Aku Memilih Berpisah

Aku Memilih Berpisah
Episode 7


__ADS_3

" San,maaf apa benar suami Rianti selingkuh,seperti yang tadi kamu bilang?"Tanya Mahendra saat mengantarkan Sania pulang.


" Iya Hen,malah dia mau menikah dengan selingkuhannya...kasihan Rianti.Padahal Rianti sangat mencintai dan setia pada suaminya" Sania menyandarkan kepalanya di sandaran mobil.


"Aku khusus datang dari Australia ingin tau keadaan Rianti,aku benar benar tak terima Rianti di sakiti suaminya.'


"Rianti berniat menggugat cerai suaminya...gue dukung lo dekati Rianti,jangan sampai lo kehilangan Rianti untuk kedua kalinya."


" Gue ga masalah Rianti dengan siapa saja,ga harus sama gue yang penting dia bahagia.Tapi melihat dia disakiti,gue jadi ingin merebut Rianti dari orang yang menyakitinya" Mahendra menggenggam erat stir mobilnya.


*****


Rianti membawa Andre masuk ke kamarnya dan mengunci pintu,takut Andika menyusul.Andika sedang dalam keadaan marah.Rianti takut Andika menyakiti fisiknya lagi.


Ga lama kemudian terdengar suara pintu di gedor gedor dari luar.


"Rianti buka pintunya!" Andika terus menggedor pintu.Rianti menutup kedua telinganya menggunakan bantal.


"Dengar ya,aku ga akan pernah menceraikan kamu sampai kapan pun,camkan itu!' Andika pergi dari depan pintu kamar dengan marah.


*****


Keesokan harinya Rianti memutuskan untuk kerumah mertuanya setelah mengantarkan Andre kesekolah.Rianti akan meminta pertolongan mertuanya supaya Andika membatalkan rencana pernikahannya.


"Hai sayang,kamu sendiri kesini,mana Andre?" Tanya bu Halimah ibu mertuanya.


"Andre sekolah ma" Sahut Rianti sambil menyalami bu Halimah.


"Oiya mama lupa kalau Andre sudah sekolah,perasaan belum lama Andre baru lahir sekarang sudah sekolah aja.


"Oiya Rian,tumben tumbenan kamu kesini tanpa Andika,kalian baik baik saja kan?" Ada kekuatiran di wajah bu Halimah karna tak biasanya Rianti berkunjung sendiri.


Rianti terdiam dan menundukkan kepalanya beberapa saat."Sayangnya rumah tangga kami sedang tidak baik baik aja ma" Sahut Rianti memandang wajah bu Halimah dengan sendu.

__ADS_1


Seketika air wajah bu Halimah menegang takut sesuatu yang serius menimpa rumah tangga anaknya.


"Ma...mas Andika...selingkuh,bahkan dia berniat...menikahi selingkuhannya" Rianti langsung to the point.Matanya langsung berkaca kaca.


"Andika se-selingkuh? Kamu serius Rianti,Andika anak mama melakukan hal itu sama kamu?" Bu Halimah terkejut dan tak percaya.


"Jadi mama dan papa belum tau?" Kening Rianti berkerut,tak habis pikir dengan sikap Andika.


"Belum sayang,awas ya nanti kalau ketemu akan mama hajar anak itu habis habisan.Belajar dari mama dia mulai tidak menghargai orang tuanya" Nafas bu Halimah naik turun menahan emosi.


"Iya ma,aku punya bukti perselingkuhan mereka,bahkan mas Andika sudah mengakuinya" Rianti memperlihatkan foto Andika dan Fransiska saat di kafe.


"Ya Tuhan...! Andika,kenapa kamu tega menyakiti istri kamu dan juga mama...mama juga seorang wanita nak" Bu Halimah memeluk Rianti.Rianti menumpahkan air mata dan kegundahannya pada ibu mertuanya yang baik hati itu.


"Sayang,ibu tidak memaksakan kamu untuk tetap bersama Andika kalau kamu merasa disakiti.Entah turunan dari mana si Andika itu selingkuh,padahal papanya tipe setia dan bucin sekali sama mama" Bu Halimah menghapus air mata Rianti.


