Aku Memang Pelakor

Aku Memang Pelakor
Lembaran baru di tahun baru


__ADS_3

Ternyata benar saja, lain di bibir, lain di tindakan, meski kata-kata Jessika selalu pedas dan kadang menyakitkan, namun ternyata Jessika tetap tak sampai hati untuk meninggalkan Niko sendirian di rumah sakit, meski dokter mengatakan kalau kondisi Niko baik dan besok pagi jika tak ada keluhan lain pria itu boleh meninggalkan rumah sakit dan berobat jalan.


"Jess," panggil Niko saat Jessika sedang asik melihat pesan yang di berikan temannya melalui layar ponselnya, disana teman-temannya mengirimkan gambar kemeriahan pesta kembang api dan pergantian tahun dengan sangat meriah, jujur saja tak ada penyesalan dalam hatinya jikapun malam ini dirinya tak bisa merayakan kemeriahan pesta bersama teman-temannya, karena kesehatan dan keselamatan Niko masih menjadi prioritas utama dalam dirinya, hanya saja tentu dia harus bermain peran berpura-pura kesal dan tak peduli dengan pria yang kini menatapnya dengan sejuta keteduhan itu.


"Ya!" jawab Jessika seraya menyimpan ponselnya di atas nakas kecil yang berada di samping ranjang rumah sakit tempat Niko di rawat.


"Maafkan aku, seharusnya malam ini kamu bersenang-senang bersama teman-teman mu merayakan pesta, pasti acara ini sudah kamu dan teman-teman mu persiapkan dari jauh hari, ya? Gara-gara aku kamu jadi harus merayakan malam tahun baru di rumah sakit seperti ini," sesal Niko.


Jessika terdiam saat pandangan mata mereka saling bertubrukan dan saling mengunci, wanita itu tak melempar pandangannya seperti sebelumnya, kini Jessika balik membalas tatapan mata Niko yang penuh tersirat makna di dalamnya.


"Tentu saja, aku dan teman-teman ku sudah merencanakan hal ini jauh dari beberapa bulan sebelumnya, tapi gara-gara aksi sok pahlawan mu, aku jadi kehilangan momen yang tak bisa di ulang lagi," ucap Jessika dingin.


"Maaf,,,!" lirih Niko penuh penyesalan.


"Hanya maaf? Setelah mengacaukan semua rencana dan pesta malam tahun baru ku?"cibir Jessika sembari mendengus kesal.


"Harus bagaimana aku menebusnya?" pasrah Niko.

__ADS_1


"Kau harus membayarnya dengan acara yang sama di tahun depan, aku ingin kamu mengganti pesta pergantian tahun ini dengan pesta tahun baru di tahun depan!" cicit Jessika.


Sejenak kening Niko mengerut saat mencerna kata-kata yang diucapkan Jessika padnya barusan, namun beberapa menit kemudian pria itu langsung terlonjak dari tempat tidurnya dan dia langsung duduk di ranjang rawat itu dengan mata berbinar dan senyum yang merekah, meski hatinya mennyatakan penuh ke tidak yakinan.


"Jess,,, apa itu berarti kamu meminta ku untuk merayakan tahun baru bersama mu di tahun depan?" ucapnya penuh semangat, dengan perlahan Jessika hanya mengangguk dan menehan senyum dan rona di pipinya yang kini terasa memanas.


"Benarkah itu? Ah Tuhan,,,, terimakasih, aku rela di tembak berkali kali asalkan gadis ku ini mau menerima ku kembali di hatinya." ocehnya penuh antusias, bahkan senyumnya tak pernah lepas dia sunggingkan.


"Husss, mana boleh berdoa seperti itu, kalau kamu di tembak berkali-kali, yang ada kamu mati dan gak jadi nemenin aku tahun baruan taun depan!" protes Jessika cemberut, dia tak suka melihat Niko berada di kondisi seperti sekarang ini, dan dia berharap kalau kejadian seperti ini adalah kejadian pertama dan terakhir yang mereka lewati bersama.


"Iya,,,iya, aku akan menemani mu melewati pergantian malam tahun baru besok, besoknya dan seterusnya, aku pastikan juga saat kita merayakan tahun baru di tahun depan, kamu sudah menjadi nyonya Niko, bahkan mungkin sudah ada Niko-Niko junior yang menemani kita," Niko sangat bersemangat.


"Aku tak peduli, besok saat keluar dari sini, aku akan langsung melamar mu dan meminta restu ibumu," keukeuh Niko yang tak ingin lagi kehilangan waktu berharganya bersama wanita yang sangat dicintainya itu.


"Apa yang membuat hati mu akhirnya mau memberi ku kesempatan lagi?" Niko meraih tangan Jessika.


"Entahlah mas, saat kamu di ruang UGD aku merasa separuh nyawa ku ikut pergi , saat itu aku yakin kalau aku tak boleh menyia-nyiakan waktu dan orang yang kita sayangi, cara Tuhan meluluhkan hati ku sungguh langsung kena di hati ku." bebernya.

__ADS_1


"Terimakasih, aku harap di tahun baru ini kita mulai lagi semuanya dari awal, kita lupakan dan kubur saja cerita yang sudah lewat, anggap kita tak pernah bertemu sebelumnya." urai Niko yang ingin mereka melupakan semua cerita masa lalu mereka, Niko tak ingin lagi mengingat ingat tentang dulu Jessika yang berniat hanya menjadikannya alat balas dendam, sebaliknya diapun berharap kalau Jessika sudi memaafkan dirinya yang pernah egois, terbawa emosi dan tak mau mendengar penjelasan dari Jessika.


Sungguh tak ada jalan kehidupan yang mulus-mulus saja, semua pasti punya cerita kehidupan nya sendiri-sendiri yang penuh liku, cobaan, tawa, bahagia dan airmata.


"Apa kamu masih menyimpan dendam pada Rossa dan Ibnu?" tanya Niko lagi meyakinkan.


Jessika menggeleng, "Tidak, semenjak aku meninggalkan tanah air dengan berbagai masalah hasil dari dendam ku, aku sudah memaafkan mereka. Mereka memang bersalah pada kakak ku, tapi perbuatan ku juga tidak bisa di benarkan, hanya Tuhan yang berhak memberi hukuman pada umatnya, karena seadil-adilanya hukuman adalah peradilan dari Tuhan. Aku juga sadar kalau kematian kakak ku semua sudah menjadi takdir yang kuasa, dan itu yang terbaik menurut Tuhan untuk Jeslyn, aku sudah ikhlas atas kepergiannya." ucap Jessika panjang lebar.


Tak terasa dua orang itu meneteskan air mata haru, baik Jessika maupun Niko merasa kini jiwanya se-ringan kapas setelah melepaskan semua dendam dan rasa benci di hatinya, tak ada dendam yang berakhir dengan kebaikan, semua hanya akan membuat masalah baru dan menambah persoalan yang sudah ada.


Percayakan pada Tuhan atas semua balasan yang akan di terima oleh orang-orang yang menyakiti kita, karena tak ada kata adil di mata manusia.


---TAMAT----


Terimakasih atas support dan dukungan kakak-kakak semuanya, semoga banyak manfaat yang di ambil dari cerita ini, sampai jumpa di cerita baru othor ya,,,


Mampir juga ke cerita Dendam Cinta sang Kapten dan juga TAPI BUKAN AKU yang sekarang masih on going, dukungan kakak semua penyemangat othor,,,

__ADS_1


Semoga kebaikan kakak semua di balas Tuhan dengan keberkahan dan rizki yang berlimpah,,,, amiin


🙏🙏😍🥰😘🙂😇❤❤❤


__ADS_2