" saya, tidak menemukan buku sesuai yang perintah anda, itu sebabnya saya datang, saya berniat untuk meminjam buku anda dan segera menyelesaikan tugas saya. saya berjanji Tuan Afraban....hanya 1 hari saya meminjam buku anda" ucap Bella memohon
" mohonlah dengan benar dan jangan memanggilku tuan Afraban kini status mi adalah mahasiswa ku dan kau harus memanggil ku Doktor Abi" Ucap Afraban tegas
" Baik, tuan...salah Pak Doktor Abi saya mohon pinjamkan buku anda dan saya akan selesaikan dalam waktu satu hari" Ucap Bella memohon
" Kau boleh memakai bukuku untuk membuat jurnal tetapi kau tidak boleh membawa nya pulang, selesaikan jurnal mu di sini. setelah itu kau boleh pulang" Ucap Afraban dingin
" Aku akan minta izin ibuku dulu, jika dia mengizinkan maka aku akan menyelesaikan nya Pak Doktor" Ucap Bella. Dia langsung mengeluarkan ponsel dan menelfon Madam Zola setelah tersambung
" Madam, aku harus tinggal beberapa saat di sni di apartemen Dosenku untuk menyelesaikan tugas ku, setelah selesai aku akan langsung pulang. Madam hari ini adalah hari liburku di THM, jadi aku tidak lalai bekerja" Ucap Bella di telepon
__ADS_1
" Baiklah selesai kan tugasmu dan cepatlah pulang Dear" Ujar Madam Zola di sambungan telepon nya. Selesai menelepon Bella langsung meminta buku Afraban dan mulai membuat jurnalnya.