"Pesan mama kamu jangan terburu buru mengambil keputusan dalam keadaan marah."


"Iya ma,Rianti akan pertahankan mas Andika samapi dia membuat keputusan.Kalau mas Andika tetap mau menikahi wanita itu,Rianti akan mundur.Tapi kalau mas Andika membatalkan niatnya untuk menikah,Rianti akan maafkan mas Andika dan melupakan kalau dia pernah selingkuh."


*****


"Sayang yang ini juga bagus''Andika menunjukkan kalung,cincin dan anting emas pada Fransiska yang sedang asik memilih milih perhiasan untuk hantaran pernikahan mereka.


"Tapi mas ini lebih bagus" Fransiska mengambil satu set perhiasan yang harganya tiga kali lipat dari harga yang di tunjukkan Andika.


"Siska tau barang bagus dan mahal,dulu Rianti tidak begini.Rianti akan lebih mengutamakan kebutuhan yang penting penting.Tapi ga apa apalah ini kan untuk hantaran pernikahan.Biar lebih berkelas." Dalam hati Andika mulai membandingkan Rianti dan Siska.


"Oiya ambil aja sayang,apapun untuk mu" Andika mulai memikirkan tagihan kartu kreditnya yang mulai membengkak.


Pramuniaga toko mas itu tersenyum bahagia,hari ini penjualannya over target.Dia akan mendapat bonus dan insentif.


Tiba tiba telepon genggam Andika berbunyi dan langsung menjawab panggilan dari mamanya.

__ADS_1


"Halo ma."


"Andika,nanti pulang kerja kamu mampir kerumah ya,ada hal penting yang mau mama dan papa bicarakan sama kamu."


"Iya siap ma."


"Siska,kita sudah bisa pulang sekarang? Mas mau mampir kerumah mama katanya ada hal penting yang mau di bicarakan."


"Belanjanya sudah selesai sih mas,tapi aku mau makan di restoran Jepang dulu,lapar nih."


Andika menarik nafas tapi akhirnya mengiyakan permintaan Siska.


Selesai mengantar Siska,Andika langsung meluncur ke rumah mamanya.


"Tin Tin"


Suara mobil Andika memasuki pekarangan rumah,bu Halimah langsung keluar menemui Andika.


"Ada hal penting apa sih ma,mama menyuruh Andika datang sekarang,apa ga bisa besok besok" Cecar Andika.


"Sekarang ayo kita temui papa kamu,dia mau bicara penting" Bu Halimah menarik tangan Andika menuju ruang keluarga.


Andika menyalim tangan papanya sebelum duduk."Ada hal penting apa yang mau papa bicarakan?"


"Andika apa benar kamu mau menikah lagi?" Tanya pak Arman papanya Andika tanpa basa basi.


Ternyata Rianti telah mengadu pada kedua orang tuanya.Padahal Andika berniat menyembunyikan rencana pernikahannya.Tapi kepalang tanggung Andika akan memberitahunya sekarang.


"Iya benar pa."


"Andika! Dimana otak kamu,apa kamu tidak memikirkan perasaan Rianti!" Pak Arman ga habis pikir dapat inspirasi dari mana putra semata wayangnya itu ingin berpoligami.


"Pa,posisi Andika sekarang manager dan gaji Andika cukup untuk menghidupi dua orang istri.Lagi pula seorang laki laki boleh memiliki lebih dari satu istri" Ucap Andika dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"Pikiran sesat dari mana itu,berpoligami itu tidak sembarangan.Hanya orang yang mempunyai ilmu agama yang mumpuni yang bisa menjalankannya.Lagi pula kamu tidak punya alasan kuat untuk menikah lagi,secara Rianti itu sehat,bisa memberikan kamu keturunan,bisa mengurus rumah,bisa memasak dan cantik.Apalagi yang kurang?!"


"Harusnya kamu bisa belajar dari papa,papa sangat menghargai dan setia sama mama kamu yang mendampingi papa berjuang dai nol.Dan sampai saat ini kami tetap bersama karna ada ikatan perasaan yang mendalam dari perjuangan kami itu.Tidak seperti kamu baru jadi manager sudah khilaf mata,itu nafsu namanya Andika" Nasehat pak Arman panjang lebar.


__ADS_2