Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 43


__ADS_3

Bella berusaha menepis perubahan sikap pada suaminya, ia mencoba memahami dan berfikir positif bahwa suaminya tertekan karena berusaha untuk menyelesaikan permasalahan dengan dengan ayah mertua dan adik ipar. Adam datang menemui Bella melaporkan keadaan MM Constuction yang berkembang pesat dan meminta izin untuk mengeluarkan Wina dan Liza dari Rumah sakit jiwa karena mereka sudah sembuh, Bella mengizinkan itu semua.


" Bagaimana keadaan ibu dan kedua saudara ku apa mereka baik - baik saja?" Tanya Bella


" Nyonya Maria selalu dalam pengawasan ku Sedangkan kedua saudara anda mendekam dalam penjara karena kasus penipuan" Ucap Adam.


" Aku tidak terlalu peduli pada mereka yang aku pedulikan adalah ibuku" Ucap Bella dingin.


" Nyonya dalam pengawasan ku dan dia baik - baik saja, dia selalu ingin bertemu dengan Anda nona" Ucap Adam.


" Baiklah Adam, terima kasih banyak untuk semuanya" Ucap Bella. Adam pamit dan segera kembali ke Kota P. Bella menyelesaikan semua pekerjaannya dan segera kembali menuju apartemennya. Sudah jam delapan malam tetapi Afraban belum juga pulang, Bella mencoba menghubungi Afraban namun panggilannya tidak mendapatkan jawaban. Bella ingin meminta Arin untuk menyelidiki hal ini namun ia takut akan menyinggung suaminya. Bella mencoba untuk memasak makan malam dan menghidangkan di meja makan. Bella kemudian masuk ke kamarnya dan berusaha untuk menghubungi suami nya namun kembali panggilannya tidak menjawab jawaban. Afraban pulang ke apartemen pada pukul 12 malam. Bella memintanya untuk membersihkan badan dan makan malam lalu tidur.


" Istirahatlah, jangan terlalu memaksakan diri Hubby, kita akan hadapi semua sama-sama" ucap Bella.


" Waktumu sebulan bukan?aku akan menyelesaikannya dalam waktu sebulan" Ucap Afraban dingin. Bella masih ingin bicara namun dia mengurungkan niatnya karena hari sudah malam. Mereka akhirnya tidur dengan pemikirannya masing - masing.


Pagi hari Bella terbangun lebih cepat dan mulai menyiapkan sarapan, setelah itu Bella membangunkan Afraban dan bersiap untuk berangkat kerja.


" Hubby, kita berangkat bareng ke kantor?" tanya Bella sambil tersenyum tulus.


" Mintalah Arin menjemput mu, aku akan bertemu ayah dan Leon pagi ini". Ucap Afraban datar.


" Hubby apa ada yang salah....tidak biasanya kau seperti ini" ucap Bella.


" Semua tidak harus sesuai keinginan mu Bella" Ucap Afraban. Bella terkejut mendengar Afraban memanggil namanya.


" Lakukan yang menurut mu benar Afraban, sampai nanti" Ucap Bella sambil berdiri meninggalkan suaminya. Bella menunggu taxi online di depan apartemen namun tiba - tiba sebuah mobil mewah berhenti

__ADS_1


" Kita berangkat bersama Bella Chan?" Ucap seseorang dari dalam mobil.


" Hajime San, Terima kasih banyak" Ucap Bella sambil masuk ke dalam mobil. Kendaraan itu melaju ke arah kantor pusat Zaphire grup. Sepanjang perjalanan semua diam dan sibuk dengan ponsel masing. Sampai supir menghentikan kendaraannya di depan pintu masuk lobby Kantor.


" Terima kasih banyak Hajime San" Ucap Bella


" Jangan Sungkan Bella Chan....." Hajime menghentikan ucapannya.


" Bella kau baru sampai"Suara Afraban menyela ucapan Hajime.


" Iya, tadi aku menunggu taxi online tapi Hajime San lewat dan aku mendapat tumpangan" Ucap Bella santai.


" Ini Suamiku Afraban Braco, dan Afraban ini Hajime San rekan kerja Madam Zola" Ucap Bella mengenalkan keduanya.


" Terima kasih telah mengantar istri ku, tetapi jangan pernah lakukan itu lagi karena aku suaminya yang akan bersamanya" Ucap Afraban dingin.


" Suami yang membiarkan istrinya naik angkutan online tidak lebih dari pada sampah" Ucap Hajime sarkas sambil memberi kode agar supirnya segera pergi. Bella menatap kepergian mobil Hajime lalu masuk ke dalam lobby tanpa menghiraukan Afraban. Afraban terlihat kesal saat ikut masuk ke dalam Lobby.


