Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 25


__ADS_3

Pagi itu Madam Zola dan timnya sarapan sambil membahas rencana mereka untuk membalas Hany Mahardika. Madam Zola meminta Jack untuk menyiapkan siksaan paling menyakitkan untuk membalas semua perbuatannya, terutama perbuatan menghabisi kakak Madam Zola.


" Hentikan makanan untuk si Belang....aku ingin Belang dalam kondisi lapar saat melihat wanita ular itu" Ucap Madam Zola dingin


" Baik Madam " Jawab Jack.


"Lin.... hubungi kakakku dan Johan pastikan mereka mengawasi dan menjaga putriku dengan baik, Hari ini adalah jadwal Bella mengawasi dan mengontrol di THM" Ucap Madam Zola masih dengan wajah datar dan dingin


" Bella...bukan putri anda Madam, anda harus mengingat itu dan biarkan Bella memilih berada di sisi anda atau kembali memimpin MM CONSTUCTION " Ucap Adam mengingatkan dengan menekankan kata MM CONSTUCTION.


" Sekali lagi bicara Bella bukan putriku maka kau akan menjadi santapan harimauku" Ucap Madam Zola berteriak


" Madam, aku sebagai orang kepercayaan keluarga Mahardika, aku melakukan semua ini demi Bella, dia bagian dari keluarga Mahardika" Ucap Adam tegas


" Dimana kau ketika putriku hampir mati, Dimana kau ketika putriku dijual untuk menjadi pel****?" Madam Zola emosi.


" Aku peringatkan sekali lagi kau bicara seperti itu maka aku akan menghabisi Anda sampai tidak bersisa" Madam Zola menodongkan pistol ke kepala Adam. Semua orang tertegun dan diam.


" Maafkan aku Madam Zola" Ucap Adam.


" Jack, Oscar, Bian.... bagaimana rencananya?" Madam Zola memandang anak buah kepercayaannya.


" Aku telah menyiapkan harimau kesayangan anda Madam, aku juga sudah menyiapkan ruang hukuman, sesuai perintah anda" Jelas Jack


" Aku sudah menyiapkan orangku untuk menculiknya ketika berada di bandara Madam, mulus tanpa jejak, sesuai perintah anda Madam" Ucap Oscar


" Aku...telah menyiapkan hadiah pertama kedatangannya, hadiah yang tidak terlupakan Madam, sesuai kemurahan hati anda" Ucap Bian senyum


" Kalian yang terbaik" Sinis Madam Zola. Sementara Adam merinding dan bergumam dalam hati jika orang - orang itu adalah psikopat.


" Kalian mengerikan " Ucap Adam tidak sadar


" Apa... mengerikan....hahahaha....itu tidak cukup untuk menggambarkan aku, aku adalah penguasa neraka dan malaikat maut untuk semua orang yang mengganggu keluarga ku" Sinis Madam Zola.

__ADS_1


" Rapat kita selesai dan silahkan bersantai menikmati suasana Villa, Lin apa ada kabar putriku?" Madam Zola memandang Lin sambil berjalan meninggalkan ruangan yang di tempati rapat, sedangkan Lin mengikutinya.


" Bella sedang bersama Tuan Rico, mereka sedang terapi Madam, Kata dokter Lilis Bella baik - baik saja. Tetapi untuk dosis obat sepertinya hanya bisa sampai di 50% Madam, tubuh dan jiwa Bella tidak bisa menerima jika dosis diturunkan lagi, Bella bisa depresi apalagi hasil CT scan menunjukkan ada gumpalan darah di kepala Bella, sudah terlambat ditangani Madam sepertinya itu terjadi ketika dia terjatuh saat kecelakaan pertama kali yang membuatnya hilang ingatan" Ucap Lin panjang lebar


" Kalau begitu biarkan Bella seperti sekarang, berhentilah membiarkan dia mengingat semua itu, aku tidak ingin sesuatu terjadi pada putriku" Madam Zola terdengar galau.


" Tuan Rico juga berpendapat seperti itu Madam, selamat beristirahat Madam, aku ada di kamar sebelah" Ucap Lin mempersilahkan Madam Zola beristirahat.


