Air Mata Bella

Air Mata Bella
Episode 20


__ADS_3

Bella segera memulai membuat jurnal, dan memang karena Bella sangat cerdas jadi dia bisa membuat jurnal yang baik dan dia segera mengirimkan filenya di surel milik Afraban. Ternyata hari sudah menunjukkan pukul 2 dini Hari. Bella merasa kepalanya sangat pusing ternyata dia belum makan sesuatu sejak pagi. Afraban menyadari Bella tidak baik - baik saja segera bertanya


" Ada apa Bella? kau terlihat sangat pucat"


" Aku lupa pak Doktor aku blm makan maupun minum sejak pagi" Ucap Bella Jujur


" Ya Tuhan, maaf aku lupa menyuguhkan minuman dan Snack, sebentar aku ada Snack dan air mineral" ucap Afraban sambil memutar kursi roda nya menuju lemari pendingin. kini dia membawa 1 botol air mineral dan 1 bungkus Snack. Bella meminum air itu sekaligus dan memakan Snack dari gandum yang di beri perasa coklat dia lupa jika dia alergi coklat, Afraban tersenyum untuk pertama kalinya melihat tingkah Bella


" Tidak ku sangka gadis dengan tatapan membunuh dan aura yang dingin bisa bertindak konyol saat dia lapar" gumam Afraban dalam hati.


" Pak Doktor apa anda masih punya air mineral? aku masih boleh memintanya?" Tanya Bella polos, di bibirnya belepotan remahan Snack


" ini" kata Afraban sambil memberikan air mineral dan juga tisu


" Bersih kan mulutmu, kau seperti anak kecil saja makan nya" ucap Afraban menahan tawa


" Baik...maaf tapi aku lapar" ucap Bella cuek.


" Pak Doktor sekarang pukul tiga Pagi, apa boleh aku tidur sebentar di sini dan akan pulang ketika pukul 6 pagi? aku tidak terlalu mengerti jalanan ke daerah ini, dan meminta pengawal menjemput juga akan merepotkan mereka" Ucap Bella memohon


" Tidak Bisa Bella, aku tidak terbiasa dengan kehadiran wanita di dekatku" Ucap Afraban


" Baiklah kalau begitu, maaf aku lancang,aku akan menelpon Lin dan memberi tahu aku akan segera pulang, tugasku baru saja selesai" ucap Bella sambil menelfon.

__ADS_1


" Lin...aku baru selesai dan akan segera pulang, ini sudah mau berpamitan dengan Dosenku"


" Tidak Lin, Dosenku seorang Pemuda tidak etis jika aku harus menunggu di sini hingga Pagi"


" Baiklah,tunggu aku ya, terima kasih banyak Lin" Bella mengakhiri percakapan nya dan segera pamit


" Terima kasih banyak Pak Doktor, maaf telah merepotkan Anda, saya permisi dan sampai jumpa" Ucap Bella


" sampai jumpa" Ucap Afraban dingin.


Bella segera turun ke parkiran mobilnya. Ia segera mengendarai mobilnya untuk kembali ke kediaman Madam Zola, di tengah jalan nafasnya mulai sesak dan pandangan nya kabur. Ia tidak bisa menahan rasa sesaknya dan akhirnya ia mengalami kecelakaan tunggal menabrak pembatas jalan. Polisi segera menelepon Lin dan mengabarkan yang terjadi, Bella di bawah ke rumah sakit dan mengalami cedera ringan. hanya saja ia harus di pasangi ventilator karena ia sesak akibat alergi coklatnya. Setelah 4 jam perawatan Bella siuman, sudah ada Madam Zola dan Rico beserta Lin dan Arin juga pengawal lainnya.


" Hufff....Kepala ku sakit sekali" ucap Bella


" Dear, kau sudah sadar? Kenapa.makan coklat lagi sayang? kau hampir saja kecelakaan parah" Ucap Madam Zola panik


" Tunggu hingga cairan itu habis Dear, lalu kita akan pulang" Ucap Madam Zola.


" Lin telfon Tuan Antares dan katakan pertemuan hari ini di tunda karena putriku mengalami kecelakaan" Ucap Madam Zola Pada Lin. Lin segera mengabari Tuan Antares bahwa pertemuan mereka di tunda karena Bella mengalami kecelakaan sepulang dari rumah dosennya. Antares Braco segera meminta istrinya untuk menelfon Afraban dan mengatakan tidak perlu ke rumah utama, karena pertemuan mereka di tunda, Bella mengalami kecelakaan saat pulang dari rumah dosennya. Afraban sangat terkejut dan merasa sangat bersalah.


