Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 27


__ADS_3

Hari pernikahan Bella dan Leonard tinggal tiga hari lagi, Bella belum menemukan cara untuk menggagalkan pernikahannya. Dia ragu memberitahukan kepada Madam Zola atau pun pada Pamannya Rico, Bella berusaha menyelesaikan permasalahannya sendiri. Bella berpikir bahwa dia sudah dewasa dan berhak memilih jalan hidupnya sendiri tanpa terus bergantung kepada orang tuanya. Hingga Bella mengingat Afraban. Dia merasa bahwa Afraban akan membantu nya. Bella mengirimkan pesan pada Afraban meminta mereka bertemu, awalnya Afraban menolak tetapi Bella memaksa dan mengancam akan menghancurkan semua Afraban akhirnya setuju bertemu di taman dekat kediaman Madam Zola. Afraban hanya memberi waktunya Bella bicara selama lima menit.


" Waktumu lima menit nona Bella, aku akan segera pergi setelah mengetahui apa yang akan kau sampaikan". Ucap Afraban dengan nada tegas dan dingin serta wajah datar.


" Lihat ini " Bella memberikan rekaman CCTV tentang rencana Leonard.


" Ini tidak mungkin, jangan memanipulasi Bella, kau tau ini fitnah, adikku tidak seperti itu" Afraban menyangkal semua itu.


" Aku sudah memperlihatkan semuanya Tuan Afraban, aku tidak akan menikah dengan adikmu itu, dan satu hal lagi beritahu keluarga mu aku akan segera memutuskan semua kerjasama perusahaan keluarga ku dengan Antares grub". Ucap Bella sinis


" Jangan konyol Bella, pernikahan kalian sebentar lagi". Ucap Afraban.


" Tidak akan ada pernikahan yang terjadi setelah Madam dan paman melihat ini semua, waktuku sudah selesai dan ku beri kau waktu hingga mata hari terbenam kau sudah memberitahu orang tua mu, jika hingga waktu makan malam selesai keluarga mu tidak datang menemui aku dan keluargaku maka semua akan hancur." Ancam Bella


" Jangan lakukan itu Bella" Ucap Afraban pasrah


" Waktuku sudah lima menit dan sesuai kesepakatan kita hanya bertemu selama lima menit" Bella langsung meninggalkan Afraban. Kini Afraban dilanda kebingungan, apa yang harus ia katakan pada keluarganya, sifat dan sikap adiknya benar - benar menghancurkan segalanya. Afraban kembali ke kediamannya dengan resah karena hari sudah menunjukkan pukul lima sore tinggal tiga jam dari waktu yang diberikan Bella dan semuanya akan hancur. Sementara di sisi Bella dia sangat senang karena tidak akan jadi menikah dengan playboy cap karung seperti Leonard. Sesampainya di rumah Afraban menemui ayahnya di ruang kerjanya.


" Ayah....ada yang harus ku sampaikan padamu" Ucap Afraban putus asa

__ADS_1


" Ada apa? aku tidak punya waktu untuk mendengarkan mu" Ucap Antares sinis


" ini tentang pernikahan Bella dan Leon Ayah...." Ucap Afraban semakin putus asa.


" Ada apa?" Antares akhirnya mengangkat muka menatap Afraban. Afraban mendekat dan memperlihatkan video rekaman CCTV dari Bella.


" Lalu...ada masalah apa jika itu benar Af?Leon orang yang sempurna wajar jika dia memiliki beberapa wanita,apa kau iri berita mu menyita waktu ku.... sekarang pergilah keluar dari ruang kerja ku dan tutup rahasia ini jangan sampai keluarga Zaphire tahu" Ucap Antares tanpa peduli.


" Aku mendapatkan video itu dari Bella, dia mengirimkannya padaku dan berkata ia menunggu hingga usai waktu makan malam, jika keluarga kita tidak datang menemui keluarga Zaphire maka semua akan hancur, Bella tidak segan untuk menghancurkan keluarga kita, dan lebih parah lagi Leon entah apa yang akan keluarga itu lakukan pada Leon" Ucap Afraban datar


" Af....kau bilang apa?" Antares sangat terkejut dan seketika wajahnya pucat Pasih.