Sementara itu di Kota B, di rumah sakit keluarga Zaphire Bella menjalani terapi dan terpaksa dihentikan karena Bella merasakan sakit yang teramat sangat pada kepalanya.


" Paman Rico, rasanya sakit sekali" ringis Bella memegang kepalanya


" Tahan sayang, kita akan pulang dan beristirahat di rumah, Bella tidak suka dengan bau rumah sakit bukan?" Rico menghibur Bella


" Paman, apa ibuku akan lama? aku merindukan ibu" Ucap Bella


" Madam Zola mu akan segera pulang, hanya 10 hari atau bisa lebih singkat sayang, bersabarlah" Ucap Rico mengelus kepala Bella


" Paman, apa sakitnya ini tidak lama? aku harus melakukan olah data pada tesis ku paman, Manusia es itu bisa memarahiku habis - habisan jika dia tahu aku belum selesai melakukan olah data " Ucap Bella khawatir


"aaaa.....Paman kau yang terbaik...peluk aku" Kata Bella sambil tersenyum manja. Rico memeluk keponakannya dan berkata


" Kau dan Zola adalah segalanya untuk Paman sayang". Bella merasa nyaman dipelukan Rico dan mulai tertidur.


" Selamat tidur sayang, Kakak....aku akan menjaga putrimu...." Ucap Rico melepas pelukan Bella dan mengecup keningnya. Bella tertidur sehingga mereka tidak jadi pulang ke kediaman Madam Zola tetapi bermalam di rumah sakit. Sementara itu di rumah keluarga Antares Braco mereka sedang makan malam sambil berbicara membahas tentang keluarga Zaphire yang sedang menjalani bisnis bersama keluarga mereka.


" Aku dengar tadi Nona Bella sedang sakit, jadi malam ini tidak bisa datang memeriksa MOU untuk kerjasama besok" Ucap Antares


" Dirawat dimana, aku harus ke sana untuk menjenguknya, kita harus terlihat baik dan ramah, ini semua untuk kelangsungan kerjasama kita" Ucap Lia semangat


" Aku ikut denganmu Bu" Ucap Leonard antusias


" Baiklah besok kita akan membesuknya, Afraban kau di rumah saja karena akan merepotkan jika harus mendorong kursi roda mu itu" sarkas Antares

__ADS_1


" Baik ayah, aku sudah selesai, aku akan undur diri" ucap Afraban. Putra Sulung keluarga Antares itu segera pergi menuju kamarnya, dalam hati ia bergumam,


ternyata dia sedang sakit, bagaimana dengan olah data tesisnya, aku akan menyelesaikannya, biar ku hubungi kampus.


Ternyata staf di kampus mengatakan jika olah data Bella telah diselesaikan dan Bella akan segera melakukan konsultasi dengannya jika sembuh.


Ternyata dia menyiapkan semuanya, gadis yang unik.


Afraban tersenyum sendiri dan segera membersihkan dirinya lalu mencoba untuk tidur.