" Ya Tuhan, jika saja aku tidak egois dan mengizinkan dia beristirahat sampai pukul enam pagi, ini semua tidak akan terjadi, Ini semua salahku, aku telah menyakiti orang lain" gumam Afraban dengan sedih.


" Aku akan mengunjungi nya, ia aku tidak takut jika mereka harus memukuli ku karena aku memang salah, aku akan ke rumah sakit, aku akan menelpon rumah sakit keluarga Zaphire dan menanyakan kamar rawat Bella" Afraban segera mengambil ponselnya dan menelfon rumah sakit, Perawat menjelaskan bahwa Bella baru saja pulang, dan akan di rawat di kediaman nya. Afraban akhirnya memutuskan akan menemui Bella di kediaman Madam Zola. Afraban di antar Supir keluarga Antares menuju kediaman Madam Zola. Ia tiba dan Langsung mengatakan jika ia adalah Doktor Abi dosen Bella. Pengawal mendorong kursi roda Afraban sampai ke ruang tamu, d sana ada Bella, Rico, Madam Zola dan Lin yang sedang bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


" Ini semua salahku Madam Zola" Afraban menyela


" Pak Doktor, silahkan bergabung di sini, Madam ini dosenku, dia adalah putra sulungnya tuan Antares, dia sudah melarang ku untuk pulang, karena saat itu aku terlihat mengantuk, dia juga melarang ku memaksa untuk menyelesaikan jurnal ku, tetapi aku bersikeras.... Maafkan aku Pak Doktor, telah menyusahkan mu" Ucap Bella


" Tuan Afraban, terima kasih telah berkunjung kemari, Bella baik - baik saja, anda tidak perlu khawatir, dan satu lagi jangan suguhkan apapun yang berbau coklat kepada putriku, dia alergi...." ucap Madam Zola tersenyum


" Aku sangat minta maaf Madam" Ujar Afraban


" Baiklah, Bella harus beristirahat aku akan permisi untuk kembali ke apartemen ku, sampai jumpa semuanya." Ucap Afraban. Dia pamit dan segera kembali ke apartemen nya.


" Ada apa dengan gadis itu dia membelaku, sampai harus berbohong bahwa aku telah melarang nya untuk pulang, padahal kan sebaliknya, Dia masih bisa tersenyum ketika melihat ku, padahal aku memperlakukan nya dengan dingin" Afraban bergumam dalam hati. Sesampainya di Apartemen Afraban langsung menyalakan laptop dan mulai memeriksa surel yang masuk, dia mencari surel yang berasal dari Bella dan mengirim kan pesan


BAGAIMANA KEADAAN MU? MAAFKAN AKU KARENA MENYEBABKAN MU TERLUKA. SEMOGA ANDA CEPAT SEMBUH.


Begitulah isi pesan Afraban yang di kirim ke email Bella. Dia kemudian berusaha mencari nomor ponsel Bella melalui data - data kampus. Sangat sulit menemukan Nomor ponsel nya dan Afraban harus menggunakan keahlian nya dalam meretas biodata pada email barulah ia menemukan Nomor ponsel yang telah digunakan saat mendaftar kan email. Afraban sangat gembira dan mulai mengirimkan pesan chat pada Bella


SELAMAT SIANG, BELLA SEMOGA CEPAT SEMBUH, MAAF TELAH MENGGANGGU MU.


itulah Chatnya yang pertama. Bella sedang berbaring tiba - tiba ada bunyi pesan masuk. Bella membaca nya dan sedikit terkejut siapa yang mengirimkan pesan padanya. Nomor baru yang tidak terdaftar pada kontaknya. Bella lalu membalasnya


"Terima kasih banyak, tapi maaf anda siapa? dan dimana mendapatkan nomor ponselku?"


Afraban membaca pesan Bella dan membaca kembali pesannya ternyata ia tidak menuliskan.namanya. Dia menepuk jidatnya sendiri sembari tersenyum.

__ADS_1


ABI, AKU DAPAT NOMOR PONSEL MU DARI DATA KAMPUS


hanya Itu chat yang ditulis nya. Bella membacanya dan sangat terkejut ternyata si dosen killer yang mengirimkan pesan padanya.


__ADS_2