" Aku sudah sampaikan apa yang harus ku sampaikan ayah, aku permisi" Afraban mendorong kursi roda nya menuju kamarnya. Sementara Antares berteriak memanggil istrinya dan juga Leon. Lia dan Leon berlari ke ruang kerja mendengar teriakan Antares.


" Ayah....ada Apa mengapa teriak - teriak? Leonard bertanya.


" Kalian berdua lihat video ini, kau Leonard benar - benar terlalu ceroboh" ucap Antares sambil menampar wajah Leonard. Lia dan Leonard menonton video itu, mereka berdua shock dan bingung.


" Dasar tidak berguna....dari mana anak sial itu mendapatkan video ini?" Tanya Leonard dengan kesal.

__ADS_1


" Bella mengirimkan video itu pada AF tadi siang dan waktu kita sampai waktu makan malam jika kita tidak menemui mereka maka semua akan hancur." Ucap Antares


" Minta solusi pada Af saja dia memang pembawa sial, jika dia tidak kenal dengan Bella semua ini tidak akan terjadi" Ucap Leonard menyalahkan Afraban.


" Lia panggil anak cacat itu" Ucap Antares dengan sinis. Lia berlari ke kamar Afraban dan memanggilnya, tidak lama kemudian mereka memasuki ruang kerja Antares Braco.


" Bereskan Ulahmu ini Af, jika tidak maka kau bukan bagian dari keluarga ini" Ucap Antares dengan kasar.


" Apa salahku, mengapa ulah Leonard aku yang harus membereskannya, sudah cukup aku membantunya sampai keadaan ku begini ayah, kau harus adil" Afraban kesal karena setiap Leonard membuat masalah maka dia harus menyelesaikannya.


" Kita akan ke rumah keluarga Zaphire dan kau Afraban pikirkan solusinya, jika tidak maka keluar dari rumah ini....ayo kita temui mereka....Af kau gunakan mobil sendiri jangan ikut dengan keluarga kami" Ucap Antares, mereka bertiga langsung meninggalkan Afraban sendirian. Afraban benar - benar kesal namun ia harus mengikuti orang tuanya... untuk terakhir kalinya dan aku akan meninggalkan rumah ini dan kembali ke apartemenku. Begitulah pemikiran Afraban dia pun memanggil supirnya dan Langsung pergi ke kediaman keluarga Zaphire. Sementara itu Bella yang berada di ruang kerja Madam Zola bersama Rico memperlihatkan video itu hingga madam Zola benar- benar marah.


" Aku akan buat perhitungan dengan mereka" Ucapnya


" Mereka pasti datang ke sini Madam, aku sudah meminta mereka untuk datang dan menyelesaikan masalah ini sampai waktu makan malam, jika tidak maka mereka akan hancur" ucap Bella sambil tersenyum.


" Jangan tersenyum Dear.... ini Masalah besar, jika pernikahan mu batal maka ini akan jadi berita yang kurang baik untuk keluarga kita, musuh kita akan memanfaatkan ini semua" Ucap Madam Zola dengan dingin.


" Terserah Madam dan paman saja, jika memang aku harus menikahi pria itu tidak apa- apa....aku telah menyusahkan kalian selama ini... kini saatnya aku balas budi, aku permisi Madam, Paman....aku akan ke kamar" Ucap Bella dengan nada sedih, Bella keluar dari ruangan kerja dengan langkah gontai menuju kamarnya. Sementara Madam Zola dan Rico saling pandang

__ADS_1


" Apa aku salah bicara Kak?, Putriku kenapa jadi seperti itu?" Madam Zola berkata dengan kaget bercampur sedih.


" Dia mungkin tertawa tetapi dalam hatinya dia sedih Zola, kita akan selesaikan semua ini, Bella tidak akan menikah dengan Laki - laki brengsek seperti itu" ucap Rico dengan suara dingin. Seorang pengawal mengetuk pintu dan mengatakan jika keluarga Antares Braco datang berkunjung. Madam Zola dan Rico meminta pengawal tersebut untuk mengatakan pada Arin agar memanggil Bella dan berkumpul di ruang tengah. Madam Zola dan Rico selanjutnya menemui keluarga Antares Braco. Mereka memasang wajah datar dan dingin ketika menemui keluarga tersebut, namun mereka sedikit heran karena yang datang hanya bertiga, sedangkan putra tertua Antares tidak nampak.


__ADS_2