Hari yang ditunggu Madam Zola dan anak buahnya tiba. Mereka semua membagi diri sesuai dengan rencana yang telah di sepakati. Adam akan bersama Madam Zola dan Lin menanti wanita ular itu di ruang hukuman. Sedangkan Jack berjaga di gerbang dan Oscar sudah ada di bandara untuk menjemput Hany Mahardika dan suaminya Indra. Bian berjaga dengan senapannya untuk memberikan hadiah pertama. Hany Mahardika dan Indra berjalan dengan santai keluar dari pintu kedatangan bandara kota L. Mereka berdua terlihat bahagia, semua karena pemikiran mereka bahwa semua masalah mereka akan segera di atasi Madam Zola. Oscar bersama orang - orangnya segera membawa Hany Mahardika dan Indra yang terlihat sumringah karena mengira Madam Zola menjemput mereka karena mereka bersahabat. Mereka segera menuju Villa Madam Zola yang ada di daerah pegunungan, namun d tengah jalan Mobil yang mereka tumpangi berhenti dan menarik Indra keluar dari mobil. Anak Buah Oscar memukuli Indra hingga babak belur, sedangkan Oscar memborgol Hany dan melakban mulutnya hingga tidak bisa berbuat apa - apa. Bian mengeksekusi Indra dengan menembak kepala Indra dan seketika Indra tewas sementara Hany Mahardika sangat shock, lebih parahnya lagi mayat Indra di angkat dan didudukkan di samping Hany. Ini tentu membuat Hany histeris tetapi tidak bisa berbuat apa - apa karena terborgol. Oscar tersenyum dan menutup mata Hany dengan kain hitam dan mereka melanjutkan perjalanan. setelah sampai di villa Madam Zola, anak buah Jack telah siap untuk menggotong tubuh Indra yang sudah tidak bernyawa. Sedangkan Jack dan Oscar membawa Hany ke ruang hukuman. Pengawal yang lain bersiaga di tempatnya masing - masing. Setelah sampai di ruang hukuman mereka membuka penutup mata dan mulut Hany dan memborgolnya di kursi yang menghadap langsung ke kandang harimau kesayangan Madam Zola. Hany terkejut dan sangat shock ketika melihat tubuh suaminya dilempar ke kandang itu dan menjadi makanan bagi harimau yang terlihat sangat lapar.


" Siapa kalian kenapa melakukan ini padaku?" Ucap Hany berteriak frustasi


" Kau membuat telingaku sakit saja " Madam Zola, Lin dan Adam mendatangi Hany.


" Apa kabar sahabat ku?" Lanjut Madam Zola


" Zola....apa yang terjadi, mengapa kau melakukan ini padaku?" tanya Hany


" Tanyakan dirimu sendiri, mengapa aku melakukan ini padamu" Ujar Madam Zola datar


" Jack cambuk dia, aku butuh hiburan sambil menonton film, Lin putar Filmnya dan kau Hany temani aku menonton film, ini sangat seru" Ucap Madam Zola. Lin kemudian memutar film yang berisi potongan - potongan kejahatan Hany, Mulai dari pembunuhan Ayahnya, sabotase hingga Halim Zaphire kecelakaan, kematian Mery dan Arif juga kecelakaan Bella, dan kejahatan sabotase pasar di negara P serta kejahatan yang paling akhir ketika ia mencampur racun di makanan Riana Mahardika. Madam Zola menonton dengan serius sementara Hany berteriak memohon karena Jack terus mencambuknya.


" Zola maafkan aku, aku bersalah....aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku, habisi gadis itu dan kau akan memiliki MM CONSTUCTION, ayo Zola kau sahabatku" Hany mencoba memprovokasi Madam Zola. Karena kesal Madam Zola langsung menampar hingga salah satu gigi Hany tanggal.


" Kau tahu Hany siapa gadis yang kau ingin singkirkan? Dia anak Kakakku, Putri dari Halim Zaphire, kau memintaku menghabisi kesayanganku? pergilah ke neraka" Ucap Madam Zola. Mata Hany membesar dia tidak percaya apa yang baru saja dia dengar.


" Itu tidak mungkin Zola, gadis pembawa sial itu tidak mungkin keponakan mu" Ucapnya frustasi


" Bella Putri Zaphire, itu adalah nama pemberian orang tua ku kepada Bella, itu ada dalam catatan warisan keluarga kami, pahami itu Hany, Jack aku bosan.... buatlah pertunjukan menarik, lempar dia ke kandang Belang sekarang" Ujar Madam Zola datar. Mendengar perintah itu Jack menarik Hany Mahardika dan melemparnya ke dalam kandang dan tentu saja tubuhnya dicabik - cabik hingga tewas dan habis menjadi makanan untuk si Belang. Adam sangat ngeri menyaksikan semua itu.


" Lin.... beritahu semuanya untuk membersihkan semua jejak dan yah satu lagi geledah tubuh dan kamar tuan Adam aku tidak mau ia diam- diam mengambil bukti dan menyudutkanku" Ucap Madam Zola sambil berlalu ke kamarnya

__ADS_1


" Aku tidak mungkin melakukan itu" Cicit Adam


__ADS_2