Hari ini paman Kagaya memberitahu padaku bahwa pewaris utama Zaphire Grub, putri dari Anak tertua Zaphire Grub akan menemui ku. Seperti biasa aku meminta Paman Kagaya menggantikan aku menemui dia. Aku berpikir pasti tidak lebih dari seorang gadis manja, egois dan drama queen yang akan datang untuk memberikan salam pada pimpinan seperti ku. Aku sangat jengah saat sepupuku Uzui memberikan ku profil tentang wanita yang datang itu dia berbeda dari biasanya namun aku yakin Uzui hanya melebihkan. Mana ada wanita sekuat itu, dia pasti sedang membujuk ku jadi aku mengiyakan namun aku meminta Paman Kagaya untuk bicara padanya terlebih dahulu, aku berada di belakang rombongan ku sambil memperhatikan saat wanita itu memberikan salam.


" Namaku Bella Putri Zaphire, Penerus Keluarga Zaphire datang menemui Pimpinan Hajime sesuai perintah ibuku Madam Zola" Ucap Wanita itu dalam bahasaku dengan sangat fasih dan berwibawa. Aku menatapnya dan sedikit setuju dengan Uzui bahwa dia bukanlah wanita manja.


" Senang bertemu dengan Anda Putri Zaphire, aku mengenal ayahmu Halim Zaphire, yang terjadi padanya sangat disayangkan" Paman Kagaya membalas salamnya dengan bahasaku tentunya.


"Apa ini pemberitahuan padaku bahwa Pemimpin Hajime tidak ingin bertemu denganku hingga Anda yang harus menjawab salam dariku" Ucapnya ramah namun tegas. Aku tertegun namun Uzui menyenggol pinggang ku sambil berbisik, kau harus memberiku mobil sport itu, dia berbeda. Aku maju dan menerima salamnya. Wanita yang elegan, cerdas, berwibawa dan tatapan matanya sangat tajam namun memperlihatkan kesedihan mendalam yang berusaha ia tutupi dengan sifatnya. Aku menerima salamnya, meminta dia meminum anggur selamat datang dan pamit padanya karena ada pertemuan dengan para pemimpin klan di Negara J. Aku meminta Uzui melanjutkan tugasnya mencari informasi detail tentang wanita itu.


Aku sedikit kecewa mendapatkan laporan dari Uzui bahwa wanita itu telah menikah, suaminya seorang pria yang duduk di kursi roda namun berkat kegigihannya merawat pria itu kini sembuh. Suaminya bernama Afraban Braco putra sulung dari Antares Braco, Uzui juga melaporkan jika pada awalnya calon suami wanita itu adalah Leonard Braco, namun dia mengetahui kecurangan yang dilakukan laki - laki itu hingga memutuskan untuk menikahi saudara nya yang cacat. Aku kagum pada Bella, namun aku berusaha menepis rasa kagum itu karena dia adalah wanita bersuami. Namun laporan dari Uzui membuat aku kembali ke Kota B ini.

__ADS_1


" Antares Braco merencanakan sesuatu untuk kehancuran Bella, dia memanfaatkan Afraban suami Bella" Ucap Uzui


" Pria itu tidak akan terpengaruh, dia mencintai Bella" Ucapku


" Disitu kekeliruan Bella, dia meyakini itu, tetapi rasa haus akan kasih sayang ayahnya dan kebahagiaan Ibunya membuat Afraban memilih berkhianat" Ucap Uzui


" Laporkan yang detail aku ku patahkan lengan mu" Ucapku


" Afraban sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita berhijab yang lemah lembut, wanita itu pemberian Ayahnya, mereka akan segera menikah dan Afraban juga terlihat mulai berusaha mengambil alih perusahaan Zaphire Grub" Jelas Uzui


" Secepat itu?" Aku tertegun


" Yup...." Uzui menjawab


" Lindungi Bella.... persiapkan semua jangan sampai Zaphire Grub jatuh jika perlu habisi keluarga Antares Braco" Ucapku emosi.


" Tahan Hajime San..... Bella bukan orang yang bodoh, dia pasti membaca gerak gerik suaminya yang berubah, dia memiliki Bian dan Arin, mereka sepadan dengan ku" Ucap Uzui.


" Hubungi Arin, kirim bukti kedekatan Afraban dengan wanita lain itu dan cari bukti penyelewengan yang dilakukan Afraban dalam waktu 24 jam Bella sudah harus tahu detailnya". Ucapku.


" Jangan melalui Arin, hubungi Bella langsung kirim semua bukti ke kantor tanpa label itu akan sampai" Ucap Uzui.


" Jangan konyol selama ini semua surat dan paket diperiksa oleh Afraban dan bahkan semua email Bella terkoneksi dengan Afraban" Ucapku emosi


" itu sebabnya jangan beri label paket dari mu itu akan membuat Afraban merasa bukan sebagai ancaman" Ucap Uzui


" baiklah buat 2 paket yang satu tertulis stempel dariku dan yang satu tanpa stempel buat nama yang berbeda untuk kedua paket" Ucapku sinis.

__ADS_1


" Kau memang hebat, kau melebihi kata pantas untuk menjadi pimpinan Hajime San" Ucap Uzui.


" Ini " kataku sambil melempar kunci mobil sport sebagai hadiah kerja kerasnya.


__ADS_2